TMCBLOG.com – Sprung Weight pada dasarnya adalah segala bobot yang di bebankan di atas Suspensi seperti Frame, body, mesin, Rider, dan segala cairan seperti misalnya bensin. Sementara Unsprung Weight adalah part part yang tidak disupport oleh Suspensi, biasannya terletak ‘sebelum ‘suspensi sepetti sistem pengereman, as ban, Roda, ban dan swingarm

Salah satu Konsep dalam membuat kendaraan memiliki performa handling yang bagus adalah meminimalisasi Unsprung weight. Semakin kecil unsprung weight maka akan memperkecil kerja dari suspensi untuk membuat ban dari Roda tetap berada di daerah kontaknya dengan permukaan jalan. Semakin berat maka inersianya akan semakin besar, ujung ujungnya lebih sulit berakselerasi dan berdeselerasi. Oleh karena itu banyak dari team motogp mengganti swingarm mereka dengan Swingarm yang dibangun dari Material lebih ringan namun tetap kuat seperti Carbon.

Bonus . . Struktur Swing-arm Carbon terpapar jelas . . fix Hollow

Masih ingatkah perkataan Cal Crutchlow mengenai Harga dari sebuah Swingarm Carbon Yang diproduksi Oleh HRC Untuk Honda RC213V . .? “Marc Marquez dan Repsol Honda secara keseluruhan memperoleh prioritas utama soal supply material, dan karena swing-arm ini (Carbon) berharga 250 ribu Euro, kami tidak bisa selalu menggunakan kopian-nya” Yes 250 ribu Euro alias 4 milyar Rupiah, beneran segitu ?

Nah Baru baru ini hadir pernyataan dari fihak Ducati mengenai perkiraan Harga Produksi dari Swingarm ini. Ducati Boleh dibilang merupakan Pabrikan yang lebih awal dari Honda dalam soal penggunaan Swingarm berbahan serat Karbon. Menurut Paolo Ciabatti, Ducati Sporting Director Mereka menggunakan Mulai dari Tahun 2009 dan menyebutkan bahwa Cost pembuatannya ada di sekitar anga 35 ribu euro per unit Swingarm atau sekitar 560 juta rupiah.  . . Lho koq Jauh antara 250 ribu euro ke 35 ribu euro?

Source: Mat Oxley

Salah satu penjelasannya mungkin bisa di refleksikan ke perkataan Alex Giussani, Technical Director Suter Industries mengenai pengalamannya membuat swing arm Untuk Sutter ” Menurut saya saat awal melakukan riset dan pengembangan biayanya sekitar 100 ribu sampai 200 ribu euro. Lalu saya bisa memberikan biaya pembuatan per Unit di angka 20 ribu euro “ . So Jadi angka yang disebut Cal Crutchlow biasa jadi termasuk biaya riset sementara angka yang disebut Ciabatti sudah merupakan biaya produksi Massal per Swingarm. . . tapi tetap saja sih 1 swingarm berharga sama dengan 1 unit Panigale 😀

Taufik of BuitenZorg

35 COMMENTS

  1. untung ada uang sponsor,, tapi kalo Suzuki gmn ya ?? sampai saat ini kyknya tim mereka masih belum ada sponsor besar yg mau join,,

  2. Entar ada meme nih
    Cewek matre gak bakal tau mana yg 500jt (gambar swing arm carbon MotoGP) mana yg 100jt (gambar Kawasaki ZX25R ) ??

  3. Suter kan produksi banyak buar dijual, yach cost murah dgn spek sama.

    Hrc buat buat mm saja, spek khusus buat mm saja ,yach mahal.

    Komposisi carbonya juga belum tentu sama dgn suter atau ducati.

    • Emang mau karbon yang pigimane lagi? Karbon ya sama aja kaya kain kaos. Mau bikinan Perancis mau bikinan China bikinan Bandung, tetep sama aja bahannya dan harganya. Yang jadi pembeda yang bikinan Perancis mahal, bikinan China cuma aeharga gorengan, bikinan Bandung harga distro.

