TMCBLOG.com – Kejadian near-miss yang dialami Valentino Rossi dan Maverick Vinales di Tikungan 4 Spielberg saat race MotoGP Austria 2020 akhir pekan kemarin berawal dari Crash pada straight mengkurva pasca Tikungan 3 yang dialami Oleh Johan Zarco VS Franco Morbidelli. Valentino Rossi adalah satu-satunya pembalap yang secara terbuka menunjuk seseorang yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu. Yap mengarahkan ke Zarco, yang setelah mengumbar kecepatan Ducati saat melewati Morbidelli ke T2 lalu melakukan aksi melebar dan Block Pass Morbidelli yang saat itu sedang melaju dengan kecepatan 300-an km/jam.

“Sekarang semua orang sangat agresif di MotoGP dan di kelas-kelas kecil, Semua pembalap harus menghormati pembalap lain karena kita nggak boleh melupakan bahwa olahraga ini sangat berbahaya, terutama di trek di mana Anda memiliki lintasan lurus yang panjang di mana Anda sering melewati 300. Sekarang banyak pebalap, juga di kelas yang lebih kecil, mengerem dan melakukan Blocking saat menghadapi pebalap lain. Zarco sangat melebar, mengerem (melakukan Block Pass) saat menghadapi Franco, mungkin untuk mangantisipasi Franco menyalipnya saat melakukan pengereman. “

“Saya telah berbicara dengan Zarco dan dia berkata bahwa dia tidak melakukannya dengan sengaja. Agresif memang bagus, tetapi pengereman saat menghadapi pembalap lain pada kecepatan 300 (km/jam) berpotensi bencana. Dalam beberapa tahun terakhir tingkat agresifitas telah meningkat pesat karena semua orang berusaha sangat keras, itu bagus, tetapi semua pembalap harus memikirkan hal ini. ”

Namun begitu, pada Siaran Press resminya sehari setelah Valentino Rossi ( 17 Agustus 2020 wib) Team yang menaungi Johannn Zarco – Avintia racing Ducati melakukan Klarifikasi resmi. Dengan semangat keseimbangan pemberitaan yang cover Both Side, tmcblog coba hadirkan penggalan kalimat resmi dari Avintia tersebut, yakni adalah sebagai berikut :

. . . Dengan 20 lap tersisa, Zarco terlibat dalam insiden yang tidak menguntungkan dan ditabrak oleh Franco Morbidelli di tikungan ketiga, menyebabkan kecelakaan spektakuler yang tidak memungkinkan dia menyelesaikan balapan yang menjanjikan hasil yang sukses. Setelah kecelakaan, kedua sepeda terlempar keluar dan hampir mengenai Rossi dan Vinales, tetapi untungnya baik Zarco dan semua pengendara yang terlibat tidak terluka.

Setelah komentar dan pernyataan yang dibuat, Johann Zarco sangat terpengaruh, karena dia tidak pernah berniat untuk melakukan manuver yang akan membahayakan lawan lainnya. Namun, pembalap Esponsorama Racing dari Prancis ini ingin meminta maaf dan mengklarifikasi dengan masing-masing dari setiap pembalap yang terlibat dalam insiden balapan ini. Namun, setelah Grand Prix Austria, telemetri menunjukkan bahwa Zarco melakukan pengereman lebih lambat di tikungan 3 daripada (yang pernah ia lakukan sebelumnya) di sisa balapan. balapan, jadi jelas dari analisis ini bahwa dia tidak pernah berniat untuk menggangu pengereman Morbidelli dan menutup jalurnya.

Taufik of BUitenZorg | @tmcblog

145 COMMENTS

      • Mirip pemain bola, lari kenceng, nyalip trus ngerem. Lebih telat ngeremnya karena memang late breaking trus langsung ngerem sekerasnya. Klo di sepak bola pasti pelanggaran. Klo di moto GP saya ga paham aturannya.

        Guest
    • ekekekek fokus kalimat di paragraf terakhir

      “jadi jelas dari analisis ini bahwa dia tidak pernah berniat untuk menggangu pengereman Morbidelli dan menutup jalurnya”

      Guest
    • *”setelah Grand Prix Austria, telemetri menunjukkan bahwa Zarco melakukan pengereman lebih lambat di tikungan 3 daripada (yang pernah ia lakukan sebelumnya) di sisa balapan”*

      SUDAH JELAS dan CLEAR….
      Penggalan kalimat di atas sudah bercerita dan sekaligus menjelaskan sendiri.

