Livio Suppo

TMCBLOG.com – Bekas Manager yang pernah menukangi dua team factory penting Ducati Corse dan HRC – Livio Suppo Flashback berbicara mengenai masa lalunya ketika mengangani kedua team ini pada acara MotoGP RoundTable. Bicara Soal Ducati, Honda dan Livio tentu tidak terlepas dari nama Casey Stoner karena biar bagaimanapun Sosok Livio Suppolah salah satu yang punya andil mendatangkan Stoner baik ke Ducati maupun ke HondaΒ  . .

“Ketika kami mulai bekerja dengan Casey, Dia hanya memiliki satu tahun pengalaman dengan LCR Honda. Dia adalah seorang anak muda yang sangat senang berada di tim pabrikan, semua yang kami berikan adalah positif. Pada 2007 dia adalah pilot yang sempurna , suasana hatinya baik, dia bisa mengendarai segalanya meskipun pertama kali dia mencoba Motor (GP7) yang dia berfikir telah menghancurkan karirnya. “

Bagi Casey, perubahan dari Honda 990 cc ke Desmosedici 800 cc bukanlah sesuatu yang mudah untuk diasimilasi, seperti yang dijelaskan Suppo: “Lalu kami menertawakan hal berikut ini, tetapi pertama kali ia naik Desmosedici di Valencia, pada 2006, perbedaannya antara 990cc Honda V5 dan 800 Ducati sangat besar. Ducati adalah motor yang lebih kritis, tetapi dengan kecerdikan dan pengendalian throttle-nya ia mampu beradaptasi dengan sangat cepat pada motor. “

Empat tahun kemudian, pada tahun 2011, Suppo sekali lagi menjadi salah satu penentu bagi Stoner untuk kembali ke Honda, kali ini di tim Pabrikan Repsol Honda di mana Livio bekerja sebagai manajer tim saat itu: “Hal itu terlihat sama Ketika ia berganti ke Honda pada 2011. Dia antusias berada di Honda, itu adalah motor yang dia inginkan dan memungkinkan untuk mendapatkan semuanya. Di 2012 yang merupakan tahun terakhir karirnya ia sangat struggle ketika mereka mengganti ban dan menyebabkan Chatter.

Ia seperti hampir kehilangan, Tidak mungkin buatnya untuk memecahkan masalah itulah kemungkinan mengapa saya Percaya bahwa – dan ini adalah pendapat pribadi saya, keputusannya untuk pensiun memiliki sesuatu yang berhubungan dengan kinerjanya (di 2012) dibandingkan dengan 2011 “

Akhirnya, Livio Suppo memberikan refleksi yang menarik tentang bakat Casey Stoner, dimana ia terlihat ‘ meledak ‘ begitu cepat sehingga setelah itu sulit untuk melihat tren kenaikannya : “Bakatnya sangat hebat, saya tidak melihat pertumbuhannya ketika naik motor. Bakatnya luar biasa sejak hari pertama saya melihatnya, dan dia tetap sama sampai hari terakhir, tetapi sangat tergantung pada bagaimana perasaannya pada saat itu.

(Stoner) Tipe pengendara yang tidak bertumbuh seperti yang dilakukan Marc (Marquez) yang semakin hari makin kuat. Casey adalah berlian sejak awal, tetapi bisa sangat baik atau sangat buruk tergantung pada beberapa faktor, “ jadi kesimpulan dari apa yang disampaikan Livio Suppo adalah Jika Marquez itu berkembang menjadi Berlian, Stoner itu Berlian semenjak Awal.

Taufik of BUitenZorg | @tmcblog

115 COMMENTS

      • @Alan

        Gimana mau pindah pabrik kalo nggak ada pabrikan lain yang berani nawar?

        Ente sudah kerja dikantor mewah, gaji tinggi, fasilitas kelas satu. Emang situ mau menawarkan diri kekantor sederhana, gaji kecil, fasilitas ala kadarnya? Kecuali ente punya masalah, nggak bakal ente pindah.