    • Lagipula Suter belum pernah bikin swing arm karbon. Bikin sasis aluminium mah jago. Bahkan bikin sepaket sama fairing dan mesin. Tuh ZX-RR sasis dan fairingnya bikinan Suter, mesin doang dari Kawasaki. Mahindra moto3 motornya 90% bikinan Suter, sisanya vendor macam ECU, sokbreker dan perintilan yang ga sempat mereka buat sendiri.

    • Yac h sama kaya stainless steell, itu ada beberapa turunanya, SS304, SS304L, SS316, SS316L dst sampe duplex.

      • Wkwk diemin aja bro bdt dia sotoy taunya cuma serat carbon aja udah.
        Padahal banyak faktor yang mempengaruhi kwalitas dan harga carbon itu sendiri.
        Seperti :
        Tipe serat karbon dan resin yang digunakan.
        Rasio campuran serat karbon dan resin.
        Bentuk serat karbon: searah, bersilangan, berkaitan, atau tidak tentu.
        Kualitas serat: distribusi serat yang merata, ada tidaknya celah.
        Wkwkwk jangan cuma taunya carbon cuma kaya kain doang bahannya ?

        • Apa perlu gw kasih link akun FB dan IG gw biar lu tau apa kerjaan gw dulu jaman masih di bengkel moge wkwkwk

          Btw, daripada sotoy hasil googling. Mending ceritain lu udah pernah buat apa aja dari fiberglass atau fiberkarbon. Kalo belum pernah, elu yang sotoy bro. Persis komentar2 elu di artikel2 sebelum ini.

  4. Cukup bersyukur bisa menikmati kompetisi mainan mahal..andaikata,bilamana, seandainya, sy punya duit segitu………

  5. Ingatkah..?

    Bagi yg pernah ikut tes Psikologi:
    Apa persamaan antara “Arang” dan “Intan”?
    –》Carbon.

    Kita tahu, yg selalu juara yg 250ribu Euro, bukan yg 35rb.

  6. yg punya warung disini membandingkan harga sebuah swingarm dengan panigale sedang blogger sebelah pembandingnya adalah sebuah expander keliatan jelas dimana blogger yg passion nya memang di motor dan blogger yg cari uang dari menulis artikel motor wk wk wk

    • Kadang orang juga menyukai mobil dan motor bung gak hanya suka motor aja ato mobil aja yg dia sukai, mungkin anda ini orang yang cuma tau motor doang ya

    • Tidak ada salahnya mau divandingkan panigale ataupun xpander.. bahkan sampeyan bandingkan dengan harga rumah, kasur, kulkas, tivi, dll juga gk masalah. Toh pengandaiannya kan masih serupa.. yaitu Nilai nya..
      Lagian siapapun yg nulis blog (baik tmc maupun iwb) sama2 dpt duit jg di tiap artikelnya. Lah kita? Nulis kadang di pilah2, gratisan pula..

  7. Ngomongin dunia prorotype emg tampak seperti ga masuk akal. Let’s say bahannya sama2 aja, tp yg bikin mahal biaya risetnya. Daaaan, bikinnya dikit. Biasanya bahan karbon melewati proses penguatan melalui proses press bersuhu tinggi yg butuh cetakan, bayangin aja gimana ribetnya nyiapin 1 mesin cetakan rumit hanya untuk beberapa pcs spare part aja, yg mungkin jatuhnya ga sampai 50 unit.

    • Karbon ga terlalu butuh suhu tinggi, yang susah it ngevakumnya. Kalo ga pas ntar kebanyakan resin yang tersisa bikin terlalu lentur, terlalu dikit yang masih di nempel di serat jadi terlalu keras dan getas.

      • Ganti cangkir : Gw ga ngerti banget tentang carbon gini. Buat tau ginian. Apakah harus seorang insinyur? Lo emang insinyur ya? Ngerti amat, karna gw cuma tau nonton doang. Makanya baca ini blog biar tau info tentang motornya bukan balap doang.

