TMCBLOG.com – Di artikel kali ini tmcblog mau share beberapa Key point yang sempat tmcblog rasakan Setelah melakukan test Ride Ringan beberapa putaran Arena Test ride yang telah disiapkan Oleh AHM di Parkiran JI Expo Kemayoran Jakarta. Motor yang tmcblog pakai adalah Honda Beat ISS berwarna Pink/ Magenta. Jadi Pada saat tmcblog naik diatasnya, feel segitiga ergonominya boleh dibilang Nggak banyak berbeda dengan beat Ganerasi ke tiga sebelumnya dimana jangkauan Kaki yang hanya 75 cm dapat menapak sempurna saat Motor dalam keadaan diam dikarenakan Ketinggian jok tempat duduknya pun hanya 74 cm.

Samanya feel ergonomi ini sangat penting dipertahankan Honda Karena dapat dipastikan Konsumen new Beat ini tidak akan merasa Kaget saat Naik Motor Baru ini karena secara umum tidak ada perubahan signifikan saat pertama Kali Duduk di atasnya. Dalam arti Kata, Honda ingin Buat kesan pertama tidak mengagetkan Buat Calon Konsumennya.

Dengan ketinggian Jok 74 cm, tmcblog kira range Konsumen beat ini cukup Luas dan bahkan Buat Calon pembeli yang memiliki tinggi badan sedikit di antara 150-160 cm pun sepertinya Masih merasa mudah Naik Beat Baru generasi ke-empat ini. Dan satu Lagi saat naik di atas New Honda beat 2020, terasa Motor ini masih dalam kategori Mungil. Dipastikan disukai oleh Pengendara terutama yang suka selap selip di tengah padatnya Lalulintas dan Juga Pengguna wanita.

Saat Naik diatasnya dan Melihat panel Meter, maka yang tmcblog rasa adalah, Kayak Nggak ada perubahan karena memang Speedometer dari New Beat 2020 ini masih memiliki desain cluster Yang sama dengan Varian Versi Ke-3. TMCBLOG juga mencoba meraih kotak / Inner Box tempat menyimpan Power Charger. Membuka tutupnya mudah bahkan saat berada di atas Jok, namun saat nyolokin mau nggak mau harus berhenti . . dijamin sangat sulit jika sambil motor jalan, dan Juga tidak safety.

Joknya Moderate, Namun Suspensi boleh dibilang empuk namun memiliki setup rebound dan peredaman (damping) Yang nggak jauh beda feelnya dengan beat generasi sebelumnya. Namun tmcblog yakin Konstanta pegas dari Suspensi depan dan belakang berbeda dengan beat lama, so jangan sembarangan gonta ganti suspensi ya sob, terlebih lagi Beat Generasi baru ini memiliki Platform sasis yang berbeda, Yang artinya Flexnya beda. Dan ini Butuh respon suspensi yang tidak sama pula.

Feel enginenya yang tmcblog rasakan adalah memiliki jambakan akselerasi yang sedikit lebih cepat dan Gampang banget alias Lincah ditekuk kanan dan Kiri. Hadirnya Kombinasi Feel ini membuat tmcblog kepo dari mana asalnya ? Tmcblog membuat sinyalemen sementara bahwa semua ini adalah Akibat Honda beat Baru ini menggunakan Mesin baru yang berkarakter lebih Overstroke dibandingkan Beat generasi sebelumnya, diperkuat Fakta bahwa Secara umum Bobot beat 2020 ini (90 kg-CBS ISS )Β  3 kg Lebih ringan dibanding Bobot Beat Gen sebelumnya (93 kg – CBS-ISS ) dan Karakter fleksibilitas Sasis eSAF yang membuat enteng ditekuk kanan dan Kiri.

Hadirnya Feel Lebih Mudah Motor mencapai Speed yang dibutuhkan secara umum logikanya emamng membuat motor ini Lebih irit (dengan metode ECE R40, didapatkan hasil konsumsi bahan bakar mampu hingga 60,6 km/liter- fitur ISS on ) dibandingkan Beat gen sebelumnya (59 km/liter ) saat diukur dengan metoda dan bbm yang sama. Sepertinya tmcblog tidak melihat adanya Perubahan dari performa pengereman New Beat 2020 ini jika dibandingkan Dengan Gen Sebelumnya.

