TMCBLOG.com – Manajer Andrea Dovizioso,  Simone Battistella menjelaskan momen terakhir dari negosiasi untuk pembaruan dengan Ducati, sebuah perjanjian yang dia harap akan datang sebelum awal musim. “Menurut pendapat saya, 99% kami akan memperbarui,” Begitu kata Simone seakan menjelaskan bahwa dia tidak memiliki banyak keraguan tentang Kelanjutan Dovi di Ducati pasca Musim 2020.

“Pertama-tama, kami lebih memilih untuk menegosiasikan kembali ketentuan kontrak tahun 2020. Dengan apa yang telah terjadi, tampaknya ini adalah hal yang paling adil bagi kami, untuk menghindari ketegangan untuk kontrak berikutnya,” jelas Battistella di La Gazzetta dello Sport.

Berharap Pengumuman Kontrak Dovi sebelum Jerez

Seperti Kita ketahui di artikel yang lalu, Paolo Ciabatti sebagai wakil dari Ducati mengatakan bahwa pembicaraan Negoasiasi antara Ducati dan Dovi akan ditangguhkan sampai setelah seri Dobel di Austria. TMCBLOG berpendapat Strategi negosiasi yang dilakukan Ducati ini lebih merupakan pendekatan Psikologis untuk memenangkan Posisi tawar. Namun Begitu Simone sebagai Agen dan Manager Dovi inginnya malah Sebelum Race weekend Pertama di jerez bulan depan, soal Dovi sudah selesai . .

“Saya berharap pembaruan kontrak hadir sebelum dimulainya kejuaraan. Di tahun tertentu seperti musim ini dibutuhkan konsentrasi dan harmoni maksimum. Mungkin ada ketegangan, tetapi itu tidak berarti selalu negatif. Yang penting adalah untuk memiliki tujuan yang”

Dovizioso juga dirumorkan memiliki pemikiran lain pasca 2020 yakni Pensiun setelah melihat sisi lain kehidupan di rehat panjang akibat pandemi ini. Ciabatti membantahnya, Battistela pun membantah rumor ini “Beberapa orang mempertanyakan motivasinya ( Dovi) , tetapi itu hanya omong kosong, dia sering berlatih setiap hari dan dia dalam kondisi terbaik sejak saya mengenalnya, ” 

Budget KTM belum pas

Simone Battistela pun mengiyakan konfirmasi bahwa Ia dan Dovi pernah bertemu dengan KTM sebelum ini. Dan akhirnnya KTM malah memilih Danilo Petrucci untuk mengisi Seat KTM Tech3 team. Simone menjelaskan bahwa pembicaraan Dovizioso dengan KTM tidak terlalu dalam karena menurutnya semenjak awal KTM sudah menunjukan bahwa Budget mereka tidak singkron dengan Gaji yang diinginkan Oleh Dovizioso.

Lorenzo Bukan ancaman buat negosiasi Dovizioso

Jorge Lorenzo pun akhir akhir ini dikait kaitkan kembali ke Ducati. Dan Simone Battistela pun melihat dinamika ini. Mengenai apakah Lorenzo berpotensi mengancam Posisi Dovi di Ducati, ini lah yang dikatakan Simone    . . “Saya sudah mendengarnya, tetapi saya tidak tahu apakah itu mungkin. Sinyal datang dari beberapa tempat, tetapi dari sana (keininan Jorge Ke ducati)  ke sebuah kesepakatan akan ada jalan panjang. Jelas bahwa Lorenzo telah mengungkapkan bahwa dia ingin melanjutkan membalap, dia langsung melakukannya dengan menandatangani untuk Yamaha sebagai tester dan mengumumkan Wild Card ”.

“Tapi Andrea tidak melihatnya sebagai ancaman. Ducati bebas untuk melakukan apa yang dia inginkan, untuk menghargai pembalap yang mereka pertimbangkan. Dari sudut pandang waktu, hal itu tidak akan mengubah apa pun. Andrea tidak akan tersesat dalam alasan itu. Kita semua tahu keberanian Jorge, dia berasal dari dua tahun yang rumit, tetapi dia tahu apa yang dia lakukan ”.

Taufikof BuitenZorg | @tmcblog

41 COMMENTS

    • Daya tawar Dovi rendah.
      Hampir ga ada tempat di tim lain.
      Mau ga mau ya harus di Ducati berapapun bayarannya, kecuali klo pengen pensiun.
      Klo ga mau dgn sodoran gaji dari Ducati, Hohe siap nelikung dgn bayaran murah juga.
      Daripada nganggur, cuma sekedar jd test rider ya mending jadi pembalap reguler.

      Guest
  1. Mungkin ada ketegangan, tetapi itu tidak berarti selalu negatif. Yang penting adalah untuk memiliki tujuan yang”

    Kok kepotong wak, klimaksnya gak dapet dr kalimat itu 😅😅😅

    Guest
  2. Kenala ga jujur aja. Kalo bukan ancaman kenapa langsung rencana tandatangan kontrak sebelum seri Jerez. Kemaren aja ga mau tandatangan ehh datang steatment Lirenzo mau ke Ducati, baru kebakaran jenggot.

