TMCBLOG.com – Iker Lecuona, sebelum dipilih Oleh KTM untuk Naik di team Satelit Dengan Full Factory Support Tech3 KTM, Hampir tak ada yang menyangka hadir nama Pembalap muda asal Spanyol selatan yang tahun 2020 ini berusia 20 tahun ini. Siapa Iker ini, Kenapa akhirnnya memilih Iker Lecuona untuk bertarung di atas RC16 ?

Artikel ini jelas baru tmcblog tulis karena ingat bahwa Manuel Pecino pernah secara berapi api menceritakan apa penyebab KTM mengambil Iker sebagai pembalap Rookie KTM Tahun ini. Manuel mengatakan bahwa Iker sendiri merupakan sebuah kejutan sendiri yang dihadirkan KTM karena hadir dengan Pertimbangan yang cukup Menarik sebagai seorang Pembalap.

Setelah KTM Merasa Gagal dengan Johann Zarco dan merasa gagal dengan pendekatan bahwa Pembalap Hebat di kelas MotoGP dari manapun latarbelakang mereka akan bisa cepat beradaptasi dengan RC16. Jadi KTM mengubah cara pandang yakni dengan melihat Data . . Nggak mau salah dua kali pasca Kasus Zarco, mereka tidak peduli latar belakang, langsung ke karakter racing. KTM menanyakan Data pembalap moto 2 kepada rekanan dan team KTM sendiri di Moto 2 dan mengecek di atas komputer tanpa mengetahui nama nama dari pemilik data tersebut.

Kasar katanya KTM membandingkan head to head Data data pembalap yang awalnya mereka tidak ketahui namanya ini dengan pembalap Referensi KTM RC16 ( kemungkinan data dari Pol Espargaro atau Dani pedrosa ). Walaupun tentu ada perbedaan mengenai variabel Top Speed, akselerasi dll, namun KTM mencari Data pembalap yang memiliki karakter yang menurut mereka cukup dekat dengan karakter yang dibutuhkan Oleh KTM RC16. . . dan singkat kata mereka menemukan dan Data tersebut terakhir baru diketahui merupakan data dari Iker Lecuona.

KTM RC16, Seperti juga tipikal Mesin mesin V4 lainnya sangat peduli dengan pengereman stabil, late Braking, memutar arah Motor dengan cara non-konvensional, lalu melakukan akselerasi keluar tikungan yang biadab . . atau dalam kata lain Karakter ‘nikung yang menyudut’ .

Masih ingat ketika Mathieu Grodecoeur, crew chief Iker di team American Racing Moto2 yang pernah mengatakan bahwa “Iker riding dengan Roda belakang dan tidak peduli dengan roda depan. Alasan betapa ia sangat kuat di Moto2 dengan KTM adalah karena ia sama sekali tidak mempedulikan chater roda depan dan semua halnya “ . . Dan jujur melihat ini, bikin tmcblog kepo mau lihat seperti apa perkembangan Pembalap ini di musim 2020 ini . .

Taufik of BUitenZorg

 

 

31 COMMENTS

    • Muke Gile October 21, 2019 at 13:06
      Melalui kekeran teropong KTM pabrikan

      Guest
      Reply
      ——————————————————————-
      Yaa seperti ini

      Guest
      • Ini bocah penerus bakat stoner dan marques…
        Kalo sampai dapat motor ducita atau hondo,,pasti lawan sepadan marqueset

        Guest
  1. Waooow…emezing,thanks wak sharingnya…jujur blakangan ini klo bca artikelnya wk haji brasa buka blog exclusif sputar motogp….bravo tmc blog

    Guest
    • nah kan gue bilang juga ape, daripada nongkrong di run** sport, motogp cr*sh dan sejenisnya yg tendensinya berat sebelah mending di sini lebih berbobot

      Guest
  2. Wak apakah Dovi sudah tandatangan kontrak dengan Ducati? Kapan pengumuman seri Amerika dan Asia MotoGP wak?

    Guest
  3. Pendekatan yang sangat masuk akal dan semoga semuanya bisa membayar usaha KTM pasca keluarnya Pol Esp. Tapi, abis dikatain Shit Chassis skrg udah berani bilang gagal dengan Johann Zarco.

    Guest
  4. Macam Casey stoner lah mainya pake Roda Belakang tapi dulu stoner bagusnya pakai ban Bridgestone, kalo iker belum jelas di race

    Guest
    • Agan ini cowo tapi dipikirannya princess. Udah kaya anak gadis aja gan. Princess Cinderella. Huahuahua

      Omong-omong Maverick suka Micky Mouse loh. Udah dewasa tapi suka Micky. Kalo cewe dewasa suka Cinderella pasti anggun dan feminine tuh cewe.

      Guest
      • Ada istilah Anak cowo emang ga pernah dewasa cuma mainannya aja yg tambah besar dan tambah mahal

        Guest
  5. Referensinya ga jauh2 dr legenda 27.
    Karakter orang gila yg selalu dicari pabrikan dimana pabrikan ga perlu pusing mikirin plan B Jika sang pembalap ternyata bisa sukses tanpa menggunakan plan A pabrikan.

    Guest
    • Getaran bagian depan waktu hard braking. Pembalap yg rewel sama chatter depan biasanya smooth ngeremnya dan bakal sangat pelan kalo ketemu motor karakter begitu, contoh = Lorenzo di tahun pertama di Ducati dan di Hodna, Rossi di Ducati, Luthi di RC213V grade B dan Zarco di RC KW.

      Guest
    • Mungkin yang gak trrlalu banyak menggunakan teknik sliding ban belakang buat nikung. Mungkin yak ane bkn pembalap

      Guest
    • Yg suka rolling speed dan ngerem lembut jadi butuh motor smooth macam Melandri, Rossi, Lorenzo, Zarco, Rins, Hayden

      Guest
    • Justru lebih seru bro, jadi saling unjuk resep masing” dan karakter motor yang berbeda”, sayangnya belum dapet rider yang pas,.

      Guest
  6. Liat dulu lah nyalinya gmn di race Pace! Brani nyalip senior atw ga, ciut ga di serang fans…itu dulu aja coba

    Guest
  7. Bukankah motogp dijaman michellin malah lebih ga menguntungkan riding style dg slide ban blakang?
    Malah pada save ban sampe sampe lap” akhir baru saling overtake

    Guest
  8. penasaran ama iker bau baunya mah model quartararo, ktm rc udh naik juga progressnya IMHO jadi penasaran pas race nya.

    Guest
  9. Nanti kalo potensi iker sudah setengah matang tinggal diambil alih rht….ktm adalah perjenjangan buat rht.. duh kasian..ktm

    Guest
    • Mungkin lebih pas penjenjangan buat Redbull, udah mateng di KTM tinggal dinikmati sama RHT yg juga disponsori Redbull

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.