Overall Skutik Entry Level New Honda Beat ini selain menghadirkan panampilan fisik yang abru, Juga Signifikan mengahdirkan perubahan Saat ebrkendara dengan Feel berkendara yang ringan dan berakselerasi lebih cepat di putaran putaran awal. Silahnkan Sobat sekalian coba dan Silahkan di bandingkan apa yang tmcblog rasakan dengan apa yang sobat rasakan . . .

taufik of BuitenZorg

68 COMMENTS

    • Disinyalir honda menjual dagangannya dengan jargon lebih irit.
      Bisa jadi sebenarnya honda sudah punya mesin dan teknologi yg jauh lebih irit.
      Namun demi keuntungan serta siklus kelangsungan usaha. Dikeluarkan lah secara bertahap, mesin serta teknologinyaπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…
      Tinggal orang bodoh mana yg mau menjual motor kreditnya yg dibeli secara riba hanya untuk mengganti model baru yg tingkat ga signifikan
      Harga motor 10, kerna beli secara kredit jadi 12, lalu dijual seken jadi 8
      Beda dengan yg beli cash, kerugiannya ga jauh banget dibanding yg beli secara kredit.
      Jadi yg beli kredit harap di tahan nafsunya, diikuti motor ga habis2nya
      😁😁😁

      Guest
  1. Wak maaf, apa mesin sama dengan Geni0?
    Sedikit kecewa saya dengan mesin Geni0 setelah sekrng jadi oper stroke malah lebih parah daripada mesin ymjetFi.

    Guest
    • Firman,,kecewa kenapa Ama mesin Genio,saya pake Genio puas aja dlm 2bln pemakaian sudah 11rb km,,,,akselerasi enak bgt dan top speed ninggalin beat kemana mana kok,,

      Guest
      • Coba mas maen di jalanan menanjak boncengan, Geni0 mbledos lebih parah daripada Beat dahulu dan bahkan dari ymJetFi.
        Saya cenderung pilih Beat lama kang daripada mesin Geni0, kurang torsi

        Guest
        • alangkah baeknya jika tinggal d pegunungan ,kalo pake metik jgn standar. paling nggak d turunin berat rollernya pak dhe. semua mesin generasi ‘beat’ (vario 110. scoopy,street) akan kelabakan d tanjakan jika berboncengan.

          Guest
        • BETULLLL SEKALI…. TANJAKAN genio parrahhhh pisannn….jauh dg mesin dulu…. aneh honda. Semestinya tes tes semua mmotor tu di tanjakan,itu yg urgent mah…kalo daerah rata mah semua merk juga jago jago

          Guest
        • Firman,,tanjakan mana,,saya pnya berat badan 100kg naek ke gunung Pongkor bogor bawa beras 50 kg santai aja tuh,,klo mas punya ngeden komplain aja ke Honda,brrti ada salah itu,,saya pnya soalnya buat nanjak boncengan aja biasa biasa aja gak ngoyo atau ngempos

          Guest
        • Sebetulnya semua kendaraan keluar pabrikan diukur performanya ga ada yg memang ga ada yg sama. Di tambah motor terdahulu kita apa, bbm pakai apa dll. Motor yg sama klo biasa pakai pertamak trus di isi premium pasti berasa ngeden

          Guest
      • Beat generasi sebelumnya kapasitas oli masih 800ml yg sekarang cuma 650ml tapi kompresi malah naik. Otomatis mesih lebih cepet panas, interval penggatian oli bisa lebih sering

        Guest
        • Oli tergantung pake apa dlu om firman,,saya pake xten 5w30 smpe 5500km msh enak aja,,pas diganti oli jg msh blm hitam

          Guest
    • Rumah saya daerah pegunungan di kebumen tepat di alian,di desa saya udah banyak yg punya genio termasuk, selama ini ngga ada keluhan apapun buat nanjak ngangkut sayuran,.saya ga tw yg bilang genio buat nanjak lemot apakah tanjakannya trll extreem atau gimana,.justru di desa saya banyak yg ganti genio karna buat nanjak lbh enak,secara spek motor lbh overstroke pasti lbh enak di tanjakan..

