TMCBLOG.com – Via Interview dengan gazzeta yang sempat di rewrite Motorsport, Valentino Rossi nggak mempermasalahkan Jikapun nanti masa depannya adalah ‘run’ bersama dengan team Satelit Petronas Yamaha. Seperti Kita ketahui tiga pembalap Yamaha ; Rossi, Vinales dan Quartararo sama sama mengakhiri Kontraknya di akhir musim 2020 ini dan ketiga pembalap ini boleh dibilang merupakan calon calon Kuat Dua Pembalap pengisi Dua Seat team Factory Yamaha di 2021 nanti . . Tiga Pembalap namun hanya dua seat . .

” Saya ingin memiliki waktu lebih lagi untuk membuat Keputusan, Namun sayangnya saat ini semua di MotoGP ditentukan pada awal tahun. Saya butuh mengerti situasinya. Saya akan bicara dengan Lin(Jarvis) dan Yamaha untuk mengetahui apa yang mereka pikirkan. Saya musti realistis, saya ingin lanjut, Namun untuk itu saya harus lebih kompetitif dibandingkan tahun lalu, Jika tidak lebih baik tidak melakukan hal tersebut ( Lanjut dengan team factory ). “

” Saya berterima kasih kepada Yamaha atas perlakuan yang mereka berikan kepada saya, buat seorang pembalap, adalah kehormatan dan kemewahan dipersilahkan menentukan kapan Mau berhenti. Mereka biasanya meninggalkanmu. “

Kondisinya melihat hasil dari Musim 2019 yang lalu baik secara Performa empirik maupun melalui point Yang diperoleh adalah fakta Bahwa Maverick Vinales dan Fabio Quartararo lebih baik dari Valentino Rossi. Valepun ditanyakan pendapatnya soal Kemungkinan Switch ( pertukaran) Posisi antara dirinya dan Fabio. Di atas kertas Petronas Yamaha sendiri menggunakan Material Motor yang boleh dibilang sama dengan Yamaha M1 team Factory

” Saya tidak melihat hadirnya perbedaan besar menjadi pembalap di satu team (factory) atau team lain ( Petronas ). Saya inginnya tetap di tempat saya berada ( factory Yamaha ), Namun seperti yang kita katakan, ada tiga pembalap untuk dua Posisi, walaupun saya melihat tidak ada yang buruk untuk ‘run’ Bersama Petronas. “

Yap dari pernyataan diatas, sepertinya Valentino Rossi Cukup Legowo bila memang pada dasarnya nanti keputusan Ia harus pindah ke Petronas Yamaha dengan Material yang sebenarnya tidak berbeda dengan team factory. ” Mungkin Vinales akan Pergi, Atau Quartararo Berubah Pikiran, Tidak ada yang tahu apa yang mereka pikirkan “ Begitu Kata Vale mengakhiri Interview, seakan tetap siap dan aware dengan apapun yang bisa terjadi sepanjang Silly Season yang sudah dimulai ini. ke Petronas Yamaha ? . . Bakalan lebih sering swap kendaraan Sama Hamilton secara sama sama Petronas nih.

Taufik of BuitenZorg

86 COMMENTS

    • Bagi saya pribadi
      Ini adalah pernyataan yang tidak segampang itu diterjemahkan (legowo)
      Apa iya doi mau d gaji setara junior?
      Apa iya Petronas berani bayar mahal doi?
      Walopun tetap di support 1000% oleh yamaha factory.

      Guest
        • Pindah petronas, namun kontrak tetep dengan yamaha, support tim pabrikan penuh, seperti waktu awal di honda. Sebetulnya ga ada bedanya, apalagi klo tim cru-nya yg itu juga. Yg beda cuma bajunya aja. Bener komen diatas, makin akur sama hamilton

          Guest
      • Gak melulu soal uang.. kalo sudah hobi bayarpun bs dilakukan,yg penting hobi tersalurkan ,vale jg punya bisnis gak ngandelin gaji buat makan

        Guest
    • Hrusny dr 10th yg llu gtu… Cm jd pghalang Y sndr untk brkembang & mrengkuh gelar 五
      Mski bkn jagoanq tp Lorenzo adlh M1… Plajaran yg sgt brharga.

