TMCBLOG.com – TMCBlog baru saja bertemu dengan Direktur PT Tarakusuma Pak Hendry Tejakusuma  dan Mencoba bertanya mengenai beberapa Hal mengenai Produk baru KYT yani KYT TT Course. Pertanyaan pertama adalah Kenapa Helm TT Course dibuat Lebih terjangkau dari NFR? Dan Seperti biasanya Tipikal dan karakter Pak Hendry selalu menjelaskan panjang lebar Bahkan sampai Latar belakang dari Desain TT Course ini.

Menurut Pak Hendri, KYT dalam mendesain Helm Khususnya TT COurse ini ingin melakukan Hal yang sedikit berbeda dari Kebanyakan helm Helm Terkenal lain seperti Misalnya AGV, Airoh, dan Nolan dimana menurut KYT mereka melakukan Strategi Pendekatan Top Down artinya mereka membuat Helm Terjangkau diambil ide dari Helm Flagship Mereka.

Menurut Pak Hendry KYT ingin membuat Grand Strategi Berkebalikan yakni Bottom Up di mana Desain dan Fungsionalitas dari helm Versi Bawah itu benar benar diperhatikan. KYT Ingin melakukan penguatan dalam Hal Kualitas dari Helm helm pada tataran Bawah dulu, baru kemudian Naik ke Versi Segmentasi helm Medium dan akhirnnya Flagship. Nah dari sanalah dapat diketahui jawaban kenapa KYT bisa menghadirkan helm yang penampakannya tetap cakep namun bandrol jauh lebih murah . . tidak seperti Pameo lain di mana produk bawah ‘tidak boleh lebih ganteng’ dari produk di atasnya.

Dengan Harga Race 850 ribu sampai 1,15 Juta rupiah, Secara Umum KYT TT Course kalau sobat Sekalian Lihat Helam KYT TT Course itu dibuat dengan tujuan membuat Pangsa Pasar Helm Premium bagian bawah itu Bisa memperoleh helm Kualitas terbaik dengan harga yang cukup bisa dijangkau alias nggak mahal mahal banget.

Secara umum Materialnya menggunakan ADT, Advanced Thermoplastic. Pengunaan Jenis Material Thermoplastic ini walaupun tetap Kuat jelas Lebih terjangkau dalam Hal Biaya produksi. Walaupun sudah Menggunakan Double D ring sebagai Pengikatnya, namun Secara Penggunaan, KYT tidak merekomendasikan Helm TT Course ini untuk digunakan Untuk kegiatan Riding ekstreem seperti Balapan Misalnya. Untuk Balapan KYT merekomendasikanMinimal Pakai yang menggunakan Material TriComposite.

Selain itu Helm ini koq Bisa dijual dengan bandrol yang bisa dijangkau ? Visornya sendiri sebenarnya walaupun terlihat Flat, namun Visor ini belum Optical Class 1 ( silahkan Baca disini mengenai Optical Class 1) seperti yang dipakai Di NFR, Pinlock-nya sendiri Belum Max Pinlock ( ukuran besar), kalau dilihat lebih detail sih helm ini memang Value Banget detailnya . . . Nggak banyak menghadirkan Material Hi-end Namun tetap terlihat Hi-end

Lalu ada Pertanyaan, Apakah Helm TT Course ini merupakan pengganti dari Vendetta 2 ataupun NFR ? Menurut KYT, baik Vendetta 2/ Falcon maupun NFR akan terus diproduksi karena memiliki beberapa diferensiasi yang signifikan dibandingkan dengan TT Course misalnya Double Visor yang tidak dimiliki oleh KYT TT Course.

Mengenai kedepannya Dengan Valuenya TT Course, apakah KYT khawatir Pangsa pasar Vendertta dan NFR akan ‘dicaplok’ Oleh TT Course? KYT mengaku akan tetap memantau, Namun bagi mereka yang penting Bikers Indonesia mendapatkan Produk terbaik dengan Harga terbaik. Next Sedang tmcblog siapkan Artikel dan Vlog Kupas tuntas Helm ini ya sob, stay tuned . .

Taufik of BuitenZorg

 

38 COMMENTS

  1. Kalau liat road race lokal yang rame pakai R10 ataupun NHK terminator, gw yakin helm KYT tete ini bakalan banyak pemakainya di road race. Apalagi shellnya kecil.

    Guest
  2. Niat yg sangat baik sekali dari pabrikan Nasional yg satu ini dimana, kualitas dimaksimalkan untuk produk produk yg ada di level bawah dengan memaksimalkan potensi modal dan kualitas yg dimiliki oleh pabrikan. Dengan begitu konsumen Indonesia bisa merasakan sendiri produk Nasional yg berkualitas baik, namun dengan harga yang ditawarkan ada di level terjangkau ditambah dengan desain desain yang menarik.

    Guest
  3. Helm yg ada grafisnya sekarang malah kebanyakan varian matte(yg bagus bagus lagi),padahal gak seneng banget cat matte

    Harusnya disediain 2 jenis dalam satu grafis

    Guest
  4. Helmnya cakep, harganya cakep. Tapi nggak beli karena nggak ada yg cocok sama motor saya: Yamaha DT100, W175 sama Honda BeAt.
    Olalaa… Keceplosan miara embit 🤪

    Guest
  5. Malah saya g suka dobel visor wak .. pengalaman yg sudah2 .. kalau dah lama visor dalam sering turun sendiri kalau dijalan berlubang .. ya kalau pas turun disiang hari kalau dimalam hari g keliatan jalan, , ,

    Guest
  6. KYT sdh keluarin senjata baru, kapan nih NHK bikin produk tandingan?

    Oiya, kalo motornya honda verza pakai ini pantes nggak ya?

    Guest
  7. KYT sdh keluarin senjata baru, kapan nih NHK bikin produk tandingan?

    Oiya, kalo motornya honda verza pakai ini pantes nggak ya?

    Guest
      • Maksud saya ukuran Shell secara keseluruhan, mungkin maksud kang Taufik innernya ya (XL turun ke L) secara kan Shell XL dan L sama. Maksud pertanyaan saya disini ukuran Shell luarnya secara keseluruhan (panjang, lebar, dsb …) Tolong nanti kalo ada waktu dibandingkan head to head langsung ya antara kedua helm tsb biar lebih jelas kang

        Guest
  8. Cukup menarik, akhirnya pak haji jabarkan secara lengkap perbedaan antara TT-Course ini dengan NF-R. But imo lebih safety TT-Course karena single visor. Kalau saya lihat sekilas, sepertinya TT-Course ini bisa pakai visor punya NF-R atau bahkan NX-Race, cuma ya itu harus keluar uang lebih.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.