    Kalo gw jadi org terkenal gw bakal bilang. Gw mesti gerak cepat sebelum seat gw diambil lawan. Jujur apa adanya udah.

    Guest
    • Mungkin di dunia balap MotoGP, kejujuran dalam mengeluarkan statement di depan media bukan hal yang harus dilakukan.

      Malahan, kebohongan yang dibuat-buat sering jadi senjata untuk mengelabui lawan.

      Guest
      • Di motogp kalo jadi terlalu jujur malah bakal dimusuhi media, padahal media lah yg naikin reputasi pembalap. Stoner terlalu jujur akhirnya media jadiin dia tokoh antagonis ditengah hingar bingar Sugiono di masanya. Lowes dan Redding terlalu jujur tentang RSGP juga auto di kick dari Aprilia. Jaman dulu ada James Toseland yg terlalu jujur ngeluh timnya lebih prioritasin Edwards padahal spek motornya aja udah jauh dari pabrikan, auto balik wsbk. Anthony West apalagi, ga dibayar aja dia langsung bekoar, sekarang tau sendiri gimana nasibnya. Pensiun karena kasus, memalukan. Pembalap yg paling diem dan paling bisa pasang poker face pasti aman, contohnya banyak, Sugiono, Marquez, Vinales, Pedrosa, masi banyak lagi.

        Guest
  3. Ya 99% deal lah. Emang Dovi mau kemana? Ibarat kata Ducati mau make dia aja udah syukur, kok nuntut naik gaji jumlah kemenangan dia aja udah mulai menurun wkwkwk menurut gw ga logis Dovi minta naim gaji saat ga ada tim lain yg minat sama dia, lain cerita kalo kaya Marquez ato Lorenzo di 2016, mereka bisa nuntut gaji karena ada tim lain yg nawarin gaji lebih. Ga kuat sama permintaan ya kabur (Lorenzo), kuat sama permintaan ya stay (Marquez). Nah Dovi ini yg nawar dia lebih tinggi dari gaji di Ducati siapee? Ga nurut malah di serobot Lorenzo wkwkwk

    Guest
    • Susah sih posisi Dovi. Masih butuh kerjaan. Tapi dengan kondisi kayak gini jg mau kemana lagi dia?
      Mau dia ngotot jg bos Ducati pasti cuma santai aja senyam-senyum, mungkin jg dalem hati bilang “halah gayamu lek… emang ada tim lain yg nawar sampeyan, Dov? Arep pensiun, emang wes ora butuh pekerjaan, bro? Wkwkwk”

      Guest
  4. Dari awal budget ktm belum pas sama dovi ?
    Ktm berhak menyamakan nilai kontrak yang ditawarkan pabrikan lain buat pol espargaro ?
    Dan yang terjadi ? Wkwkwkwk
    Ini the real sultan ? Wkwkwk

    Guest
  5. “….semenjak awal KTM sudah menunjukan bahwa Budget mereka tidak singkron dengan Gaji yang diinginkan Oleh Dovizioso.”

    Telak banget sih ini

    Guest
  6. Ducati sudah mempersembahkan yg terbaik buat Dovi, tinggal Dovi kasih gelar championship buat Ducati untuk melengkapi keberhasilan superior nya Ducati moto gp saat ini…

    wess gitu saja …

    Guest
    • Gw yang ngomong, parameter gw dari cara KTM memperlakukan team satelitnya.

      Hond-a sempat punya talent seperti Miller, didukung setengah-setengah, dikasih motor spek open class. Miller udah bisa nunjukin dgn menang di Silverstone juga berikutnya minta support lebih ga dikasi.
      Livio Suppo sendiri yang cerita.

      Kalo emang Sultan, mau pangeran mahkota kek, mau anak bungsu kek ya diladenin aja apa maunya. Sultan…

      Beda ama Yama-ha, kalo kuat duit, dikasi spek A, kalo ga kuat ya spek B, dari sono udah kere… fby aja yg ngaku kipas kipas dolar.

      KTM sendiri sejak awal ditanya kok ga coba gaet Marc, jelas jelas ngomongnya untuk sementara ini belum dulu. Karena masih nol pengalaman, kalopun Marc gagal berprestasi yang disalahin motornya.

      Belum lagi kalo baca ceritanya gimana gilanya orang KTM dalam development.

      Gw ga pernah nyebut mana yg lebih kaya, gw ga tau isi dapur orang,… tapi yang jelas kalo ngomong perilaku, lebih Sultan KTM.

      kalo motornya udah berhasil sekompetitif pabrikan lain, gw yakin KTM bakal hire best rider.

      Kayak kata petinggi Hon-da, lebih murah bayar Marc daripada bikin motor yg lebih cepat sedetik…

      Nah KTM lagi ngejar itu, biar Marc nutupin kelemahan motornya ga gede-gede banget… Kayak musim 2015.