      Pembalap2 dibelakang termasuk yang slipstreaming sekalipun harus lebih waspada kalau mau ingin late braking lebih dari pembalap di depannya, apalagi jika di depan dan di belakangnya ada gerombolan pembalap mirip saat start race.

      Apalagi jika melibatkan gerombolan, racing line ideal belum tentu menjadi opsi terbaik karena bisa jadi disitulah terjadi kerumunan pembalap yg pasti akan sangat menyulitkan. Intinya saat terlibat dalam kerumunan, maka pintar-pintarlah lihat sikon (situasi dan kondisi).

      VR46 itu terlalu cepat bereaksi dan menghakimi, seharusnya makin dewasa dengan melihat dari semua sisi dulu. Dia reaktif dan sayangnya terlalu subyektif karena melibatkan salah satu genk/ kelompoknya sendiri.

      Guest
    • Sudah jelas dia melebar padahal didepan zarco tidak ada siapa siapa sedangkan dia tahu dibelakang ada franco yg menempel. Secara sadar dan jelas zarco sengaja mau block pass. Alih alih tim nya melakukan pembelaan pakai data mau late bracking ya jelas lah dia pasti late brack dengan melebar zig zag nutup jalur franco. Udah kehilangan akal itu avintia buat cari alasan biar ga kena hukuman

      Guest
      • Siapa bilang di depan Zarco tidak ada siapa-siapa?
        Di depan Zarco itu ada tikungan tajam….
        Sebelum tikungan ada beberapa pembalap di depannya yg juga bersiap masuk tikungan tajam tsb….

        Saat itu di tikungan tersebut ada beberapa pembalap yang beriringan mau masuk tikungan dalam jeda waktu dan jarak yang berdekatan.
        Situasi ini mirip di tikungan 1 saat start awal race, dimana ada rombongan pembalap yang saling berebut masuk tikungan.

        Dalam situasi kondisi seperti itu, terserah pembalap mau memilih racing line yang mana, sesuai analisis masing-masing agar bisa dapat posisi lebih bagus buat akselerasi saat keluar tikungan tersebut. Zarco kebetulan memilih masuk tikungan lewat sebelah dalam tikungan dengan late braking keras, karena melihat pembalap di depannya (Rossi dan Vinalez) sudah beriringan mau masuk tikungan. Dalam perhitungannya dia mencoba masuk tikungan lebih dalam, siapa tahu timingnya tepat dan bisa memblock pass dan dapat posisi lebih bagus buat berakselerasi keluar tikungan dibanding Rossi atau Vinalez.

        Morbideli sebagai pembalap dibelakang seharusnya aware dengan pembalap di depannya, sama seperti yang dilakukan pembalap yg slipstreaming pembalap di depannya. Bukan malah tetap gas poll seperti iklan Yamaha….

        Guest
      • Pembalap dibelakang bisa gas poll terus dibelakang pembalap lain saat di track lurus panjang.

        Namun saat akan mendekati tikungan tajam/ lambat, dia harus waspada dan memperhatikan posisi pembalap di depannya dan dialah yang harus menyesuaikan diri.
        Dialah yang akan melakukan pengereman lebih dulu atau mengambil posisi sedikit di samping pembalap di depannya (entah mau dari sisi dalam atau luar) untuk beradu ketangkasan late braking lebih akhir/ lebih dekat tikungan.

        Jangan malah terbalik….

        Guest
    • Kejadian near-miss yang dialami Valentino Rossi dan Maverick Vinales di Tikungan 4 Spielberg saat race MotoGP Austria 2020 akhir pekan kemarin berawal dari Crash pada straight mengkurva pasca Tikungan 3 yang dialami Oleh Johan Zarco VS Franco Morbidelli. Valentino Rossi adalah satu-satunya pembalap yang secara terbuka menunjuk seseorang yang bertanggung jawab atas kecelakaan itu.

      Yap mengarahkan ke Zarco, yang setelah mengumbar kecepatan Ducati saat melewati Morbidelli ke T2 lalu melakukan aksi melebar dan Block Pass Morbidelli yang saat itu sedang melaju dengan kecepatan 300-an km/jam.

      Guest
    • Yang dulu sesumbar mau buka data telemetri Sepang 2015 cuma bacot doang. Kalo beneran dibuka kan sekarang kita ada amunisi….

      Wkwkwkwk

      Guest
  1. Berapa kg/Ton apabila terkena hantaman morbidelli:
    Momentum P=m*v =150 kg x 280 km/jam= 11,667 kg m/s
    Asumsi terkena dalam 1 detik.
    F(Newton)=∆P/∆t= 11.667 kg/1 s= 11.667 Newton
    Massa = F/Gravitasi = 11.667 kg/9,8 = 1.190,5 kg
    Sekitar 1,2 Ton.
    Belum gaya2 iner

    Guest
    • Kalau dalam keadaan race normal late brake masih aman.
      Namun keadaan crowded, less gap antar rider tidak memungkinkan untuk melakukan pengereman kemungkinan crash besar.