      Guest
      • Ngga mungkin..huahuahua sy rumah di kota,dataran, kerja tiap hari ke gunung ke lembang….ngos ngos san…sendirian apalagi boncengan,pasti mesti turun dulu yg dibonceng….,temen sy batal beli genio

        Guest
    • Secara logika makin nanjak kendaraan makin lambat,ngga ada istilah makin nanjak makin kenceng,mungkin cuma fbh doang kalo nanjak makin kenceng

      Guest
    • gapapa,ga usah beli yg baru,beat lama di dealer mokas juga banyak kok πŸ˜‚
      siapa tau kalo emang bener dan jadi ga laku mereka sadar diri dan revisi mesinnya

      CBR150R juga jangan dibeli dong,biar balik ke overbore πŸ˜…

      Guest
    • tidak mau menerima kenyataan…

      sob dibawa puncak…jgnkan ke puncak bawa jalanan datar udah bengekk duluan…hehehe
      mesin karakter begitu ditambah oli susut..

      Guest
  2. Honda untuk beat scopy dan genio memang main di tenaga bawah, makanya klw untuk nanjak najak pasti paling boros bensin di banding pabrikan lain dan tenaganya hilang di putaran atas Ini sdh karakter.

    Tp klw buat di trak kota yg cenderung datar honda paling irit di banding pabrikan lain.

    Guest
  3. genioku masih standar pernah dicoba sama beat standar oprekan hasilnya imbang, dicoba berkali-kali imbang teruss..
    untuk tanjakan blm pernah dicompare

    Guest
  4. Aslinya lebih bagus mesin yg lama…… kuat tanjakan. Yg ini mah sama dg mesin genio, hanya cocok di jalanan rata,…coba anda test ke pameumpek bungbulang, atau ka lembang we lah

    Guest
  5. Saran sy boleh make mesin genio….tapi kudu diup jadi 125, harusnya honda bikin. Karena tes sesungguhnya di daerah tanjakan..

    Guest
  6. Yg sy rasakan slama dg honda,awet irit. Sejatinya mesti ada varian baru di 125,jangan ngandelin vario mulu.&next setang vario hrs atas senyaman beatstreet. Setang jaman now=kenyamanan,NO spt posisi pembalap,membungkuk..udah capek Lurrr

    Guest
    • 125 air cooled, boleh juga sih idenya, moga direalisasikan, emang yg mesin sebelum generasi yg sekarang pun di tanjakan agak kurang, pas pulkam lewat jalur puncak paling mentok 40 kmh di tanjakan paling curam, emang posisi boncengan dengan total bobot 2 orang kurleb 130kg

      Guest
  7. Mesin dr zaman karbu – pgm fi injeksi bosookkk pisann euy…πŸ˜‚

    mesin karakter ngedenn gk sekalian aja 50 cc …ditambah modelnya jelekkk norak kurang proposional

    Guest
    • Ada mekanik Honda yang kasih tahu kalau motor yang dijual di daerah pegunungan dan daerah datar itu berbeda setingannya.
      Tapi yang Saya ingat cuman pakai obeng (-) kecil aja untuk menyetelnya.

      Guest
  8. Jelas makin enteng Wak… Secara bobot turun 5 kg, rasio kompresi naik, kubikasi mesin naik, jadi power dan torsi naik. Dikonversi sama bobot yang turun, maka PWR makin besar.

    Guest
  9. Ada mekanik Honda yang kasih tahu kalau motor yang dijual di daerah pegunungan dan daerah datar itu berbeda setingannya.
    Tapi yang Saya ingat cuman pakai obeng (-) kecil aja untuk menyetelnya

    Guest
  10. setelah nyoba freego malah keenakan…jok panjang dan lebar, bonceng anak-anak kesekolah nyaman, belum bagasinya bisa nyimpan barang belanjaan ….

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.