        Komen yang berkelas dikit donk om, biar nggak diketawain orang

        Guest
    • Wkwkwk berlian kok mutungan.. sekali looser tetap looser.. usaha buat naikin reting mtjipi kah wak.. smua afiliasi pasukan dikerahkan..

      Guest
    • Juara GP125 2010
      RunnerUp Moto2 2011 (karena cedera mata)
      Juara Moto2 2012

      LoL bukan berlian sejak awal

      Rookie yang jadi Juara MotoGP
      Mendominasi ditahun ke 2

      –Gagal di tahun ke 3—

      Bangkit dan berkembang ditahun ke 4
      dan kemudian jadi juara berturut 4 kali hingga tahun ke 7..

      Total 8 World Champ
      (6 champ from 7 season in MotoGP)

      Namanya Marc Marquez..
      Bukan Berlian Biasa…

      Guest
    • “jadi tunggu apa lagi pemirsa, segera rekrut alien terbaik dekade ini sebagai investasi terbaik anda untuk World Championship, ingat… hari senin harga naik…” ☝️

      “Tante Mawar”

      Guest
  1. Mm >>>>> stoner dari segala aspek

    Dari mental aja stoner udah kena tabok sama rossi balung tua
    Psy war kalah
    Pake teknolohi cangih di motor gaptek
    Gak cocok kaya frameless ducati ya mandul
    Baperan ngalahin lorenzo

    Bahkan kalo stoner masih aktiv aja, untuk konsisten runner up kena bully mm juga susah, palinh nasibnya mirip lorenzo

    Jago karema cocok aja, gak cocok yaudah gak kepake,

    Bahkan lorenzo sendiri masih lebih konsisten daripada si stoner

    Intinya stoner terlalu dianggap overated

    Guest
    • Dari segi bakat susah untuk tidak mengakui klau stoner benar2 berbakat. Tpi mentalny tak sehebat bakatny. Makanya dia terlihat sangat tidak konsisten bila d bandingkan dgn pemblap lainy yg pernah jurdub d era motogp. Dia juara d ducati yg merupakan gelar satu2nya ducati d motogp dimna saat itu rossi sedang msa kuat2ny sperti era marques saat ini dan dia kembali juara d honda yg juga gelar jurdun satu2ny honda d era 800cc dimna saat itu juga lorenjo dan pedrosa juga sedang masa2 puncak kejayaan karierny. Itu sudah lebih dari cukup untuk mengatakan klau stoner sangat berbakat. Hanya saja mentalny kurang. Jadi jika dia strugle mka segalany akan d tanggapi buruk dan membuat dia semakin terpuruk. Itu kelemahan utamany

      Guest
    • Apa cmn ane yg brpikir Cs 27 jadi overrated lbh karena dia bs mnjadi batu sandungan yg cukup sulit diera kejumawaan kuning stabilo rules the game bersama M1 nya.
      Dan Tentu saja sebuah ekspresi legendaris:
      Your ambition outweighs your talent

      Guest
    • Stoner memang dibawah marquez, tapi dia di atas rosssi.

      2006-2012 stoner VS rossi
      Stoner: 45kali menang balapan, 2kali jurdun
      Rossi: 26kali menang balapan, 2kali jurdun.

      Guest
  2. Stoner itu berlian dari awal di sisi bakat
    Tapi marquez berlian dari awal di sisi bakat dan mental dan selalu lebih baik lagi dari waktu ke waktu
    Satu2nya rider yg bisa ngancurin mental sekelas rossi ya marquez
    Sejarahnya bertahun tahun rossi menang psywar dengan para kompetitornya,, tapi tidak ketik rossi ketemu marquez

    Guest
  3. Stoner berlian dari awal ??
    Hhmmm di kelas 125 dan 250 stoner terlihat biasa aja, memang sih kadang juara atau podium tapi ttp kalah dari daped dan lorenzo.
    Kalo marquez kan udah ketahuan dari gp125 terus moto2 gimana.
    Mungkin lebih tepatnya stoner berkembang menjadi berlian.
    Kalo marquez berlian semenjak awal dan terus berkembang.