      Guest
  2. mengutip paragraf terakhir…

    “jadi jelas dari analisis ini bahwa dia tidak pernah berniat untuk menggangu pengereman Morbidelli dan menutup jalurnya”

    Guest
    • Betul neh,dia sengaja telat ngerem biar bisa salip morbido lalu ngrem pas ddpnnya. Itu block passlah,rossi yg pgalamn jg blg gtu kan.

      Guest
    • Berarti Franky gaji ngerem??

      Zarco lakukan telat ngerem di Tikungan tsb,
      Di tabrak Franky…

      Franky gak ngerem dong???

      Guest
  3. Yg katanya legend terang2an langsung menyalahkan Zarco…
    Dia mungkin lupa dulu2 ada banyak aksinya yg bikin pembalap lain celaka…
    Kejadian kmrn adalah pure racing incident yg akibatnya bisa minimal atau fatal

    Guest
      • ya sekarang aja keras ngomongin safety pembalap.

        Inget apa kate kakek legend ke Pedrosa (Aragon – 2017)

        dulu pas almarhum temen akrabnya yg juga super agresif ampe mencederai rivalnya, koq dia kaga sekeras ini ?? cenderung terkesan sante2 aja ???

        kakek legend saat msh muda juga terkenal dgn aksi block passnya yg kaga mikirin posisi rival.

        apakah ini yg namanya hypocrite ??

        Guest
        • Hihihi, ingat jg saat legendb nyenggol lorenzo di motegi , bilangnya “inilah balapan!”

          Guest
        • Aragon 2017 waktu pedrosa mau nyalip dari sisi kiri dan ditutup rossi racing linenya itu ya, yg fans rossi di indo pada bilang dimana mana nyalip dari kanan dan nyalahin pedrosa itu ya?

          Guest
      • kenapa baru sekarang dia keras ngomongin masalah safety pembalap ?

        apakah karena dia sendiri yg baru saja mengalami kondisi nyaris jadi korban & nyaris tewas berdua bersama rekan setimnya saat ini ?

        klo gitu, mungkin sebaiknya mulai sekarang semua pembalap motor di motogp, moto2 moto3 (dan wsbk) berkumpul dan melakukan diskusi merundingkan semacam “Gentleman’s Agrement” mengenai apa aja aksi yg boleh dan tidak boleh dilakuin rider saat race
        jadi masing2 rider akan memiliki persepsi yg sama,

        klo perlu:
        “balapanlah dengan gaya turing”, hilangkan yg namanya “good hard race”
        dan tidak boleh protes klo hasilnya nanti akan mirip / se”bagus” tontonan race F1 ^^

        agar nanti tidak ada rider yg ngeles dan berkilah dengan kata2 :
        “inilah racing” atau
        “klo marah, balapan aja sendiri” (alias masing2 rider cukup time attack aja gitu ^^)

        Guest
    • hehe
      tapi apakah ini menjadi masalah buat junjungan munafik si blueband

      wajar sih
      junjungannya aja kyk gitu
      xixixi

      Guest
    • Sebenernya TMCBLOG ini blog otomotif yg lebih kental opininya atau udah jadi jurnalis/media massa sih kok sampe semangat banget cover both side?

      Guest
  4. Gila sih balapan maren,,nyesel g nonton live. Si mvk lngsung refleks ngangkat tangan kek mau ngelindungin kepalanya padahal baru keluar tikungan 😅

    Guest
    • Hihi senasib

      Minggu depan mudah2an bisa nonton …

      ABG tua kebnyakan cincong nih, harusnya ga usah komen napa, kan jadi rame lakban vs valeban

      Harusnya diskusi sehat di artikel motogp, salah benar biar dorna aja yg urus, ga usah saling tekan pembenaran jika kalian hnya sebatas komengtator lebih baik kuy diskusi sehat, punya perbedaan cara pandang itu sah sah aja, asal ga gontok2 merasa paling bener…

      Guest
  5. Mengerem lebih lambat tapi lebih keras / late brake karena efek nyalip morbi butuh gaspol mentok, kesalahannya zarco kurang miring dan ambil jalur ke dalam sehingga jalurnya melebar keluar, harusnya sebagai pembalap professional dia sadar kalau sudah masuk ke jalurnya morbi dan hanya terpaut 0 detik, kalau ngerem pasti resiko celaka, lebih baik dibiarkan jalurnya lebih melebar dan morbi masuk lagi baru mengerem…

