TMCBLOG.com – Kita telah mengebnathui Bahwa Duo SUzuki Alex Rins dan Joan Mir Hadir menjadi dua pebalap tercepat DI Hari pertama Test Pra Musim Qatar 2020. Namun setelah itu tmcblog mencari informasi lebih mengenai apa Yang sebenarnya terjadi terlepas dari One Shot Fast Lap. Tmcblog melihatΒ  di data Laptime yang di provide motogp dan melihat Lap demi lap percobaan yang dilakukan Semua pembalap.

Saat tmcblog lihat ke data terlihat Maverick Vinales adalah boleh dibilang Pembalap yang lumayan sering melakukan Half Race simulation. Maverick hadir di Track pada test Hari pertama ini dengan melakukan 9 sampai 10 lap di beberapa run dan ini cukup menurut tmcblog cukup Logis. Yap Cukup Logis karena pada dasarnya Maverick sendiri menghabiskan Mayoritas Winter Break di Sirkuit ini, sehingga paling tidak Maverick tidak lagi banyak membutuhkan Familiarisasi / Pembiasaan terhadap Sirkuit Losail ini.

Selain itu jika 25 Lap terbaik dari beberapa pembalap disatukan, maka akan hadir Data seperti yang dibuat Oleh seorang MotoGP enthusiast Anna Maria di atas. Yes Maverick Vinales boleh dibilang Pembalap yang paling kosisten. Maverick di 25 Lap terbaiknya dilakukan semua di bawah pace 1:55,5 dan ini boleh dibilang menakjubkan danUntuk Sobat ketahui Pace 1:55 adalah race Pace Tahun 2019 yang dimenangkan Oleh Doviziozo tahun lalu. Hal ini cukup membuat tmcblog bersinyalemen bahwa Maverick Sepertinya cukup siap menyambut Race pembuka Musim 2020 ini.

Setelah Maverick Vinales terlihat Fabio Quartararo Yang konsisten menghadirkan Laptime cepat diikuti Valentino Rossi dan Aex Rins. Wah empat empatnya memang membalap dengan Mesin 4 silinder Inline dengan Firing order Un-Even yang dinamakan Yamaha sebagai CrossPlane. Smeentara itu Pembalap Lain seperti Pembalap Honda, Ducati, KTM dan Aprilia sebenarnya cukup membuat Laptime Bagus, namun tida terlalu konstan memperolehnya. Kita Lihat Test Hari kedua yang dimulai hari ini Jam 6:00pm waktu Doha Ya sob.

Taufik of BuitenZorg

63 COMMENTS

    • Catatan. Seingat gw Vinales ga pernah ngalahin Marc dalam duel di last lap. Kalo menang pasti dgn gap lumayan. Kayak yg gw lihat sendiri di Sepang.

      Kayak Lorenzo di puncak karir.

      Sementara Fabio style-nya menurut banyak pengamat justru lebih Lorenzo daripada Vinales.

      Di lintasan, Fabio lebih sering duel dgn Marc daripada Vinales musim lalu.

      Kita lihat kedepannya siapa yg jadi tandem seru duel dgn Marc. Bisa jadi malah Rins.

      Guest
    • Wakakakakakkkkkkk motor nyaman juara saat latihan bebas.
      saat dirace yg juara slalu motor perontok tulang πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
  1. Kalo latihan kan ga ada dog fight, block pass, dll…beda dengan saat race, aksi dog fight, block pass, late brake dll yang itu semua bisa mempengaruhi durabilitas ban dan mental pembalap…

    Guest
  2. Maaf ya wak, menurutku Ducati dan Honda itu saling sembunyi kekuatan

    Dah terlalu sering kita diberikan suguhan race simulation hebat ala Vinales.. Tapi saat di race dia hilang entah kemana.

    Guest
  3. Buka artikel tahun 2018-2019 siklus nya ya kaya gini, menguasai tes, awal musim msih di depan dan bilang “sudah di jalan yg benar” tengah musim mulai keteteran “kami berusaha memperbaiki ketertinggalan” menuju akhir musim melepem “yamaha kehilangan arah”
    Yaahh, moga2 gk mengulang hal yg sama lah, biar seru

    Guest
  4. Rookie yg lain bukan juara dunia moto2 tahun kemarin dan mengendarai motor juara dunia 3 tahun berturut2 bro…itu aja alesanya…kalau tetep nggak diterima alasan saya ya silakan nulis di blog sendiri…ntar saya ikut komen ekekeke

    Guest
  5. suzuki sepertinya gak lg test part baru di qatar ini, mereka sedang focus simulasi qualifikasi yg jd kekurangan mereka tahun kemarin

    Guest
  6. Fakta inline keok terus karena saking nyamannya.

    Kamu nyaman, mending lawan kawak aja di WSBK, karena habiatatnya di sana

    Guest
  7. Yach wajar bisa konsirten,

    ngak ada yg ngeblock. Bisa mengalir s sesuai karakternya.

    Coba kaya thn kemaren, sekali di block sama V, yach terhambat, bahkan kalu di paksa ngejar, bisa crash.

    V di block, bisa langsung balas ngeblock.

    Guest
  8. Thn kemaren sejak sesi test,

    sudah ribuan catatan dibuat sama inline, belum lagi sama pendukungnya.

    Nyatanya jadi tempe saja.

    Guest
  9. Belajar dari tercepat tiap tes membuat MV jadi ubah ke race pace dan fabio juga mulai sadar yg dilakukan Mv. Krn mv seniornya. Namun jika Mv pada lap awal tak mampu melesat didepan dgn topspeed yang saat ini di angka masih kalah diatas 5km/jam dr ducati. Agak susah,kecuali next bisa improve topspeed.

    Guest
  10. fakta! di awal musim seperti ini (test maupun race awal) dgn tidak adanya marc di 5 besar, tdk banyak komentar soal ban goib, ban pesanan dan ban2 lainya,
    tapi ketika akir musim yg hasilnya seperti tahun2 lalu (2018&2019) “hal berbau goib” bemunculan di kolom komentar…fakta!

    Guest
  11. Mv dah siap sekali nih dgn race pace kayak akhir musim lalu. Aplgi pke motor yg lbh kuat,holeshoot,ban lebih kuat plus ahli ecu baru.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.