    Guest
    • Hadeuh… Balapan kan g tergantunh motor aja, juga g tergantung pembalap aja, stoner itu diawal karirnya dapat motor kelas ke 3. Pedrosa,marquez, dapat motor dan dukungan teknik Numero uno

      Guest
      • Tentu ada alasan kenapa daped dan marquez dapat dukungan team dan teknis nomero uno,balik lagi ya karena bakatnya udh kelihatan sejak masih bocah

        Guest
    • Mnurul lu numero uno diberikan bgitu saja kpd smbarang orang?
      Kan prosedur nya setelah melihat menimbang dan memutuskan jugaa

      Guest
    • Numero Uno????
      Lo liat dong motornya
      Marquez Juara 125 Pake Derbi
      Marquez Juara Moto2 Pake Suter
      Itukah motor numero Uno???
      Terus setelah itu siapa aja pembalap yg bisa juara pake tu motor???

      Guest
      • Lo knp pake derbi? Apa pake motor sebelumnya zonk? Wkkk jd masak berlian harus cocok cocokan motor? Malah kebalik sendiri kan

        Guest
    • Stoner mulai dari nol, dia bukan dari keluarga super kaya, dia bukan dari keluarga yg dekat dengan bos bos balap.
      Bahkan saat pertama kali ikut balap di kejuaraan eropa, dia dan keluarganya tinggal di caravan

      Beda ama rossi, yg bapaknya memang orang yg dekat dengan dunia balap, jago lobi sana sini. Bahkan bisa lobi ban spesial ke michelin… (ehh)

      Guest
    • Stoner diasuh Puig dan dikasih nomor 27. Fokus Puig saat itu masih pembalap yg dia kasih nomor 24, 25, 26. Apalagi si 24 digadang2 jadi teammate Rossi yg kala itu dianggap dewa. 25 lagi kuat2nya di 250 dan Stoner seangkatan sama 26, perhayian dan loba lobi Puig dicurahkan ke 26 yg sama2 spaniard. Stoner satu2nya asuhan Puig kala itu yg ditaruh di tim privateer (LCR) sampe harus luntang luntung naik turun kelas. Gimana mau fokus menang kalo nyari tim aja kesusahan? Kalo ga ngerti pembalap2 yg cm gw sebut nomornya, silahkan lanjut googling.

      Guest
    • Stoner diasuh Puig dan dikasih nomor 27. Fokus Puig saat itu masih pembalap yg dia kasih nomor 24, 25, 26. Apalagi si 24 digadang2 jadi teammate Rossi yg kala itu dianggap dewa. 25 lagi kuat2nya di 250 dan Stoner seangkatan sama 26, perhatian dan loba lobi Puig dicurahkan ke 26 yg sama2 spaniard. Stoner satu2nya asuhan Puig kala itu yg ditaruh di tim privateer (LCR) sampe harus luntang luntung naik turun kelas. Gimana mau fokus menang kalo nyari tim aja kesusahan? Kalo ga ngerti pembalap2 yg cm gw sebut nomornya, silahkan lanjut googling.

      Guest
        • Wkwkwk gw kasih tambahan clue, 25 adalah satu dari 3 pembalap Spanyol yg jadi fokus utama Puig, dia harapan Puig di 250 ketika Puig biarin Stoner masuk KTM dan turun lagi ke 125. Fyi kala itu Stoner cuma dianggap tambahan doang sama Puig, dia fokus ke 3 spaniard salah satunya si 25. Sayangnya 25 secara prestasi cenderung merosot.

