TMCBLOG.com – Seperti yang sudah diprediksikan bahwa menggelar balap MotoGP di kawasan Asia akan jadi suatu hal yang mustahil sebab pandemi Covid19 ini. Dilansir secara resmi dimana pihak FIM, IRTA dan juga Dorna, mengumumkan bahwa MotoGP Jepang yang diadakan di sirkuit Twin Ring Motegi 16-18 Oktober 2020 mendatang resmi DIBATALKAN. Ini juga berarti gelaran balap penyertanya seperti Asia Talent Cup seri Jepang 2020 ikut dibatalkan.

Namun Memang jika sobat sekalian sempat membaca tulisan tmcblog beberapa hari yang lalu soal Draft skenario race 2020 MotoGP, memang Motegi sudah berada di luar Range Tempat Balap yang disiapkan. Terlebih lagi race Motegi adalah race di luar eropa dimana menurut Dorna butuh effort lebih dalam hal pendanaan untuk bisa menerbangkan banyak sekali kru MotoGP termasuk Kru MotoGP TV dari benua Eropa ke Asia. Oleh karena itu race di Luar eropa menurut Dorna hanya akan Logis jika dapat dilakukan Open Publik artinya ada penontonnya.

Sebenarnya sih pada dasarnya bukan masalah ada penonton atau nggak, namun lebih ke masalah Finansial yakni apakah Penyelengara Lokal bisa ‘membayar biaya akomodasi’ dari Kru MotoGP?

Oleh karena itu race seperti GP Malaysia dan GP Thailand statusnya saat ini adalah TBD karena baik Dorna maupun Organizer Lokal belum bisa menjawab akankah kedua GP ini memungkinkan untuk bisa membayar lebih ‘ongkos akomodasi’ ini. Dan satu lagi yang belum jelas benar adalah Status race Kelas MotoGP dari Seri Losail Qatar. Untuk yang seri Qatar ini, perihal Penonton mungkin tidak bisa diandalkan secara Seri Qatar selalu menjadi seri terendah soal revenue Tiket penonton tiap tahunnya. Mungkin MotoGP masih mengharapkan Sultan Arab dari Qatar bisa membiayai race Kelas MotoGP di akhir Musim ?

Pengelola sirkuit Twin Ring Motegi, Mobilityland Corporation diwakili oleh presidennya yakni Kaoru Tanaka menyatakan; “Mobilityland telah mempersiapkan Grand Prix MotoGP Jepang tahun ini, namun situasi di Jepang dan Eropa tidak dapat diprediksi dan kemungkinan akan diterapkannya perpanjangan larangan perjalanan secara internasional. Sebagai hasil dari diskusi kami dengan Dorna, selaku manajerial seri tersebut, kami sepakat bahwa kami tidak punya pilihan selain membatalkan GP Jepang. Kami memahami bahwa ini adalah kekecewaan besar bagi penggemar dan semua pihak terkait. Kami berterima kasih atas pengertian Anda. “

Dari pihak Dorna, Camelo Ezpeleta menyampaikan kekecewaannya terkait dibatalkannya seri Jepang akibat pandemi ini. “Dengan sangat sedih kami mengumumkan pembatalan Grand Prix Motul Jepang di sirkuit Motegi yang sangat unik, artinya kami tidak akan memiliki Grand Prix Jepang di kalender untuk pertama kalinya sejak 1986. Keluarga MotoGP bekerja sangat keras untuk dapat memulai kembali musim balap dan mengadakan sebanyak mungkin seri balap, dan dengan cara yang teraman mungkin. Untuk alasan ini, FIM dan Dorna, dalam konsultasi dengan IRTA dan MSMA, telah memutuskan bahwa, hingga pertengahan November, MotoGP akan tetap di Eropa untuk melakukan sebanyak mungkin seri balap MotoGP Eropa seperti yang dapat kami lakukan.

Oleh karena itu, seri di luar negeri, jika memungkinkan, harus dijadwalkan setelah pertengahan November – yang akan sangat terlambat pada tahun ini untuk diadakannya Grand Prix Motul Jepang. Untuk alasan ini, telah diputuskan, dalam konsultasi dengan Mobilityland, bahwa Grand Prix Motul Jepang tidak dapat diadakan pada tahun 2020. Saya sangat berterima kasih kepada Mobilityland atas dukungan yang diberikan kepada MotoGP. Atas nama Dorna, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar atas pengertian dan kesabaran mereka saat kami menunggu situasi membaik. Kami sangat menantikan untuk kembali ke Motegi tahun depan. ”

Seri Motegi Jepang bisa dikatakan salah satu seri yang paling penting mengingat ini merupakan home base bagi pabrikan Honda Yamaha dan Suzuki yang menguasai jalannya MotoGP selama beberapa dekade terakhir. Lalu apakah nasib yang sama akan menimpa GP Malaysia dan GP Thailand?

Nugi TMCBlog

15 COMMENTS

  1. Sayang sekali sirkuit estoril dan portimao di portugal tidak masuk kalender motogp…,padahal layout nya bagus klo dibandingkan dgn layout sirkuit sachsenring ataupun red bull ring yang membosankan..,dan satu lagi layout sirkuit yg bagus yaitu sirkuit san juan villicum di argentina

    Guest
  2. gak ada lagi selebrasi juara 2 thunan marques di motegi.
    2014 motegi jurdun
    2016 motegi jurdun
    2018 motegi jurdun

    Guest
  3. Berarti Coca-Cola Suzuka 8H juga akan batal

    Fix tontonan tinggal youtuber norak,drama Korea,sama berita lawak di tvOne 😂😂

    Guest
  4. Fokus sama lingkungan sekitar sirkuit yg hijau terawat,gd lahan gundul krn illegal logging..Warbyasah

    Guest
  5. Corona makin hari makin parah. Gw berharap Corona hilang. Kasian gw sama crew MotoGP semua yg terlibat. Saat corona mereka pergi ke luar negeri. Kasian kalo ampe kena.

    Gw udah iklas kalo Sepang batal, iklas tiket pesawat dan hotel ga bisa refund.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.