TMCBLOG.com – Vittoriano Guareschi, Setelah tahun 1999 dan 2000 menjadi Pembalap Superbike dengan Motor Yamaha YZF-R7 bertandem dengan Noriyuki Haga. Terakhir Karirnya di dunia balap Ia menjadi sosok yang sering terlihat mengguankan baju Merah Ducati. Sosok Unik dengan Tampilan fisik jambang rapi dengan Rambut di bawah bibir memanjang sehingga sekilas dikira Jenggot ini bergabung dengan Ducati Tahun 2001 pindah ke Ducati Supersport Championship mengendarai Ducati 748 dan mengakhiri Musim di Posisi ke Tiga.

Tahun 2002 Guareschi berhenti membalap dan menjadi test Rider Project Ducati MotoGP pertama. 2004 sampai 2009 ia menjadi Kepala Development Ducati dan akhirnnya di pertengahan November 2009 ia menjadi Team Manager Ducati MotoGP team untuk menggantikan Livio Suppo yang hengkang ke HRC.

Pada Saat menjadi team manager Ducati artinya ia juga yang memimpin Valentino Rossi di Dua Tahun kebersamaan Vale dengan Ducati. Pada akhir 2013 Guareshi Resign dari Ducati dan menjadi Team Manager Untuk team Moto3 Sky Racing Team by VR46. Secara umum Karirnya adalah : Pembalap, Test rider, kepala pengembangan sampai ke team Manager.

Vale, Terus balaplah kalau masih senang !

Dalam Interviewnya dengan GPOne Vitto bicara Banyak soal valentino Rossi, Fabio Quartararo dan Hubungan Marc Marquez dengan HRC. Mengenai Valentino Rossi ia mengatakan bahwa Ia meragukan Valentino Rossi Bisa jadi Juara dunia lagi di Kelas Primer ini, Namun Jika Vale Masih Senang balap, lebih baik ya diteruskan balap. ” Valentino Masih melakukan Hal yang hebat di usianya sekarang. Saya meragukan ia masin bisa Juara Dunia saat ini, Namun tidak diragukan lagi ia masih kuat dan ia merupakan emblem Buat Yamaha dan fundamental buat kejuaraan ( MotoGP ). Yamaha melakukan hal Yang benar, menyiapkan Ruang Buat pembalap Muda namun tanpa meninggalkannya. Kenapa harus berhenti? Vale Kamu senang? Lalu teruslah 

Quartararo adalah ‘anti Marquez’ asal Kuat terhadap tekanan

Mengenai Fabio Quartararo, Vitto Berpendapat bahwa untuk menasbihkan Fabio Sebagai Resep  ‘Anti Marquez’  ada Yang harus dia buktikan. ” Saya ingin lihat apa yang ia lakukan tahun ini. Ia sangat Bagus, di Moto3 ia kehilangan arah karena tekanan yang ia rasakan. Di 2019 ia melakukannya dengan Hati hati. Tak seorangpun yang mengaharapkan sesuatu darinya( kala 2019) . Kita lihat sekarang (saat Dengan tekanan) , Jika ia masih cepat, Ia akan menjadi sosok ‘ anti Marquez ‘ Namun saya mau melihatnya paling tidak 3 seri balapan dulu “

Jika harus buat Motor tailor made buat Satu pembalap, Buatlah !

Faktanya Marc Marquez akan tetap bersama HRC selama 5 tahun ke depan dan menurut Vitoo sebenarnya ini agak nggak umum karena perpanjangan kotrak dua tahun saja Sudah cukup lama menurutnya. Vitoo menganggap dengan keputusan 4 tahun perpanjangan kontrak sudah seperti ‘ Marquez mau mengakhiri Karir bersama Honda ‘ . Secara bersamaan Vitoo Juga tidak sependapat dengan anggapan Bahwa Honda yang saat ini yang hanya bisa menang dengan Marc seperti layaknya ‘ Budak Marc Marquez’

” Siapa yang peduli dengan siapa yang jadi pemenang? Bahkan ketika tahun tahun di mana saya bersama Ducati, hanya Stoner yang menang, Yang paling penting adalah Menang. Jika Kita harus membuat sebuah Motor yang dicustom (Khusus) untuk satu  pembalap, Perusahaan Harus melakukannya “ Wah agak sedikit beda ya dengan pendapat petinggi Ducati sekarang ?