          Guest
        • Owalah,Joan Olive
          Proyek Puig paling gatot

          Nyari di wiki anjay πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

          Guest
      • Tul sekali krn beda kewarganegaraan, sponsor2 raksasa motogp jg dr spanyol. Australian itu cm titipam dorna buat memperbanyak pembalap dr beraneka ragam negara saja, tp prioritas tetep spaniard

        Guest
        • Betul sekali, Puig sengaja masukin Elias, Pedrosa, dan Joan Olive di Telefonica Movistar Junior yg kala itu adalah tim terbaik Spanyol buat bakat2 muda Spanyol. Stoner cuma dikasih jatah wildcard selanjutnya dia dititipin ke LCR dan langsung naik ke 250 tapi masih dibawah manajemen Puig, Stoner hampir ga dapet tim di 2003 akhir sementara Olive disupport terus padahal secara prestasi kala itu keliatan mulai menurun. Akhir 2003 Stoner ‘ketolong’ karena ada pabrikan baru bernama KTM yg mulai menjajaki gp125. Stoner mungkin agak jengah dapet Aprilia RS125r satelit mulu di LCR akhirnya pindah ke KTM. Kurang tau apa saat itu hubungan dengan Puig masih sebagai mentor sekaligus manajer ato sudah putus. Yg jelas waktu Stoner teken kontrak Ducati di 2007 udah ga dibawah naungan Puig hasilnya langsung jurdun. Uniknya setelah Stoner ke KTM Olive pisah dengan Puig dan langsung ganti nomor start, kurang tau kenapa tapi yg jelas masalah personal. Kalo memang Puig fokus ke Stoner, menurut gw begitu Elias/Olive naik ke 250 dia pasang Stoner di Telefonica Junior 125 tapi malah dititipin ke LCR sampe dibiarin luntang lantung sendirian sebelum dapet KTM. Di KTM Stoner ga sabaran. Akhirnya balik kucing ke LCR lagi tapi di 250cc, 2005 dia hampir juara dunia tapi cuma dapet Aprilia satelit ya kepontang panting ngejar Pedrosa yg mulus banget dari bocah sampe umur 20 dimanja Telefonica Junior.

          Guest
        • Bahkan sangking kuatnya bekingan Telefonica, Honda sampe bikinin RS250 edisi Pedrosa di 2005. Itu motor kecil banget kaya motor 125cc dibanding RS250 ukuran normal punya privateer. Honda baru bikin RS250 ‘ukuran normal’ lagi setelah Pedrosa naik ke motogp yg dipake spesialis runner up, Dovizioso. Secara spek sebenernya Honda RS250 pabrikan bejaban banget lawan Aprilia, sayangnya 2006-2007 Aprilia punya Lorenzo, 2008 punya Simoncelli. Baru 2009 setelah dapet rider bagus performa RS250 pabrikan keluar. Kaya udah kebiasaan Honda buat jadi juara dunia di suatu era terakhir. Akhir era 500cc Honda juara dunia, akhir era 990cc Honda juara, akhir era 800cc Honda juara, akhir era 250cc Honda juara, sayangnya mereka ga fokus di 125cc jadi akhir era 125cc Aprilia yg juara.

          Guest
        • Baru 2009 setelah dapet rider bagus performa RS250 pabrikan keluar.

          Berarti aoyama itu rider bagus ya pak?

          Guest
        • Gilera cuma emblem tangkinya doang. Gilera, Derbi = Aprilia. Kecuali Derbinya Lorenzo sebelum di akuisisi Piaggio masih bikin motor sendiri.

          Aoyama rider bagus sebelum cedera tulang belakang yg hampir bikin dia lumpuh permanen.

