TMCBLOG.com – Rambut adalah Kunci Kepercayaan Aprilia terhadap Andrea Iannone. Ini bukan karena rambut Andrea Iannone yang tertata rapi Khas Foto Model, Namun Struktur detail fisiologis dan morfologi rambut Iannone yang menjadi penguat pembelaan fihak Iannone Bahwa Doping AAS hadir dalam tubuhnya bukan karena kesengajaan untuk memakainya seperti yang terbukti pada dua kali pengetesan menggunakan metoda Kromatografi Sampel Urine.

Kepada Jurnalis di Saat Sepang test, Massimo Rivola Berkata “Saya bahkan tidak mempertimbangkan bahwa ia ( Iannone) tidak akan berada di sini (bersama Aprilia) selama musim penuh; Saya punya alasan bagus untuk itu. Ia telah memperlihatkan analisa rambut dan Negatif Untuk Lima bulan Ke belakang mulai september (2019). “

Menurut Rivola, Iannone Telah berani melakukan pengetesan yang menurutnya lebih punya kekakuratan ” Tidak semua atlit berani mempersilahkan diri mereka melakukan test seperti ini karena (test ini) akan memperlihatkan semua hal, jadi ini adalah sebuah Tanda Tanda yang bagus dari dirinya . Mungkin atlit dan orang orang bisa berbohong, namun hasil pengetesan ini (rambut ) tidak akan bisa berbohong. Pada regulasi Anti doping, mereka hanya mengunakan analisis Urine ( air seni ), namun itu karena (metoda tersebut) lebih cepat dan lebih murah “

Hair Follicle Drug Test

Kemungkinan metoda yang digunakan Oleh Iannone adalah test Yang dinamakan Hair Follicle Drug Test. dan yang menarik adalah, Pengetesan dengan metoda ini bisa mendeteksi penggunaan Drug/ Doping menggunakan Sample Rambut sampai 90 Hari setelah penggunaan. Yoi Cukup Lama sob. Namun memang metoda analisis Rambut ini belum diakui dan digunakan oleh Komite olahraga seperti misalnya FIM atau Komite Olimpiade. Walaupun sebenarnya Metoda ini sudah diterima di sebagian besar pengadilan

Meskipun tes ini disebut uji folikel ( batang) rambut, sebenarnya bukan akar dari Rambut itu sendiri yang diuji, tetapi satu setengah inci pertama pertumbuhan dari pangkal rambut. Tes ini berfungsi untuk mendeteksi obat / doping yang diminum dalam 90 hari terakhir karena ketika seseorang menelan obat, maka unsur kimia dalam obat akan masuk ke dalam aliran darah sementara tubuh secara bersamaan memetabolisme obat tersebut, menyebabkan metabolit-metabolit tersebut juga bersirkulasi melalui darah.

Terlebih lagi karena darah akan memberi asupan ‘makanan’ kepada folikel rambut mereka, segala obat yang dicerna dan metabolitnya pun otomatis akan tersimpan ke dalam folikel rambut mereka Tepatnya pada Follicle bagian MEDULLA ( simak Foto di atas) di mana metabolit ini akan tetap tinggal sampai rambut keluar dari folikel. Patut dicatat rambut disini tidak hanya bisa ambil dari kepala, bisa jadi juga dari Ketiak atau bahkan (maaf) Pubic.

Sampai saat ini Pihak Pengadilan FIM masih belum memutuskan perihal pembelaan Iannone terakhir Yang menggunakan alat bukti proses pengetesan menggunakan Rambut. Masih ada kemungkinan FIM akan kembali menolaknya dengan alasan bahwa Proses Pengujian yang dilakukan menggunakan Rambut tersebut dilakukan Oleh Pihak terdakwa, jadi Bukan dilakukan oleh Badan Independent dan Profesional yang ditunjuk oleh pengadilan. Dan Jika pun tidak bisa diterima maka Iannone terancam hukuman Maksimal 4 Tahun Pembekuan kegiatan Racing.

Saat ini Aprilia diketahui tidak memiliki Plan B apabila Iannone jadi benar di-skors. Jika memang hanya 1 sampai 2 race awal, Massimo Rivola Pernah mengatakan bahwa Bradley Smith akan mengambil alih posisi Iannone. Namun apabila lebih dari dua race atau bahkan sampai dibekukan setahun atau lebih maka Aprilia menurut Rivola Harus memikirkan Solusi lain selain mengahdirkan Bradley Smith. Loh Kenapa? Menurut Rivola setelah melihat saat Wild Card, Smith tidaklah dalam skala dan level yang bisa sangat Cepat di MotoGP. Menurut Rovola ada switch mental dalam diri Smith saat menjadi test Rider sehingga sulit baginya untuk kembali meraih Race Pace sesuai level MotoGP. . . . jadi siapa Dong ? Rossi ?

