TMCBLOG.com – Ketika saya sedang mencoba menulis artikel mengenai fenomena switching Quartararo dengan Rossi, jurnalis senior Spanyol Manuel Pecino yang duduk persis di row depan saya membalikkan badannya dan menghampiri saya. Seakan ia ingin banget meluapkan apa yang ia ketahui hari itu setelah menemui Davide Brivio, manager team Suzuki Ecstar “Taufik, Brivio tadi dari mukanya terlihat agak kesal ketika saya temui, ia memberitahukan kepada saya bahwa ada satu teknisi Suzuki yang diambil alih oleh KTM per musim (2020) ini, pada dasarnya teknisi itu adalah teknisi Ohlins yang sebelum musim ini dedicated bekerja untuk Alex Rins dan Joan Mir.” Yap cukup berapi-api Manuel menceritakan kepada saya dan ini jelas adalah aksi ke sekian kalinya KTM yang mengincar banyak ahli-ahli teknis dari pabrikan lain untuk menyeberang ke pabrikan Austria ini.

“Stefan Piere itu menurut saya seperti singa buas yang banyak memangsa sana sini untuk memperkuat diri, dia seakan ingin meng-Ohlins-kan WP”. Wealah jadi begitu tho, dan ini jelas menarik dan logis sih. Suspensi adalah salah satu key point dalam setup motor prototipe MotoGP dan nama Ohlins adalah nama yang besar, melegenda dan tentu banyak sekali data soal setup suspensi di kelas para raja ini. So, dengan me-hire salah satu staff Ohlins untuk mengerjakan sektor suspensi dari KTM RC16 yang menggunakan WP Suspension menjadi salah satu jalan pintas menuju percepatan/akselerasi teknologi ini.

Selain soal suspensi, secara umum KTM di awal tahun 2020 ini sangat siap dan sangat berbeda dengan awal tahun 2019 yang lalu. Tahun ini mereka melakukan test dengan menggabungkan 6 pembalap yang mengumpulkan data untuk satu jenis/spec motor. KTM juga menghadirkan policy dimana satu musim mereka memberikan semua pembalap dengan mesin paling update yakni RC16 MY2020. Baik Rookie seperti Iker Lecuona dan juga Brad Binder maupun senior seperti sang dentist Miguel Olivera dan Pol Espargaro semua memperoleh kesempatan mencoba mesin 2020. Terlebih lagi mereka juga memperoleh back-up dua test rider penuh pengalaman Dani pedrosa dan Mika Kallio.

Yes, total ada 6 orang pembalap selama total 6 hari yang memberi masukan mulai Shakedown Test sampai test pra-musim di Sepang. Entah berapa banyak data telemetri berguna yang diperoleh dan siap diolah serta analisa oleh departement riset KTM. Dan satu lagi yang TMCBlog lihat menarik untuk disimak dari KTM adalah cepatnya mereka menurunkan parts baru dari rider senior (AceΒ Rider) ke pembalap Rookie sekalipun.

Ini lah yang TMCBlog lihat dengan mata kepala sendiri. Betapa ketika Pol Espargaro memperoleh update paket aero-wing terbaru yang terlihat sangat berbeda hanya berselang beberapa hari Iker Lecuona pun terlihat mencoba model aero-wing tersebut lengkap dengan detail gigitan ikan hiu pada edge dari front fairing tersebut. Sesuatu yang tidak mereka lakukan bahkan di tahun 2019 yang lalu ketika Tech3 KTM terlihat sangat terlambat kalau bicara soal update parts/development ketimbang Red Bull KTM Factory Team.

Kalau kita melihat dari kacamata teknis, secara jeroan mesin apa yang KTM telah bawa di Sepang test 2020 pekan lalu itu lumayan berbeda bila dibandingkan dengan terakhir kali mereka bawa di Valencia dan Jerez. Mesin V4 90 derajatnya memperoleh update sepanjang musim dingin dengan power maksimum yang dikail lebih tinggi menggunakan setup elektronik kembangan terbaru. Selain mengail power mesin, KTM mengklaim diri berhasil mengendalikan torsi baik yang positif saat berakselerasi maupun torsi negatif saat deselerasi.

Bagusnya potensi power dan torsi ini pun juga dibarengi dengan update versi ke sekian dari sasis steel beam yang mengantikan sasis steel trellis untuk musim 2020 ini. Sejauh ini frame ini terlihat bisa memberikan kombinasi yang cukup apik bagi kekakuan longitudinal yang berguna bagi stabilitas pengereman dan fleksibilitas lateral yang berguna saat menikung dengan sudut kemiringan. Pol pernah mengatakan saat sesi debrief bahwa bahwa dibandingkan dengan saat test Valencia atau Jerez, update sasis di Sepang kemarin memberikannya stabilitas lebih saat menikung sehingga tidak perlu mengurangi corner speed.

