TMCBLOG.com – ‘Yamaha Empire’ bersatu guna meruntuhkan hegemoni Marc Marquez dan Honda RC213V. Ungkapan di atas sepertinya tidak terlalu berlebihan, in fact terlihat Yamaha siap banget di MotoGP 2020-2021. Yes, fenomena ini lah yang disuguhkan kepada kita dalam sepekan terakhir. Yamaha memulai segala Silly Season dengan begitu cepat. Dimulai dari konfirmasi untuk mempersenjatai semua pembalap team satelit Petronas Yamaha SRT dengan senjata yang ‘kongruen’ dengan senjata pembalap tim factory Monster Energy Yamaha. Dilanjutkan dengan rencana proses suksesi regenerasi Valentino Rossi dengan Fabio Quartararo yang dimulai 2021, mempertahankan Maverick Vinales sampai akhir 2022, sampai berusaha untuk mengembalikan kejayaan masa lalu dengan menunjuk Jorge Lorenzo sebagai test rider.

Dan sekali lagi TMCBlog bergumam dalam hati. . Ini benar-benar sebuah pergerakan sangat dahsyat dari Yamaha untuk mempersiapkan sistem internal sebaik mungkin guna meraih ‘kejayaan yang hilang’ semenjak tahun 2015 yang lalu. Jika dilihat dari sudut pandang kesiapan sumber daya manusia lebih tepatnya ke struktur pembalap, boleh dibilang kombinasi yang sedang disusun oleh Yamaha ini merupakan kombinasi yang cukup lengkap dan kuat yang bahkan dimulai lebih dini, dari musim 2020 ini.

Vinales dan Quartararo layaknya dua pembalap paling potensial mengalahkan Marc hadir di atas Yamaha M1 yang memiliki support dan level sama persis. Jika dilihat dari point klasemen 2019, maupun hasil empirik dari apa yang pembalap lakukan di track, sepertinya banyak orang cukup setuju bahwa kombinasi ini adalah kombinasi paling potensial saat ini. Bahkan legenda hidup Motor GrandP rix, juara dunia 15 kali Giacomo Agostini pernah menjawab dengan tegas via GPOne bahwa jika ia disuruh memilih antara Fabio Quartararo dan Maverick Vinales maka ia akan memilih untuk mempertahankan keduanya dalam satu team.

Kondisi market persiapan 2021 pun memperlihatkan value Maverick dan Quartararo naik secara signifikan. Ducati sendiri menempatkan keduanya dalam Top Wish-List belanja pembalap mereka untuk tahun 2021. Kita saja sebagai enthusiast MotoGP biasa bisa mencium gelagat ini, apalagi Yamaha coba, namun mereka sepertinya selama ini lebih memilih silent, memilih jalur gerilya dengan satu tujuan, secepatnya mengamankan dua asset penting ini. Tanpa banyak bicara, tiba-tiba hanya dengan gap waktu tidak sampai sehari Yamaha mengumumkan line-up dua seat di team factory mereka untuk 2021 dan 2020.

Valentino Rossi masih setahun lagi di Monster Energy Yamaha. Legenda hidup MotoGP ini masih membersamai Yamaha dan ini penting buat market pembalap dan tentunya development motor, secara pengalamannya sudah banyak banget. Jika kita melihat pemberitaan setahun terakhir, woro woro regenerasi Valentino ke pembalap yang lebih muda sebenarnya sudah kentara, tetapi memang menurut TMCBlog Yamaha berhasil secara smooth melakukan proses ini dengan harapan Vale tidak merasa ‘tersinggung’ sehingga tujuan jangka panjang Yamaha dimana Vale masih terus mau berkolaborasi dengan pabrikan Iwata ini apapun yang ia pilih pasca suksesi nanti bisa terus berjalan. Win win Solution.

Kalo mau dingat-ingat, sebelum ini secara tidak langsung Lin Jarvis bilang Yamaha sepertinya sudah tidak terlalu memaksakan target yang muluk-muluk terhadap Valentino Rossi, kesannya memang mengarah ke Yamaha sudah tidak terlalu menumpukan masa depan mereka ke pembalap yang identik dengan warna kuning kuning stabilo ini. Lin memilih kata yang cantik yakni level ketergantungan Yamaha terhadap Rossi sudah berubah. Pernah baca hasil interview Manuel Pecino dengan Takahiro Sumi? [Kapan-kapan kita bedah ya]. Dalam interview panjang yang dilakukan Manuel ketika GP Phillip Island 2019 tersebut mayoritas Sumi-san membicarakan soal teknis mengenai Vinales dan Quartararo. Rossi sangat sedikit banget ia bahas. Udah mulai tanda-tanda kan?

