TMCBLOG.com – Akhirnnya secara resmi FIM, IRTA, dan Dorna Sport menunda Satu lagi jadwal MotoGP Yakni MotoGP Jerez 2020 Yang awalnya akan di selenggarakan di 1-3 Mei 2020 akibat Corona Virus Outbreak. Dorna Menyatakan Mereka akan menjadwalkan Kembali Seri ini, Namun untuk sementara waktu belum ada Informasi Lanjutan mengenai jadwal penggantinya.

Yap Konfirmasi ini sebenarnya sudah lama diperkirakan dan Tidak terlalu mengejutkan  karena memang kondisi dan situasi kesehatan di benua Eropa khususnya Italia dan Spanyol Pun masih belum pulih dari pandemi ini. Dan Bahkan diperkirakan Race MotoGP 2020 baru akan dimulai mendekati pada waktu yang bisa dipakai sebagai rehat Musim Panas. Mungkin Juni atau bahkan Juli 2020.

Pemadatan Jadwal balap diperkirakan Juga akan mengurangi Jumlah Seri race yang akan dilakukan Musim 2020 ini dan sepertinya tidak akan full 19 race seperti apa yang di inginkan penyelenggara. Nah baru baru ini di Crash.net ada pembicaraan mengenai hubungan Jumlah Seri balap Jika nanti benar dikurangi dengan Jumlah Limit Alokasi dari Mesin.

Pabrikan Non-Konsesi seperti Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki memperoleh limit Alokasi 7 mesin dan dengan 20 seri pada saat normalnya, maka setiap mesin dipakai untuk rata rata 2,9 kali seri. Jika race di kurangi sampai 14 seri maka Pemakaian mesin menjadi rata rata 2 mesin per seri dan seterusnya.Ini artinya Jika terus menerus dikurangi maka secara umum akan membuat pembalap Makin leluasa memainkan limit dari mesin karena ‘umur duabilitasnya’ bisa berkurang

Sampai hari ini Technical Director Danny Aldridge menginformasikan bahwa belum ada update perubahan Jumlah Limit Alokasi mesin baik buat Pabrikan Konsesi Maupun Non-Konsesi. Namun begitu bila nanti terjadi pengurangan besar besaran Jumlah Race Regulasi ini amsih bisa di pikirkan kembali

“Dorna bekerja keras untuk tetap full Kalender, Jelas itu adalah situasi yang berkelanjutan dan kami menentukannya hari demi hari, seperti Dorna. Jika race dikurangi, Kita bisa mengevaluasi kembali Situasi mengenai Mesin “

Taufik of BUitenZorg

 

25 COMMENTS

  1. Berapa ya wak gaji team manager, direktur team dan petinggi di team motogp? Karna udah ada artikel gaji pembalap dan crew. Tapi ga ada gaji bos bos mereka. Kepo mode on

    Guest
  2. Spanyol lebih parah drpd italy info dr bbrp media, bahkan pasien pada ga dapat room isolasi dan banyak yg melantai di lorong2 RS Spanyol
    Smg wabah ini cepet berakhir

    Guest
  3. Dah.2020 nggak usah ada moto gp.di eropa lagi parah parahnya.kalo mau tetep jalan mending tanpa penonton dan semua kru di karantina dulu 14 hari.jadi jarak antar seri bisa 3 minggu.

    Guest
  4. Setelah Juni pasti abis itu mundur lagi,karena belum tentu aman juga walaupun nanti penderita dan penyebarannya semakin sedikit tapi tetap saja masih belum 100% aman

    Yg paling Kasian Jepang sih udah persiapin olimpiade Tokyo dr 5 tahun lalu mulai dr fasilitas,pariwisata, transportasi,dll
    ,eh ga jadi gegara virus lucknut

    Guest
  5. Satu persatu seri batal atau mundur. Seperti gw bilang di artikel lalu, motogp 2020 kemungkinan besar ga bakal ada. Kondisinya bukannya membaik malah makin parah. Juga vaksin belum ditemukan jangan harap bisa bebas keluar masuk negara lain. Si botak harusnya mulai fokus sama yang dirumah, jangan maksain motogp tetep jalan mulu. Kalai mau tetep jalan pindah ke Afrika tengah aja yang masuh dikit Corona. Kalo ada sirkuitnya sih.

    Guest
  6. Menarik jika musim 2020 sampai dibatalkan. Apakah kontrak pembalap berlaku sesuai dengan kesepakatan awal khususnya untuk musim 2021?

    Guest
  7. Wahduh kok jadi mengerikan, mereka harusnya belajar seperti Indonesia, Banyak minum jamu, bisa sembuh sendiri2 Dan makan nasi kucing

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.