TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui, Marc Marquez menghabiskan masa winter 2020 mayoritas untuk pemulihan pasca operasi bahu Kanan. Walaupun mungkin secara detail bisa saja ada perbedaan dalam proses operasi dan pemulihannya, namun secara umum Marc merasakan hal yang sama seperti di awal musim 2019 untuk bahu kirinya. Tahun lalu sebelum Sepang Test, Marc sempat mencoba motor sport mini Ohvale dalam sebuah latihan. Motor jenis yang sama dipakai oleh Takaaki Nakagami beberapa hari yang lalu untuk menunjukan bahwa Progres recovery pembalap Honda dari Jepang ini pun cukup baik. Namun bagaimana Marc jelang kehadirannya ke Jakarta dan dan test pra-musim di Sepang 2020?

Selain melakukan endurance run/Trial Run dan bermain gokart untuk menstimulasi bahunya, hanya Fireblade saja motor sport yang terlihat sempat di post oleh Marc Marquez di kanal sosial media miliknya.  Itupun Fireblade yang digunakan bukan untuk latihan tapi untuk melukis.

“Dalam dua pekan terakhir saya telah memperoleh peningkatan besar dan pada awal bulan (Januari) saya tidak seoptimis itu. Ada kemungkinan pada pra-musim saya tidak akan dapat melakukan lap sebanyak yang seharusnya dibutuhkan. Operasi ini lebih sederhana namun recovery-nya lebih kompleks dan lebih sulit. Mereka (dokter) mengatakan bahwa saat mereka membedah bahu maka akan ada syaraf dan otot yang akan terdampak.”

“Hal Ini lebih lama dari yang kami pikirkan, saya hilang dari media sosial sementara waktu karena saya sedang 100 konsentrasi terhadap apa yang saya harus lakukan. Saya sangat ingin bisa naik motor lagi dan mencoba paling tidak satu tipe motor sebelum pergi ke Malaysia. Kami belum melakukan hal tersebut karena saya belum siap.”

Ya, begitu kata Marc seperti yang tertulis di Crash.net yang tak ayal banyak menghadirkan spekulasi liar bahwa Marc akan absen di sesi test resim Sepang. Jika kita flashback sedikit ke tahun 2019, pada test pra-musim Marc Marquez masih dalam keadaan sangat terdampak dari proses operasi bahu kirinya. Sampai otot lengannya merasa cepat lelah dan hanya bisa melakukan sedikit sekali putaran.

Total recovery Marc sampai benar-benar pulih kala itu adalah sampai pada Grand Prix pembuka Eropa di Jerez. Tahun ini Marc akan melakukan race weekend yang diperkirakan akan sedikit lebih sulit terutama Ia akan kembali berhadapan dengan panas dan lembabnya sirkuit Chang yang didaulat sebagai Grand Prix seri ke dua musim 2020. Alberto Puig yang ditemani HRC director Tetsuhiro Kuwata saat ditemui GPOne di sela-sela test pra-musim WSBK Jerez 2020 mengatakan; Marc akan tetap hadir di Sepang, “Marc akan hadir, ia sedang Latihan agar bisa siap dalam keadaan terbaik.”

Yap, saat Marc pertama kali mengatakan hal ini, beberapa orang tidak percaya Marc benar-benar tulus mengakui keadaannya yang terkesan ‘vulnerable’ seperti itu. Mungkin jika melihat sepak terjang Marc di 2019 yang diawali dengan operasi yang membuatnya tak berdaya, lalu ngos-ngosan saat test Sepang namun diakhiri dengan catatan fantastis: Hanya finish sebagai juara 1, juara 2 dan sekali DNF dalam 19 seri race dalam semusim. Mungkinkah situasi ini hanya semacam guliran strategi memainkan pikiran lawan/mind game yang dilancarkan oleh pembalap juara dunia GP 8 kali ini agar lawan merasa dan melihat dirinya ‘rapuh’? Bisa iya bisa juga nggak. Kalau menurutmu bagaimana sob?

Taufik of BuitenZorg

24 COMMENTS

  1. meh.. makhluk planet namek cepet recoverynya, palingan pas di Sepang udah seger buger

    Bradl ikut test Jerez bareng rombongan WSBK ya, sayangnya motornya ga dipasang transponder jadi ga tau capaian lapnya

    Guest
  2. Cedera saja jurdun.
    Berkat doa seluruh masyarakat Indonesia?
    Indonesia yang religius mampu dan kapabel benar menghantarkan idol baru ke puncak prestasi tingkat dunia. 👍🙏

    Guest
  3. Wahh di blog nya profesor (begitu mang kobay manggil nya) udah seminggu yang lalu nih topik artikel….. 👍 gandos sekali ya wak mind game itu

    Guest
  4. Sejak jaman spica era sebelum krismon game favorit gue 1942. Sampai sekarang masih maenin itu di redmi 4a gue nih.
    Keukeuh game 2D gue mah. Lurus gak ada perspektif. Kayak dingdong tempo dulu.
    Mind game gak jelas apaan tu…. Maenin game yang asik

    Guest
  5. Mind Game Marc.

    Apakah maksud artikel Kang T4ufik adalah:
    Jika di Wayang ada Dalang
    Jika di Keluarga ada Imam
    Jika di Perusahaan ada Bos
    Maka di MotoGP ada Marc?

    Yang memainkan peran diri dan berpengaruh terhadap peran Orang2 di sekitarnya, dengan apik?

    Jika demikian adanya, maka waktu n fortuna yang akan mendatangkan ‘Dalang’ yang baru.
    Untuk tahun ini dan mungkin bertahun2 ke depan,
    mari kita lihat pertunjukan Kyai Dalang Marc.
    Dalang dari Spanyol yang belum takut mati.

    Guest
  6. tp kalau beneran blom fit dan ngerusak musim 2020, itu tampol aja orang2 Honda yg udh tau Marquez dah kunci gelar juara 2019 kmren tp masi dipaksa balapan demi triple crown

    Guest
  7. Kalau Marc berbohong ya nanti malah akan menuai akibatnya sendiri……kalau jujur bisa spt 2019….itu mnrt pendapat Gue

    Guest
  8. Sekelas juara dunia akan selalu memperhtikn secuil deetail apapun,jd inget waktu marc ngulitin ban dg putar 1 lap ban basahnya buat persiapan flag to flag

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.