          Guest
  4. Karakter dan kepribadian jadi dasar faktor yang mempengaruhi performa keduanya, dan menurutku udah jelas wak, faktor support lingkungan juga, casey dari awal emang optional di lingkungan GP karna dia “pendatang” itu membentuk karakternya cerita casey gimana dia melihat dani waktu muda dengan perbandingan yang sangat jauh dari aspek oportunity belom yang laen, sedangkan marc dia diasuh alzomora sejak kecil mental, karakter, dan behavior nya udah dibentuk dan dididik buat atmosfir GP makanya marc bisa berkembang dan karakater pribadinya mendukung

    Guest
  5. MM dam Casey sama2 berlian…bedanya, MM semakin baik teknik, fisik dan mentalnya. Casey justru semakin menurun..

    Guest
    • Karena cs tidak terobsesi apapun.

      Sudah merasa mencapai sesuatu , cukup.

      Diam mau menikmati hidup layaknya org umumnya. Tidak terbebani target

      Guest
      • justru karena terbebani ekspektasi dan target dia pensiun

        dia hanya ingin balap, tapi tidak dengan dunia balap

        Guest
    • Bisa aja Rossi lebih sukses sebagai pembalap daripada stoner krn jumlah gelarnya, namun rossi kalah sukses sebagai familyman hahah, bisa aja MM jg who knows, balapan sudah bukan prioritas dikehidupan stoner

      Guest
      • Klo dihitung head to head 2006-2012 stoner dan rossi sama sama dua kali juara dunia…, tapi jumlah menang balapan stoner jauhh lebih banyak (45kali), sementara rossi cuma 26kali.

        Kenapa 2006-2012, karna rentang tahun segitu rossi dan stoner ketemu dalam satu lintasan, satu kejuaraan.

        Guest
  6. Kalo CS27 masih race bareng MM93 mungkin satu dua kali race bisa ngalahin MM, tapi untuk championship masih pegang MM… Teknik imbang, Yg nentuin mental dan attitude, dan MM jagonya. Attitude nya good, mentalnya? semakin ditekan semakin kuat n menggila di sirkuit..

    Guest
  7. Kita tunggu rossi pensiun dan dengar bagaimana cerita2 dibelakang yg selama ini kita ga tau.
    Terkait dengan elias 2006,stoner dan tentunya marq serta lorenzo.
    Kesamaan 4 alien ini sama2 pernah naik honda.
    Taulan siapa yg gagal
    Kita tunggu tahun depan VR46 gimana

    Guest
  8. Stoner cuma 2x juara dunia

    Marquez?
    1Γ— Gp125, 1Γ— moto2, 6Γ— MotoGP

    Berlian?? Karel Abraham, tito rapat, πŸ˜‚

    Guest
  9. Koq kebalik ya stoner itu berkembang jadi berlian dari gp 125 dan gp250 selalu kalah dgn daped dan lorenzo,naik gp dapet satelit jumpalitan,baru thn kedua di motogp menggila dgn ducati.
    Sedang marquez sejak kelas kadet udah jurdun gp 125 naik moto2 klo gak kecelakaan parah juga lsngsung jurdun,naik motogp langsung jurdun.jadi mm sdh jadi berlian sejak awal

    Guest
  10. Stoner berlian yg gak bisa diasah, marques berlian yg mudah diasah. Ingat stoner menang diducati saat regulasi baru 800cc digulirkan. Kemungkinan teknis motor lain masih sangat strugle. Kesempatan itu tidak datang 2x diducati. Andai sudah terbukti 2x atau lebih ya bolehlah itu dibilang bakat alami. Kebetulan yg alami mungkin

    Guest
    • Jangan lupa, statistik pembalap teammate nya wktu itu jauhhh dibawah stoner.
      Stoner langganan menang balapan, sementara pembalap teammate nya jarang podium.

      Guest
      • 2x di ducati mas bos….kalau 2008 stoner menang lagi okeylah. Dr 2007 sampe 2010 juga semakin mlempem. Karena pabrikan lain-Yamaha sudah membaik. Honda juga sudah menemukan ramuan buat buat mesin 800cc, termasuk SSG.