Dan ke-terkejut-an kita semua terhadap akselerasi Silly Season yang dilakoni Yamaha ini kian lengkap saat pabrikan garputala ini juga mengumumkan hadirnya mantan pembalap yang pernah memberikan mereka 3 titel juara dunia dan disinyalir bisa menjembatani era milenial ala Quartararo dan Vinales dengan era old school RossiΒ  . . dialah sang paduka Jorge Lorenzo.

Berbasiskan sejarah hubungan panas Rossi-Lorenzo sebelum tahun 2010, ada sedikit riak spekulasi liar pengamat yang mengatakan bahwa Lorenzo mau menerima ajakan Yamaha karena tahu akan ada suksesi Rossi. Jujur walaupun butuh konfirmasi ke Jorge langsung, TMCBlog rasa hal ini kayaknya terlalu berlebihan karena yang pertama Rossi sendiri yang pernah secara terbuka merekomendasi sosok Jorge untuk membantu pengembangan Yamaha M1. Dan yang kedua, saat Jorge bekerja nanti ia bekerja untuk memperkaya data pembalap-pembalap penunggang Yamaha M1 2020. Termasuk Rossi juga.

Lorenzo tidak disangkal adalah soul-nya Yamaha M1. Dengan style Butter-Hammer ia disinyalir adalah pembalap yang memiliki gaya balap paling klop dengan Yamaha M1 so-far.Β  Bisa dibayangkan bahwa walaupun kuatnya rasa nge-fans Fabio Quartararo kepada Valentino Rossi, namun mengenai soal mengemulasi gaya balap, tetap Jorge Lorenzo lah yang ia pilih menjadi role model. Dan bahkan sosok seperti Johann Zarco Pun telah lebih dahulu melakukan hal yang sama dengan Quartararo ketika dulu awalnya naik Yamaha M1 di team Tech-3. Satu lagi value dari Lorenzo, ia adalah salah satu sosok rider developer.

Ok dimulai dari reformasi management di awal tahun 2019 dengan hengkangnya Tsuya-san disusul oleh pindahnya Kouichi Tsuji ke divisi mesin boat dan digantikan Hiroshi Ito membuat pemikiran Takahiro Sumi yang berdarah muda, memiliki gaya berfikir milenial, progresif revolusioner hadir mewarnai pabrikan ini. Setelah manajemen hadir refreshment di line-up pembalap seperti yang sudah kita bahas di atas. Setelah dua hal di atas dilakukan, tentunya hal terakhir adalah soal mesinnya itu sendiri. Ketika Takahiro Sumi ditanya apakah inline-4 masih cukup bisa bejaban melawan mesin V4, Sumi menjawab bahwa walaupun Yamaha M1 kalah di performa straight, namun Yamaha masih berfikir bahwa V4 bukan satu-satunya jawaban untuk mengail Top end power.

Oleh karena itu menatap musim kompetisi MotoGP 2020, Yamaha juga terlihat sangat serius menangani mesin inline-4 mereka. Divisi elektronik makin tambah kuat dengan kehadiran ahli elektronik Ducati Pramac yang cukup familiar dengan sistem Magneti Marelli. Marco hadir di divisi elektronik khusus yang diketuai oelh Michele Gadda. Kalau ini belum cukup, Yamaha pun akhirnya memutuskan untuk kembali menggunakan jasa dari sosok Kazuhisa Takano yang dahulunya adalah ahli sasis Yamaha M1. Takano ini menurut Lin Jarvis merupakan ”the best guy with experience that was available.β€œ

So apa yang dilakukan Yamaha ini seperti sebuah paket lengkap. Mereka mereformasi semua lini mulai dari top-end management, line-up pembalap, sampai pada hal teknis engineer. Adalah logis jika memperkirakan MotoGP 2020 akan berjalan sangat berbeda di kubu Yamaha, We will see..

Taufik of BuitenZorg

134 COMMENTS

      • “Buat rencana mu, Jika tidak kamu hanya akan menjadi rencana orang lain”.
        Great job yamaha. Semoga bisa semakin didepan. Komposisi ini secara teori di atas kertas sudah komplit dan seimbang. Jika mengambil istilah yg banyak dipakai di sepakbola. “The Dream Team”. Tinggal implementasi dilapangan yg butuh pembuktian.

