TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui, test Rider Official Ducati Michele Pirro memberikan opininya mengenai Kegagalan Jorge Lorenzo menjalani Wild Card bersama Yamaha setelah Dorna membekukan Seluruh Jadwal Wild Card di Musim 2020 iniย  . . Mungkin Honda ingin membuat Lorenzo membayar sesuatu karena hengkang ke Yamaha. “Begitu kata Pirro seraya mengemukakan bahwa Pembekuan Wild card 2020 ini ada andil Honda Untuk menjegal Lorenzo . . lalu Bagaimana respon dari Honda?

Via Crash.net, Alberto Puig lagi lagi angkat Bicara “Komentar Pirro memalukan dan sangat tidak pantas, saya tidak mengerti dari mana asalnya. Honda, seperti semua pabrikan yang berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia MotoGP telah bekerja sangat keras selama berminggu-minggu untuk memahami kelayakan musim ini [karena coronavirus].

“Kami telah mengadakan banyak pertemuan selama periode ini untuk menemukan konsensus dengan semua pabrikan. Kami, sebagai Honda, telah menyerahkan banyak hal yang ingin kami lakukan di masa depan dalam hal evolusi teknis dan kami telah melakukannya demi kebaikan olahraga ini, untuk menjaga kesetaraan di antara semua produsen. “

โ€œItu tidak mudah, kita semua beradaptasi, dari organisasi ke tim, sponsor dan tentu saja juga pembalap – semua dengan tujuan untuk kembali ke Kejuaraan Dunia yang kita semua ketahui.

“Inilah sebabnya mengapa hal itu menyakitkan buat kami di mana seseorang yang menjadi anggota tim pabrikan ( Michele Pirro) membuat komentar semacam ini dalam situasi yang sulit dan kritis untuk semua orang. Saya percaya bahwa Pirro harus mengetahui bahwa di Honda kami menghormati Lorenzo. Kami mengakhiri tahun lalu dengan dia dengan cara yang baik dan penuh hormat dan berharap yang terbaik untuk masa depannya.”

Sementara itu dulu kita pernah dengar rasa terima kasih Lorenzo karena Honda tidak menggunakan Haknya untuk mencegahnya mengendarai Motor Kompetitor ”ย  . . . Aku sangat bersyukur mereka ( Honda) tidak menempatkan klausul untuk menghentikanku mengendarai sepeda motor lain tahun ini (2020). Mereka bisa melakukannya, tetapi mereka tidak melakukannya, . . .”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

73 COMMENTS

  1. Entah kenapa lama lama gak demen liat orang orang pabrikan ducati non pramac yak. Lama kelamaan banyak tingkah.
    Kemarin minta motogp tetap digelar ditengah wabah covid 19 dan bisa digelar dengan syarat pembatasan crew. Yang udah ada batasan malah menuduh yg kagak kagak.

    Guest
  2. Tiap ada regulasi yang dikira merugikan kok selalu Honda yang dituduh punya andil besar yak, padahal kan kesepakatannya diambil secara konsensus yang memerlukan semua pihak menyetujui usulan regulasi baru tsb.

    Guest
    • Jangankan regulasi,Mereka kepleset di kamar mandi pun salah Hobda ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

      Guest
      • @Waduh/Nednar

        Lah kenapa saat itu Yamaha dan Ducati gak sekalian ganti pembalapnya dgn rookie minim pengalam MotoGP juga?malah ngegaji Crutchlow lah,Dovi lah,atau malah balikin Rossi yg udah pada bangkotan

        Duh!

        Guest
      • @waduh dan juara2 senior di motoGP harus kalah sama bocah kemarin sore. Lagian Rookie rule juga gara2 Stoner mendadak pensiun, dan Honda kelabakan nyari penggantinya dia. Opsi satu2nya ya Marquez yg harusnya dia di satelit, tapi akhirnya langsung ke pabrikan

        Guest
      • Rookie rule ha? Itu hanya kembali ke peraturan lama, dulu lorenzo, bautista, dan pedrosa naik ke motogp juga langsung masuk tim pabrikan. Lagi pula tanpa rookie rule yang sekarang, suzuki ga akan bisa ambil pembalap rookie dong (vinales, rins, mir) karena suzuki ga punya tim satelit.

        Guest
    • Biasa lah makin tinggi pohon makin kencang angin yang berhembus menerpanya, ga kaya sebelah yg anyep itu.

      Guest
    • Ducati lupa regulasi penyeragaman ECU lebih menguntungkan mereka karena ECU nya juga dari mereka sendiri. Sampe aturan winglet dan segala tetek bengeknya juga lebih menguntungkan mereka. Tapi tetep saja Honda yang juara.