        • Gw bukan insinyur, cuma kebetulan aja pernah kerja di tempat orang bongkar pasang mesinnya holkay dan bikinin fairing yang kadang dipakai jaman IRS masih rame. Cuma untuk bikin part karbon, gw dulu cuma bikin spion, kondom tangki atau spakbor, belum pernah bikin fairing full karbon. Fairing R6 dan CBR600RR aja orderan cuma dari fiberglass, ada bagian yang dikasih karbon tapi cuma bagian yang bakal dilobangin buat mounting.

  8. Intan/diamond adalah mineral paling keras dan paling mahal. Tidak ada mineral alam yg lebih keras/kuat drpd intan. Untuk pengeboran bawah tanah digunakan mata bor yang dipasangi potongan intan.

    99,95 persen dari intan adalah carbon.

  9. Yg aku bingung sampai sekarang.. Dan jadi pertanyaan terus setiap aku mendengar dan melihat arm carbon ini adalah.. Apa bahan utamanya dlm.membuat serat karbonnya..?? Sangat banyak unsur karbon di alam.. Bahkan intan dan arang juga ada unsur karbonnnya..?
    Jika melihat penjelasan dari beberapa komntar d atas.. Terlihat ada kata resin yg di gunakan dlm membuat arm ini.. Reain juga merupakan larutan.. Dan apa saja bahan yg digunakan untuk membuat resinnya..??
    Karena jika di lihat digambar arm mm93 yg patag itu.. Terlihat armnya terbuat dari lembaran serat karbon..

    Mohon bantu wak terkait unsur apa yg di gunakan dlm membuat serat karbon ini..

    Apakah seperti kain yg di tetesi lem alteco gitu sehingga jadi keras..??
    “Kain sebagai serat karbon dan lem alteco sebagai resinnya”

    • Bahan utamanya ya karbon, unsurnya C. Serat karbon ya C itu yang dirangkai sampai jadi saling mengikat dan bentuknya jadi kaya benang, kemudian di anyam sampai jadi kaya kain. Bahannya bisa apa aja karena semua bahan organik pasti punya unsur C, yang jelas apapun bahannya bakal di proses sedemikian rupa sampai kadar karbonnya diatas 90%. Makanya gw bilang di reply atas, karbon ya dimana2 sama mau bikinan Ducati, Honda atau Suter, orang bahannya juga sama. Lu juga bisa beli fabric nya dari China sekarang juga dengan kualitas 100% sama dengan fabric yang dipakai Honda, yang bedain kan Honda bisa desainnya. Sama kaya rangka motogp, lu bisa beli aluminium lembaran dengan tebal 3mm persis yang dipakai motogp dan moto2, tapi kan ga semua orang bisa desain rangka kan biarpun bisa dapetin lembaran aluminium yang identik. Kalaupun fabricnya beda, biasanya beda di variasi anyamannya. Ada yang anyamannya 100% karbon, ada yang dikombinasi kevlar. Yang warnanya full hitam itu 100% karbon, kalo ada hitam putih atau hitam coklat itu udah dicampur kevlar.

      • Atom C saling mengikat terhada atom C gitu tah om…??
        Eemmhh mungkin g segampang kita membayangkan ya om.. Solanya setiap ikatan atom akan menjadi senyawa dan kekuatan dari senyawa itu ada pada ikatannya..
        Ini perlu kembali mempelajari ilmu kimia lagi kayaknya.. Xici

  10. Kalau bahan metal kita sudah banyak tau ttg ilmu metalurginya dari artilel2 wak haji dan juga om.eno.. Sangat banyak bahan dan unsur yg di gunakan sehingga tercipta metal yg baik untuk di gunakan dlm industri otomotif.. Nah ini tinggal ilmu carbonurginya yg belum nemu wak.. Xixi

  11. Haha dikasih fotonya juga wak, biar komentator yg dulu ngeyel kalau itu swingarm almu dikasi lapisan karbon doang. Tapi kemana ya sekarang kok nggak muncul, masih mau ngeyel gak ya kalau itu emang karbon bukan cuma dilapisi ?

  12. terus yang biasa modif ban cacing terus bilang “hobi kita mahal bos” termasuk kismin juga ya bro? ??

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.