        Pergerakan Rossi, Menurut gue perubahan tim manager rossi diambil dari VR46 team yg minim pengalaman di motoGP, jelas bukan gaya Rossi, dan bukan untuk cari juara, tetapi persiapan dia pensiun, untuk membangun tim VR46 di motoGP. Tinggal acc dorna dan slot yg bisa di pakai. Apalagi dorna juga masih butuh Rossi buat booster narik penonton

        Guest
    • Semoga GP 2020 lebih menarik, MM93 juga pernah dikalahkan artinya Yamaha, Suzuki & Ducati berpotensi bisa kembali mengalahkan MM93 di sirkuit favorite masing2 berharap kuncian gelar jurdun bisa di seri terkhir biar semakin seruu.

      Guest
    • Apalagi kl hohe tahun depan comeback ko MotoGP bareng tim satelit petronas dan ditandem ama rossi, wah bakal tambah kuat yamaha

      Guest
    • akhirnya yamaha mulai berbenah dengan pasukan mudanya, semoga saja kehadiran sang pawang M1 “paduka jorge” menjadikan lebih menggigit lagi saat di bejek vinales, fabio atau bahkan rossi sendiri.
      KTM sudah mulai berbenah dari tahun lalu dengan mendatangkan pedrosa sebagai test rider dan developer ktm RCnya dan dengan di sokong pasukan2 mudanya menjadikan sepak terjang ktm tahun 2020 sangat dinantikan.
      Suzuki juga dengan pasukan muda yang semakin matang di sokong dukungan sasis GSX R yang aduhai moga saja memberikan sajian yg menarik di barisan depan untuk tahun 2020.
      dan si runner up 3x, ducati dengan pengembangan2 si desmo semoga menjadikan dovi dan petruci gak kalah saing juga dengan pasukan muda yamaha, ktm dan suzuki.
      buat Aprilia, semoga makin ok di tahun kompetisi 2020 walaupun sedang didera berbagai macam kendala.
      last but not least adalah si pemegang tahta juara HRC team, ini sepertinya masih cukup kuat untuk cucuk2an di posisi podium dengan marques bersaudara sebagai joki RCV.
      Semoga saja kawasaki berminat kembali ke ajang moto gp ini, biar makin rame singkut2an antar pabrikan. hehehe

      Guest
      • Berharap kawasaki comeback ke motogp? Saya hanya berharap mudah”an kawasaki tidak ‘kabur’ dari wsbk klau tahta jurdun ny di gangbang oleh trio ducati ymha honda… krna trio pabrikan ini kedapan sangat berpotensi mendominasi top3 seperti ny d motogp…. cukup dri motogp aja kabur, wsbk jangan

        Guest
      • Tetep yamaha vs honda fby vs fbh πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€ yamaha dan fby siap mengembalikan ke habitat nya fbh πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€ zamban cityπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€

        Guest
    • tapi kalo emng belom berhasil juga, alangkah baiknya managemennya di perbaikin lagi.
      segaka macam sudah dilakukan, ikhtiarnya juga sudah.. tinggal menunggu hasilnya.

      semoga sukses..

      Guest
  1. Entah judulnya emg murni dicampur komedi temporer “Sunda Empire” atau emang Yamama udh bikin tahta kerajaan sendiri?

    Guest
    • Wis mbah…leren sik empire-empire ne.
      Adus, klambenan putih, sarungan. Budhal neng masjid lor omah.
      Mulih Jum’at an nyate mbing..eh wedhus nom
      Ekekeke

      Guest
  2. Memang klo mau menang, ya hrs berani out of the box.
    Tinggal produk ymh dsini, buang pelk legendaris mio, masukin qbix atau bikin skutik entry level & skutik retro dr basis sasis freego.

    Guest
  3. dan nanti apabila jika pada klasement akhir 2020 poin simbah lebih tinggi dari keduanya (MV & FQ) , apa yg akan di lakukan yamama wak ji?

