TMCBLOG.com – Selain membicarakan soal Refreshment Suzuki GSX-R150 dengan Livery 100 Tahun Suzuki yang hadir juga di GSX-RR Suzuki Ecstar MotoGP 2020, Tmcblog Juga menanyakan kepada Balap Yohan Yahya Sales & marketing dept head PT SIS beberapa Motor Motor yang sudah hadir di negara lain namun belum kunjung dirilis di Indoensia seperti Suzuki Saluto 125, Suzuki DR150, Suzuki V-Strom 250 dan Sinyalemen versi Setang terekpos dari Suzuki NEX 2 . . .

Untuk yang pertama jelas Tmcblog bertanya soal Suzuki Saluto. Skutik ini memang luar bisa menarik perhatian semenjak Diperkenalkan sampai akhirnya resmi rilis di Indonesia padahal Market Indonesia baru melihat foto dan Video Saja. Lalu Bagaimana Suzuki Indonesia menanggapi Positifnya Respon Market ini, Apakah Suzuki Indonesia akan Juga merilis Skutik retro modern bercita rasa eropa yang kental ini ? Pak Yohan Menjawab :

Saluto sebenarnya membuktikan bahwa Suzuki tidak tinggal diam, Suzuki masih tetap berinovasi dan memikirkan Konsumen konsumen. memang Motor ini diproduksi Di Taiwan. Pertanyaannya pasti, Kenapa kita tidak memasukkan atau dibuat di Sini. Jadi, kalau mereka yang buat (maka) pasarnya memang Buat Taiwan dan sekitarnya Ke Utara. Kita sih dari sebelum mereka launching sudah coba Study. Memang marketnya ada, namun ada satu hal  yang Jadi pertimbangan dan perhitungan Kita, yakni masalah Cost ( Biaya) nya yang cukup besar.”

Lalu tmcblog tanya, jadi Jika Saluto ini mau di masukkan ke Indonesia akan produksi lokal atau Impor, Pak Yohan Menjawab ” kalau secara bisnis, tidak mungkin kita membuat model yang sama di Dua Tempat, costnya akan lebih besar. Misalnya Mesinnya sudah ada di Taiwan lalu kita buat lagi mesin Di Indonesia, Costnya jadi besar. Jadi awalnya, Oke Buat di sana lalu Kita coba Masukan ke sini. tapi karena ongkos kerja di sana sudah cukup tinggi dan lain lain itulah yang masih jadi perhitungan, karena kalau kita masukan dan harga tidak kompetitif juga sayang.”

Kalau Misalkan study Bahwa Saluto Di Indonesia akan menghasilkan pasar yang besar, apakah Suzuki mau memindahkan Mother Plan  Suzuki saluto ke Indonesia, pak Yohan  menjawab “Ya itu harus ada pembicaraannya, Otomatis,  Moulding yang ada di Taiwan harus kita ambil. Tapi akan ada perhitungan perhitungan ekonomi yang lain. Contohnya begini, Taiwan sendiri akan tetap mempertahankan karena menyangkut Pekerja mereka  dan Investasi yang harus kembali sehingga akan ada negosiasi yang cukup panjang. Tapi tidak menutup kemungkinan. Bisa saja terjadi. Contohnya beberapa Moulding Kita ada yang dilepas ke Negara lain “

Jadi Dari penjelasan pak Yohan Di atas, tmcblog simpulkan dalam waktu dekat Suzuki Indoensia belum akna mendatangkan Sosok Suzuki Saluto 150. Tmcblog Juga menanyakan Soal Kabar DR150, Suzuki VStrom 250 dan Suzuki NEX2 dengan setang terekspos seperti layaknya Dual urpose Skutik. Sobat sekalian pasti kepo akan jawaban suzuki Indonesia, Silahkan Simak Di VLognya sob

taufik of BuitenZorg

 

51 COMMENTS

  1. Ekspor rangka sama body aja. Atau bikin mouldingnya. Pake mesin nex juga udah oke… Yg penting model warganet +62 mah…

    Nah kalo kayak gitu secara enomoni masuk gak tuh?

    Guest
    • Bermimpilah yang tinggi wahai fanboy dying, andai jatuh, kamu masih dalam mimpi yang lain 😁😁😁😁

      Guest
    • import rangka dan mesin CKD, mesin bisa pakai punya Address. fitur sunat semua supaya bisa nekan harga jual.

      tapi kayanya SIS juga pesimis melihat potensi pasar untuk Saluto ini, mengingat penjualan Kymco Like (yg modelnya mirip Saluto) gak begitu bagus.