    Guest
  6. Mungkin Zarco ga ngerem tapi nutup throtle 😁. Atau karena masuk racing line Morbi tiba2 jadi timbul seolah olah gaya tarik akibat stream line yg terjadi. 😀

    Guest
  7. Zarco itu nyalip morbi dari sebelah kiri lalu tiba-tiba zarco setelah nyalip itu dia ke kanan , lalu di tabrak morbi yang memang sebelumnya sudah disebelah kanan ,

    Kesalahan zarco setelah menyalip dari kiri itu dia melebar ke kanan memotong jalur morbideli dan otomatis tabrakan ,

    Guest
  8. Emang udah masuk titik ngerem.

    dilihat di aspal emang udah masuk zona brake.. Gaya ngerem zarco saat itu mirip gaya ngeremnya Miller.

    di sana terlihat seperti ini, Zarco Block pass Morbidelli karna bagi zarco itu udah zona brake. bagi morbidelli aku akan more late brake dibanding zarco sehingga doi masih dalam kecepatan yg tinggi dan mengambil sisi dalam corner. ternyata zarco ngerem. tapi kondisi speed morbidelli masih tinggi. akhirnya terjadi racing insiden.

    Yamg Maha Esa masih menyelamatkan ke empat pembalap. ada dua yg terancam Hempasan motor tapi cuma satu yg lantang. yang satunya bersyukur masih hidup dan menatap kedepan dan menganggap racing insiden.

    #MicrophonPower

    Guest
    • Ya kan morbi murid nya, pasti dibela, ttep gk objective si guru nya, liat aja klu emang morbi gk mempeng late brake jg ya gk bakalan nubruk, klu menurutku morbi yg salah, agresif ya resiko celaka.

      Guest
        • Ya sudah klu lo bilang gtu ya racing incident, apa emang sengotot nya gtu klu enggak dapet, apa gk bisa nyalip di spot laen biar safety yg utama jd gk terjadi kek kmren klu morbi emang pengalaman , pede dengan spot overtake laen, klu msh ngeyel salah jarco berarti emang udh bener, jaman semakin ngaco, dan udh gk ngeh salah dan benar

          Guest
  9. tapi memang kalo diliat dari titik sentuhan pertama (ada jejak ban juga), posisi zarco ga wide2 amat. di sisi lain morbi ‘terhisap’ slipstream, tak cukup waktu untuk menghindar dan ngerem. meski sebenarnya rider di belakang lah yang bertanggung jawab terhadap jarak aman. cuma ingin berpikir objektif

    Guest
    • Nah betul, aku rasa y belakang y harus mikir jarak aman, kaya kasus supersport kemarin, warming up aja bisa nyruduk karena y belakang benerin helm g fokus depan

      Guest
    • gue cuma penasaran aja sih
      bila, bilamana. jikalau andai saja motor morbi dan zarco kagak pake ngloyor / terplanting dan mengarah ke rider yg lagi berada di trek (cukup jatuh aja di gravel atau terhalang nabrak tembok pengaman) dan tidak nyaris mengenai duo rider pabrikan yam2 …….
      apakah masalah ini akan tetap menjadi masalah besar dan/atau dibesar2kan ?

      Guest
  10. Like , cover both side 👍 ,g aji mumpung bikin judul kompor buat naikin hits artikel seperti blog sebelah.
    Dari kemarin ane jg cm komen zarco apes, blm brani menilai sapa y salah, karenapula racing line beda pembalap dngn motor y sama aja bisa beda apalagi beda konfigurasi mesin, beda chassis dll. Mana mungkin pula kecepatan distraight sempet liat belakang dan tahu ke arah mana mau ngeblok pembalap lawong g ada spion, aku rasa mbah oci mulai kambuh suka perang mikropon, ane yakin zarco g sengaja, y perlu dibenahi mungkin sirkuitnya agar ada pelindung bagi pembalap didepan jk terjadi kasus seperti ini lagi

    Guest
      • Hi Bani ngegas , liat konteksnya, smw tau kecelakaan kemarin sangat berbahaya, y dibahas itu apakah ini masuk insiden atau seperti tuduhan tedensius rossi ke zarco seolah2 zarco pembunuh 😌

        Guest
        • Lah seolah ucapan VR itu perang mic, bani ambleg. yg nuduh setengah pembunuh itu Morbi HEI BANI AMBLEG