      Guest
      • Marc skrg umur 27 kontrak dgn hrc 4 tahun, umur 31 baru habis, yakin sultan ktm udah bisa buat motor kompetitip, yakin pabrikan lain ga berkembang, lalu sultan ktm ada ikut berapa banyak disiplin balap sih di dunia ?, coba compare dngan honhon

        Guest
        • Gw jawab dgn parameter gw. Lu mau bikin parameter baru terserah. Yang jelas apa yg gw tulis kan ga bisa lu bantah. MVDS kurang dapat support, Miller didukung setengah-setengah.

          Perkara bakal berhasil dalam 4 tahun gw ga tau dong. Emang lu tau n bisa pastikan bakal gagal ? Lu peramal ?

          At least yg gw lihat dalam prosesnya di MotoGP KTM berperilaku Sultan.

          Kalo disiplin lain balap lain silakan lu bahas di artikel lain. Gw ga pernah nyebut keterlibatan KTM di disiplin balap lain dalam tulisan gw.

          Guest
      • @rian wkwkwkw yamaha kere? Lu liat gaji para pembalapnya berapa. Cuma gaji dovi minta 4 mpe 5 jt euro buat yamaha itu kecil. Ktm sultan? Disodori gaji segitu aja memble. Inget dulu pol di tech 3 itu kontraknya yg bayar factory yamaha selama 3 tahun begitu juga edward n cc 35. Tech 3 cuma tempat naruh karena mereka satelitnya
        Beda cerita kenapa si onoh ngasih spek A semua satelitnya sementara si ini sesuai dana yg satelit punya. Oy namanya juga bisnis bos. Sama seperti kasus tech 3 mereka liat ada pabrikan newbie dimotogp yg mau kasih spek A ya udah ayok aja namanya juga bisnis. Begitu juga buat petronas srt jika dikemudian hari mereka merasa ada pabrikan lain yg lebih oke mau kasih spek A semua dengan harga terjangkau ya monggo. Akan ada customer team lagi yg akan lease motor yamaha n jadi satelit yamaha.

        Guest
    • Ribet amat sih bandingin mana sultan mana demang. Kaya bocah bandingin Bapaknya aj.

      Pada akhirnya bukan urusan mana yg duitnya g abis”, tp mana yg punya niat lebih. Kl emang udah nekat, duitnya pasti dicariin macam KTM. Kl emang cuma pingin keliatan, duit ada pun akhirnya cuma nitip ke tim satelit.

      Guest
      • @AIM-1N

        Gw cuma nulisin faktanya aja, terus ngambil kesimpulan. Deduksi sederhana.

        Soal gaji Dovi, sejak awal KTM udah diisukan bakal gaet Marc karena duitnya ada. Cuma mereka ga mau karena kalo ga juara kan bad publicity buat KTM. Belum waktunya aja.

        Nah fakta ini diambil sepotong-sepotong. Dibikin kesimpulan buat counter kesimpulan gw. Ya gw jelasin.

        Guest
        • Jika KTM seperti yg lu bilang lebih prioritasin pengembangan motor kenapa malah ngelepas Pol?

          Guest
  7. Cara lorenzo mengakhiri kontrak HRC dengan drama pensiun itu rasanya kok kurang etis jadinya ya, terkesan agar terhindar dari sanksi legal dsb
    Nyatanya lorenzo masi pingin membalap

    Guest
    • Bukannya yg paling getol nyuruh Lorenzo pensiun si botak? Sampe pas press conference aja dia muncul kaya bos yg intimidasi anak buah biar ga keceplosan sesuatu. Gw rasa Honda, HRC dan Lorenzo sendiri masih saling mau lanjut sampe Lorenzo dibawa ke pusat Honda pas GP Motegi. Cuma motogp kan hiburan, harus nurut sama sutradara dalam hal ini pemilik motogp, dan pemilik menghendaki aktor lain buat ngisi tempat Lorenzo, yg malah sama Alex Marquez diserobot akhirnya zhalimi Abraham demi aktor hot mereka.

      Guest
    • @Wahyu
      kalo ikutin berita2 sebelum diumumkan pensiun kayaknya JoLor masih punya sikap Optimisme. terakhir sebelum cedera beliau udah tunjukkin skill yang sesungguhnya. malah ane malah yakin seandainya kgk karambol min Podium ada harapan.
      seperti ada “Something” yang seakan “memaksa” beliau pensiun

      Guest
  8. Budget mereka tidak singkron dengan Gaji yang diinginkan Oleh Dovizioso sepertinya ini alesan KTM ga bisa pertahanin pol. Mungkin buat nyamain tawaran dr team rht jg ga bisa. Cmiiw

    Guest
  9. Saya malah kasihan sama Lorenzo.. Saya menyebutnya Mr. Plin plan… Padahal dulu sebelum menyatakan pensiun saya respect sama doi…

    Guest
  10. ….drama yg kepanjangan jd ngk ada pilihan lain krn slot dah ketutup , basi basi , mungkin klw ducati bilang no ya pensiun kaya lorenz ntar ada yg minat ya balap lg 😅

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.