TMCBLOG.com – Mario Suryo Aji, Pembalap Muda Indoensia yang tahun 2020 ini mengenyam tahun kedua berkompetisi di gelaran CEV Moto3 Junior Worldchampionship harus absen di awal Juli 2020 ini yang ditandai dengan Test resmi 2 hari di Estoril Portugal 1 dan 2 Juli 2020..

Awalnya adalah Junior Talent Team yang menaungi Mario Aji yang menginformasikan secara resmi bahwa Baik Pembalap Indoensia ini maupun pembalap Thailand Tachakorn Buasri belum dapat bergabung dengan pembalap JTT lain seperti Max Cook, Takuma Matsuyama, Bill Van Eerde dan Brit Scott Ogden.

Astra Honda Motor, Sebagai Pabrikan yang membawa Mario Aji ke kejuaraan balap kadet Dunia di Eropa ini menjelaskan. Adalah Manager Motorsport AHM, Pak Rizky Christianto memberikan Keterangan kepada tmcblog ” untuk Awal July ini Mario tidak berangkat. AHM mau memastikan Mario tetap aman untuk sementara waktu ini. Di mana kalau dilihat kondisi di luar juga belum lebih baik dari di sini.”

” Kita melihat Mario masih memiliki masa depan yg panjang, AHM berharap kita bisa menahan diri sedikit. Dan kita selalu memantau keadaan dan akan selalu mengevaluasi terhadap kondisi di negara-negara Eropa, apabila kondisi sudah membaik, tentunya Mario akan kembali berkompetisi di Eropa. “

Selain CEV Moto3 Junior World Championship, Mario Suryo Aji direncanakan Juga mengambil bagian dalah Kejuaraan Red Bull MotoGP Rookies Cup yang juga secara umum mengambil basis race di negara negara eropa.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

22 COMMENTS

    • Uni Eropa udah boleh saling travel, kalo negara diluar wilayah Uni Eropa belum boleh kecuali mulai 1 juli ada 18 negara yg boleh, dan Indonesia ga termasuk di list yg udah boleh.

      Guest
  1. Angka covid di spanyol lebih mengerikan daripada di sini. Padahal spanyol penduduknya lebih sedikit.

    Di sana yg positif sdh seperempat juta orang dengan angka kematian di atas 28.000 jiwa

    Guest
  2. Bahasanya terlalu berbelit2 dan diplomatis menutupi fakta sebenarnya. Padahal aslinya paling karena orang Indonesia masih belum boleh ke Eropa.

    Guest
  3. Enak ya kalau berprestasi. Kesehatan nya aja dipikirin banget sama orang… Kalau kita, mau mati ya mati ajaa

    Guest
  4. Hehehe, ane TKI bang, kemarin januari baru pulang Indo, mau urus Visa lagi buat jadi babu balik Jepang belum bisa, dan diinfo travel ke malay dan thai aja belum bisa.

    Guest
    • Biasa orang kuper memang susah dikasih tau yg sebenernya, lebih percaya omongkosong dan pencitraan. Gw aja sering dibully dan dikatain sok tau kalo kalimatnya nusuk dikit padahal sesuai kenyataan, begitu berselang waktu dan terbukti jadi pada lupa pernah bully gw wkwkwk

      Gw udah sering bolak balik ke Eropa akhir 90an sampe akhir 2000an awal dan pernah ngurus bengkel moge sampe sempat bantu jadi crew tim privateer dari relasi bos gw yg sempat bantu pembalap Swedia jadi wildcard di 2008 aja masih sering dikatain soktau kalo komentari motor/mesin dimari wkwk fyi banyak loh orang Indonesia yg pernah jadi crew bengkel balap di Eropa mulai dari kejuaraan regional sampe kejuaraan dunia, tapi sepanjang yg gw tau diluar tim dari YMKI dan tim dari pabrikan2 asal Indonesia, kebanyakan crew asal Indonesia cuma mentok join tim wildcard. Uniknya mereka (dan gw) ga tertarik jadi pakar disini ato sekedar nulis blog teknis. Padahal mah pengalamannya udah pada luar biasa. Contoh bagi gw aja jetting dan kalibrasiin karbu motor gp250 lama (RS250 versi 1999 di tahun balap 2007-2008) udah berasa pengalaman luar biasa banget, apalagi temen gw yg pernah kebagian job elektroplating girboks, remapping CDI secara manual (CDI RS125 dipake ke TZ125), dan lain sebagainya.

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.