      Guest
  2. Pengen punya skutik retro lagi…
    Dulu punya merk anu boros doang, tarikanya kalah sama matic jepangan yg cc dibawahnya… 😢

    Guest
  3. Opsi import mungkin SIS belajar dari YIMM pernah import Yamaha Nozza Grande dari Vietnam. Mungkin penjualannya kurang memuaskan, harganya kurang kompetitif padahal import dari Negara Asean. Bagaimana Saluto yg non-negara Asean & di Taiwan sana harganya udah cukup tinggi.

    Guest
  4. Duh, masalah utama suzuki desaiin, dpt desain bagus g dijual dimarih, ngeprank banget kan 😅

    Guest
  5. Katanya inovasi belum berhenti?
    Sekarang investasi yg sudah berhenti ya?
    Apa iya masih Moulding cuma boleh 1.?
    Perasaan pabrikan beda negara lain ada yg produksi jenis sama. Wave bukan buatan Endonesia kan?
    Lagian apa ga bisa improf sedikit?
    CBR thai udah, Indo bikin beda..
    Taruhlah beda mesin, beda kunikasi jg wenang. 110/125misal.
    Tohhh nyatanya lebih besar belum tentu lebih laris..

    Guest
    • SIS pasti punya pertimbangan lain.
      seperti mungkin melihat angka penjualan pesaing terdekat Saluto yaitu Kymco Like 150 yg gak begitu bagus, padahal fitur melimpah dan harga masih masuk akal.
      dan lagi SIS gak akan berani gambling karena motor yg direspon baik sama netizen belum tentu akan laku di pasar.

      Guest
      • Kymco bro… meskipun kualitasnya tidak kalah saing, tetap saja warga sini masih brand oriented

        Guest
  6. Giliran produknya direspon positif SIS malah mbulet aja suruh masukin ke indo, kurang mahal gimna pertama masukin satria FU? nyatanya pernah jadi tulang punggung suzuki, fix SIS 2W hanya cari2 alesan aja, berbanding terbalik dengan 4W nya yang berani masukin model2 dari indihe walau sekedar tes pasar dan g semua laris tapi tetap dicoba.

    Guest
  7. masalah utamanya SIS kurang berprestasi dalam penjualan, berimbas pada kagak adanya duit dan kemampuan meyakinkan suzuki pusat. pabrikan sebelah walaupun sama² negara asean utk bbrp model bisa produksi barengan

    Guest
    • Betuuulll…sis posisi tawarnya sangat rendah.. bosnya ngomong sampe berbusa,,tetep aja ga digubris.
      Kemarin sampe datangin blogger ke jepun atas inisiatif sis,,hasilnya juga gitu2 aja..makanya tambah ga dipercaya

      Guest
      • Para blogger rame-rame diundang ke Jepun.. pasti udah ngasih masukan seperti apa selera konsumer Indonesia. Lalu dirilislah Suzuki Bandit 150 desain gado-gado… Gubrakk semua.. 🙂

        Guest
  8. Aduh ngelesnya parah de
    Honda aja indonesia n thailand bisa produksi model yang sama. Yamaha juga. Sekarang ngelesnya bilang ga boleh ada 2 moulding 😂
    Kalo pasar ada dan potensial ya perbaiki SSI ke pusat lah. Jangan iya-iya aja kalo dibilang suru ikut gaya indihe 😂😂

    Guest
  9. Sis ga jualan jg gpp. Ga rugi ini gw?
    Ha ha ha…

    Nunggu yg pasti² aja next scoopy 125

    Guest
  10. Kalau diproduksi di 2 tempat maka cost akan besar
    Pikiran aneh…
    Kan potensinya juga besar bos…
    Ya udah pake motor listrik saja

    Guest
  11. Berarti ada dua hal yang jadi masalah di Suzuki 2W, TUKANG NGELES dan OVERTHINKING. Emang segitunya susah bikin moulding buat produk yang punya potensi jadi volume maker. Bikin satria youngstar yang bentuknya gak jelas itu aja bisa, masak bikin skutik yang secara market pasti gede gak bisa. Ini petinggi perusahaan atau petinggi parpol sih?

    Guest
    • Satria Young Star marketnya lumayan banyak di Philipina, jadi coba dimasukkan ke indonesia, tp hasilnya zonk!!