        Guest
        • Seperti halnya Ferrari, Ducati kepedean dg motornya, dan msh bertahan dg sasis wagunya. Wajar kl prosentase kemenangan Stoner tiap tahun menurun. Blm lg kondisi fisik Stoner.

          Mirip musim sekarang. 2018 kepedean dg power motornya, dan saat Honda dan Yamaha mulai membaik performa mesinnya, prosentase kemenangan Ducati makin nyungsep.

          Guest
  11. Masalahnya blm ada yg jurdun selain cs di ducati, walu kebetulan.

    Dan yg omong itu suppo, yg handle mm dan cs, kita org luar

    Guest
    • Saat pindah ke honda dia jg memutus puasa gelar HRC setelah bertahun 2 dikencingi yamaha via rossi lorenzo

      Guest
    • @ tapi sayang saat 800cc honda menemukan racikan joss, langsung ganti regulasi lagi, akhir dari 800cc. Stoner adalah juara pembukaan era 800cc sekaligus juara terakhir di era 800cc.

      Guest
  12. Netizen indonesia lebih hebat dari livio suppo,πŸ˜†πŸ˜†mereka bisa berasumsi stoner rider biasa ajaπŸ˜†πŸ˜†,ngakak sohard.com, stoner itu ibarat messi,emang bakat alam,media aja ngakui,dan juara di dua pabrikan berbeda,mm tinggal ditunggu aja berani gak pindah,terus juara dipabrikan berbeda

    Guest
    • Klo fans Mm sejati mah, ga peduli dia mo pindah mo kagak, yang penting jurdun GP. Klo abm setengah efbeye ya mengharap pindah biar zonk ataupun juara pake yamrotol

      Guest
    • Kalo udah mentok, paling rasional berharap marquez pindah pabrikan, atau crash & lumpuh… Agar MotoGP seru versi lu

      Ciri-ciri beyek

      Guest
    • Nah ini, agree
      Fans die hard MM93 menghindari ” Pindah pabrikan”. Reason aya aya wae…
      Bukan mau banyak2 gelar, konteksnya bisa juara di kelas raja di luar RHT?

      Guest
      • Crashnya karna kesalahan entah marshal atau race director, sirkuitnya masih ada genangan yang membuat beberapa pembalap termasuk marc jadi crash di tempat yg sama dan beruntun.

        Guest
    • Sebenarnya gak perlu marah sih dibilang berkembang, karna sesuatu yang terus berkembang itu bagus. Tidak akan tergerus zaman. Beda yang luar biasa dari awal tapi tidak berkembang, stuck atau berkembang dikit doang. Biasanya kesalip sama yg terbaru. So lets hope marc makin terus berkembang, makin bunglon dalam bawa motor makin nambah gelar. Hahaha

      Guest
  13. Ada perkembangannya kok,lihat aja waktu di LCR langganan ngerusakin rc211v,,itu ibarat berlian yg masih belum diasah,belum berkilau

    Guest
    • Yg gak diruwat ya Dani Pedrosa,kalo saja diruwat dan ganti nama jadi Slamet Pedrosa mungkin bakal sering juara dunia bukannya nambahin titanium dibadan πŸ˜†πŸ˜†

      Guest
  14. Kelemahan stoner itu…
    Kadang2 ketika pegang handle motor dia kebayang lg megang joran pancing…

    Guest
  15. Ada dua jenis dukungan, yakni dukungan karena mengidolakan, dan dukungan karena mengapresiasi.
    Dukungan jenis pertama itu lebih ke personalnya, karenanya lebih bersifat emosional. Sekali “dia” akan tetap “dia”.
    Jenis kedua lebih ke capaian atas prestasi. Sifatnya rasional evaluatif. Dukungan yg diberikan bersifat dinamis mengikuti prestasi yg bisa diraihnya.

