TMCBLOG.com – Hari kedua bisa jadi merupakan sebuah hari baru buat beberapa pembalap seperti misalnya Fabio Quartararo. Bukan apa apa Pada Hari kedua ini Fabio Secara resmi menggunaan Yamaha YZR M1 2020 Factory Spec dengan beberapa pembeda seperti Mulai dari sasis dan Inlet Ram Air. Via Informasi hari pertama #sepangtest, Yamaha M1 2020 Factory Spec yang digunakan Maverick Vinales dan Rossi pada Hari eprtama menurut Maregalli bisa menghasilkan Top Speed lebih tinggi Rata rata 5 km/jam secara konsisten jika dibandingkan Yamaha M1 Model 2019. So ini lah yang di hadapi Quartararo pada hari kedua ini. Hari pertama kemarin ia masih menggunakan Motor 2019 dengan tujuan Mengembalikan kembali Speed dari Pembalap yang selama rehat Musim dingin sama sekali tidak menyentuh Motor Prototipe ini.

Pengenalan Fabio Terhadap Motor baru membuatnya tidak bisa langsung Gass Pol seperti kemarin, sehingga ini membuat pembalap pembalap Lainnya Bisa merangsek ke atas time sheet semenjak awal hari bahkan sampai jelang 1 jam sebelum Test hari kedua ini berakhir.

Adalah jack Miller yang sempat memimpin Lama Time sheet dengan Laptime cukup kencang 1:58,641 diikuti pembalap seperti Alex Rins, Joan Mir. Namun akhirnnya di akhir sesi Fabio Quartararo berhasil torehkan Laptime cukup amazing 1:58,572 , mengungguli Laptime Miller dengan hanya 0,02 detik dan  langsung secara instant membuatnya bertengger di posisi teratas time sheet

Ditest kali ini hadir cukup banyak Pembalap yang torehkan Laptime sub 1:58. Selain Fabio ada Rins, Mir, Miller, Morbideli, Vinales sampai yang paling mengejutkan adalah Pedrosa dan Pol Espargaro Karena keduanya hadir dari Pabrikan Konsesi KTM yang belum pernah menang seri Race kering semenjak mereka turun kambeli di kelas MotoGP.

Cukup menarik melihat tidak ada satupun pembalap Honda yang torehkan Laptime sub 1:59, padahal jika dilihat dari kesiapan sepertinya Honda termasuk salah satu Pabrikan yang sudah menentukan arahan penggunaan Motor apa yang akan mereka gunakan di 2020 nanti . . Yes Baik Marc, Alex Marquez maupun Cal Crutchlow sudah tidak lagi banyak terlihat menggunakan motor dengan spek Lama ( Fairing lama )

Akhirnnya sesi Test Pra Msuim Sepang hari kedua berakhir dengan Tampilnya Kembali fabio uartararo Sebagai yang tercepat disusul Oleh Jack Miller dan Dani Pedrosa.

Taufik of BuitenZorg

MotoGP-IRTA-Test Sepang, 08/02/2020

1. Fabio Quartararo, Yamaha, 1:58,572 min
2. Jack Miller, Ducati, 1:58,641 min, + 0,069 sec
3. Dani Pedrosa, KTM, 1:58,662, + 0,090
4. Joan Mir, Suzuki, 1:58,731, + 0,159
5. Franco Morbidelli, Yamaha, 1:58,831, + 0,259
6. Maverick Viñales, Yamaha, 1:58,893, + 0,321
7. Alex Rins, Suzuki, 1:58,978, + 0,406
8. Pol Espargaró, KTM, 1:58,989, + 0,417
9. Marc Márquez, Honda, 1:59,097, + 0,525
10. Valentino Rossi, Yamaha, 1:59,116, + 0,544
11. Aleix Espargaró, Aprilia, 1:59,224, + 0,652
12. Cal Crutchlow, Honda, 1:59,247, + 0,675
13. Danilo Petrucci, Ducati, 1:59,257, + 0,685
14. Francesco Bagnaia, Ducati, 1:59,313, + 0,741
15. Andrea Dovizioso, Ducati, 1:59,342, + 0,770
16. Miguel Oliveira, KTM, 1:59,365, + 0,793
17. Alex Márquez, Honda, 1:59,661, + 1,089
18. Brad Binder, KTM, 1:59,780, + 1,208
19. Johann Zarco, Ducati, 1:59,825, + 1,253
20. Tito Rabat, Ducati, 2:00,189, + 1,617
21. Sylvain Guintoli, Suzuki, 2:0,286, + 1,714
22. Takaaki Nakagami, Honda, 2:00,347, + 1,775
23. Iker Lecuona, KTM, 2:00,396, + 1,824
24. Bradley Smith, Aprilia, 2:01,119, + 2,547