Taufik of BuitenZorg

48 COMMENTS

  1. jangan kayak pola pikir darmo mode oon.
    4 orng pembalap yahaha harus jurdun semuanya.
    itu lah klo kebodohan telah melebihi kepintaran

    Guest
  2. Ya nggak salah juga sih kalo Vitto bilang gitu. Kalo saya punya aset pembalap sekelas MM93 di tim balap saya yg ngedominasi kejuaraan di beberapa tahun terakhir, bakal saya pertahanin habis2an+kasih privilege buat doi. Emang siapa yg nggak mau nama pabrikan dan tim terus berkibar di tiang tertinggi?

    Guest
  3. Karir bagus nih orang…..

    Pebalap jaman sekarang gak ada yang kyk dia…

    Stoner aja gitu gitu jae…
    Lorenzo gak jelas…
    Pedrosa incer manager KTM mungkin..
    Pirro … Wani Pirro…
    Bradl ngincar ?

    Guest
  4. “Jika Kita harus membuat sebuah Motor yang dicustom (Khusus) untuk satu pembalap, Perusahaan Harus melakukannya “
    _________________________

    Kurang aj*r nih orang…
    Siapa sih Guareschi ini???

    Berani2nya bersebrangan dgn “bani-smart”..
    Cuma koar2 via interview GPOne…
    Kalo berani, sini masuk kolom komentar Tmcblog..
    Lawanlah “bani-smart”…

    Guest
  5. Bisa jd bradl ngincar posisi dihaerce,entah itu manager ato apalah kan gak selamanya mereka hidup,perlu pengganti jg.. Utk saat skrng dia mah masih dijadikan lab jalan haerce,mm93 pun jg masih butuh sesosok orang sprti bradl kembangin mesin rcv karena gaya balapnya yg netral,jg gampang dihubungi ketika haerce uji rcv,dan usianya jg masih muda..

    Guest
  6. Dalam sejarahnya memang gak ada yg aneh jika cuma 1 rider yg bisa menang seri
    Desmo jama stoner juga begitu
    M1 jaman VR sebelum jolor masuk juga begitu

    Guest
  7. Kok tumben telat ngepost masbro? 😉 soalnya nih artikel udh dipost gpone 3 hari lalu. biasanya mas taufik paling gercep klo ngepost soal balap

    Guest
  8. Dari statement Diatas menyatakan bahwa

    Kalau bisa bikin motornya di depan semua kenapa harus hanya bikin 1 pembalap ngacir kalau hanya itu yg bisa…

    lets see, Yamaha bisa bikin seluruh pembalapnya Kompetitif dan Yamaha juga bisa bikin salah satu pembalapnya ngacir sendirian…..

    Guest
  9. sayang udah ga di ducati lagi ya, harusnya di ambil yamaha nih buat proyek anti marquez,
    sayang fabio satu pabrik ma rossi, jd ga merasakan tekanan di luar race!?

    Guest
  10. @areola betul bro,akan ada masanya nanti kalau sibradlnya masih hidup kemungkinan jadi salah satu petinggi haerce,mengingat ini orang loyal sama tim,gampang dikontak,dan bisa diandalin kalau lg keadaan genting contoh waktu jl99 absen d gpjerman,doi yg gantikan posisi jl99.. Ini jg salah satu alasan mm93 dan haerce milih bradl ketimbang stoner

    Guest
  11. Honda pernah menciptakan sebuah motor yg cocom dengan pembalap tpi mereka keteteran untuk meraih gelar jurdun trpat era 800cc rc212v 2007-2011. Bhkan hrc harus merombok besar”an manajemen tim dan pmbalapny. Diawali dgn menarik opah suhei nakamoto dari F1 ke motogp, ‘Membajak’ duo stoner-suppo dari ducati itu layakny sebuah blas dendam ketika dulu mereka kehilangan duo rossi-burges yg ‘dibajak ducati’. Dengan itulh pmbalap hrc bisa juara dunia di era 800cc lewat stoner dan jdi satu2ny glar jurdun kategori pmbalap d era 800 cc dan 2x berturut2 jurdun tim dan konstruktor jug stlh stoner gabung hrc. Yrf bisa merasakan gelar jurdub pertananya d era motogp juga berkat membangun motor yg khusus bagi rossi sampe2 d mirip kan dgn tunggangan di tim sebelumny. Motor ymha skrg ini yv terkenal lebih mudah d knderai boleh oleh rookie skls syahrin sklpun itu d awali ketika jorge masuk yrf dan kebetulan tipe pengembanganny cocok untuk mayoritas pmbelap

    Guest
  12. saya ingatnya waktu baca time sheet kejuaraan WSBK’97 di belakang paddock Sentul ini Guareschi jadi pole sitter di kelas supersport dengan best time 1 menit 31 koma kecil

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.