TMCBLOG.com – Honda ADV 150 dengan bore-up kit 180 cc, tenaga bisa naik hingga 72%. Yes bro, Honda ADV 150 yang memperoleh custom performa mesin dan ketika di AJM Dyno Tuning tenaganya sanggup melonjak banyak banget. Saat pertama kali datang ke AJM Dyno dengan spek standar keluaran diler 149 cc, Honda ADV 150 menunjukan power hasil pengukuran dyno sebesar 9,1 hp saja dengan torsi maksimum On Wheel (di Roda) 136 lb ft. Bagaimana setelah dikasih paket bore-up 180 cc?

Menurut mas Imam Budiarjo dari segi parts yang diubah adalah silinder BRT, piston ceramic forged dengan ukuran bore 63 mm, camshaft T1 dan ECU Juken 5. Sementara itu bagian kepala silinder, klep serta per klep masih menggunakan part standar motor, injector juga masih standar, juga sistem pendinginnya pun masih standar pabrik. Setelah semua parts dipasang, dipakai oli Repsol full synthetic, AJM Dyno melakukan fine tuning di atas mesin dyno.

Dan di awal pengetesan mereka baru berani main sampai 6000 rpm saat AFR masih 16:1. Dalam keadaan ini saja, power maksimum sudah melonjak sampai 13,7 hp dan torsi maksimum On Wheel 192,9 lb ft. Yap tidak bisa langsung plug and play full gas, harus ada penyesuaian sob. Patut dicatat Torsi On Wheel beda dengan Torsi On Crank dimana Torsi On Crank biasannya nilanya lebih kecil lagi

Setelah 12 kali setting memperoleh fine tuning diperoleh angka AFR sampai 14:1 dan setelah itu barulah bisa dilakukan proses wide open throttle sampai 8000 rpm dan akhirnya hadir angka yang cukup tinggi didapat, yakni power maksimum 15,7 hp dan Torsi maksimum 203 lb ft. Ini artinya tenaga yang terukur di roda belakang setelah mengalami update bore-up kit 180 cc dan fine tuning adalah sektar 72 %. . .

Oh ya untuk knalpot ada perubahan jeroan dalam, namun diusahakan suara dan tampilan masih seperti knalpot standar. Mas Imam menambahkan bahwa sampai peningkatan ini tidak diperlukan pergantian injector karena duty cycle masih berada di angka 80% bahkan ketika dipaksa meraung sampai 9.000 rpm. Wah tertarik nggak sob? Silahkan sambangi aja AJM Dyno Tuning karena katanya masih ada paket promo biaya jasa fine tuning dan Dyno-nya lho. Untuk paket bore-up kit 180/183 cc ini total biaya yang dibutuhkan adalah 5 juta rupiah termasuk jasa fine tuning dan Dyno test.

Taufik of BuitenZorg

94 COMMENTS

    • Error yang muncul adalah P0335 artinya ada gangguan (CPS). Yamaha terbaru ini sudah OBD tipe 2. Berbeda dgn yang lama pakai OBD1 krn all New menggunakan SGCU. Sekadar informasi, all new yamaha ini telah mengadopsi on board diagnosis (OBD generasi 2) yang hanya bisa dibaca oleh Yamaha Diagnostic Tool (YDT) versi tiga. YDT II tidak bisa membaca semua data NMax baru, hanya sebagian. Tapi kalau NMax lama bisa tetap terbaca oleh YDT III. Kalau NMax baru dibacanya pakai YDT terbaca cuma sebagian, logikanya namanya SGCU baru pasti lebih kompleks, YDT III memiliki akses khusus. โ€œSistemnya (YDT III) diproteksi dan saat dia terkoneksi sudah terhubung dengan internet, jadi laptop ini akan memberikan notifikasi ke server,โ€ tambahnya.

      Guest
      • yakin boy? LOL.. kebanyakan yg make cb,cbr, sonic sudah porting polish dan tune up. otomatis Bensin di Borosin. tp masih wajar borosnya.. walau di borosin jg masih sepantar sama kompetitor iritnya.. Jgn asal cuap

        Guest
        • Coba dihitung berapa persen pengguna cb cbr sonic (motor kentjang honda) yg di modif mesinnye??? Bandingin sma yang masih standaran banyakan mana.