      Guest
      • Tapi masak sih mereka gak nyadar kalau penjualan bebek udah lesu? Atau minimal emang mereka gak ada yang mikir kalau sekarang jarang banget motor bebek yang platnya baru

        Guest
  12. Pdhal klw masuk.sini,, modelnya keren, MS bs naik..tp apadaya…budeg berjilid jilid petinggi sis…

    Guest
  13. Moon Maap Nih Kalo Masalah Molding kan Tinggal Pesan Molding dengan spek yg sama (kenapa Kita Mesti Ngambil Molding punya Taiwan ? ) Pabrik indo Gak Perlu Riset lagi dong . Orang Udah ada Base Designya

    Mungkin Yg jadi Pertimbangan Sebenernya Kenapa Gak Di produksi Disini Jga karena adanya Cost Riset Yg harus Dibayar Oleh SIS ke Suzuki Taiwan Selaku Pemilik Produk . Mungkin loh ya . Kalo Mau aman Ya CKD in lah paling 35-40jt per unit

    Guest
  14. Sijuki Nex yang jelas jelas produksinya di sini aja mw bikin versi stang telanjang aja lamanya minta ampun kok

    serius dari mananya ? wakwkawkak

    Guest
  15. masalah moulding mungkin masalah besar kalau bicara 1 motor, karena partnya ada ribuan. tapi mungkin kalau moulding body saja masih bisa dicopy ke sini.
    yang disini jadi pakai rangka (dengan penyesuaian mounting body) & mesin yg sudah ada saja. atau kalau memungkinkan ya mesinnya 125 / 150cc.
    kita ga bisa komparasi sama honda yang perusahaannya lebih besar, ibarat jualan 1 model ga terlalu laku juga ga terlalu pusing. kalau secara nyali, saya akui kawasaki paling bernyali (true gambler)

    Guest
  16. Sudah saya lupain ajalah saluto ini, gausah di tunggu percuma, makin kesini makin keliatan gak prioritas masuk sini.

    Guest
  17. SiS kurang percaya diri buat jual produk baru sepertinya. Mungkin dr jepun SiS dituntut buat bikin motor yg jadi one hit maker kaya mBeat. Tapi Nex II blom sesuai harapan Jepun penjualannya…jadi buat release produk baru ditahan-tahan jepun. Logika bisnisnya…produk yg ada aja penjualannya kurang OK, koq lo minta produk baru lagi…gw kluarin dana lg bgitu kali pikir Jepun siJuki.

    Guest
  18. Lha bukannya contoh kayak PCX,mereka punya basis produksi di Jepang,Thailand, Vietnam,dan Indonesia?

    Moldingnya terus bergilir gituh?bulan ini diboyong ke negara ini,bulan depan ke negara itu 😂😂😂

    Halah susu ki fokus di Ertiga sama carry pickup aja lah,gak niat jualan motor disini ente! [email protected]&+?+#

    Guest
  19. Mending buat yg baru ajja model baru dengan teknologi yg sama kayak di saluto tangki di depan pake keles kan mantap ane sih berharap ada suzuki hayate remake di 2020 ini dengan fitur kekinian seperti yg ada di saluto wow

    Guest
  20. Terus terang saya sangat kesemsem sekali dengan model motor ini pak. Kalo memang ada disni, mgkn akn sya bela2in untk beli. Syg bgt klo smpe tdk dihadirkan, pdhl bisa bikin pasar matic makin rame atau kocar-kacir. Bahkan bisa jd andalan buat Suzuki kedepannya. Bayangkan sja brpa pangsa pasar yg akan terpecah belah. Misal, ditempatkan di pasar menengah kebawah, dg mesin 125 tentu akan mampu bersaing dg Lexi dan Vario. Tapi dg desain body yg dibwa, tentu jg akn “mencampuri” pasar Scoopy dan Mio Fino, iya kn pak?dan dg keistimewaan desain serta fitur yg dibwanya, bisa jdi siap bersaing pula dg matic andalan Italia, yakni Piaggio. Apalagi jika hrga yg dipasarkan mampu kompetitif? Saya yakin animo masyarakat Indonesia yg sgt khas ini akn sgt tinggi. Saya mohon untuk dipertimbangkan..
    Demikian prediksi sya yg hnya sepatah dua ptah kata, tpi dg optimistis yg tinggi.hahaha… Semoga bisa mnjadi pertimbangan para petinggi Suzuki, sebelum “diambil” pabrikan lain yg punya sumber daya yg lebih besar dari Suzuki. Terima kasih…

    Guest
  21. Sebenarnya ‘simple’ yang di mau market sini tuh modelnya saja yg menarik, jadi masalah mesin pakai yang sudah ada saja Nex-2 maupun Address bore up 125cc (150cc) selesai! yang penting model..model..model.. jangan yang aneh-aneh dan tanggung.

    V-Storm pakai mesin Inazuma, DR150 pakai mesin Satria F karbu, Shogun/Arashi 150 reborn, Skywave 125/150 reborn, Burgman 150 ah sudahlah

    Guest
  22. kebayang ni kalo saluto versi indonesia di buat dengan ukuran xl + rims 13″atau 14″ ( keseluruhan dimensi lebih besar sedikit dari versi taiwan) manteb bener pake mesin 150 dengan kisaran harga sama kaya vario s/d aerox lah. udah deh suzuki bisa first mover di kelas classic elegan.

    semoga SiS bisa kasi ide ini ke Suzuki pusat.

    just myhumble idea

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.