Pol Espargaro: “Kami belum pernah merasa sesiap ini dalam pengetesan khususnya di Malaysia. Kami super kompetitif sepanjang hari dan motornya juga terasa sangat baik, jujur saya terkesima. Adalah penting untuk melakukan balap yang bagus, namun juga penting untuk memulai test pra-musim dengan baik karena sampai kami hadir di Jerez, trek-trek itu sangat sulit bagi kami. Saya terkejut karena ini (Sepang) bukanlah trek yang mudah bagi kami, namun kekompetitifan ini berarti kami bisa lebih positif memulai musim ini. Motornya terlihat siap, walaupun tidak akan menghebohkan di Qatar, namun kami lebih percaya diri bahwa semuanya akan berjalan dengan Baik.”

Juga menarik ketika Pol sama sekali jarang mempermasalahkan ban belakang baru Michelin seperti yang selama test pra-musim Sepang selalu dibicarakan oleh pabrikan bermesin V4 yang lebih settle (mapan) terutama Ducati. Next kita akan bicarakan lagi pabrikan-pabrikan lain secara terpisah ya.

Taufik of BuitenZorg

91 COMMENTS

  1. smoga musim ini semua tim pabrikan sangat kompetitif sehingga kita yg nonton ga bosan liat itu lagi itu lagi yg podium

    saya sebagai penonton biasa yg tdk mendukung tim manapun bosan skali rasanya klo nonton trs yg finish itu itu aja, pengen banget liat pabrikan lain bisa jga kek aprilia sama ktm gtu..

    ya smoga mereka 2 itu bisa lebih mengancam lagi musim ini

    Guest
  2. Redbull duitnya nggak berseri,kalo tetep gak ada hasil bisa makin kegerahan dan pidah ke sayap,makanya sama KTM dikebut kayak proyek Roro Jonggrang
    Karena Redbull juga pengen ada dibarisan depan kayak Petronas dan Mission winnow yg selain kompetitif di F1 juga di MotoGP,masa Redbull ada dibarisan belakang terus,, gengsi dong

    Guest
    • Kebut dari sisi teknis itu gampang apalagi dengan bekingan sponsor raksasa, Suzuki dan Aprilia yang bisa dibilang dana sendiri aja udah kasih bukti. Yang susah adalah dapetin pembalap yang bisa bawa motor itu ke barisan depan, bahkan sekelas Ducati aja mentok2 cuma dapet pembalap alakadarnya, sekalipun dapet pembalap bagus malah gak bisa pelihara. Iannone dibuang cuma karena sradak sruduk padahal kemenangan pertama Ducati dia yang raih, Lorenzo di usir halus padahal dia yang bikin desmo lebih jinak, tangki dia aja akhirnya dipakai semua pembalap sekarang. Helooow Dovi ngapain aja disono 4 tahun sebelum Lorenzo dateng? Baru kompetitif juga setelah kedatangan Lorenzo. Bukti kuat bahwa ngejar ketertinggalan dari sisi teknis itu mudah, yang susah adalah dapetin pembalapnya.

      Guest
  3. KTM sedang mempersiapkan baik aspek teknis dan non teknisnya untuk mencaplok target utama mereka; Marc Marquez.
    Hidden agenda Red Bull feat Florentino Perez, eh Stefan Pierer.

    kaliiii

    Guest
        • Yg gw benci *FR khususnya yg fanatik mas bukan Fby,, mana pernah ane bc Y ato counter attack FBY,,
          FBR itu bukan hanya fans yahama tpi fans fanatik yg udah salah kaprah
          Yg sudah mendewakan Rossi secara berlebihan macam si mba yoga, enginering muda dll munkin

          Guest
        • Baca komentar gw baik2 mas,,, truss lu liat komentar gw yg lama,,

          Inget yee ga semua FBY itu FBR tpi fans paduka sudah pasti hampir FBY sekalipun pernah di H

          Guest
        • Entah berapa juta euro yg sudah dihabiskan KTM, tp cepat atau lambat pasti mereka bakal kencang. KTM ini bukan tim kaleng2. Dan kalo sudah begini asal nemu rider yg cocok bukan mustahil bisa jurdun.
          Dengan dana gede dari Red Bull ga ada lagi halangan bajak pembalap top dgn gaji fantastis.

          Red Bull kalo udah punya hajat ngeri.
          Berkaca ke Red Bull racing F1 (dulunya Jaguar racing), STR, RB Leipzig, RB Salzburg, dll.

