TMCBLOG.com – Dengan Vinales, Quartararo, Rossi dan Morbidelli, Yamaha di 2020 dan 2021 nanti boleh dibilang memiliki Line-Up pembalap yang paling merata dan paling Kuat semenjak Era motoGP digulirkan tahun 2002. Dan hasil yang mereka peroleh di Dua race pertama di Jerez adalah Bukti empiris absolut akan fakta ini. Namun begitu kuatnya Yamaha saat ini bukannya tanpa Kekhawatiran, hal ini mengemuka setelah kejadian DNF-nya Valentino Rossi di GP Jerez dan Morbidelli Di GP Andalucia. Baik mesin 2020 dan mesin 2019 evolusi paling akhir mengalami Defek, karena apa ? Mesin bermasalah Rossi, Morbidelli serta mesin yang Sempat emoh dipakai Vinales saat FP pun diterbangkan Ke Iwata Jepang untuk di cek lebih mendalam dan membuat Yamaha Kehilangan secara Instant 3 Mesin dalam List . . Bagaimana hasilnya ?

Baik Rossi dan Mobidelli pada awalnya bingung perihal penyebabΒ  masalah mesin Yamaha M1 ini. Mereka mengira mesin mesin ini terlalu panas sebagai akibat melakukan aksi slipstream yang terlalu lama di belakang pembalap lain sehingga mesin tidak banyak memperoleh asupan udara yang natural, lebih banyak karena udara panas akibat dari Motor deri depan mereka.

Namun perkiraan ini ternyata agak sedikit prematur karena Motor yang dipakai Vinales Juga mengalami masalah ketika Vinales melakukan Latihan bebas yang artinya jarang banget slipstream.Artinya Masalah hadir bukan karena slipstream dan pasti ada masalah lainΒ  . . kebingungan ini Sampai sampai menghadirkan Kecurigaan bahwa Yamaha memiliki masalaah kompromi reliabilitas bila dibandingkan dengan Honda, Ducati dan KTM sejalan dengan meningkatnya rpm (putaran mesin ) yang terlalu tinggi. pa benar begitu ?

“Defek yang kami alami tidak ada hubungannya dengan panas dan tidak ada hubungannya dengan kecepatan. Itu pasti ! “ Begitu Lin Jarvis mencoba membuka Penjelasan dalam sebuah wawancara dengan Speedweek. β€œBelum saatnya bagi saya untuk mengatakan bahwa kami telah mencari tahu dan memahami penyebab masalahnya. Kami sekarang sedang mengerjakan solusi dan yakin bahwa kami dapat menyelesaikan masalah ini. “

” Mesin seperti ini ( Yamaha M1) terdiri dari banyak komponen. Beberapa dari mereka diproduksi secara In-house di Yamaha, yang lain dipasok oleh pemasok pihak ketiga. Saya tidak bisa mengatakan lebih banyak tentang itu. “

Untuk lebih menyakinkan bahwa Defek permasalah yamaha M1 bukan merupakan Efek dari dinaikkannya Putaran mesin ( RPM) Lin Jarvis Sampai berani mengatakan bahwa Yamaha tidak akan memberikan Juklak kepada para Pembalap pembalap mereka di Brno dan Spielberg untuk tampil dengan kecepatan lebih rendah sampai situasinya akhirnya diklarifikasi. ” Dua Sirkuit ini ( Brno dan Redbull Ring) butuh Power, sehingga M1 tidak akan bekerja dengan maksimal jika kita membatasi kecepatan di sana “

β€œKurasa kami telah mengerti dari mana masalah itu berasal. Kami sedang mengerjakan solusinya. Dan saya yakin kami bisa menghindari masalah di masa depan. Dan kami tidak akan menyelesaikan masalah ini hanya dengan mengurangi kecepatan. (Karena) Bukan itu masalahnya. . . “

Taufik of BuitenZorg | IG @tmcblog

57 COMMENTS

  1. Artikel Ini kalau di warung sebelah, entah sales atau buzzer komentar nya Pada kayak orang dari prasejarah lihat api.

    Guest
  2. Apapun masalahnya pasti itu urusan internal ga bakal mungkin dikasih tau ke publik, itu sih menurut saya

    Guest
    • Yg nyuruh ente nyembah brand siapa bro? Disuruh nyembah Tuhan mlh brand disembah…musyrikk tuh namax…hihihi

      Guest
  3. Oiya motor Rossi kan diasuransikan ya(stiker di GP Misano apa Mugello?), harusnya pihak survey asuransi udah tau dan biasanya dicoretin bagian yg rusak biar tau πŸ˜…πŸ˜…

    Guest
    • Khusus spot itu ada 4 negara yg jd sponsor indonesia(“blue core”,beda dg “semakin di depan” karena termasuk sponsor utama),thailand(tulisan cacing),vietnam(,kham pha chat rieng)philipin(mio)..kadang bergantian kadang beda sisi beda pembalap..