Taufik of BuitenZorg

42 COMMENTS

    • Valentino Rossi memulai debutnya bersama tim Scuderia AGV Aprilia. Bersama tunggangan Aprilia RS 125 ini, ia berhasil melakukan debut dengan menutup poin di posisi 9 klasemen akhir MotoGP kelas 125 cc pada 1996.

      Guest
    • Setuju karena mengingat kedekatan antara rossi dengan aprilia. Tapi level kompetitif rossi dengan perpindahan team dan motor baru yg patut di pertanyakan. Apakah dia cukup waktu dan tenaga untuk beradaptasi. Apalagi rossi kenalnya “karburator” bukan “ECU”. Apakah aprilia cukup sabar.
      Gue lebih berharap lahir VR46 Sky Team dengan motor antara yamaha dan aprilia.

      Guest
  1. Karier cerah Valentino Rossi semakin terlihat saat ia pindah ke Tim Nastro Azzuro Aprilia pada 1997. Ia berhasil menyabet gelar pertamanya di kelas 125 cc dengan memenangi 11 Grand Prix.

    Guest
  2. Valentino Rossi pun naik kelas menggunakan motor Aprilia 250 cc. Bersama tim Nastro Azzuro, Rossi menyabet gelar keduanya pada 1999 untuk kelas 250 cc.

    Guest
  3. Di musim berikutnya, masih bersama tim Nastro Azzuro Honda, Rossi naik kelas dengan menggunakan Honda NSR500, di musim pertama ia finish di bawah Kenny Roberts Jr. yang menjadi jawara.

    Guest
  4. Namun cukup waktu satu tahun bagi Rossi untuk menyabet gelar ketiganya pada musim 2001

    Guest
  5. Nanti dibilang g bisa belok loh .. lawong yg katanya motor ternyaman aja dibilang masih spin mulu .. padahal dukduk udah bilang kalau ban yg dibuat micin itu menguntungkan motor nyaman hemm

    Guest
  6. Lagian naik M1 aja Smith cuma balapan bareng CRT, apalagi naik motor pabrikan lapis 3. Soal tes rambut, gw pernah baca penelitian yang kalau (maaf kata) orang kelebihan dht maka orang jadi cepet botak, dht terjadi karena testosteron terlalu banyak, penyebab utamanya adalah sexdrive yg terlalu rapat alias sering atau kalau pria single kebanyakan (maaf yaaaaa) mainan batang persneling wkwk dan kalau pengen berhenti rontok maka dalam minimal 3 bulan harus terapi hormon buat turunin testosteron biar ga jadi dht kemudian diserap akar rambut baru ntar keliatan perubahannya karena rambut baru ga kena dht, kalau dalam 3 bulan ga ada perubahan dokter baru nyaranin implan rambut, cuma mana tahan sih ga nyalurin hasrat 3 bulan wkwk. Jadi pembelaan Iannone memang akurat kalau memang ga sengaja, karena kalau sengaja pasti bakal ada kandungan doping di rambutnya dengan asumsi Iannone makai doping rutin. Rambut itu macam pohon, dia nyerap apa aja yg di darah sama kaya akar pohon nyerap apa aja di tanah. Kalau urin kan sifatnya temporer, cuma akurat sampai seminggu doang kalo ga salah inget ya

    Guest
  7. Tim Nastro Azzuro bangkit dari kubur Wak?

    Karena kalau tim kerajaan langit gak mungkin lah, ceknya belum dicairkan bank bni

    Guest
  8. Lagian udah lama absen gak naik motor prototipe yakin bisa balikin Pace dia seperti semula?
    Kalo Stoner sih gak usah ditanya,muterin beberapa lap juga udah dapat Pace kenceng lagi,tapi kalo pembalap lain yg lama absen,hmmm

    Guest
  9. masalahnha apa Iannone harus pakai dopping ??? apakah lg sakit / sehat
    kalau masalah untuk kr sakit yaa diringankan iannone
    lebih baik penggunaan doping dilongarkan dengan kadar persentase brpa persen dgn alasan penggunaan alasan tertentu…(dan juga untuk kesehatan rider trhdap ketergantungan doping) ..imho

    jd ingat kasus kesakitan c.stoner ..apakah stoner benar2 tidak menggunakan doping saat race brlangsung ??

    Guest
  10. Bener kata Wak haji…di beberapa kasus, hasil pemeriksaan rambut yg menyangkut soal hukum sdh diakui di pengadilan…Krn rambut bisa menyimpan “memori” keadaan kita selama 3-6 bulan ke belakang…seharusnya ini jadi pertimbangan Dorna juga ya…ditempat saya kerja aja untuk menguatkan hasil pemeriksaan selalu dipakai sample rambut, setelah urine dan darah…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.