    Guest
    • Udah kelar nangisnya? Btw kok lu gak nuduh Yamaha konspirasi ngusir Sugiono sih. Giliran Honda aja lu tuduh terus wkwkwk

      Guest
    • Mentega si enjineer odong odong kehilangan logika karena pabrikan dan pembalap yg didewakan dipermalukan terus. Hasilnya opini dianggap realita dan fakta dianggap kebohongan karena kebencian sudah menguasai pikiran bawah sadar. Dan itu sudah termasuk ID lain seperti botak tua nakal dunia alam jin yoghaib, si mbah yang hobi catet sampe mampus Dharmorat marit, (si)alan dll

      Guest
    • Gimana udah kopdar sama gilmojip ora?,kalo kagak berani berarti situ yg πŸ‘ΆπŸ‘ΆπŸ‘Ά

      Nyusu ke emak Sono 🀱

      Guest
  4. Buset itu foto kedua T-800 (hohe) dan T-1000 (Lin jonpis), mereka datang dari masa depan dan bersepakat (bersalaman) untuk menumpas John Connor (mamakes)
    Usil sedikit, lemparin aja baterai t-800 yg terbuat dari Pressed nuclear, hancur lebur itu sirkuit πŸ˜‚βœŒπŸ³

    Guest
  5. Wah,bisa menghentikan nuklir juga nih
    MX king bisa ngalahin rocket,mt25 nya bisa manjat gedung vertikal,Jupiter Z bisa hancurkan jembatan dalam sepersekian detik,Mio Z nya bisa mengangkat beban beras seberat 2 ton,dan YFR nya bisa menghentikan nuklir
    Lengkap sudah
    We Can rule the world

    Guest
  6. biarkan Paduka Raja Yang dipertuan Agung His Excellency Hohe Hoheho yg “memahat” kembali M1 menjadi sebuah masterpiece…

    Guest
  7. Klo besok menang itu sudah kewajaran .. khan lawannya cuma marquez yg lg momong adiknya πŸ˜‚πŸ€£πŸŽ€klo kalah lagi. Kebangeten banget tuhhh

    Guest
    • Jgn berharap secepat itu sepertinya
      Masih butuh proses
      Motor my2020 sudah mulai dikembangkan sejak pertengahan musim lalu
      Belum ada campur tangan jolor
      Jolor mungkin baru berperan di tes sepang
      Waktunya terlalu pendek
      Fabio juga br join tim factory d 2021

      Sementara kombinasi marc n hrc semakin matang
      Justru akan menarik di musim mendatang
      Disaat yfr mulai panen jerih payah kombinasi maverick fabio n jolor
      Sementara marc mulai menurun n hrc mulai menentukan penerus estafet regenerasi mereka
      Reaksi ducati juga patut dinantikan
      Yg lain termasuk suzuki masih butuh pembuktian -imho

      Guest
      • Keburu basi donx πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚ giliran tim itu udah punya kekuatan bagus kombinasi MM feat HRSE udah melesat jauh klo di 2021

        Guest
        • Melesat jauh kemana?
          Treknya muter2 situ2 aja koq…

          Prediksi aja sih m1+maverick+fabio+jolor mateng di 2022, paling cepet 2021
          2020 masih milik marc+rcv
          Tp 2022 marc+rcv (kalo kontrak lanjut) sudah mulai masuk akhir masa emas

          Guest
  8. Tp perlu di ingat,rossi yang notabenenya jauh lbh paham seluk beluk M1 dia tidak berkutik sekembalinya dari ducati,bahkan kl di perhatikan rossi sprti kebingungan memahami M1 nya,ini yang di khawatirkan dari jorge,sekembalinya dia dari ducati dan honda apakah dia masih punya chemisitry lagi dengan M1? Atau yamaha mau mengulangi segala sesuatunya dari nol??
    Kita liat saja kl 2020 hasilnya masih zonk lebih baik buang semua pembalapnya dan ambil yang benerΒ² fress dari moto2…

    Guest
    • Saya rasa masih. Lihat saja quartararo musim lalu yg pkai m1 2019 dan role modelny tetap ngambil dri jorge lorenjo yg terakhir pkai m1 thun 2016 tpi masih bisa klop. Begitu jga ketika jarco pkai m1 2017

      Guest
    • selama lord-enzo gak minta top speed nambah, nyamain speed honda/ducati, masih inget klo M1 tuh motor lemot yang cepat ditikungan seh masih bisa’lah buat develop M1 kearah yang benar (bukannya operasi transgender seperti yang sudah-sudah), klo rossi mah masa jayanya selesai dengan M1 saat furusawa mundur, rossi-furusawa itu satu paket, rossi doctor – furusawa apotekernya, sayangnya yg bs ngimbangi rossi hanya furusawa, marc-santi adalah satu paket, selama mereka satu paket semua model motor pabrikan bakalan bisa dibuat cepat dilintasan

      Guest
  9. Dan seperti tahun2 sebelomnya, Repsol HRC tidak pernah menunjukkan kehebohan apapun saat test pra musim, namun langsung menggebrak begitu race sesungguhnya dimulai…
    Hasilnya……? Bisa dilihat sendiri diakhir musim…