      Guest
    • Satelit rasa pabrikan, era nastro azzurro terulang lagi di yamaha sekarang dimana cuma beda cat sama stikernya aja.

      kalo di perhatiin, paddocknya FQ20 lbh banyak crew yg pake seragam biru yamaha sekarang ketimbang tahun sebelumnya.

      Guest
    • Pabio tipenya kaya Marquez, percayain aja sama mekanik, sisanya gw tinggal geber. Kebetulan gaya balapnya mirip Lorenzo yg smooth dan konsisten. Mungkin itu yg bikin mesin adem ayem.

      Guest
      • Gw ngarepnya sih gitu, biar HRC nyesel ngambil Pol Espargaro. Kali aja kalo Nakagami bisa podium secara konsisten apalagi sesekali menang, posisinya dituker guling sama Pol Espargaro. Nakagami diangkat ke pabrikan, Espargaro diospek di LCR aja. Toh taun depan dua2nya sama2 dikontrak HRC, jadi bebas bongkar pasang ga kaya Yamaha yg pembalap satelitnya dikontrak secara independen oleh tim satelitnya.

        Guest
  4. Rahasia perusahaan gk mungkin d umbar2..
    Kita liat aj d race minggu ini dan selanjutnya..
    Semoga mslh teratasi dan race berjalan seru..
    Kl tu mesin bermasalah trs..alamat insinyur yamaha nya kena drop out dan harga diri orang jepun itu tinggi..maluu borr aplg cm 12 race tersisa..

    Guest
    • Yamaha gak bakal pecat karna tanpa dipecat mereka akan resign karna malu dari kegagalannya, sesuai budaya & etos kerja orang jepang.

      Mungkin kalo di jaman PD2 atau samurai, insinyur2nya udah inisiatif buat harakiri di akhir musim kalo sampe ada yg jebol lg mesin ny wkwkwkwkwk..

      Guest
      • Betull borr nah itu yg dtakutin.. budaya kultur jepun memang sprti itu.. aplg kompetisi besar motobiji..kl gk mundur teratur bisa2 harakiri
        Reputasi dipertaruhkan

        Guest
  5. Pake knalpot sakura asli buatan Jakarta kali,lainnya kan Akrapovic,, knalpot morbi akra tapi rebrand sakura jadi suaranya sama ,πŸ€”πŸ˜„

    Guest
    • mungkin juga, tapi katanya pabrikan knalpot cuma nempel stiker doang, kalau yang buat tetep pabrikan motornya πŸ€”

      Guest
  6. Akrapovic dan sakura bikin knalpot sesuai blueprint yang di kasih yamaha.

    jadi walaupun 2 brand berbeda tp secara konstruksi & kualitas ya sama karna mereka menyesuaikan pesanan & standar dari yamaha. Hanya itung2an cost produksinya yg mungkin akrapovic lebih mahal karna udah menang “nama”

    Guest
  7. Patut ditunggu apakah pabrikan MSMA lain setuju kalo yamaha minta izin buka segel utk ganti part yg rusak πŸ˜‰πŸ˜‰ atau malah ditolak….

    Guest
    • Koq nunggu disetujui bor? Kan sudah jelas buka segel mesin auto pinalti

      Klo kata om jarvis bukan kerna panas dan speed yg terlalu tinggi, lalu motor nya bagnaia knp ya kira2?

      Guest
    • Gak perlu persetujuan, dan gak perlu bongkar ganti part….. Langsung saja datangkan mesin baru dari jepang tapi start dari pit setelah 5 detik lampu hijau

      Koreksi klo salah

      Guest
  8. Ya emang mesinnya aja yg ampas, yg dikhawatirkan itu bukan terkait kecepatan atau panas tapi part yg bermasalah termasuk yg disegel apa ga. Kalo iya yaudah deg degan dah tuh jarvis sampai tahun depan

    Guest
    • Ini orang bisa baca ga ya…nih kutipan statement dari Lin Jarvis…

      …”Beberapa dari mereka diproduksi secara In-house di Yamaha, yang lain dipasok oleh pemasok pihak ketiga”…

      Makanya dibaca dulu, baru komen.. jangan asal ngegas aja…

      Guest
  9. Nada optimis untuk menunjukkan mereka tidak bermasalah. Itu perlu sebab ada 4 pembalap yamaha yg sama baiknya. Karena mentalitas pembalap perlu dijaga. Namun jika ada jatah mesin ke 6 yg dipakai maka tinggal mental pembalap yg dipertaruhkan.

    Soo lihat aja dulu.
    Ada dovi dan Takaagami di 4 besar.
    Semoga ada kejutan lain selain duo yamaha.
    Biar makin ambyarr yg nonton.

    Guest
  10. Andai andai ni ya, hehehe
    Amit amit quartararo mesin nya kenapa2. Terus Dovi masih gak jurdun juga. Kacau sih dovi ini. Tapi quartararo bisa lh survive kayaknya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.