      Guest
    • saya yakin suatu saat nanti petronas akan jadi sponsor utama yamaha.. ini hanya langkah awal. mereka ingin sesuatu yang lebih besar.

      bagi petronas sendiri akan sangat menguntungkan jika rossi masuk, setidaknya bisa jadi ambasador mereka bersama hamilton. mau apapun timnya, yamaha motornya. sama ajah

      Guest
  1. kirain legowo jdi test rider ymha… ini sih sama aja bilang “saya blum mau pensiun dan tetap bertahan bersama ymha”

    Guest
  2. Koq sy nangkepnya ybs ingin balap selama mungkin yah…
    With or without Factory Team..
    Pokoknya balap terozzz..

    Guest
    • Kalo yamaha sendiri yg punya motor & tim memberi keleluasaan kapan mau berhenti ngapain pda protes ,kalo yamaha sudah gak butuh jg udah ogah support. Kalo udah muak ya gak usah nonton kaya gue,toh disirkuit jg masih banyak pembalap lain
      ,nonton gratisan saja protes melulu

      Guest
  3. Akhirnya.. sepertinya komen2 ku di medsosnya motogp nyampe juga ke telinga si mbah rossi, mantapp udh saatnya seat factory dikasih ke yg muda, yg penting tetap bermitra dgn yamaha walau di tim satelit…
    tukar guling fabio – rossi

    Guest
    • Ekekekek,,,pindahnya sambil bedol desa sponsornya dipindah ke Petronas semua

      $$$

      Siap siap dah Datuk Razlan beli bak mandi gede buat mandi uang,yg factory malah gigit jari karena gak ada sponsor yg loyal layaknya Philip Morris, Redbull,dan respol

      Guest
      • Sponsor yg nempel di Yahama, lebih dikarenakan Rossi memang. Udah terbukti dulu.

        Beda Ama Rokok, Oil, Minuman Energi yg itu tuh. Siapapun ridernya, mereka setia nemplok di motornya.

        Mungkin masih sangat pantas kalo Yahama membuat Rossi eksklusif, dgn penentuan pensiun dari pilihan Rossi sendiri.

        Guest
  4. 2021 bukannya Sky VR46 rencana akan diperkenalkan sebagai satelit Yamaha?harusnya sih ya santai saja kalo emang jadi,kan tinggal ambil slot tim dia sendiri yg satunya ambil rider muda lulusan sekolah nya sebagai teammate,marini mungkin

    Guest
  5. Gw yg bukan fans rosi lebih dukung supaya dia pensiun dr pabrikan, jadi test rider atau kru lain di padock pabrikan lebih elegan dri pada harus ke satelit, entahlah rasanya kaya aneh 9x jurdun balap di tim satelit
    IMO

    Guest
        • @baginda BIG NO, lcr dan pramac adalah tim satelit yg di suport pabrikan (lcr punyanya lucio) cechinelo, kalo nastro azzuro itu sperti tim pabrikan nyamar tim satelit (tim hrc dengan tim mekanik terbaik HRC eks doohan) ibaratnya tim marques yang sekarang ganti liverry ke estrella galicia CMIW

          Guest
      • @tomcat, nastro azzuro tm satelit? Bruakwkwkw..

        Itu tim dibentuk HRC langsung, bukan tim satelite. Lagian, jaman itu belum ada istilah tim satelite. Hanya tim pabrikan dan privater. Intilah tim satelite itu baru ada sejak era motogp ( era 4 tak)

        Guest
        • Itukan istilah jaman dulu pabrikan & privater nah di era sekarang satelitte sama aja bos
          Arti’y itu Nastro Azzuro tim ke 2 dari Pabrikan

          Guest
  6. Ya harusnya memang legowo kepetronas dan yamaha harusnya lakukan itu demi memegang MV dan Fabio. Hanya keduanya yg mampu bersaing menghadapi MM kedepan meski Morbido jg blg sdh menemukan gaya pas naik M1. Lagian kalo mv atau fabio bisa jurdun ,rossi jg senang record gak dideketin kan bahkan sampe minta JL balik jd tes rider jg (sy kira rossi dah memikirkan sejauh itu,typikal org italy yg berpikir perfecto)

    Guest
    • Kayaknya sih salah satu aja. Karena ada Miller.