    Guest
  10. Apakah Yamaha empire akan sanggup mengalahkan kerajaan king of the king dan core of the core???
    Kita lihat tahun depan…

    Guest
  11. Mantabbb wak ulasaanya…

    tp banyak yg mlintir para Anti Rossi sama Yamaha…
    dikira Rossi di singkirkan demi pembalap baru…padahal kan faktanya Win-Win Solution

    Guest
    • Yahh rossi di singkirkan demi pembalap baru itu sangat benar adany. Yg d maksud win win solution ini ketika rossi sudah d pastikan tidak dapat kursi pabrika lgi d yrf musim 2021-2022, ymha siap mendukung rossi apapun itu pilihany. Sprti misalny gak mau pensiun dn tetap membalap bersama tim satelit petronas mka yrf siap memberikan full support begitu juga klau misalny rossi pensiun dan menginginkan tim besutanny vr46 academy gbung ke motogp dgn ymha yrf siap mndukungny. Tpi menurut saya sih rossi bkal pensiun lalu menyodorkan luca marini d tim satelit ymha vr46 petronas srt dgn full support factori

      Guest
  12. Marc jg sdh memprediksi klo 2020 n berikutnya gak akan semudah 2019 yg total domination, serta mengakui kekuatan fabio di speedcorner lebih cepat drpd pembalap yamaha yg lain ketika ngintilin di belakang

    Guest
    • Mau sebagus apapun penampilannya, pilihannya cuma tim satelit atau pensiun. Orang pembalap Yamaha pabrikan udah fix duo bocah. Kecuali KTM atau Aprilia mau nampung, masih ada kans masuk tim pabrikan lain.

      Guest
      • Palingan nyobain tim satelit semusim klo bagus lanjut klo jeblok ya bikin tim satelit sendiri nebeng yamama tentunya

        Guest
    • Tak mungkin lha. Turun kasta jelas tuh! Mau menang walaupun cuma seri GP kudu ke tim satelit Honda karena dalam sejarah sejak MotoGP cuma Honda baik privateer maupun satelit yang bisa menang seri GP

      Guest
    • Kalo vale merasa kompetitif di 7-8 seri 2020 dia lanjut d satelit
      Tp kalo vale merasa kompetitif mungkin pensiun pasca musim 2020

      Guest
  13. Gw baru nyadar ternyata logo Monster di samping cuma kayak stiker Monster Energy kotak yang ditempel, kirain ngeblend sama livery ternyata masih ada background item seolah2 beli stiker di kang stiker terus ditempel buru2

    Guest
    • Karena bisa dilepas kapan aja,apalagi si icon udah dicabut
      Udah deh tahun depan tinggal Yamalube kayak jaman hohe-spies

      Sedangkan Monster nya sekalian ngikut bedol desa ke Datok Razlan πŸ˜…

      Guest
      • Gw malah ngarepin Repsol setelah dipecat Honda masuk YFR, tau2 markes balapan di Yamaha kan asem semua tuh muka Jarpis, Sugiono dan Uccio wkwkwk

        Guest
        • Kog kayanya terlalu tinggi khayalannya karena klo marc ke yamaha ngapain haerse susah2 ngupayaiin kursi buat “marc kw”

          Guest
        • Dan kalo kejadian yg ku tungguin bukan performa marc gimana tp pengen tahu abm disini mo komentar gimana gitu lho

          Guest
  14. Klo hodna feat markes yg menang itu karena bantuan dorna
    Beda klo yamama yg menang itu udah pasti karena usaha dan kehebatan yamama sendiri..
    Rumus paten beye putus asa, ada aja alesannya
    Gw gk bayangin gmana beye klo yamaha akhirnya jurdun setelah bertahun tahun zonk, sombongnya ngalahin firaun kali πŸ˜‚

    Guest
    • Wkkk besok klo pujaannya menang kita komen aja settingan darno πŸ˜‚πŸ€£πŸŽ€πŸŽ€ jangan lupa dibookmark dan copypaste dulu .. biar klo marquez ndlozor dia kagak komen karena khan cuma setingan darno πŸ€£πŸ˜‚

      Guest
      • Gw mah yakin, ntar pasti ada aja ngelesnya, orang berkali kali ditabokin dukati aja msih bisa ngetek, awokawokawok

        Guest
  15. Hebat ya si darno, saking pengennya si tua jurdun ke-10, slot satelit hnya alibi aja agar Paduka mau
    Balik ke yahama, agar dunia makin tercengang melihat seolah2 situa jurdun menggunakan motor satelit di usia senja plus jurdun decima tercapaiπŸ‘πŸ‘πŸ‘, ini fixx settingan πŸ€£πŸ˜‚πŸ€£

    Manusia hanya bisa berencana dan tuhan …

    Guest
  16. sejak munculnya MM93, JL99 cuma mampu menang 1x saja dgn riding stylenya itu. apakah yg kw2an walo kw1 bisa lebih bagus dari yg original ?