          Guest
        • SMOKE ,, semacam ngeri ngeri sedap kalo redbull udah berkehendak ,,, jadi inget redbull racing dulunya cuma tim penggembira sekarang udah kesetanan larinya bahkan bisa menang dari ferarri dan mercedes di beberapa sektor ,,,, anyway udah gak sabar nonton F1 T_T

          Guest
    • Iya pembalap V4 pada protes, marquez sendiri bilang ke media itu ban bener bener beda dibanding musim lalu. Saat ini disepang mungkin masih bisa dia handle tp begitu ketemu dengan sirkuit karakteristik lain bisa jadi masalah besar.
      Malah orang ducati ada yang terang terangan bilang ini ban yang dibuat khusus buat mesin inline terutama yamaha

      Guest
    • Giliran ban belakang dirasa tak bersahabat ama Markeset, mengeluh.
      Nanti kalau yang lain bilang gitu, dibilang skill ampas. Hadeh.
      Itu liat sembalap Sijuki biarpun harus balapan ama front-end medioker, tetap balapan dan colong dua podium.

      Guest
      • Udah watak seorang so called juara, semua harus sesuai sama mau dia. Rossi dulu juga gitu, malah dia dikit2 koar2 di media kalau gak keturutan, makanya dapet gelar drama queen. Stoner pun gitu kalau dia lebih concern ke safety sampai2 nonjok De Puniet cuma karena di blok jalurnya atau disalip pas yellow flag (kalau gak salah inget). Lorenzo pun sama selalu nuntut Yamaha buat pikirin masukannya. Pokoknya kalau ada pembalap udah merasa dirinya juara, apapun harus sesuai sama kemauan dia.

        Tentang Michelin, pecinta teori konspirasi gak bikin teori kalau Dorna nyetting mesin inline juara dunia 2020 nih?

        Guest
        • kalo hodna Marquez juara fix settingan,kalo yg lain juara wajar

          itu kan formula mereka

          ___
          kalo gak salah jaman Bridgestone dulu juga sempet dijelek-jelekin Lorenzo

          Guest
  4. ktm ready banget buat 2020 di segala aspek, dani kalo turun wildcard prediksi mah bisa top ten,

    ktm kompetitif > sponsor nambah > menarik perhatian marc

    Guest
    • Diatas Yamaha Pol Espargaro cuma pembalap 5-15 besar, dengan KTM itungannya kalau dia bisa 5-15 besar juga makan ditangan pembalap alien bakal jadi motor top five. Gw yakin Marquez atau Lorenzo kalau masih sehat naik KTM juga sanggup juara seri. Pembalap2 pabrikan lapis 2 (Suzuki, Aprilia, KTM) bukan alien. Kalau aja kita taruh Marquez di salah satu dari 3 pabrikan itu, motornya bakalan bisa menang dan seolah motor champion. Rins aja yang angin2an di kelas kecil sanggup menang, apalagi yang skill udah proven macam Marquez. Khusus Suzuki, gw rasa udah setara sama 3 pabrikan atas, cuma kalah di pembalap aja sih.

      Guest
      • Setuju sih…
        Th 2020 ini bisa dibilang gap antar pabrikan tidak jomplang bngt,dilihat dr test sepang kmrn, yg bikin pembeda pabrikan 1 dgn lainnya untuk bisa juara dunia ya memang pembalapnya,pembalap2 “alien” memang punya kans lebih besar juara dunia, tp sy sih berharap tahun ini Rins juara dunia 😁

        Guest
      • bener setuju ama analisanya, andai daped mau race lagi dan konsisten bisa aja world champ, sayang udh bukan eranya dia

        btw ane feeling vinales yg bakal sangar tahun ini sama rins

        Guest
  5. ego KTM agak diredam dgn mengganti trellis jadi doublebeam, walaupun tetep steel bukan aluminium
    next WP rasa Ohlins

    Guest
  6. Wak menarik soal ban belakang baru nih, kapan2 boleh di ulas sesuai keluhan beberapa rider dan kenapa ada yg bilang lebih cocok ke mesin inline

    Guest
    • Iya…. Knapa juga ban merk tertentu? Sapa yg tentukan? Kudunya kan bebas for the sake of kreatifitas?….. Betoellll…….???

      Guest
      • Ntar ada Ban ghaib Ngamuk2 lu .

        Gak Pake Ban Ghaib ajh Bisa dibabat abis Satu Pabrikan Doang

        Lagian Ini Kan Acaranya Dorna Dia Sbg Penyelenggara Ya Mikir Untung Rugi

        Ibaratnya Ini Event swasta Bukan Pake Duit Negara ! Jadi Gak Ada Yg bisa Nuntut Aturan Yg Udh Di Buat oleh penyelenggara Silahkan Terima Atau Mundur !