MotoGP-IRTA-Test Sepang, 07/02/2020

1. Fabio Quartararo, Yamaha, 1:58,945 min
2. Franco Morbidelli, Yamaha, 1:58,996 min, + 0,051 sec
3. Alex Rins, Suzuki, 1:59,195, + 0,250
4. Cal Crutchlow, Honda, 1:59,234, + 0,289
5. Jack Miller, Ducati, 1:59,236, + 0,291
6. Maverick Viñales, Yamaha, 1:59,367, + 0,422
7. Aleix Espargaró, Aprilia, 1:59,427, + 0,482
8. Pol Espargaró, KTM, 1:59,536, + 0,591
9. Joan Mir, Suzuki, 1:59,568, + 0,623
10. Valentino Rossi, Yamaha, 1:59,569, + 0,624
11. Andrea Dovizioso, Ducati, 1:59,666, + 0,721
12. Marc Márquez, Honda, 1:59,676, + 0,731
13. Alex Márquez, Honda, 1:59,918, + 0,973
14. Danilo Petrucci, Ducati, 1:59,939, + 0,944
15. Dani Pedrosa, KTM, 2:00,017, + 1,072
16. Miguel Oliveira, KTM, 2:00,131, + 1,186
17. Francesco Bagnaia, Ducati, 2:00,136, + 1,191
18. Sylvain Guintoli, Suzuki, 2:00,371, + 1,426
19. Johann Zarco, Ducati, 2:00,464, + 1,519
20. Iker Lecuona, KTM, 2:00,511, + 1,566
22. Brad Binder, KTM, 2:00,519, + 1,574
22. Tito Rabat, Ducati, 2:00,750, + 1,805
23. Takaaki Nakagami, Honda, 2:00,815, + 1,870
24. Katsuaki Nakasuga, Yamaha, 2:01,080, + 2,135
25. Kohta Nozane, Yamaha, 2:01,744, + 2,799
26. Lorenzo Savadori, Aprilia, 2:03,150, + 4,205

87 COMMENTS

    • Pgn bnget gue ketawa klau bca koment nyonya yoga ini wkwkwkkwk…. Apa yg bisa anda bangga kan dari jagoan mu yg trs di permalukan ingat jagoan anda udah berapa taun di pecundangin klau gue fans si biru lebih baik diem sblm race di mulai daripada koar” ujung”nya tetap pecundang xixixixixiiiiii….. Tabiat kaumbumidatar/zambanker😂😂😂

      Guest
  1. Petronas ya mesti kenceng donk…
    Kan ini disirkuit home race nya…
    Jangan2 uda disetring sama darno biar ga malu2in didepan pendukungnya sendiri…
    Asal jangan kayak race tahun kemarin ya disepang, f1/4 dapet pole sampai lepas visor helm tapi begitu race melempem semua pembalap petronas…

    Guest
    • Gk kaget sih gue yakin utk bisa bersaink dgn dovi pun sprtinya taun ini susah aplgi marquez liat aj gk sabar gue ngu race qatar pgn liat muka” blagu saat test wkwkwkwkwkk

      Guest
  2. Fix, ini settingan darmo biar semua seneng 😂😂

    Juara test, yamaka
    Juara dunia, ya honda
    Juara dua ya duka ati

    Semua senang 😁😁😁😁

    Guest
  3. Dari 2018 sejak RCV213 sudah bisa settle dengan bigbang akibat penyeragaman ECU dan penggunaan ban Michelin si semut cenderung menggunakan test pramusim seperti simulasi race. Tujuannya jelas mengumpulkan data terutama riset ban dan tentunya setup base
    Di 2018 pasca tes pramusim MM93 menyebut kata kunci untuk memenangkan race tergantung pada pace dan untuk mendapatkan pace didapat dengan mengenal karakter ban yang selalu berubah setiap tahun dan tentunya setup base. Siapa yang cepat akan 2 faktor tersebut maka peluang juara dunia akan jauh lebih besar.
    Pendekatan MM93 akhirnya dipakai juga oleh MV12 tahun kemarin tapi sayangnya sudah telat

    Guest
  4. Gak terlalu percaya dgn timesheet Sepang test ini,cukup tau aja
    Kalo test gini kan yg dikepoin printilan part baru yg terlihat,bukan capaian waktunya karena udah pasti ada yg disembunyikan sebagai strategi tim/pabrikan

    Guest
  5. Wah potensi M1 2020 lbh gahar nih. 4 pembalap bisa top 10 , topspeed nambah 5km/jam. Apa sudah setara honda ducati atau malah honda ducati naik lagi topspeednya neh.

    Guest
  6. smua rider yamaha, plus bbrapa rider sprti Crutchlow, alex marq, rins, membuat jumlah lap yg ckup bnyk dbnding yg lain (diatas 60 lap). dgn alokasi ban yg terbatas tntu mrka otomatis lbh bnyk merasakan penggunaan used tyre… dgn tujuannya masing2..

    Guest
  7. Jangan lupa kalau sirkuit Sepang itu menyembunyikan kekurangan motor…
    Kencang di Sepang belum tentu kencang di sirkuit lain…

    Guest
  8. Zarco lumayan konsisten juga..

    Dari kemaren beda 1 detikan terus dr Fabio..

    Ya kalo balapan 25 lap berarti beda finish nya ya sekebon lah..

    :mrgreen:

    Guest
  9. Dovi melempem ???

    wak kenapa Yamaha menggunakan Test Ride Japan 2 orang…?? Itu Test ride Yamaha pakai M1 atau ngetest YZR R1 ???

    Guest
  10. Time Sheet Test merupakan Potensi dr motor pabrikan itu sendiri…

    Fakta Test timesheet motor Yamaha sering membubukan waktu tercepat…membuktikan motor Yamaha punya potensi lebih tinggal kekonsistennya strategi dan mental saat Race Day…

    Guest
  11. Honda kaya MGP kaya Mercy F1 aja, di pra musim test sandbagging, sedangkan yamaha lebih mirip SF jagoan pra musim, giliran race melempem.

    Guest
  12. Rame beud tahun 2020 milik s8 no 20.
    Belum pernah juara seri sih, jadi blm terbukti. Jika Taro bisa juara di Qatar baru masuk hitungan Kalkulator

    Guest
  13. yamaha/ducati/honda/ktm pnya tim satelit malah yamaha turunin 2 tambahan tes tim.. kyaknya cma aprilia/suzuki yg gada tim satelit, malah aprilia cma 1 pembalap gegara ianone kena suspend.. suzuki cma ketambahan 1 test tim…
    nih sujuki melas bgt ya.. tpi klo dgn tim seadanya mreka bsa kompetitif malah hebat, ga sabar nunggu race

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.