    Guest
  17. King of the king marc93 tetep nyante… semua wilayah sirkuit telah di taklukkan… saatnya membagikan haasil bumi kpd rakyatnya …

    Guest
    • BELUM SEMUA….
      Marc Marquez 93 belum pernah menaklukkan sirkuit Red Bull Ring Austria.
      Tahun 2019 kemarin MM93 lagi-lagi harus puas finish / podium 2 setelah kalah duel di lap dan tikungan terakhir melawan Dovizioso.

      Guest
  18. Satu yg rada gnjal wak yg harusny d reformasi juga ykni jin jarviss… jauh lebih ok davide brivio dahulu atau bisa TT dengan livio suppo….
    ohh ya semua yg ymha lakukan mulai dari pembenahan sdm divisi elektronic penguatan devisi sasis dan mesin hingga ‘menggabungkan’ para top rider hingga ke test rider yg super semuany hanya demi 1 tujuan ‘ menjungkalkan hegemoni marc marquez feat rc213v’…. mirip dgn yg d lakukan honda sepanjang musim 2006-2016’

    Guest
  19. Banyak yang membully rossi didepak,tapi kalau ngerti tipikal orang italy maka kita tahu rossi cerdik. Dia pernah bilang yamaha butuh fabio, dan jika ada yg bisa hadang MM yg diuntungkan siapa? Record rossi bakal aman meski dia sdh dicap the goat. Nah rossi yg main catur nih. Maaf sy bukan fans rossi ya. Jgn dicap fbr.

    Guest
      • @king marquez
        RC213V sekarang sangat riskan dengan hanya mengandalkan MM, misal MM terpaksa absen beberapa seri, patah sudah perlawanan HRC…
        M1 setelah ditinggal JL emang payah dan fabio pun masih butuh proses memperkaya pengalaman lagi di musim ini….
        YFR itu membidik musim 2021 dengan kombinasi M1 ala JL lagi + Fabio (yg nyata2 menjadikan role model JL untuk handle M1)…
        dan ingat Fabio itu rookie paling cemerlang setelah MM (minus motor saja yg lebih inferior)…
        waktu jadi rookie 2013, MM dapat “warisan” Stoner dan kita tahu hasilnya…
        bayangkan hal yg sama jika Fabio (dengan sense riding yg jg “precise” dan halus) waktu rookie kemarin dapat warisan M1 Lorenzo…

        Guest
        • Seriskan ngem 1 dulu yah yg bisa podium cuma si kakek doank wkwkwkwkwk…. Tp syg ini bkn si biru dn honhon akn slalu ingat kasus ttg kakek yg ninggalin team nya demi Team medioker ituπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

          Guest
      • @eiscel. Dalam permainan catur ada masanya kalah menang. Dalam taktik juga ada umpan dan menyerang. Rossi kini setelah mrasa tak mampu, ksi umpan pemain muda utk bendung lawannya. Cba cek utk apa dia jadi guru balap dan ksi muridnya buat lawan dia ditrek yg bahkan bakal dia lawan atau mengalahkannya. It’s smart guys. Apa yg gak tenar dr italy, termasuk yang suka mengkritik sesuatu sesempurna mungkin. Bagi orang timur kita bakal blg mreka egois. Tp bgi mreka perfecto.

