TMCBLOG.com – Walaupun memang Narasi pemberitaan media media eropa sudah sangat mengarah pada merapatnya Pol Espargaro menggantikan Alex Marquez untuk musim 2021 di team MotoGP Repsol Honda. Namun pada dasarnya belum ada perjanjian Hitam di atas Putih yang ditandatangani oleh Pol Espargaro perihal Masa depannya di 2021. Ia belum melakukan penandatanganan kontrak di tiga opsi yang ada : Terus Bersama KTM atau Pindah ke Ducati atau Honda. Yap, masih ada Opsi terus Bersama KTM , Bahkan pada dasarnya KTM Belum menyerah Pertahankan Pol Espargaro untuk 2021

Di perbincangan yang lalu Team manager KTM Redbull MotoGP, Mike Lietner berkata ” Kami mengetahui bahwa perpisahan antara Pol dan KTM bisa saja terjadi, itu sudah jelas. Dan Itulah kenapa kami mencari beberapa skenario yang bisa kami jalankan. Saya masih berharap situasi dengan Pol berjalan dengan berbeda dengan apa yang orang pikirkan ( Pol Tidak ke RHT). Jika tidak berjalan dengan harapan, kami sedang sedang berbicara dengan beberapa pembalap “ . . Ada nada ketidak terimaan dari Mike Lietner di ucapan di atas, seakan ia tak bisa berbuat banyak berhadapan dengan team besar di mana dia dulu pernah bernaung dengan jabatan sebagai Crew Chief Buat Dani pedrosa. Ya Mungkin Lietner bicara itu karena ia bukan pemegang keputusan ‘ finansial ‘ . . Beda dengan Stefan Pierer misalnya  . .

” Pol – KTM masih terbuka “

Stefan Pierer, CEO KTM dan Pierer Mobility AG, yang juga termasuk Husqvarna Motorcycles, GasGas dan pabrikan sepeda gunung PEXCO, terlihat lebih berani menyuarakan keinginan KTM yang belum menyerah dengan harapan Pol Espargaró tetap bertahan di KTM . “Dari sudut pandang kami, pertanyaan apakah Pol tetap dengan KTM masih terbuka,” kata Stefan Pierer kepada SPEEDWEEK.com

 Maksimum 15 September 2020

Ini seperti menunjukkan bahwa KTM sedang melakukan hak mereka dalam re-Negosiasi ke dalam kontrak Pol Espargaro. Ini berarti bahwa jika tim lawan menawarkan penawaran, KTM harus diberi kesempatan untuk meningkatkan penawaran sampai tanggal tertentu. Di akhir pernyataannya Stefan Pierer menambahkan: “Begitu kita tahu apakah Pol akan pergi, Pit Beirer, Hervé dan saya akan duduk dan mencari solusi terbaik untuk KTM dan Red Bull, Keputusan akan dibuat paling lambat tanggal 15 September.”

Pol Espargaro sendiri diperkirakan sedang melakukan negosiasi Value Kontrak antara Ia dan ketiga Pabrikan yang menjadi Opsi ( KTM , Ducati dan Honda ) dengan nilai sekitar 2 sampai 2,5 Juta Euro Per Musim. Plus satu Info menarik lagi Khusus Honda, ada rumor Bahwa HRC sedang mempersiapkan Klausul kontrak ke Pol Espargaro dengan jengka waktu yang sama seperti Marc Marquez yakni 4 Tahun.

Opini tmcblog adalah, Posisi dan Nilai Posisi tawar Ketiga Pabrikan ini tidak akan imbang. Dalam Artian jikapun misalnya Ketiga pabrikan sanggup membayar di angka yang sama semisal 3 Juta euro per Musim, Maka (diluar Potensi Motor yang digunakan akan termasuk Motor sulit) Tawaran HRC akan terlihat lebih ‘mewah’ dengan segala ‘ Ke wah – an’ Yang mereka miliki. Terlebih lagi beberapa hari yang lalu Aleix Espargaro, Sang abang Kandung sampai berkata bahwa RHT merupakan Tim yang paling didambakan Oleh Umumnya Pembalap MotoGP.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

21 COMMENTS

  1. Kalo pol pergi, herve diajak rundingan?
    1. Posisi tech3 di ktm bukan satelit biasa
    2. Ada kemungkinan oliviera dipertimbangkan ke redbull ktm

  2. Dovi:”Naik gaji!,disaat pandemi kau malah naik gaji?”
    (dgn nada suara pamannya Spongebob yg “bergelut?ditengah malam kau ingin bergelut?”)

  3. Banyak pembalap mendambakan RHT, tapi disimpan di hati saja, soalnya kalo di ungkapkan pasti hatersnya nambah ?

  4. Tawaran HRC hanya bisa dilawan dg sesuatu yg “Intangible” dari KTM atau Duc.
    KTM punya banyak duit, tapi tetep ada batasnya buat orang sekelas Pol.
    Dan kalo bisa nemu sisi lain Pol utk mengikat secara Intangible, maka duit tawaran HRC gak akan mempan

    • JL99 di musim kedua mau dibuatin motor khusus oleh hrc….eh malah termakan oleh omongan marc bahwa kalau bawa rcv anda harus jatuh bangun dulu, ya lorenzo sudah pesimis duluan dan akhirnya malah milih pensiun.
      Padahal Takeo bilang bisa membuatkan sasis khusus untuk pembalap berbeda tetapi butuh biaya besar dan waktu yang lebih lama.

  5. Seperti pemain bola, siapa sih yg gk pengen ketika dilirik el real or el barca? Meski gk ada jaminan buat jd key player tp ttp aja dambaan semua org pengen main d tim juara.

    Mungkin pol juga gitu, kesempatan gabung d tim juara kaya RHT mungkin cm dateng sekali, mungkin probabilitas dia jd kampiun motogp kecil, tp paling gak udah ngicipin berwearpack repsol, udah bs jd cerita ke anak cucu kelak, wkwkwkkw

  6. Kalau bola bisa punya tim impian yang gak harus sultan sultan amat, tapi kalo di motoGP, RHT seolah jadi kiblat para pembalap untuk di tuju.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.