          Guest
        • Pembunuh itu ada unsur kesengajaan, tedensi sekali asal nuduh zarco SENGAJA block pass dikecepatan segitu, oh iya ding, orang akan cenderung mengangap orang lain sama dengan dirinya, bener nick diatas y bilang rossi lebih tahu karena lebih pengalaman, pengalaman melakukan blockpass? 😂

          Guest
  11. “Namun, setelah Grand Prix Austria, telemetri menunjukkan bahwa Zarco melakukan pengereman lebih lambat di tikungan 3 daripada (yang pernah ia lakukan sebelumnya) di sisa balapan.”
    Kalau memang zarco mengerem lebih lambat dari biasanya, berarti perhitungannya meleset ya?
    Dan kemungkinannya, zarco harusnya tau kalau itu berbahaya.
    Telemetrinya menunjukkan kalau zarco di posisi yg salah.

    Guest
    • Mengerem lebih lambat berarti bukan zarco nya yg tiba2 melambat akhirnya kena morbi… Tp morbi lah yg masi terlalu cepat sampai kena zarco..

      Mengerem lebih lambat tu yang biasa nya 100 meter sebelum nikung.. jadi 80 meter sebelum nikung

      Guest
      • Tetep aja, di posisi zarco, dia ngerem telat,, morbido kaget dan akhirnya nabrak

        Intinya adalah, zarco motong jalurnya morbido, ngerem mendadak tepat di depan morbido, dan akhirnya nabrak..
        Kalkulasi zarco: terlalu berani ambil keputusan tanpa lihat jarak ke depan

        Guest
  12. Sudahlah… baik Zarco, Rossi, dan Morbidelli udah pada ngobrol kok. Setelah ngbrol ya biasa lagi dan saling ngerti keadaannya… Cuma media aja yang membesar2kan… toh alhamdulilah ke-4 pembalap ini ga kenapa2 kan?

    Guest
    • @motojipi walaupun sudah ngobrol,tapi yg disesali Zarco itu setelah ngobrol pas si morbi diwawancarai wartawan bilangnya si Zarco setengah pembunuh. Itu lho yg bikin beritanya jadi dibesar2in. Apalagi Rossi juga ngomong si Zarco itu terlalu agresif, dll. Yah makin panas deh. Saya selaku penonton layar kaca juga menganggap ini murni insiden balap. Yg penting semua selamat

      Guest
  13. Dengan lay-out track yg lumayan berbahaya (dinding track di beberapa tikungan cukup dekat), masa iya zarco gak memperhitungkan sama sekali?
    Buat apa nyalip morbidelli kalau pada akhirnya mesti ambil keputusan mengerem lebih telat?
    Ambigu..

    Guest
  14. Intinya dia setelah melebar, terlambat mengerem malah melakukan block pass, Morbidelli masuk akhirnya ya kejadian.. Yang ngemeng nyalahin mbah ya lu coba aja ngerem di kecepatan segitu mendadak

    Guest
  15. late braking di tikungan 3?q kok gak paham ya hubungannya gimana..bukannya tabrakan terjadi di trek lurus setelah tikungan 3?

    Guest
    • Late brake untuk masuk T3 yang hairpin. Alibi Avintia, saat mau masuk T3, Zarco late brake dibandingkan Morbidelli, sehingga seharusnya Morbidelli punya waktu untuk bereaksi atas manuver Zarco yang mengambil sisi dalam dan memotong racing line Morbideli di T2.

      Guest
      • “late brake dibandingkan Morbidelli”
        ———————–
        Maksudnya dibandingkan lap sebelumnya.

        *otak ngelag gara-gara jatah kopi bulan ini udah habis

        Guest
  16. Sayangnya, pengalaman sebelumnya tidak membantu memperkuat pembelaan yang diberikan Avintia -apalagi call sign JZ05 dulu -Kamikaze. Vale, Dani, Marc Marquez, Miguel Oliviera, merupakan beberapa pihak yang “bersentuhan”. Makanya begitu ada kejadian langsung witch hunt.

    Regulasi yang lebih ketat sehingga gap antar tim g jauh berbeda juga g mendukung rider-rider agresif seperti MM93, JZ05, Espargaro brothers (yang sebagian besar jadi agresif juga karena ketatnya kompetisi di kelas di bawahnya). Begitu ada kejadian, telunjuk bisa langsung terangkat.

    Guest
  17. Seharusnya dia overtake dari sisi kanan td akan kejadian sperti ini. Seperti dovi yg meng-overtake Marquez 2017.