        Guest
        • Semua terlalu terlambat dan memang penyesalan itu ada dibelakang ikut bani andai2 seperti yg diandaikan vr ..andai dia masih dihond.a mungkin dia sudah jurdun 15x … Dan faktanya sekarang karirnya terus menurun ibarat catur yaemang tinggal nunggu skak mat

          Guest
        • Klo soal kenapa dia milih didik anak mida buat bikin sekolah balap ya karena emang cuma itu yg dia bisa .. semua bisnisnya berhubungan dg balap .. ya mau gak mau dia harus buat nama dia tetap ada . Agar bisnisnya tetap jalan

          Guest
    • Fabio itu apa? Wong ngalahin Marc aja belom terbukti,malah sering dimainin sama Marc kok dijadiin bidak catur Simbah,gak salah?
      kalo Dovi/Vinales itu udah teruji sesekali

      Guest
      • Yg dibutuhin buat ngalahin hegemoni Marc itu adalah rookie yg bisa langsung juara seri berkali2,baru itu akan meruntuhkan dinasti Marquez
        Kayak waktu Marquez atau Rossi pertama kali muncul ke MotoGP/gp500

        Klo sekarang masih belom ada

        Guest
        • Nah ini…
          Kalo dr yg sebelum2nya untuk jadi sebuah “hegemoni” bukan rookie yg bisa menang seri berturut
          Tetapi juara kelas capung serta kelas mid dan tidak hanya juara tapi mendominasi alias menang seri lebih dr 50%
          Dan itu setelah marc belum ada lagi
          Maaf2 yah buat fb rider lain
          Bukan saya bilang rider lain itu jelek atw gak bakal juara dunia kelas primer
          Tp berdasarkan data sebelumnya, prediksinya mereka tidak akan mendominasi kelas primer

          Juara moto2 banyak tp hanya alex m yg juga juara moto3
          Juara moto3 banyak tp hanya alex m yg juga juara moto2 -cmiiw
          Apa alex bakal mendominasi kelas primer? Menurut gw gak
          Krn alex tidak mendominasi di kelas moto3 atw moto 2
          Cuma 1 rider yg bisa mendominasi kelas moto3 yaitu joan mir -cmiiw
          Sayang joan gak pernah mendominasi moto2 krn keburu naik ke motogp
          So imho dgn komposisi diatas yfr punya peluang kembali melahirkan juara motogp prediksi ane setelah marc melewati masa emas (sekitar 10 thn d kelas primer)
          Tp tidak sampai mendominasi itupun jika reaksi duc ati tidak pas dan hrc kesulitan regenerasi

          Guest
    • Jauh amat mikirnya…
      Usia kepala 4
      Udah brp puluh seri gak menang
      2019 kalah poin dr maverick n fabio
      Ya emang udah saatnya lengser
      Kalo mau keep record away dr marc bisa opsi pelihara jolor dr 2016 bukan difitnah spain connection
      Lumayan tuh bwt ganggu marc
      Udah juara 4 thn berturut baru mikir ganggu marc

      Guest
      • @genesis, yg namanya waktu itu msh strong dan brasa ada saingan meski satu paddock. Aplgi ad kliatan indikasi kearah sana mgkn itu yg bkin rossi lkukan itu plus jg ad godaan uang kan. Jangankan lorenzo,rossi saja pernah kepincut ducati krn uang kan. Cba mreka stay bs sj nambah jurdun. Ibarat seorang komandan, apalah artinya tanpa anak buah untuk bertempur. Nah rossi jd komandannya mv,fabio dan morbidelli pasukannya buat bodyguard. Wahhh dah kyk fbr kan. Apapun alasannya rossi ttp the goat.

        Guest
  20. Klo masih blm sanggup meruntuhkan supermarc yamalu kebangetan lah. Tapi jgn jumawa dulu lah. Di lintasan masih ada Ducati juga ngeri lho 😁

    Guest
  21. Melihat skill dan mental MV sejak disuzuki,ane anggap impossible,ibarat pemain bola Marquez itu alien,MV masih satu level dibawah mm,sudah terbukti kalo tarung head head mental dan skill mv kalah jauh

    Guest
  22. Banyak yg berkomentar ini posisi dream team yamama yg akan berusaha menghentikan hegemoni MM93+HRC..
    Memang sih terlihat sempurna dengan formasi mv+fq+jl sebagai pengunggang m1..
    Tapi menurut pandangan pribadi saya, ini kok terlambat ya wak, mestinya formasi seperti ini ada dimusim 2015-2016 disaat MM93 sedang dalam masa transisi menuju kedewasaan dan kematangan serta motor dalam masa transisi dari ecu inhouse ke ecu pirelli…
    Saat ini, MM93 sudah pada posisi puncak dengan kedewasaan dan kematangan yg luar biasa serta motor Honda yang terus berbenah dalam mengejar ketertinggalan sepersekian detik dari dukati..
    Mungkin trisula maut yamama bisa saja mendapatkan P1 (mv/fq), namun untuk juara dunia, mereka harus bener2 kuat melawan pebalap super konsisten dalam diri MM93…
    Coba perhatikan grafik semenjak musim 2016 sampai 2019, sangat terlihat perubahan yg terjadi dalam diri MM93 menuju kesempurnaan dalam membalap.
    Kalo dulu sebelum tahun 2016, yg ada dalam pikiran MM93 hanya dua, yaiitu P1 atau crash. Namun semenjak seri 2016, MM93 dan tim selalu berhitung brapa point yg akan didapatkan dalam setiap serinya..
    Hal inilah yg sampai saat ini bahkan dukati tidak bisa mengalahkannya, mentok hanya runner up selama 3 musim.
    Jadi, saat ini kombinasi MM93+HRC belom bisa digoyahkan kecuali MM93 berbuat kesalahan sendiri…