          Guest
      • belum pernah liat anak2 Herex jogja dengan GL seriesnya bisa nampolin RX king ya? irit belum tentu lemot ekekekek

        Guest
    • Lhoo… Kok sm? Kn katany 4 Klep Dewa tu? ๐Ÿค”
      Tp g bkin sensor2 double error kn?

      Kaborrr ah… Iso d sawat ambek 3 buah Silidner Ayla ๐Ÿ˜ต๐Ÿฅต๐Ÿคฃ

      Guest
      • 4 klep ukuran imut memang gimmick. apalagi cuma 1 noken as… padahal pake 2 klep ukuran lebar aja Evisiensi volumetrik udah pas. ekekekekek

        Guest
      • Kalo dibilang Gimmick…..ngga juga kok bro. Sekarang harus dipastikan dahulu apakah Mas bro mengerti dan paham konsep VVA itu apa atau tidak? Takutnya karena Mas bro kurang paham mengenai VVA sehingga malah salah paham.

        Nah menurut Mas bro, konsep VVA itu apa sih?

        Guest
    • Ya pasti bakalan pelan2 lah, mank kalo lagi di daerah pemukiman, mau ga pelan2? Mau masuk rumah dan pintu pagar belum dibuka, mau langsung looosss kabeh gara2 ga pelan2?

      Aya2 wae buntelan kentut

      Guest
  1. Menarik
    tapi menurut saya, minimal harus upgrade 1 part penting lainnya
    Yaitu, peranti rem.
    Sebab, beberapa kali punya merk tersebut ๐Ÿค rem nya serasa kurang. Itupun mesin standar, gimana kalo dah kenceng?
    Hiiรญi….. ๐Ÿ˜ซ

    Guest
  2. Torsinya direvisi wak..
    Bisa njepak njeplak n kebalik itu motor tiap putar gas ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ maburrr

    Guest
  3. Sakno konsumen ADv, wis motor overprice ( larang dhewe)tetep kudu nambah 5 juto gawe upgrade power nggawe FORGED PISTON, Ktemune wis 40jutoan.

    Guest
  4. Cc naik 20% ,tenaga naik 70% ? Istimiwir, tentunya bnyk penyesuaian,tp harga 5jt murah sih kalo naiknya bener segitu. Kalo ane beli verza bekas,lalu beli paket boreup gorilla BRT

    Guest
  5. Anjir…hanya dgn 5jt kita dapat extra tenaga 72%… edaaaaaan…
    Gw yang udh abis hampir 7jt buat namex gw aja baru dapat 30%,itupun masih banyak kendala sana sini,itu blm termasuk biaya order knalpot khusus karena harus ganti knlapot racing…

    Guest
    • ya itu tergantung yg nangani coba mas nya ke situ …
      5 juta bisa buat jjengat jengat…
      nmax standar + 5 juta udah dpt dr lebih dr pada beli adv standar ting2.๐Ÿ˜‚

      Guest
    • setiap dyno dan kondisi itu berbeda beda dan dyno bisa di kalibrasi…

      realnya dilapangan tetep ditinggal sekebon..apa kamu gak sadar…๐Ÿ˜‚

      Guest
      • Yups…..setuju dengan bro Hono.

        Bro Hamon bisa cek data tesnya

        PCX 150
        0-60 km/j: 5,2 detik
        0-80 km/j: 9,4 detik
        0-100 km/j:17,2 detik
        0-100 m: 7,8 detik (@73,9 km/j)
        0-201 m: 12,3 detik (@88,9 km/j)
        0-402 m: 19,7 detik (@103,9 km/j)
        Top speed di spidometer: 118 km/
        Top speed di Racelogic: 111,2 km/j

        ADV150
        0-60 km/j: 5,4 detik
        0-80 km/j: 10,5 detik
        0-100 km/j: 19,8 detik
        0-100 m: 7,8 detik (@70,8 km/j)
        0-201 m: 12,4 detik (@85,9 km/j)
        0-402 m: 20,1 detik (@100,3 km/j)
        Top speed di spidometer: 117 km/j
        Top speed di Racelogic: 111 km/j

        ADV adu dengan PCX aja masih lebih lambat. Gimana diadu dengan Aerox?

