TMCBLOG.com – Bilstein Suspension merupakan nama yang sudah sangat terkenal di dunia suspensi mobil, namun brand ini kurang dikenali di dunia roda dua. Setelah dahulunya Bilstein pernah membuat suspensi untuk sepeda di tahun 70-an dan 80-an, sejak saat itu perusahaan asal Jerman ini memilih fokus pada bidang roda empat sampai sekarang. Kini, Bilstein mengarahkan pandangannya ke bidang suspensi untuk sepeda motor, dan selama lima tahun terakhir mereka telah melakukan riset dan development awal dari suspensi sepeda motor mereka. Karena itu, Bilstein telah bersiap untuk debut produk suspensi sepeda motor mereka yang mungkin dilakukan pada akhir tahun ini, jika tidak ada kendala terkait pandemi Covid-19 ini.

Bilstein pertama kali mulai memproduksi sistem suspensi kendaraan pada tahun 1920-an, lalu melanjutkan kegiatan usaha mereka untuk terjun di sektor suku cadang otomotif yang sedang berkembang cukup pesat pada dekade itu. Sejak saat itu, pabrikan Bilstein telah menjadi pemasok suspensi OEM di produk-produk dari manufaktur mobil di Eropa seperti Porsche, Lamborghini, BMW, Ford, Jaguar, Lotus, dan Mercedes-Benz. Bicara soal suspensi sepeda motor, sobat semua lebih familiar dengan nama-nama seperti Ohlins, Showa, dan WP Suspension, namun pengumuman dari Bilstein ini merupakan hal yang menarik jika kita berpikir tentang pabrikan baru yang punya pengalaman segudang [malahan sepabrik kali yah] akan ikut bergabung dalam medan pertempuran yang sama. Sekalipun jika Bilstein memulai awal lini bisnis baru mereka dengan hanya hadir di segmen aftermarket dan bukan [belum] menjadi bagian OEM pabrikan sepeda motor secara penuh.

Karena saat ini memang belum ada info dari Bilstein mengenai brand mana yang akan mengambil produk mereka sebagai OEM. Tetapi, melihat mereka telah membangun suspension kit awal untuk BMW S1000RR, bisa jadi Bilstein sedang mengincar BMW Motorrad nih. Yes, memang model sepeda motor pertama yang di-supply paket suspensi Bilstein adalah keluarga BMW S1000RR, sedari model tahun 2009 hingga model terbaru. Informasi terkait Front fork/suspensi depan dan juga rear shockbreaker Bilstein tersebut telah dikembangkan selama sekitar lima tahun, dan riset dilakukan pada motor jalan raya dan juga motor balap yang ditest pada close track. Jadi dari sini bisa diprediksi bahwa kita dapat melihat Bilstein menjadi pemasok produk suspensi OEM dari BMW Motorrad dalam waktu yang tidak terlalu lama dari sekarang.

Bilstein pun kini tengah bersiap untuk kampanye produk roda dua mereka ini di kejuaraan Superbike Inggris (British Superbike/BSB). Sejatinya ini bukan hal yang benar-benar asing  bagi Bilstein karena sudah memiliki reputasi sendiri di balap motorsport, hanya saja bukan di balap motor. Tapi, mekanik yang handal akan memahami bahwa paket suspensi tidak sebatas hanya hardware-nya saja. Manajemen informasi dan juga analisis data-data ibarat resep bumbu rahasia dalam balap tingkat atas sebagai bagian yang krusial, yang hal tersebut merupakan bagian dari alasan mengapa kita melihat ada satu merk yang mendominasi suatu bidang dalam tingkat persaingan profesional.

Foto-foto untuk produk awal dari Bilstein pada motor balap BMW S1000RR bisa sobat simak pada gallery di bawah yang sampai saat ini belum ada spesifikasi teknis. Namun secara garis besar suspension kit yang dihadirkan memiliki beberapa fitur penyetelan seperti supensi pada umumnya, Pre-load Adjuster dengan double ring, Compression/Bound Adjuster dan juga Rebound Adjuster. Menarik melihat kehadiran Bilstein ke industri sepeda motor, melihat bagaimana pengembangan mereka di industri ini dan mengejar rivalnya dalam industri suspensi sepeda motor di tahun-tahun mendatang, ketika mereka mencoba mengaplikasikan pengalaman mereka punya dalam suspensi roda empat untuk menciptakan reputasi baru di bidang suspensi roda dua.

Nugi TMCBlog

 

19 COMMENTS

    • Built quality mah udh gausah diraguin lagi kalo Bilstein, di r4 mau di aspal atw di tanah lintasan rally udh terbukti
      Salah satu Produsen suspensi terbaik, sayang prodak premium blm ramah dikantong

      Guest
    • YSS sudah cukup lama buat sokbreker balap dari motor underbone sampai ke supersport-superbike. Di balap Thailand, YSS cukup diandalkan team lokal. Di Eropa pun sudah familiar dengan brand YSS sebetulnya. Cuma memang kiprah mereka jarang terekspos dan masih sedikit yang pakai YSS di balap motor 600cc ke atas.

      Beda lagi sama RCB masbro, RCB bukan spesialis di industri sokbreker karena mereka masih perlu vendor suspensi di Taiwan untuk memproduksi produk sokbreker mereka dan di-branding RCB.

      Editor
      • Kalo rcb khusus suspensi kayanya vendornya sama kaya v**, k** yak bro nugie ditaiwan ? Soalnya mereka mirip mirip yak.
        Kalo yss kan emang diproduksi sendiri dan tim r&d nya ada di thailand semua

        Guest
  1. Wah ini kalo di NFS underground 2 waktu modif ane prefer ke merk Bilstein ini buat suspensi dipadukan sama Eibach

    Entah kenapa lbh suka aja sama merk ini dibanding merk yang lain

    Guest
  2. Yang mobilnya pada pake suspensi Bilstein share dong kaya gimana rasa bantingannya, terus awet sampe berapa lama?

    Guest
  3. OEM mobil mobil kelas 1 semua…
    teknologi sudah mumpuni, saat ini seolah olah hanya ohlins yang tercanggih, bahkan hon yang paka showa nyerah dan pindah ke ohlins, KYB apalagi..
    ada persaingan bisa untuk kompetisi harga

    Guest
  4. Wahh menarik ditunggu kiprahnya nih.
    Nanti bakalan pake orang orang mereka semua kah ?
    Atau kaya WP ? Yg awal awal merasa idealis harus orang orang mereka sendiri dan ujung ujungnya nyomot orang orang ohlins

    Guest
  5. Ooo… baru tahu kalau bilstein ini merk suspensi. Dulu pernah punya sepeda yang di tempelin stiker bilstein. Padahal sepedanya g pakai suspensi.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.