    Saya sendiri lebih memilih jenis yg kedua.
    Dulu (akhir 90an awal 2000an) saya sangat mendukung Rossi. Seiring waktu dgn munculnya pembalap lain yg lebih baik, arah dukungan selalu berubah mengikuti prestasi sang pembalap.
    Mengapa demikian? Lha wong kenal kagak bertemu jg belum pernah kenapa hrs mengidolakan seseorang? Maka prestasi lah satu2nya hal yg masuk akal untuk saya dukung. Andai kedepan ada sosok yg lebih berprestasi dari yg ada skrg, maka dialah yg lebih pantas di dukung.

    Itu soal dukungan. Tp kalau kekaguman, saya mengagumi semua pembalap MotoGP. Mereka semua orang hebat.

    Guest
  16. Masalah terbesar stoner itu gak ketemu satu lintasan dengan marquez jadi banyak opini opini luarrr liarrr…

    Kalo rossi jelas ketemu dari 2013 hingga 2019..dan yaaa gitu lah hasilnya head to head dengan marquez secara championship & lain-lain.

    Semakin banyak orang yang bandingkan marquez vs stoner sebenernya bakal bikin marquez gerah pindah pabrikan atau malah buktikan Juara dunia lagi dengan HRC.

    2020 aja pencapaian marquez sebenarnya udah jauh di atas stoner.. ..

    Guest
  17. Jika paramater pembandingnya adalah “seberapa babak belur rossi ketika satu aspal dengan stoner dan marc” …..

    diperoleh data sbb:
    1. Musim 2006-2012, satu aspal dengan stoner, stoner menang 45 seri, rossi menang 26 seri,
    diperoleh
    persentase kemenangan stoner = 63,4 persen
    persentase krmenangan rossi = 36,6 persen

    2. Musim 2013-2019, satu aspal dengan marc,
    marc menang 56 seri, rossi menang 10 seri
    diperoleh
    persentase kemenangan marc = 84,8 persen
    persentase krmenangan rossi = 15,2 persen

    Dari data ini kita bisa menyimpulkan,
    1. Pebalap mana yg identik dengan barcelona
    2. Pebalap mana yg identik dengan real madrid, dan
    3. Pebalap mana yg identik dengan levante

    Guest
    • Basket tidak cukup Jordan..
      tapi Bulls karena disana ada Rodman dan Pippen dengan ciri khas masing2.. lengkap sebagai tim.. dan ditambah musuh yang kompeten…

      Guest
  18. Stoner dan Rossi meletakan standar baru pembalap motogp hebat: Menang dg 2 pabrikan motor berbeda.
    Sdh jd fakta. Mau ditolak sekeras apapun percuma.

    Guest
      • Ga sih, biarkan aja dia mencatat sejarahnya sendiri sbg salah satu pembalap motogp. Tentu saja dia akan jd salah satu legenda motogp honda.

        Guest
  19. Aku ga paham…
    2013 yg berlian trus siapa donk???
    Entahlah…kan emang doi bukan jenis mineral dari planet ini

    Guest
    • Kl musim 2013 aturan rookie rider harus masuk tim satelit blm dihapus, bisa jadi yg katanya bukan dr planet ini g jadi juara dunia.

      Guest
      • Dikasih LCR setara Pabrikan dengan Kru ex Stoner.. mirip NastroAzzuro setara pabrikan dengan Kru Ex Doohan…

        Jurdun Juga…

        Guest
        • Melihat HRC, kemungkinan itu pasti ad. That’s why rather than let’s HRC soiling the rule and spit it to it’s grave like they did it before. Akhirnya dihapus sekalian peraturan itu.

          Guest
  20. Ya anggap saja stoner dan marquez samaΒ² berlian cuma bedanya berasal dari tambang yg berbeda (ostrali & spanyol) dan tentunya punya karakteristik yg berbeda hehehe..

    Guest
  21. Kalo dibandingkan dg pemain bola harga transfer marquez sekarang tidak kurang dr 100jt poundsterling setara dg C.Ronaldo or messi dimasa Jaya2nya buat bisa boyong super Marc alien Marquez alenta…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.