TMCBLOG.com – Perjalanan tim Suryanation Motorland di Los Angeles masih berlanjut dengan mengunjungi Mooneyes Company dan bertemu dengan salah satu motorcycle enthusiast dunia yang berdomisili di California, yaitu David Freston atau lebih dikenal dengan nama Chopper Dave. Di Mooneyes Company, tim Suryanation Motorland disambut langsung oleh Shige Suganuma yang memberikan sambutan hangat kepada seluruh rombongan dan mengajak tim untuk berkeliling area Mooneyes di wilayah Santa Fe Springs, California.

Shige Suganuma yang merupakan penerus dari bisnis Mooneyes saat ini  juga mengatakan perkembangan dunia custom di Indonesia tidak kalah dengan hasil karya builder dunia yang pernah ia temui. Bahkan Ia sangat menyukai motor-motor dari builder Indonesia yang seharusnya ditampikan di acara Mama Tried Show.

Selesai mengunjungi Mooneyes Company, tim Suryanation Motorland bertemu David Freston atau lebih dikenal dengan nama Chopper Dave yang juga berada di wilayah California, tepatnya di Long Beach. Chopper Dave dikenal sebagai seorang pecinta dunia custom, seniman, biker, dan builder yang memiliki passion dan keahlian teknis tinggi. Keahliannya membawanya bekerja di West Coast Choppers, sebuah workshop ternama di Amerika Serikat, selama empat tahun sebelum memutuskan membuat perusahaannya sendiri di 2005. Ia dikenal mahir dalam membangun motor chopper dan bobber bergaya old school karena kegemarannya pada motor-motor vintage.

Senada dengan Shige, Chopper Dave juga melihat hasil karya dari builder Indonesia sangat menarik dan sekilas memiliki kualitas yang tidak kalah dengan beberapa motor custom yang pernah dilihatnya. “Obrolan dengan Shige dan juga Chopper Dave semakin menambah motivasi saya untuk terus berkarya membuat motor. Intinya adalah kerja keras dan kemauan untuk terus belajar sehingga bisa menghasilkan karya terbaik,” ujar Budi Afrianto, pemenang Suryanation Motorland Medan.

Sebelumnya di Milwaukee, motor-motor yang dibawa oleh Suryanation Motorland juga mendapat komentar positif dari co-founder Mama Tried Scott Johnson. Dalam perbincangan dengan tim Suryanation Motorland, Scott Johnson sempat melontarkan pujiannya. “Saya suka dengan gaya custom dari Indonesia. Pengerjaan motor terlihat rapi dan terencana dengan baik. Itu yang paling saya suka,” ujarnya.

Based on SML Info

8 COMMENTS

  1. Jujur saya blm bisa menilai motor2 custom yg aneh bin nyeleneh dengan estetika dan fungsi dari motor itu sendiri

    Guest
    • Sama kayak modif motor sembalap. Biaya super mahal, hadiah cuma angka 4 ato 5 jeti.
      Padahal biaya modifnya sampe 50 jeti 60 jeti. Belum lagi biaya riset, biaya maintenance

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.