TMCBLOG.com – Situasi resesi dunia akibat pandemi ini sampai membuat Valentino Rossi melontarkan ide format MotoGP 2020. Walaupun race MotoGP sudah di-declare akan di mulai di Jerez awal Mei 2020 nanti, pandemi Covid19 yang masih belum bisa dikendalikan sampai saat ini membuat banyak perkiraan ekstrapolasi bahwa kegiatan race masih terlihat riskan untuk dilakukan secepat itu. Dorna sendiri berkali-kali Via Carmelo Ezpeleta mengungkapkan niatnya untuk tetap melakukan 20 seri Grand Prix (19 seri race MotoGP) di 2020 ini.

Eskalasi situasi ini memang mau nggak mau mengharuskan regulator untuk bisa lebih fleksibel dalam membuat format balap termasuk juga jadwalnya. Presiden FIM Jorge Viegas sendiri sudah sempat memberikan lampu hijau untuk potensi fleksibilitas khusus musim 2020 ini. Baik dari format balap maupun memundurkan jadwal bahkan bisa sampai menyentuh bulan Januari 2021 sekalipun.

MotoGP Nggak perlu memaksakan diri

Begitu pula Valentino Rossi, pembalap yang terhitung sudah 20 musim berada di kelas primer sepertinya juga baru kali ini dihadapkan pada situasi yang sesulit musim 2020 ini. Vale -Via Sky Sport Italia yang di sadur Motorsport- juga memberikan sedikit sumbang pemikirannya mengenai solusi format race MotoGP 2020. Menurutnya MotoGP 2020 nggak perlu terlalu memaksakan diri untuk harus menyelesaikan 20 race. “Tujuan tahun ini adalah melakukan race sebanyak mungkin. Dua race seperti Superbike? Itu jadi satu ide, namun kita juga bisa melakukan 12-13 kali balapan, kehilangan 7 seri dengan mempertahankan format MotoGP. Nggak terlalu penting untuk melakukan semua ke-20 balapan.”

Taufik of BuitenZorg – #DirumahAja – @tmcblog

18 COMMENTS

  1. Wak Haji. apkh bisa sambil menunggu race motogp.
    ada film flshback motogp dari awal mula.
    biar ga jenuh, bisa membahas perkembangan teknologi motor motogp dari jaman jebot hingga skrg.
    Bahas perkembangan teknologi apa kek yang khas motogp, dilengkapi video confrence bersama orang yang mengalaminya. tentu tanpa membocorkan rahasia dapur pabrikan meracik motor

    Guest
  2. Klo bisa sih dipadatkan aja 2 race utk tiap seri. jd walau cuma bisa 6 sirkuit tapi 12 race 😄
    finish di akhir nov/awal desember masih aman kurasa, krn biasanya tes pramusim jerez/valencia itu kan menjelang akhir november dmn eropa belum bersalju…

    Guest
  3. Masalah pertama Lenong motor gp di situasi normal melakukan 3 race dalam sehari yaitu moto3,moto2 dan terakhir MotoGP, hari race jadi sepanjang apa jadinya

    Guest
  4. Menurut sy apapun yg terjadi, sebaiknya semua cabang olahraga dihentikan.
    Situasi ini hampir sama berbahayanya dengan tahun 1940an jaman perang dunia. Saat itu bahkan lebih clear, musuh kelihatan jelas. Virus ga keliatan sama sekali.

    Sudah lah, motogp 2020 cancel total. Liverpool kasih trophy. Munchen, Juventus, PSG juga.
    Ini bukan lagi masa untuk memikirkan duniawi.

    Dan, lockdown semua kota di dunia.
    Balikin uang pajak rakyat dalam bentuk sembako, biar ga perlu pusing nyari rejeki keluar rumah.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.