        Yamaha Aerox 155

        0-60 km/jam : 5,4 detik
        0-80 km/jam : 9,4 detik
        0-100 km/jam : 16,7 detik
        0-100 meter : 7,9 detik (@73,8 km/jam)
        0-201 meter : 12,3 detik (@90,1 km/jam)
        0-402 meter : 19,6 detik (@105,5 km/jam)
        Topspeed Speedometer : 122 km/jam
        Topspeed Racelogic : 118,2 km/jam

        Selisih top speed antara Aerox dengan ADV adalah 7,2 KPJ. Menurut ente sedikit? Kita bongkar lagi, 7200 meter / 3600 detik = 2 meter per detik.

        Artinya, dalam 1 detik, Aerox 2 meter di depan ADV.
        10 detik ya 20 meter
        20 detik ya 40 meter

        Makin lama ya ditinggal sekebon dah.

        Guest
  6. Btw, powerloss gede jg ya 5hp, apakah nmax jg kisaran segitu? Tentu bisa jd indikasi cvt mana yg lebih baik, yakni yg paling kecil turunnya dr on crank ke on wheel

    Guest
    • Buat tahu, harus dari mesin dyno dari lokasi yang sama karena beda mesin dyno aja sudah beda kalibrasinya. Yang merk mesin dynonya sama aja kadang kalibrasinya bisa beda.

      Guest
    • Mirip2 10hpan sih
      Dulu pernah ada yg dyno 4 motor matik 150cc,malah paling besar tenaganya pcx, tpi torsi besar yamaha
      Mirip2 sih, sekitaran 10hpan, torsi 11-12Nm

      Guest
  7. “untuk knalpot ada perubahan jeroan dalam”
    bobok lah ya, ilangin satu sekat biar lebih lancar tapi jarang ada yang mau ngilangin 1 sekat. biasanya akan langsung buang semua sekat dan corong kawat nyamuk palingan panjangnya 30cm.

    “sampai peningkatan ini tidak diperlukan pergantian injector”
    Kebantu sama Camshaft dan ECU BRT nya yang bikin kucuran bahan bakar jadi lebih banyak.

    Guest
  8. kalo ada yang mau bore up begini, jangan lupa untuk mengganti oli mesin lebih cepat dari biasanya. Misal biasanya di 3000km, ini ganti di 2000km. Selain itu kalo sudah berpendingin cairan, pakai cairan radiatornya dari Prestone. Cari yang harus mix sendiri, campuran 80% Prestone dan 20% air suling atau air mineral. Atau kalo ada budget lebih, pakai yang merk Engine Ice.

    btw2 tim 53hw07 kok masih berkeliaran ya di tahun 2020?

    Guest
  9. Tolong jelaskan yang paham, saya newbie masalah mesin. Ambil contoh satu merek saja ya, kenapa kok mesin CBR 150R punya power maksimum lebih besar yakni 17,1 PS, kok ini ADV power maksimum cuma 9,1 HP ya? Memang sih beda genre, tapi apa mungkin bisa sampai sejauh itu perbedaannya? Atau selisih antara PS dan HP memang jauh?

    Guest
    • Itu 9 hp tuh BHP (Brake Horse Power) sudah dikurangi dengan tenaga yang hilang di transmisi serta bobot kendaraan sedangkan angka 17 PS tuh angka yang ada di dalam mesin bukan angka yang menunjukkan tenaga di roda (belum di kurangi) dan CVT paling besar tenaga yang hilang sekitar 30% sedangkan rantai hanya 5%

      Guest
  10. Emang sebelah 13whp yak?
    Kalau d dyno iu matik 150cc beti tenaganya 10hpan,torsi 11-12nm udh pernah ada yg dyno 4 motor, pcx, adv, nmax, aerox d mesin dyno yg sma

    Guest
  11. Mas David ; utk cbr 17.1 ps itu on crank blm ke roda klo adv 9.1 hp on wheel, utk hp vs ps itu satuan tenaga kok, ada converter online di google.

    Guest
  12. Mesin ngahaem di bore up…?

    .
    Yang punya apa gak berdebar debar.
    Dengar hal ini aja hati ini jd dag dig dug..
    ..
    .

    Ngeri ambroll๐Ÿ˜

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.