    Guest
  23. Klo jadi fan.boi merk tuh jangan benci pembalap tertentu… Sebaliknya klo fan.boi pembalap jangan jd pembenci merk tertentu..

    Repot cuyyy.. .

    Contohnya gini . .. ada FB er atau FBE.y.. dan dia AB,M atau dia AB,H … Terkadang jadi sulit berpikir secara logis ..

    Klo mo bilang marc menang karena motor yachhh berarti merk motornya emang juara yach… Klo mo mengakui merk itu menang karena ada marc doanx berarti mengakui marc itu spesial dan istimewa kehebatannya..

    Karena mentok dan gak ada dalih alasan yg dapat menyelamatkan kedua mukanya mqka dikambing hitamkanlah si penyelenggara.. ataupun regulasi.. ya ngeles sih ada aja jalannya πŸ€£πŸ˜‚πŸŽ€

    Guest
  24. Yamaha sepertinya membuang rossi sebagai pembalap pabrika dengan merekrut quatararo, dan membuang rossi sebagai develop rider dengan menghire lorenzo sebagai test rider, jujur aja setelah lorenzo out yamaha bener2 suram, bahkan menorehkan rekor ga oernah menang terpanjang, padahal disitu ada legend, harusnya dr dulu yamaha mempertahankan lorenzo dan membuang rossi, yakin deh markues dan honda ga terlalu mendominasi

    Guest
  25. SIAP-SIAP…..
    Sekarang ini walau musim 2020/2021 belum dimulai, tetapi sudah mulai bermunculan insan-insan pecinta tontonan balap motor terutama dari kalangan fans berat rider tertentu yg menganggap MotoGP mulai seru dan tidak sabar untuk menontonnya.
    Harapan tumbuh dan ekspektasinya luar biasa.

    Apakah ini artinya sebuah tontonan itu tidak lagi menarik jika hasilnya tidak sesuai ekspektasi kita?
    Apalagi jagoan kita malah sering menjadi pihak yg kalah, sementara rival beratnya yg justru sering juara.

    Guest
  26. Untuk menumbangkan hegemoni MM+RCV sampai segitunya Yamaha merombak total semua lini hingga 99% berubah hanya 1% saja yang belum di buang yaitu Lin Jarvis.
    Ternyata bukti bahwa seorang MM+RCV sangat menghawatirkan buat team lawan.
    Tapi kita lihat saja semoga dengan all out totalitas perombakan di tubuh Yamaha dapat membantu hasrat juara biarpun telat tapi semua perlu di coba. seperti team Ducati yang dengan segala cara menghentikan hegemoni MM+RCV tapi belum berhasil tapi seenggaknya sudah ada hasilnya dengan 3 musim selalu posisi kedua.
    Siapa tau musim mendatang balapan akan semakin seru dengan beberapa team yang akan juara.

    Guest
  27. Berarti bisa dibilang Yamaha sekarang lebih memilih jalan sulit untuk mendevelop motornya ya wak? Karena mereka masih yakin bahwa top speed / power I4 masih bisa bejaban sama V4..

    Guest
  28. Kemaren ada yang bersenandung Chrisye..
    Andai aku bisa
    Memutar kembali
    Waktu yang tlah berjalan
    Tuk kembali bersama
    Di dirimu oh resikvi…

    πŸ˜πŸ˜†πŸ˜…

    Guest
  29. Semakin byk pembalap hebat marc semakin suka,stoner sekalian di pihak rival marc hanya tersenyum,pukulan kame hame marc blm keluar hehhee,,, ben rame

    Guest
  30. sebenarnya yg dikalahkan Marq …

    tp kompetitor sering inkosisten dan saling berbenturan sendiri
    kalau head to head lawan marq sih dah dibuktikan yaaa …marq sering ngos-ngosan …

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.