      Guest
  3. “Kalahkan kami di sirkuit” gayanya Duc dah kaya sering juara dunia aja waktu menang sekali terus sendok bannya dimasalahin.
    Dijawab MM93 ma Honda dengan Duc digebuki sepanjang 2019

    Guest
  4. lue skarang wani naggepin satu per satu koar koar Pug

    karena kartu truf ( marques) engkau pegang walaupun sebenaranya lawan lebih masuk akal ..

    Guest
    • Masuk akal dari mananya?, Justru pendapat Pirro yg gak masuk akal,keadaan kritis dimana mana kayak gini kok bahkan Gigi dall igna sendiri mengusulkan untuk hanya memakai 1 motor tiap pembalap untuk memangkas biaya disaat pandemi ini, sayangnya itu gak disetujui Dorna dan para pabrikan,ini malah ketambahan motor wildcard testrider beserta kru nya apa gak makin bengkak biayanya?

      Guest
    • Masuk akal dari mana????
      Ekekekekek Pirro & Lorenzo sekarang statusnya sudah sembalap gurrrem… bukan level Marquez lagi yemmm ekekekekekekek

      Guest
        • pembaca teemce emang rata2 f b m merasa lebih tinggi dari semua org…. maklumin aja…

          Guest
        • Mungkin lebih gurem dr rossi, wong petronas aja dilamar nolak. Malah kakak ros

          Guest
        • Orang indonesia cm bisa komeng doang coy,padahal sm pirro aj levelnya cma sekuku hitamnya๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†,tapi gapapa mereka masih punya harga diri walaupun berbentuk komeng doang,NAH SEKARANG AMBIL KACA SANA NGACA DULU๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

          Guest
        • Selama musim 2019 sih emang capaiannya gurem lah dibandingin dengan rekan setimnya hehehe..
          Marquez 420 poin, lorenzo 28 poin

          Guest
  5. Sebenarnya ini bisa dibawa ke persidangan kan atas pencemaran nama baik ๐Ÿ˜
    Tapi kasian mas Pirro sih,udah mata pencahariannya tersendat kena pandemi malah kena denda,bisa auto jadi gelandangan

    Guest
  6. emangnya mau ngebongkar apa sih???? ekekekekek
    Buat apa juga HRC ngejegal pembalap2 gurem yang turun dgn status wildcard??? ekekekekekek

    Guest
    • Pantek pilat kau, ngatoi jorge pembalap gurem. Kalo jorge tu kawan apolagi sanak aku, wong macam kau ni la aku sembelih. Untuk dio bukan kawan aku.

      Tapi kalo kau melawan nian, mela kito belago bae. Cari bae aku dipalembang, perumnas sako kenten. Datang jangan sendiri, ajak kawan kau empat limo orang. Mangko seimbang lawan aku sendiri.

      Guest
  7. Hampir semua orang di ducati lemes bener mulutnya hahaha, budaya orang jepang beda bgt sama eropa. Eh tapi puig bukan jepang, pantes lemes juga.
    Wkwkwkwkw

    Guest
    • Ngecounter aja, kalo diem dikira beneran ntar, kadang netijen jg konyol.. diem salah dijawab salah.

      Guest
    • Makanya Honda milih Puig biar bisa bales bacotan mereka. Om Puig juga gak kalah pedes kalo ngomong

      Guest
  8. Sdh 20 tahun nunggu gaya balap macam Garry McCoy g muncul2… jaman itu nonton balap bener2 mengasyikkan..skrg lbh banyak perang komentar

    Guest
  9. Setubuh sm cak AIM-1N, cum negara berflower alias negara terserah, yg dikit2 nuntut tentang pencemaran nama baik, pdhl aslinya namanya udh jelek….

    Guest
  10. Gesit kok 2 milyar… tp boong… ada artikelnya gak wak?

    Guest
  11. Itu aja bingung,kan italian style memang begitu(BACOT),dari pembalap legend,pbalap biasa,sampai wildcard/test rider pun begitu,semua sama.

    Guest
    • Wildcard itu buat pembalap gurem, gak ada sejarahnya Marquez takut sama pembalap2 gurem ekekeekek

      Guest
  12. Gini ini, pabrikan bagus, tapi otak pembalapnya dibawah standar. Prestasiu ridernya juga ga bagus bagus amat

    Guest
    • Tul.. Marc juga ogah kayanya kesana ekwkwkwk

      Mending ke Yamaha aja, biar FBM dan FBY rukun gemah ripah repeh rapih

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.