TMCBLOG.com – Power Honda CBR1000RR-R SP 2020 On Dyno . . . Tembus di atas 200hp !. Yap Satu Motor Superbike Honda CBR1000RR-R Fireblade telah dinaikan ke atas mesin Dyno Oleh Young Machine. dan Hasilnya berupa Grafik adalah sebagai berikut sobΒ  . .

Yap Berdasarkan Pengukuran Dynamometer diperoleh angka Power On Wheel Honda CBR1000RR-R Fireblade SP adalah 202,56 ps yang diperoleh saat Motor berada pada kecepatan 260,825 km/jam. Bila kita bandingkan dengan Power On-Crankshaft klaim dari Pabrikan Honda, CBR1000RR-R Fireblade SP memiliki power Maksimum di angka 217,6ps / 14500rpm (race base model / European specification) . ..Β  Ini artinya ada penurunan (Loss ) sekitar 15 ps atau sekitar 6.9% dari Power yang diukur di Crankshaft

Wlaupun angka ini lebih besar dari persentase penurunan Power yang diukur aleh workshop Hoizhauer Racing yang turun di kejuaraan Superbike Jerman IDM, namun Angka 6,9% ini boleh dibilang cukup Kecil, karena biasannya penurunan Power dari Crank ke wheel itu untuk Motor standar harian Biasa berada di sekitar 10%. Tmcblog memperkirakan bahwa memang Honda CBR1000RR-R Fireblade terbaru ini punya semacam sistem yang membuat motor ini Bisa meminimalisasi Power loss Yang ditransmisikan dari Crankshaft ke Roda.

Taufik of BUitenZorg

39 COMMENTS

    • Itu kl honda gak trlalu serius.
      Begitu Honda mulai serius, kaoskaki bakal spt spt habitatnya di motogp.. hanya jd kesetkaki πŸ˜‚

      Guest
      • lalu turun gunung nya HRC ke wsbk, dan honda bkin new CBR1000R-RR itu cuma joke alias guyon ? wkkw.itu udah mentok bro.

        lagian smua pabrikan gampang kali bkin mtr kenceng..
        honda itu 11-12 sm yamaha, bahkan honda bisa jadi ampas bosok kalau tanpa marquez.
        lbh serem suzuki atau ducati dgn rider underrated bs nyundul2, itu mtr nya yg istimewa.

        Guest
        • Faktanya sejak era terakhir GP500 dan era awal motogp sampai 2019 ini, setelah ditinggal Doohan kemudian Rossi memang H itu keset juara dunia cuma modal keberuntungan Hayden, setelah itupun ditabokin Yamaha dan Ducati padahal kapasitas sampai diturunin 800cc demi mengakomodir pembalap mereka yang pendek. Baru setelah kedatangan Stoner – Marquez H jadi keliatan pabrikan juara di era modern. Doohan, Rossi, Stoner, Marquez itu bakatnya luar biasa di jaman mereka masing-masing, khusus Rossi memang sedikit beruntung karena rival dia di masa jayanya cuma pembalap2 tua dan yang seumuran dia cuma pembalap2 medioker, tapi tetep aja fakta di lapangan Rossi yang bawa RC211V juara dunia berkali2.

          Guest
    • Yaudah atuh sebutin pebrikan selain honda yg bisa nelurin juara lebih banyak ? Ha ? Gak ada cuma honda yg lebih beragam

      Guest
      • Sudah, aminim sadja…
        Dia lagi sakau rendeman celana dalam janda…..
        Ya begitu itu omonganya, lebih parah dari orang gila….

        Guest
        • Memang GILA BENERAN klo ga bisa di bilang gobl*k permanent…
          Dia bila Rossidin berkali2 juara dunia naik RCV…πŸ™„πŸ€£πŸ€£πŸ€£πŸ€£
          Hoiiiiii….bangun,..tahun segitu jgn2 lu masih di dengkul..😜🀣🀣🀣

          Guest
  1. Honda selalu juara karena DNA asli jepang. 100% Jepang.
    YIMM, huruf I nya itu indonesia. Kecampuran negeri bangsa Indonesia. Tidak asli n original jepang. Jadi selalu kalah dalam balapan racing motor.

    Guest
  2. On wheel tembus 200+ hp ya kencang banget
    Mungkin mereka gerah liat kolom komentar blog,sering dikatain motor jadul dan lemot πŸ˜†

    Guest
  3. Tapi bro kan sebaiknya ngukurnya dari dyno yang sama. Bukan membandingkan antara klaim pabrik dengan hasil dyno workshop… Supaya hasilnya bisa valid

    Guest
  4. jadi inget Kalimat

    Balapan di lintasan jangan di Dyno….
    apalagi nampilan data top speed 178 kpj dan Horspower terus bertumbuh….ekekekek

    Guest
  5. Tulang lunak akhirnya muncul juga….
    Jangan lupa Pake daster ya….
    Biar tambah nampak tulang lunaknya….

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.