        Guest
  7. Liat KTM progress cepet gini Zarco nyesel gak ya? Secara dia yang paling vokal sampai bilang shit chasis, shit engine, shit power delivery. Terlebih Zarco batal dapet RC213V malah cuma dapet Desmosedici GP19. Memang itu motor masih bisa menang, tapi gw sanksi kalau kualitasnya bakal 100% identik sama yang dipakai Dovi musim lalu, minimal girboksnya pakai tipe standar, yang kata Bautista cuma ada di tim pabrikan.

    Guest
    • Jarko ini pembalap kapitalis-anarkis. Dia tahu kalau dia punya nilai jual yg cuma setingkat di bawah Lorenjong. Berontak ini itu karena ya bawaan mantan juara moto2. DORNA ngikutin maunya dia drpd penonton Prancis sepi bosque. FQ20? Dia lebih Spanyol drpd Daped.

      Guest
  8. Auto nyesel nih zarco.. disepang kemarin juga dia diluar 10 besar..kita tunggu aja di seri perdana..avintia ducati vs redbull ktm siapa finish terbaik..

    Guest
    • Itulah kenapa kita harus sabar menerima keadaan, jangan cepat putus asa dan ambil keputusan. Zarco jadi pelajaran bahwa sukses gak bisa instan. Ngarepin dapet RC213V karena tau Lorenzo lagi dipaksa pensiun malah zonk, akhirnya susah sendiri. Sekarang jangankan dapet RC ori, KW nya aja nolak, terima nasib dapet Desmosedici bekas yang susah dibawa menang tapi harus dia naiki 6 seri kalau bagus baru dikasih GP20. Kalau enggak?

      Guest
      • Bersyukur bro….. Sabar saza ga cukup. Itulah pentingnya belajar kehidupan. Nikmat gak selalu yg enak enak. Yang baik menurut kita belum tentu baik bagi kita. Allah SWT maha tahu.

        Guest
  9. Beda wak, pabrikan V4 yg udah mapan udah biasa ama konsistensi yg seperti KTM sekarang, jadi ada hal negatif dikit mereka langsung respon. Kalau KTM mereka kan baru dan ancur ancuran musim musim sebelumnya, jadi kalau ada improve ya mereka akan lebih heboh.. JM2C hehhe

    Guest
  10. Berikutnya rombongan engineers dari Suter yang kena bajak, untuk men-deltabox-kan kandang ayam, ini bagian tersulit.

    Karena kandang ayam tetaplah kandang ayam.. begitu kata Mbah Darmo πŸ˜πŸ˜†πŸ˜

    Guest
  11. Mereka Mengambil teknisi Ohlins Untuk nangani WP ? Harusnya Suspensi WP dan Ohlins Punya Perbedaan Disisi Konstruksinya Yg harusnya Ketika Set up data Ohlins Di Pake Ke WP belum Tentu cocok dan bagus

    Guest
  12. strategi caplok sana sininya Stefan Piere wlpn terlihat gak etis tapi sepertinya efektif buat tim yg lagi ngejar ketertinggalan dan sudah mulai terlihat hasilnya

    Guest
  13. Ngekor jalan sulit (mahal) yang ditempuh HRC tahun 2016, akankah mereka mendapatkan juara seri dari keempat pembalapnya bahkan memecahkan rekor HRC dengan 5 pembalap (+Pedrosa) sebagai juara seri?

    Guest
  14. kalo ktm bisa banyak masukin pembalap ke papan tengah, dan bahkan bisa bersaing di 7 besar, wah… paduka zarco gimana perasaannya?

    Guest
  15. Hiya hiyaa
    Klo gk salah dulu pernah bilang klo kekeuh ttp mengawinkan sasis tralis sama suspensi wp ya? Setelah sasisnya di rombak sekarang suspensinya juga, awokawokawok
    Ya gimana lagi, harus mau nerima perubahan klo mau bisa bersaing, apalagi si sponsor redbull juga pasti pengen ke shoot camera

    Guest
  16. Ah tenang, masih pramusim, semua pembalap belum fullpush motornya, tentu tekanan test pramusim sama balapan beda jauh, ntar kalo udah free practice race resmi baru deh bisa nebak nebak, yang penting pramusim itu tau karakter motor dan supporting terbarunya, macem engine, chassis, tire and aerokits yang dipakai plus setingan elektroniknya kayak apa. Baru deh kalo udah tau semua push seoptimal mungkin sampe batas maksimal motornya.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.