TMCBLOG.com – Soal Rem belakang Alex Marquez sama seperti Abangnya. Yap Ini adalah sebuah kesimpulan sementara tmcblog terhadap apa yang hadir dalam Shakedown test dan juga hari pertama Sepang Test 2020 khusus buat Alex Marquez. Hal pertama Yang bisa tmcblog catat dari Alex Marquez adalah kayaknya Juara dunia Moto2 Tahun 2019 yang lalu ini nggak seperti perkiraan semula banyak orang dimana mungkin banyak yang menduga bahwa Alex Marquez akan kesulitan membangun chemistry dengan Honda RC213V terutama saat speknya sudah disamakan dengan besutan sang abang, Marc Marquez

Hal Kedua yang mau tmcblog share ke sobat sekalian adalah kesimpulan sementara bahwa Alex Marquez memiliki semacam pendekatan Pengereman yang memanfaatkan Roda belakang. Hal ini jelas sama dengan yang dilakukan Oleh Marc Marquez, entah ini memang talenta Alex Sendiri atau bisa jadi insight dari Abang Marc yang mungkin menyarankan Alex untuk lebih memanfaatkan roda belakang untuk membantu RC213V berpindah arah ( berbelok )

Yap kesimpulan sementara tmcblog ini tidak didasarkan pada data analisis telemetri, namun lebih ke fakta gambar gambar yang hadir dimana Pada saat test Pra-Musim sepang hari pertama, Honda RC213V yang dibesut Alex Marquez dibekali cakram belakang berventilasi dan memiliki caliper cooler khusus . . persis sama dengan yang digunakan Marc Marquez.

Kekepoan tmcblog ini lansgung tmcblog tanyakan kepada Alex Marquez saat media debrief di sore hari yang pada dasarnya Oleh Alex di Iyakan secara langsung dan ia menyatakan memang benar ia menggunakan  roda belakang untuk mengubah arah laju RC213V

Logikanya adalah ketika cakram lebih sering dan lebih dimanfaatkan oleh pembalap, maka Panas akibat Gesekan kampas Rem dengan metal disk/ Carbon akan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pembalap yang tidak terlalu memanfaatkan Rem belakang. Oleh karena itu Dibutuhkan Cakram yang memiliki daya disipasikan ( melepas ) panas lebih cepat. Dan salah satunya adalah mengunakan Ventilated Disk.

Kita pernah membahas secara mendalam soal Ventilated disk ini di mana Rotor Cakram rem belakang Yang dipakai di Motor Marc/ Alex marquez menggunakan dua bilah cakram yang dilekatkan namun dibagian tengahnya hadir rongga rongga . Desain ini akan berlaku seperti Kipas yang akan dapat membantu lebih cepat proses pendinginan cakram dan lebih progresif ketimbang cakram bolong bolong biasa

Hal Kedua Yang dipakai Oleh Alex Marquez adalah ada semacam Air Scoop yang mengarah tepat ke arah Kaliper rem. Tunnel Khusus yang terbuat dari bahan Carbon itu dibuat agar aliran udara  mengalir dan diarahkan ke bagian tengah dari Kaliper rem belakang. dan ini jelas akan membantu pendinginan dari Kaliper. Secara umum Sistem ini akan membantu pendinginan sistem pengereman secara total dan rotor cakram dan kalipernya itu sendiri secara khusus.

Taufik of BuitenZorg

32 COMMENTS

    • MOTOGP kumpule poro pembalap, Mm salah sijine pembalap, sales honda saiki podo KALAP, perkorone new nmax saiki fiture tambah lengkap..

      Guest
  1. Seperti gya yg memanfaatkan roda untuk membelokkan motor bukanlh gaya yang ‘dipaksakan’ oleh kakakny untuk alex marquez melain memang begitulh gayany. Sya bilang gitu krna sya perhatikan dia d moto2 juga menerapkan hal yg sama baik waktu mesin moto2 pkai basis cbr600rr maupun triumph musim lalu. Dan gaya ini lah yg menyebabkan dia ‘gagal’ waktu mesin moto2 masih d pasok honda karena karakter mesin moto2 lebih lembut baik torsi maupun powerny. Sdgkan ketika meain moto2 d suplai triumph yg lebih bertorsi dia tampil cemerlang krna dgn begitu dia lebih banyak pilihan race line dan sklupun melebar dri racing lain krn me slide kan ban blkg masih bisa merecovery berkat torsi lebih dri mesin. Gak harus mengalir layakny mesin cbr600

