TMCBLOG.com – Kepada MotoGP.com, Maverick Vinales mengatakan bahwa semakin banyak jatah Wildcard buat Lorenzo adalah hal yang sangat penting bagi Yamaha. Dalam interview ini juga Maverick menjelaskan bahwa selama rehat pra-musim dan diperpanjangnya masa penangguhan race pertama, selain melakukan recovery setelah kejadian cidera latihan motocross ia memang banyak melakukan latihan di atas motor namun menggunakan motor non-M1 seperti motocross, supermoto, dan supersport lainnya.

“Motor yang berbeda, namun kita bisa berusaha meningkatkan sesuatu (dengan motor motor tersebut) yang bisa saya transfer ke M1. Menurut saya, saya belum berada pada level terbaik, itulah point-point dimana saya bisa tingkatkan. Juga sedikit memperkuat di bagian pengereman. Menurut saya selama bulan ini gaya berkendara saya bisa meningkat. Saya akan bisa mengendarai Yamaha lebih baik lagi.”

Yamaha, Wild Card Lorenzo ditambah dong . .

Seperti kita ketahui fungsi dari seorang Test Rider itu bermacam-macam, mulai dari mengkonfirmasi feedback pembalap tetap sampai mencoba parts-parts terbaru bahkan sebelum pembalap permanen mencobanya. Nah berkaitan dengan hal ini, kepada Motosan Maverick Vinales merasa penting bagi Yamaha untuk menambah jadwal Wildcard buat Jorge Lorenzo lebih dari sekedar jadwal GP Barcelona 2020 nanti. Alasan Maverick?

“Akan penting buat Yamaha, karena mereka akan bisa mencoba banyak hal selama (Jorge ikut) balapan. Kadang ketika kami melakukan pengetesan, kesalahan yang terjadi adalah pada hari senin track memiliki banyak grip karena masih ada sisa dari karkas karet Michelin. Laptime selalu kencang, gripnya fantastis, jadi akan sulit mengetes part baru. Menurut saya sangat penting buat Yamaha memberikan lebih banyak kesempatan Wildcard buat Lorenzo. Ini akan jadi hal yang baik karena mereka bisa mencoba partsbaru dan menunjukan parts tersebut bisa berfungsi di sepanjang akhir pekan balap.”

Yes, perbedaan grip track memang selalu jadi issue yang diangkat oleh Maverick Vinales untuk menjelaskan perbandingan hasil test dengan hasil race. Test hari Senin memang dilakukan setelah race MotoGP usai, banyak sisa karkas ban Michelin di sana, sementara pasca race Moto2 menurut Maverick Vinales, karkas ban Dunlop seakan membersihkan track dan membuat grip berkurang saat race MotoGP setelahnya.

Taufik of BuitenZorg

25 COMMENTS

    • Yaa tergantung yamano punya cuan gak untuk wildcard ..

      Selama ini ia permasalahan yamano kan di cuan..

      Folger aja kena PHP zonk … Kirain jadi testrider bakal wildcard.. wkwkwjwk 😝

      Belom puas di hempas si Folger gak ada job dah 2020.

      Di sumpajin Folger gak ada MotoGP 2020 mungkin nih… wkwkwkw

      Guest
    • Hush kamu itu siapa?? Di usia kamu yg saat ini apakah kamu sesukes mbah?? Apakah kamu layak mengomentari mbah yang memfosil kan diri?? Apa kamu bisa mbalap di usia uzor??
      Mending kamu baca baca dulu obituary mbah deh

      😁😁😁😁

      Guest
    • minta model dabel barrel, swingarm karbooon.. hasil riset karna efek ambekan sosok yg iri ngeliat hasil riset sebelah yg motornya aja beda wkwk

      eh pas zonk dibuang semua, apalagi ditampol bolakbalik ama mv yg gamau pake part begituan wkwk

      Guest
  1. Ya bener juga sih, pembalap reguler butuh poin, konsistensi, lebih aman pakai pakem setongan yg udah settle, namun maju itu perlu inovasi, namun tentu perubahan bisa sukses atau gagal, sedang wildcard lebih nothing to lose g ada tanggungjawab ngumpulin poin. Dan tentunya test saat race lebih akurat data2nya

    Guest
  2. Makin ngacor aja nih si MV12superior kalau ngomongin teknik n strategi.

    Marquz harus siap2 puasa podium

    Guest
  3. “perbedaan grip track memang selalu jadi issue yang diangkat oleh Maverick Vinales untuk menjelaskan perbandingan hasil test dengan hasil race. Test hari Senin memang dilakukan setelah race MotoGP usai, banyak sisa karkas ban Michelin di sana, sementara pasca race Moto2 menurut Maverick Vinales, karkas ban Dunlop seakan membersihkan track dan membuat grip berkurang saat race MotoGP setelahnya.”

    padahal itu bukan perbedaan, karena semua pembalap dan pabrikan mendapatkan kondisi yg sama seperti itu, ehm berati analisa vinales apa kliru ya, jadi selalu melihat faktor dari luar (kondisi alam, cuaca dan sirkuit sama), yg berbeda justru yg ada di dalam garasi dia sendiri, sangat berbeda dengan isi garasi dari marc, dovi maupun rins…

    opo aku sing ora paham…???

    Guest
    • Sampat menolak menggunakan part baru ehh skrng minta part baru di aplikasikan..

      Neng vina kurang konsisten.

      Guest
    • Emang sampeyan sing salah persepsi, mas bro. Dadi ngene, maksude Maverick kui, kondisi pas race karkas karet bekas michelin ora ono, soale Ban Dunlop Moto2 membersihkan sisa2 karkas karet ban. Sedangkan pas test hari senin, masih ada sisa2 karkas karet ban michelin, karena setelah race motogp tidak ada race lain, makanya karkas karet ban michelin masih ada. Dan bekas karkas karet ban michelin itu membuat grip lebih bagus, makanya pas test gak bisa mengidentifikasi grip ban, karena kondisinya beda dengan saat race motogp. Jadi gitu, dan sangat berpengaruh itu.

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.