    Guest
  18. Gini aja wak coba cari rekaman2 austria tahun2 lalu yg mirip adegan nyalipnya zarco d T2 itu..
    Yg nyalip posisinya melebarnya seberapa yg dsalip ambil line sblh mana bla bla bla cuma perbandingan aja minimal bisa nebak2 ngawur mana salah mana benar jd makin panassssss antar pengamat eh fb

    Guest
  19. haters rossi banyak dosanya wkwkwkkwk berpikirnya tidak logis lagi.

    wajar rossi mengingatkan Zarco berhubung dia dan vinales nyaris jadi KOrban.
    lu klo di posis itu jg otomatis akan mencak”.. masa iya mau maafin dia dan bilang klo itu kecelakaan tidak sengaja.. otomatis kalian bakal marahin orang yg mau buat kalian celaka lah.. beruntung rossi masih WISE mengingatkan ZARCO supaya jgn terlalu agresive dan menghormati pembalap lain. Klo ada yg bilang dulu rossi bla bla bla,, ya dulu rossi masih jiwa Muda saat itu jg banyak pembalap Tua yg mengingatkan dia,, skrng ya sebaliknya ketika rossi tambah tua ya makin bijaksana menanggapi sesuatu. lebih parah komentar Morbidelli yg bilang zarco setengah Pembunuh, tpi wajar juga dia bilang gitu krna dia sudah jadi Korban, masih shock mentalnya.

    objektif aja, dari tahun lalu ketika Zarco di satelit yamaha jg memang terkenal liar cara balapnya. dia jg pernah membuat orang lain celaka juga tahun sebelumnya. dan data telemetri bilang dia mengerem lebih lambat dari biasanya,, tpi kenapa masih celaka karena dia habis nyalip morbideli langsung masuk ke ke line morbi tapi morbidelli blom sempat pindah jalur mungkin niatnya mau late braking tpi dia masih di jalur zarco yg baru nyalip.. alhasil ketabrak.

    siapa yang salah? keduanya. dan salah tracknya jg yg berbahaya, krna bukan cuma motogp saja menelan korban, tpi moto 2 dan moto3 jga

    Guest
    • jadi intinya menurut situ, kita boleh menjadi seorang “hypocrite” asalkan udah jadi “senior” berpengalaman yg agresifitasnya mulai berkurang seiring bertambahnya umur ?
      apakah begitu maksudnya ?

      Jangan lupa, dulu si kakek legend itu sendiri juga sudah pernah diperingatkan ama rider yg lebih MUDA mengenai agresifitasnya, tapi apa balasannya ??? tau sendiri kan…atau situ kgk tau ???

      Vinalez (yg juga lebih MUDA) yg juga hampir jadi korban di race kemarin aja, memilih untuk tidak banyak berkomentar untuk kejadian ini dan menganggap ini hanya bagian dr resiko seorang pembalap motor. Koq kesannya Vinalez (yg lebih MUDA) lebih WISE ya ?

      ngomong sih memang gampang ya ketika lg make motor yg bs dibilang paling “gamoang ditekuk” se-grid.
      Giliran dia waktu pake motor “celeng” eh mirip2 aja ternyata.

      tapi mengenai saran untuk menjadi objektif, dan kalimat di 2 paragraf terakhir
      gue sih setuju2 aja ^^

      Guest
      • di musim ke 11(bisa dinilai sendiri itu level senior atau junior),naik motor celeng terus kena semprot “your ambition overweight your talent”….

        Guest
    • Yg kenceng bacod terus nyalahin simbah ungkit2 yg lalu, sok bijak. Emang kalo punya salah akan selamanya salah? Kalo Simbah pensiun dan si jarwo masih aktif balap dan kelakuan nya membahayakan rider lainnya, yg near miss jg ente hujat?
      Tapi tu kalo ente masih idup, sih..
      Ekekeke,
      Salam dari ane yg pernah hampir mokat near miss akibat kegoblokan emak2 di lamer

      Guest
  20. Ini yg komen pada ngerti artinya ngerem lebih lambat gk sih? Maksud avintia kan zarco lebih late braking dri lap sebelumnya, tapi morbi masih lebih late (atau motornya yg ngeloyor?) jadi zarco ndak salah kalo diliat dari brakingnya
    Cuma wak, klo diliat dari video si zarco melebar ke kanan, apa gk salah tuh racing line nya?