    Guest
    • Teori doang. Toni Elias, Stefan Bradl, Pol Espargaro juara dunia semua pakai cara masuk tikungan ini. Bukan soal lembut, memang kebutuhan mesin 4 tak multisilinder begitu, kecuali M1 yang sasisnya udah kelas wahid masuk tikungan masih bisa mulus tanpa harus geser roda belakang

      Guest
      • Semua sasis motor motogp punya kelebihan dan kekurangan masing – masing.
        Contoh ducati diklaim paling stabil dalam hal pengereman namun belum bisa mengakomodir cepatnya perpindahan dari satu belokan ke belokan lain karena kuatnya akselerasi yang berimbas top speed saat akan masuk area pengereman cenderung lebih tinggi dibanding motor lain, yang paling keliatan itu di trek A1 Ring.
        Yamaha cenderung lebih stabil masuk tikungan dan ditengah tikungan tapi belum tentu bisa gesar geser motor seenak jidat honda, karena kalo diperlakuin begitu motor malah bisa sliding berlebihan, baik depan maupun belakang.
        Honda motogp motor yang bisa dipush sampai melebihi limit motor itu sendiri, namun kekurangannya harus punya effort yang bagus juga untuk mengendalikan efek balik dari perlakuan itu, Lorenzo sendiri sebenarnya mulai paham bagaimana mengendarai motor Honda motogp dengan sangat cepat, namun ia belum bisa mengahandle efek balik dari perlakuan tersebut, karena terkendala tingkat fit yang masih sangat tidak bagus akibat cedera beruntun.
        Kalo saja Ducati bisa menyelesaikan masalah keseimbangan karakter sasis dengan segala kelebihan yang dimiliki, baik itu akselerasi yang kuat, pengereman bagus, invovasi yang berkelanjutan, bakal jadi motor yang susah dikalahkan di trek

        Guest
    • Jolor masuk Honda udh dlm kondisi cedera. Tes pramusim pun ga ikut. Ya wajar lah terseak seok. Buta urusan RCV.. Blm lg gaya balapnya sgt berbeda dgn pendevelop motornya yakni Mark.

      Guest
    • JL cedera pas masuk Honda (blm terlalu fit). Tes pramusim aja ga ikut krn cedera lg latihan trail. Buta total dgn mtr 2020 pas musim dimulai. Waras?

      Guest
  2. MOTOGP kumpule poro pembalap, Mm salah sijine pembalap, sales honda saiki podo KALAP, perkorone new nmax saiki fiture tambah lengkap

    Guest
  3. Mungkin kedepannya kalo rem belakang makin intens penggunaannya ukurannya bakal Segede yg depan dgn carbon ceramic dan kaliper 4 piston
    Sekali injek ngesot 😂

    Guest
  4. Kalo udah fasih,skill yg paling ultimate akan diajarkan yaitu “Marquez Save” entah dgn elbow atau shoulder,nunggu exp nya mencukupi 😁

    Guest
  5. Alex marquez munggah kelas nang kelas motogp, shakedow test dimulai bulan februari. Sales h penggawe nane cuma iri karo BC

    Guest
  6. Salut utk kejeliannya wak..walau ini baru sekedar analisa visual tapi cukup membuat kita2 yg awam jadi nambah pengetahuannya..
    Tetap semangat & sukses terus utk blog n vlognya👍👍

    Guest
  7. Ubek-ubek aja artikel Wak haji, ada kayaknya yang ngejelasin kenapa cakram belakang masih pakai baja, plus banyak ventilasi nya

    Guest
  8. Di moto2 alex merupakan pembalap yang ketika menikung itu terlalu “kasar”.
    Dalam artian menggunakan rear wheel stering (bener gak sih tulisannya wkwk) untuk menikung. Dari lap awal – pertengahan masih sih oke tp begitu lap lap akhir si alex sering drop karena kondisi ban belakangnya.
    Nah jadi penasaran ketika race di motogp nanti dia gimana dalam mengatur kondisi ban belakang 😁

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.