TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui bersama walaupun MotoGP 2020 sampai dengan artikel ini dirilis belum bisa fix dan yakin dalam menentukan kapan lagi dan dimana akan dimulai, namun proses homologasi mesin dan aero-body khususnya buat pabrikan berstatus tanpa konsesi seperti Honda, Yamaha, Suzuki, dan Ducati telah memasuki fase pembekuan pengembangan. Homologasi telah dilakukan Baik secara Virtual Tanggal 25 Maret 2020 yang lalu ataupun khusus buat HRC saat mesin mereka diserahkan ke Dorna di race weekend yang gagal dijalankan pada seri Losail Qatar bulan lalu. Nah, per-hari ini TMCBlog memperoleh pesan Whatsapp dari jurnalis Peter McLarren Crash.net yang menginformasikan bahwa berdasarkan interviewnya dengan Herve Poncharal, MotoGP akan secara resmi menggulirkan regulasi Homologasi yang lebih lama yakni sampai akhir musim 2021 untuk mesin yang saat ini sudah dibekukan pengembangannya itu.

“Kami semua memutuskan dengan suara bulat untuk mempertahankan spesifikasi 2020, yang pada dasarnya berarti motor yang kami kirim ke Doha saat memulai kejuaraan. Spek mesin dan spek aero akan dibekukan hingga akhir 2021.” Begitu pesan Herve Poncharal yang merupakan presiden IRTA dan pemilik tim Tech3 memberi tahu Crash.net.

“Ini akan mengurangi investasi untuk produsen, karena berarti sebagian besar R&D untuk tahun depan sudah dilakukan. Ini akan membantu pabrikan dalam situasi sulit ini dan juga tim karena biaya sewa, yang merupakan biaya teknis utama untuk tim, berkurang secara Motor 2021 akan sama.” Yap dalam artian berkurang ini memang benar karena walaupun spek Motor 2021 akan sama dengan 2020 namun Motor 2021 tetap biasanya merupakan motor baru (Brand New) yang diproduksi ulang oleh pabrikan. Jarang yang merupakan mesin rekondisi.

Yap, untuk pabrikan tanpa konsesi akan berhenti proses pengembangannya, namun bagaimana untuk KTM dan Aprilia? Mereka kan team full konsesi yang bisa mengubah-ubah mesin bahkan di musim 2021 nanti. Untuk pertanyaan ini Herve juga menjawab; “Saya yakin mereka tidak akan menggunakannya. Di atas kertas aturan konsesi tidak akan berubah, tetapi saya cukup yakin itu tidak akan menjadi sesuatu yang terlalu dikhawatirkan.”

“Saat ini, pertanyaannya bukan bagaimana cara mengeluarkan lebih banyak uang, saya pikir untuk setiap produsen targetnya adalah untuk menyelamatkan perusahaan mereka. Lebih banyak pengembangan berarti menghabiskan lebih banyak uang. Tidak ada yang mau menghabiskan uang sekarang. Semua orang ingin membekukan semua yang kita bisa dan ‘hibernasi’ untuk sementara waktu. Gunakan energi sesedikit mungkin untuk menjaga ‘jantung tetap berdetak’ .”

Apakah ini artinya MotoGP 2021 akan kurang greget? “Membekukan spek tidak mengganggu pertunjukkan, karena kita memiliki motor yang luar biasa untuk tahun ini, selama pengujian di Malaysia dan Qatar laptime sangat dekat. Jadi kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk departemen itu karena kita sudah memiliki motor yang sangat berteknologi tinggi, berkinerja tinggi. Mari kita tetap seperti ini.” Begitu pungkas Poncharal.

Secara umum Dorna belum memberikan pengumuman resmi, namun ini yang ngomong Presiden IRTA, mungkin pengumuman resmi akan hadir beberapa saat mendatang dari Dorna # Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

32 COMMENTS

    • Tergantung
      Apa honda bermasalah mesin n aero nya?

      Pabrikan (non konsesi) yg dirugikan adalah yg mesin n aero nya perlu banyak dibenahi/diperbarui
      Kalo mesin n aero nya sudah bagus ya gak masalah
      Imho yang dirugikan adalah suz uki, krn ditahun ini mesinnya minim update sementara musim lalu mesinnya masih tertinggal dibanding duc ati n hon da
      Mungkin juga yam aha, tp liat performa test lumayan bagus, mungkin gak ada masalah lagi dengan mesin

      Guest
  1. Satu type mesin untuk 2 tahun atau seasons, kalau enggak bener-bener hati hati bisa wqkwqu. Jika melakukan kesalahan di bagian mesin ya tahun depan jadi banyak pasrah nya bagi riders pabrikan

    Guest
  2. Satu type mesin untuk 2 tahun atau seasons, kalau enggak bener-bener hati hati bisa wqkwqu. Jika melakukan kesalahan di bagian mesin ya tahun depan jadi banyak pasrah nya bagi riders pabrikan

    Guest
  3. Karena orang Eropa sadar bahkan motogp 2021 pun belum tentu diadain. Daripada bakar duit makanya pada minta di freeze wkwkwk

    Guest
  4. bukan terlalu detail tentang mesin karena Mesin udah di test sebelum Pra Musim…
    terpenting setingan software ECU dan Ban

    jadi disini gak ada yg dipermasalahkan tentangan keuntungan mesin belum dihomologasi…

    yg disini bicara keuntungan itu tentang penundaan jadwal bisa digunakan untuk pemulihan cidera, startegi dan Mental yg selama test pra musim blm memuaskan dsb…ciaoooo…

    Guest
  5. Kalo motogp 2020 g jd diselenggarain, gmn klanjutan pmbalap yg dikontrak 1 th di 2020 ky alex marquez. Kan g prnah race

    Guest
  6. Kalo kontrak pembalap Season 2020 dianggap tdk ada dan lanjut/diganti oleh 2021, maka MM93 akan berakhir kontrak di 2025..

    Tambah lama lg yes?😄

    Guest
  7. kelarin dulu urusan sama corona baru kita bahas motojipi.
    corona sangat menguras energi taruhannya nyawa.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.