    Guest
  21. Sejak cerai dr yamaha,zarco menjadi terkesan urakan.
    Bagaimanapun dia pembalap berbakat yg punya potensi besar
    Namun jangan karena sakit hati jadi merusak segalanya.hehe

    Guest
  22. reaksi zarco setelah insiden dengan berlari menghampiri morbi menunjukkan dia mengakui melakukan kekeliruan yang bukan disengaja, mungkin salah perhitungan atau alasan lain, balapan itu mengambil keputusan dalam 0,0000 detik sangat mungkin terjadi kesalahan

    Guest
    • Secara psikologis dia sadar melakukan kesalahan, meskipun tidak disengaja. Yg penting sekarang zarco dan morbi kondisinya fit

      Guest
  23. Heran, gw liat replay berulang ulang si zarwo yg melebar. Siapa sih yg mau kecelakaan, itu semua jelas tidak disengaja, yg penting zarwo dan morbi sehat

    Guest
  24. Yamaha petronas bisa buka data telemetri gak ya, wak? Paling tidak bisa dpet gambaran dr pihak Morbi… Bisa jadi, Morbi sempet ngerem, tpi ngelos kayak kasusnya motor Quartararo. Tapi sekilas liatnya Morbi blas gak ada brake, malah kayak bersiap gantian nyalip dr sisi luar…trus di blok sama Zarco…

    Guest
    • Zarco nyalip dari kiri terus ngelebar ke kanan, ng block pass morbi mungkin keduanya lg speed 300 an, si morbi auto kaget, mungkin ga sempet ngerem. Siapa si yg mau celaka, udah jelas kata si zarco jg ga sengaja, yg penting keduanya sekarang kondisi fit

      Guest
  25. Dengan 20 lap tersisa, Zarco terlibat dalam insiden yang tidak menguntungkan dan ditabrak oleh Franco Morbidelli di tikungan ketiga, menyebabkan kecelakaan spektakuler yang tidak memungkinkan dia menyelesaikan balapan yang menjanjikan hasil yang sukses. Setelah kecelakaan, kedua sepeda terlempar keluar dan hampir mengenai Rossi dan Vinales, tetapi untungnya baik Zarco dan semua pengendara yang terlibat tidak terluka.

    Guest
  26. IMHO,
    Persoalan terbesar dari kasus kemarin yang saya amati adalah, Zarco kok melebar ke sisi dalam tikungan kalau dia berniat late brake kan seharusnya dia melebar ke sisi luar. Morbi justru kalau dilihat sudah betul dia mau late dan mau mengambil ke sisi luar tikungan namun naas, saat dia akan ambil sisi luar motor Zarco melambat sedikit lebit cepat dan boooom…! Nyaris kepala VR46 ketimpuk 😱😱😱

    Guest
    • Gw liat berulang kali di replay juga zarwo yg melebar, nyalip block pass. Speed 300 an mungkin si morbi kaget ga sempet ngerem

      Guest
    • Di posisi zarco melewati morbideli dari dalam di tikungan antara t3 dan t4.. Pasti kecepatan motor zarco melebihi morbideli dan mengakibatkan curva berbelok zarco lebar akibat inersianya.. Dan moment itu sudah sangat dekat dengan titik pengereman di t4.. Sedangkan morbideli masih berusaha untuk mengambil alih posisinya kembali dengan cara ambil sisi luar di titik pengereman t4 agar bisa masuk dari dalam tepat di apex t4.. Jelas keinginan morbideli akan mengerem lebih lambat untuk mendapatkan moment itu..

      Dan apes menimpa mereka..
      Hal ini seharusnya morbideli yg waspada.. Karena dia pasti tahu di mana titik pengereman t4..

      Guest
  27. zarco di hukum ?
    kalo ga ya sudah lanjutkan balap lagi, karen sudah ada komisi yg menangani!
    kalo soal opini, rossi boleh ber opini, sampeyan2 yo juga boleh beropini!

    Guest
    • yup , klo mnurut gw murni racing incident Zarco jg pasti g sengaja bikin celaka orang lain tetapi potensi kecelakaan nya yg bikin ini jdi masalah besar .. salah satu faktor nya jelas dr desain tikungan sirkuit itu sendiri

      Guest
  28. Setelah komentar dan pernyataan yang dibuat, Johann Zarco sangat terpengaruh, karena dia tidak pernah berniat untuk melakukan manuver yang akan membahayakan lawan lainnya.

    Namun, pembalap Esponsorama Racing dari Prancis ini ingin meminta maaf dan mengklarifikasi dengan masing-masing dari setiap pembalap yang terlibat dalam insiden balapan ini.

    Guest
  29. Ini mirip gak sih sama kejadian marco simoncle … Yg melebar karena gak pengen jatuh malah balik kekanan alhasil lehernya kelindes silegend?