      Dovi (maaf) sudah senior 朮
      Petrux you know lah kaliber kelas 2 yg angin-anginan. Begitu kontrak secured karena dia menang di Mugello, langsung terjun payung 儭 performanya

      Guest
  7. Ingat gak ada vale gak ada yamaha…..yamaha bisa makan karna vale…..jangan sombong wahai anakmuda……mentang” dah tua….

    Guest
    • Vale yang mendirikan Yamaha gitu? Perasaan Vale cuma numpanng idup di Yamaha, justru tanpa Yamaha Vale udah pensiun dari 2013.

      Guest
    • Ya, terus ngebadut aja di track
      Jgn baper kalo di ceng-cengin fbm, alasan klasik masih sehat bugar lah, masih dipapan atas lah, masih kencang lah
      Kencang nya si anu, udh dibawah standar pembalap top tier. Faktor U udh ga bisa ditolak

      Guest
  8. ambisius nya patut dicontoh loh
    merasa semakin susah menang,coba ganti livery,ganti helm,ganti swingarm,ganti knalpot,ganti crew chief,dan next ganti tim
    terus mencari apa yg salah,bukannya berdiam diri nyalahin keadaan kayak sadboy jaman sekarang

    Guest
  9. Mungkin bukan frustrasi tapi introspeksi diri, kang. Walau begitu perlu dihargai juga bahwa passion balap & semangat juangnya terlihat sangat besar walaupun memang prestasi sudah menurun. Mungkin saat ini lebih tepat tetap di motogp tetapi mengambil sisi lain, seperti memanage tim Sky VR46 lebih serius sebagai owner dg melepas karir balapnya, atau yang lain. Begitukah kang Iwan?

    Guest
  10. Ingat 2021 mandalika tanpa rossi itu kurang greget nonton disirkuit. Sy yakin yg haters rossi pun pingin liat langsung rossi disirkuit.

    Guest
    • Salahnya…buanyak bro…
      Nyumpahin sete Gibernau, acungkan jari tengah ke Biaggi, nendang Marquez, nyleding nakagami sampai cidera, nglindes leher Simoncelli sampai meninggal, noyor kepala Marshal, nabrak emak2 yang lagi selfie di paddock, dll….

      Dan kata-kata mujarab dari Stoner lah yang akan selalu akan dikenang sampai kapanpun…”your ambition outweighs your talent”

      Guest
  11. kalau saja setelah kejadian Mugello 2010 dia memutuskan mundur seperti Hudson Hornet,dia akan jadi rider MotoGP Ter-Legend yg akan dikenang banyak orang,dibanding sekarang yg semakin lama bertahan.. celaan dr berbagai arah malah semakin banyak mendera

    Guest
    • Yes.. kalo pensiun di 2010 dia akan seperti Hudson hornet…
      Kalo saat ini dia pensiun, bikin team sendiri dan jadi mentor, dia akan seperti lightning McQueen…

      Tapi nyatanya dia tetap pada ambisinya untuk terus balapan…

      Guest
  12. Udh waktunya rossi pensiun. Yaa rasanya agak gimana gitu seorang juara dunia 9x membalap di team satelit, walau fasilitas di team satelit tersebut setara dengan factorynya. Tapi berasa banget turun kelasnya.
    Mungkin ini sudah bukan eranya rossi lagi, dan memang sudah saatnya rossi pensiun. Kalau saja rossi pensiun disaat puncak kariernya, atau saat masih bisa menjadi pembalap yg memperebutkan juara dunia layaknya 2015, tentu pensiunnya rossi benar2 pas dan dirasa karena umurnya dia pensiun. Tp kalau sudah seperti ini, iya org taunya rossi udh menua, tp saat dia pensiun disaat seperti ini, org menilai pensiunnya rossi bukan karena umurnya, tp lbh karena dia sudah bukan pembalap kelas 1/utama lagi melainkan pembalap juara dunia yg udh gagal bersaing, pembalap yg gagal terhadap ambisinya.
    Jadi teringat kata2 stoner
    “ambisimu melebihi kemampuanmu”

    Guest
  13. Daripada pensiun menurutku emmang lebih cocok pindah ke tim satelit, aku penasaran sampe umur berapa VR kuat di ajang MotoGP

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.