TMCBLOG.com – Presiden Direktur benelli Motor Indonesia Pak Steven Kencana Putra kepada tmcblog mengatakan bahwa Benelli Indonesia akan selalu berusaha selalu update dan konsisten eksis di Market Sepeda motor Indonesia dengan mengambil ceruk market motor motor dengan Style Retro Classic. Saat ini mereka Sudah menghadirkan banyak sekali varian retro Mulai dari Imperiale 400, Patagonian Eagle, Motobi, Leoncino sampai Rencana Keeway 250 V-twin  . . namun Kepada tmcblog, Pak Steven mengatakan bahwa ada salah satu Varian Produk masa depan Baru yang sedang dipersiapkan Benelli Indonesia  . . yakni Sosok Klasik Seperti Imperiale namun dengan mesin 250 cc.

Yap berusaha meraih Pasar dengan kubikasi Lebih rendah dari saat ini Imperiale 400 ke Imperiale 250 artinya berupaya menghadirkan Pricing yang lebih bisa dijangkau dan artinya Spread market Lebih luas. Namun ada yang lebih menarik lagi yakni konvigurasi mesin yang akan dihadirkan Yakni Mesin dua silinder atau mesin twin sejajar.

Pak Steven sendiri mengungkapkan kepada tmcblog bahwa sepertinya Benelli akan menghadirkan Mesin Twin yang selama ini sukses bikin orang jatuh hati pada benelli Patagonian Eagle. Mesin itu tak lain dan tak bukan adalah mesin Dua silinder sejajar dengan Konfigurasi Crank 360º . . yap Mirip TNT 250, namun ini 250 cc dengan pendingin Udara yang diperkuat dengan Oil Cooler.

Secara umum Karena Konfigurasi Cranknya 360º maka jeda antara dentuman piston pertama dan piston yang kedua disusul dentuman Piston pertama kembali dan seterusnya akan terjadi secara linear dan smooth dengan jeda timing yang sama sehingga pada dasarnya akan menghasilkan suara yang mirip mirip padatnya tone suara mesin 4 silinder.

Bentuknya dan model ergonominya lebih mengarah ke Imperiale yang bergaya Classic Standar ala ala Royal Enfield dan berbeda dengan Patagonian Eagle yang bergaya Cruiser. Detail lain dari foto yang bisa diceritakan adalah Tangki bbm ala Teardrop, Jok berjenis tandem-seat, Rida depan belakang berbeda rim dimana Velg Jari jari roda belakang agak kecil kemungkinan 16 Inchi dengan profil ban yang gemuk.

Suspensi depan Teleskopik, belakang Dual shock dengan Pre-load sementara itu setang dibuat tidak terlalu tinggi dan Lampu depan bulat dengan panel dasahboard yang mungkin eprpaduan antara analog dan Digital. Mengenai penamaan sendiri ada tulisan di tutup aki kiri dan kanan yakni Turismo Sport . . dan Jika Kita Flashback dahulu memang ada varian benelli serupa namanya benelli 125 Turismo . . Mungkinkah Motor ini akan dinamakan ” Benelli 250 Turismo Sport “

Belum jelas apakah Sosok Mirip Imperiale namun bermesin Dua silinder Inline ini akan dihadirkan Benelli Indonesia Tahun 2020 ini, Mungkin malah agak mulur ke 2021 karena 2020 sendiri benelli spertinya punya banyak agenda yang siap mengantri seperti Keeway 250 serta dua Skutik Listrik . . Menurutmu desain turismo sport/ Imperiale 250 ini gimana sob ?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

24 COMMENTS

  1. Dealer.. di Medan sama PT nya dgn di Lampung…
    Tapi jgn ruko juga lahh… 1 ruko pula lagi..
    Kalah sama warnet 🤭🤭..

    Biar calon konsumen yakin sama ini merek …Ayo Jos

    Guest
  2. 2 silinder, suara 4 (lebih ke 3) silinder, rasa 1 silinder.
    Behel belakang di buang, pasti lebih bagus.

    Guest
  3. Mesin copyan dari mesin honda model lama, yaitu honda rebel cmx250 generasi 1 yang diproduksi tahun 1984-2017
    Mesin ini dulu juga dipakai di honda cb250 night hawk tahun 80an sampai 90an….

    Guest
  4. wah mantap Pak Steven…walau gak kyk GPX Legend twin…tpi ini dah cukup kok…jgn lebih mahal ini dri PE250 yak Pak Steven…ane tunggu yang ini deh…jadi galau mw PE250 EFI atw yg ini…

    Guest
  5. nah, ini baru motor 2 silinder yang nyaman buat sehari2 (ngantor bareng sama istri). bisa dipertimbangkan buat dimiliki nih…

    Guest
  6. Oke saya bener2 akan nabung kali ini

    Stylingnya ala2 classic british
    Tinggal upgrade kaki2 , dibuat scrambler ring 17-19

    Atau classic british ring 17-18

    Spakbor blakakangnya aneh, bongkar aja.
    Knalpot ganti freeflow jelas makin sip

    Guest
  7. Knp roda belakangnya pake diameter kecil dgn ban gemuk yak, kan jadi jomplang ama roda depan. Terus itu desain spakbor blkg apa ngga terlalu modern ya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.