    Guest
  30. Gw malah Jadi Inget Waktu Jarwo Slipstream Marq Begitu Marq Geser Racing Line Malah Di Tabrak Dari belakang dan M1nya Terbang Seperti Punya Morbido Kemarin

    Guest
  31. Dari pengalaman naik motor aja kalo kita “lagi nikung” abis itu ngerem ga mungkin motor bakal tetep miring, pasti bakal menuju ke posisi tegak
    Salahnya kenapa nikung dikecepatan 300++, coba pembalap motogp kecepatan nikungnya dibatesin jadi 60kmpj dijamin aman tanpa gesekan, wahahahah

    Guest
  32. Jika di lihat dari beberapa siaran ulangnya.. Zarco memang melebar akibat dia salip morbideli dari dalam.. Hal ini mengakibatkan curva menikung zarco jadi lebih lebar.. Sedangkan morbideli berusaha untuk kembali mengambil posisinya di tikungan 4 dari dalam.. Sehingga morbideli ambil posisi luar untuk mengambil moment yg di inginkan di tikungan 4..

    Nah dari hal itu.. Menurutku.. Morbideli seharusnya tahu jika zarco pasti melebar dan mengerem karena jarak k titik pengereman d tikungan 4 sudah sangat dekat.. Namun morbideli tetap mencoba ambil luar untuk dapat mengambil alih posisi dia kembali.. Naas akhirnya dia nabrak zarco dari belakang dan cras dengan sangat kencang..

    Menurutku morbideli lah yg seharusnya waspada.. Karena dia juga pasti tahu dimana titik pengereman di tikungan 4.

    Guest
    • Baru ada komen masuk akal,
      emangnya mudah mindah jalur motor di kecepatan 300++ buat sengaja ngeblok?? Lawong kecepatan 100kmpj saja kalo mau nabrak ga bisa ngindar
      Dari tanyangan lambatnya pun ga ada pergerakan aneh dari zarco, kalau memang berusaha rubah racing line dari motor dikcepatan 300++
      Murni apes aja

      Guest
  33. Wes tho mas2, ojo do padu wae, lha wong supire montorjipi wes do nyemauri. Wes ayo klosone ndang di beber maneh

    Guest
  34. Murni accident. Yg Zarco lbh melebar, yg Morbidelli kurang awas..Cb Rossi berlalu lintas di sini dulu. Biar tahu klo sampai urusan Polisi, nabrak dari belakang pasti dianggap yg salah, ga peduli sempat/tdk, krn mata ada di depan..
    Btw, istilahnya near-miss ya? Bkn near-death kah?

    Guest
  35. Gw sih lebih ke arah karakter mesin saat berbelok, mengkotak atau kurva linier.

    Kebetulan V4 dan I4 ada di momen itu dalam kecepatan tinggi pula. Perlu ada aware lebih untuk menahan diri bagi orang di belakangnya, meskipun kelebihan I4 adalah speed corner.

    Guest
  36. Ya lambat 3detik wajar. Orang sudah overtake. Terus kenapa dia ambil jalur kanan. Jalur Morbidelli. Kan aneh. Sudah jelas langsung ngeblock. Cuman dia lupa pake motor 1000cc. Lupa juga kecepatannya 300 km perjam. Pembalap model bgtu. Suruh ikutan balapan liar saja hahahahaha

    Guest
  37. Rossi ya?
    Apa dia lupa waktu di Laguna seca? dia ngerem mendadak waktu di depan stoner. Sampai stoner harus mengarahkan motornya ke gravel agar tdk nabrak Rossi.

    Rossi ketawa aja tuh. Malah stoner yg dibilang cemen

    Guest
    • Yamaha sama Ducati bahaya kalo dah salip salipan, ngeriii endingnya tragis mulu. Jadi keingetan simonceli di Sepang seri ke-17 GP 2011 silam yg jadi korban Yamaha sama Ducati 😰

      Guest
    • Apa urusan ke Simoncelli?

      Waktu itu mendiang Simoncelli (gresini honda) lagi asik tempur dengan Bautista (suzuki rizla)

      Nah selanjutnya Bautista mampu didepan Simoncelli, .. Tetiba Simoncelli terlalu miring hingga kehilangan traksi ban.. Dan ndlosooorrr.. Ke kanan.. Dan di sambut Edwards (tech3 yamaha) & vale (ducati) yang baru masuk tikungan tsb..

      Guest
  38. Komen panjang n bagus bagus.
    Tapi mesin Motogp dua hari lagi sudah meraung raung di sirkuit yg sama.

    Lupakan yg kemaren, kita songsong jumat ini di FP1. Yg ptg lagi jgn sampe hujan di Racenya.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.