TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui harusnya Sesuai Agenda di akhir pekan ini ini kita sudah memulai Race MotoE Musim ke dua 2020 dengan race awal Di Jerez, Namun akhirnnya Karena memang Jadwal Balap MotoE itu Paralel dengan MotoGP maka Jadwal Dari MotoE untuk 2020 pun masih belum jelas. Namun begitu MotoE tahun ini tuh sudah disiapkan Tools Yakni Motor yang sebenarnya lebih powerfull dibandingkan Tahun 2019 lalu sob.

Dan Salah satu tanda Peningkatan performa sudah dapat disaksikan di Test Jerez MotoE pertengahan Februari 2020 lalu sebelum OutBreak menyeruak. Ketika Itu MotoE ditest berbarengan dengan Kelas Moto2 dan Moto3. Secara umum Laptime tercepat MotoE lebih cepat satu setengah detik dibandingkan Tahun 2019 yang lalu dan menurut MotoE, di tahun ini ada beberapa Peningkatan Impresif Yang dihadirkan di Motor Energica Ego Corsa Yakni :

  • Peningkatan Torsi Motor Listrik
  • Ban Belakang Michelin Baru dengan Konstruksi dan Compound baru Untuk Stabilitas dan performa
  • Peningkatan Setup Suspensi / Fork Depan

Selain tiga Variabel Peningkatan performa di atas, MotoE di tahun 2020 juga melakukan peningkatan Durabilitas Race dengan cara

  • Sistem Isi ulang Yang lebih baik oleh Enel X
  • Panjang Race ditambah satu lap Tahun ini karena saat ini Motor bisa di Charge/ Isi Ulang Listriknya di Grid setelah Sighting Lap
  • Motor memiliki sistem Pendinginan Baru yang bisa membuat Pembalap lebih sering bejek Throttel Pol Polan Untuk mengail Power mesin Lsitrik Yang tinggi.

Tulisan di atas adalah Klaim, Gimana data Empiriknya ? Salah satunya Yang berhasil diulik data telemetrinya adalah team Aspar yang notabenenya memiliki Team MotoE dan team Moto3 teryata memang performa kedua Kelas ini mulai beririsan sob . . Berikut data datanya  . .

Matteo Ferrari (Trentino Gresini MotoE)Memuncaki first Official Test in Jerez, dengan menorehkan laptime terbaik 1:47.49. Sementara itu Best Laptime Team Aspar Di jerez adalah 1:48,616.

Gambar Di atas adalah data  akleselerasi Di Straight Utama dimana kecepatan awalnya 62,2 km/jam dan diujung straight 227,4 km/jam dengan waktu yang dibutuhkan untuk berakselerasi sejauh itu ( 62,2 km/jam sampai 227,4 km/jam) selama 11,17 detik. Perlu dicatat Akselerasi di Straigt Jerez tersebut dilakukan di Tarck sejauh 477 meter.

Dan Jika dibandingkan dengan kelas Lain yakni Moto3, Maka Akslerasi MotoE boleh dibilang lebih ngejambak di Spot straight ini sob. Moto3 di sini berakselerasi dari Kecepatan awal 67,9 km/jam dan terbatas hanya sampai 212 km/jam di Jarak 477 meter. Dengan jarak yang sama yakni 477 meter MotoE bisa berakselerasi dari awalnya 62,2 sampai kecepatan Puncak 227,4 km/jam Patut dicatat juga Bobot MotoE adalah sekitar 260kg, Moto3 jauh di bawah itu . . Kenapa Bisa begitu ?

Ya memang mesin listrik punya kekuatan di torsinya Yang Ngejambak dan Juga Motor ini nggak ada Perpindahan gear sementara Moto3 tetap butuh perpindahan gear saat berakselerasi. Namun kenapa Secara keseluruhan Moto3 lebih tajam Laptimenya ? Perlu di ingat Sirkuit Jerez tidak hanya straight ada juga banyak tikungan dan tmcblog yakin Moto3 punya banyak kelebihan performa di tikungan dibandingkan MotoE, Bisa dilihat bahwa di Tikungan etrakhir mereka bisa menggantung speed sampai 5 km/jam lebih cepat dari MotoE untuk awal akselerasi.

Taufik of BuitenZorg ~ @tmcblog

16 COMMENTS

  1. wahh ini yg nggak boleh terjadi, masa bisa2nya remote control makin mendekati laptime motor balap 😒 jangan2 skandal dorna ini pelan2 mau menggeser motor balap digantikan remote control 😒

    Guest
  2. Kalo aja motor listrik udah ada yg versi pakai gigi, pastilah diajang balap ada sensasinya entah suaranya yg makin mendenging/yang lainnya..

    Cuma kek gimana ya motor listrik dikasih gigi..?

    Guest
  3. Go green itu isu seperti global warming yg diprakarsai oleh para elite gombal untuk sengaja melemahkan negara berkembang yang berpotensi menjadi negara maju. Satu mata uang global adalah tujuan mereka. Minyak dan gas bumi seakan akan mau habis, padahal cuman reposisi isu saja. Kalau gas, minyak dan batu bara mau habis kenapa harga sekarang hancur? Karena konflik timteng dan rusia? Wkwkwkwk aja

    Guest
    • Tapi imbas pemakaian migas buat lingkungan emang buruk kan?,buktinya India dan China setelah dilakukan lockdown langitnya langsung jadi jernih,biasanya penuh polusi
      Mungkin covid-19 ini justru hadiah tamparan dr bumi,biar bumi bisa berisitirahat untuk memulihkan diri dr kerusakan yg ditimbulkan tangan tangan manusia

      Guest
      • Amerika sama Rusia suruh lockdown juga karena ozon berlubang akibat industri di negara tsb. Lupa, Inggris juga. Apa mereka ga berani? Lockdown di china cmn di Wuhan saja. Yang lainnya ga diberlakukan. Apa benar lockdown satu propinsi bisa buat langit jernih? Btw langit jernih itu yg bagaimana? Klo mendung tetep aja butek wkwkwkwk

        Guest
  4. Katanya rumah sakit darurat covid di spanyol sudah ditutup,bukankah itu menandakan grafik disana udah mulai menurun/melandai walaupun kayanya masih lebih banyak dr Itali

    Yg gila justru di Brazil,disaat grafik masih naik korban jiwa bisa 100 orang perhari meninggal,tapi malah segala kegiatan mau dibuka kembali takut ekonomi mereka makin hancur

    Semoga aja bisa semakin mereda,at least semakin terkendali

    Guest
  5. MotoE masih baby liat aja kedepan
    Wong buggy eletrik aja bsa ngalahin buggy engine ko track yg sama dan skala yg sama

    Guest

Leave a Reply to setia1heri Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.