TMCBLOG.com – Rossi Kritisi keagresifan Binder di GP Austria 1 . Valentino Rossi bukan hanya bersyukur karena lepas dari mengerikan yang mungkin terjadi setelah dua Motor melayang di depannya, namun ia senang karena menjadi Pembalap Yamaha Terbaik di gelaran MotoGP Austria 1 Red Bull Ring Spielberg 2020 pekan lalu dimana Ia finish di posisi 5. Kepada Sky Sport MotoGP, Vale berkisah betapa Setelah balapan direstart, pembalap Italia itu merasa nyaman dengan kendali M1-nya, dan sempat fight dengan Rookie yang menjuarai race sebelumnya di Brno – Brad Binder.

Berbicara kepada SKY Sport MotoGP, Valentino Rossi berbicara tentang masalah ini setelah balapan. Juara Dunia sembilan kali itu mengkritisi cara rookie itu menyalipnya dengan cara yang menurutnya patut ‘dipertanyakan’.Β  β€œBalapan berjalan baik, saya cepat sampai akhir. Binder bermasalah dengan rem, dia menyalip tanpa menikung, dia sangat agresif, ” kata Rossi.” Binder melakukan ini, Anda hanya perlu melihat ceritanya dari tahun lalu. Dia mengusir saya, Saya keluar enam meter dari trek. Dia memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi tanpa menikung (membelokkan motor) sehingga dia harus masuk ( ke daerah ke rumput. ) Saya pikir ini lebih dari sekadar agresif, tapi begitulah adanya. “

Menarik melihat apa yang diceritakan vale di atas dan Merefleksikannya dengan apa yang pernah diceritakan Oleh Mat Oxley di artikel kemarin mengenai perbedaan Mesin Inline 4 dan V4 dalam menangani Tikungan. Sebenarnya, Logis – terlepas apakah Binder melakukannya terlalu agresif karena mungkin terlalu terlambat mengerem saat memasuki tikungan – Binder mengunakan Motor bermesin V4, Ia tidak akan bisa melakukan persis seperti apa yang diminta Rossi, Ia tidak bisa menikung dengan gaya U Shape . . Dengan mesin V4, Binder harus menggunakan Gaya Menikung V-Shape dan ini lah yang disebut ‘Distraksi’ / gangguan yang disinyalir merupakan masalah serius Mesin I4 ketika melawan Mesin V4 dalam sebuah Dog Fight di tikungan

Jika Mesin I4 bisa memasuki tikungan dengan mulus tanpa distraksi, Maka Semua orang akan melihat Betapa anggun dan Cepatnya Mesin Mesin I4 dalam melakukan Apa yang dinamakan Corner speed. Mesin V4 manapun akan sangat kesulitan meladeni Keganasan Mesin I4 dalam menyapu tikungan. Namun Saat Mesin I4 kecolongan di Mulut tikungan, kejadian yang dialami Rossi akan sangat mungkin terjadi. Mesin I4 akan ‘ kebawa ‘ racing Line V4, Terdistraksi dan Tidak akan bisa memperoleh Momentumnya kembali untuk menyapu tikungan dengan anggun.

Yap itu adalah analisa berdasarkan karakter menikung berbasiskan Karakter dan Platform dari mesin, walaupun Rossi Punya analisa lainΒ  . . yakni soal Top Speed di Straight Ini ( Spielberg ) bukan trek yang ideal untuk Yamaha, karena kami menderita pada Top Speed. Saat kualifikasi, dengan ban baru, kami memiliki pembalap yang sangat kuat, tetapi dalam balapan itu berbeda, karena Anda kehilangan segalanya di trek lurus, “

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

119 COMMENTS

    • Sebelum balapan harus izin dulu..”Mbah..mohon izin…nanti kyknya saya mw nyalip jenengan”….πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚…kasian…

      Guest
    • Hal biasa bagi yg sudah senior memberi peringatan yg junior
      Lihat saja ke depan yg junior2 ini nantinya jg hobby pegang mic kritik yg rokie2 tanpa melihat kelakuan dan prestasinya kayak apa dulunya…

      sebuah siklus biasa
      coba yg komen2 disini mengikuti terus sampe tua itu idola2 mudanya/alien/predator

      catet

      Guest
      • Harusnya memberi wejangan mas bukan peringatan,, maknanya beda lohh

        Sayangnya pebalap masa depan ga doyan mic macam si mbah🀭🀭🀭

        Guest
    • ya bener juga sih kata wak haji, V4 gak akan bisa nikung bagus seperti 4i. Mau gimana lagi nature nya udah kayak gitu.

      Diluar konteks ini semua. Kebiasaan rider V4 yg bikin jengkel rider 4i adalah gangguin racing line pas di tikungan.
      Dan kebiasaan rider 4i yg bikin jengkel rider V4 adalah mode defense position pas di straight.

      Dilalah Marc paling sering lakuin yg pertama, dan Rossi paling mahir yg kedua.

      Pantes deh mereka gak akan pernah akur πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚βœŒπŸΌβœŒπŸΌβœŒπŸΌ

      Guest
  1. Pak tua lupa kalau dia pernah ‘mengusir’ gibernau sampai bermeter-meter keluar track di tikungan terakhir jerez

    Guest
  2. kasi si kakek legend ini nyoba motor mesin V lagi di motogp
    ntar pasti lain lagi die ngomongnya
    paling juga ikut “terbang” motornya kyk di Laguna Seca

    kenapa si legend mendadak munafik gini
    rider muda nan agresif dinyinyirin
    kyk gak pernah muda aja
    lupa berkaca
    apa karena poinnya (saat ini) berada di bawah si Rookie ??

    lha dulu dia kan disukai karena agresifitasnya (saat di trek) di masa lampau
    kini koq malah begini

    Guest
    • Justru karena pada “ngekor” soal agresif…trus si Mbah gak terima…dia tuh gak pengen diperlakukan sama seperti yg pernah dia lakukan ke rider lain saat itu yg jadi korban keagresifan si Mbah..πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Guest
  3. Jaman jaya vr media mayoritas support VR,

    Apapun yg dilakukan VR bener bagi VR, karena ada dukungan media kala Itu.

    Makanya dari sisi ini, rider lain kalah dan pasti ngak bisa lawan. Macam gibernue lah.

    Setelah era MM, media tambah banyak,
    MM bisa jurdun saat ada VR,

    Dan MM type mbalelo terhadap VR

    Akhirnya yg terjadi terjadilah.

    Guest
  4. ayolah….
    Binder itu masi rookie dan lgs nerima motor yg relatif “susah”
    apakah maunya agar Binder bawa motornya rada “slow and steady” di row belakang kyk si AM ??

    Guest
  5. gk berani komen apalagi nyinyirin orang karena gak liat videonya.
    bisa aja apa yg dikatakan rossi benar bisa jg gak…
    senggakΒ²nya binder kesampean balap dogfight sama rossi hehehe ..

    Guest
  6. Mbok ya dimaklumi wong masih rookie menghandle motor 250hp> ya pasti belum hapal karakter motornya,kecuali yg melakukan kesalahan yg udah bangkotan kayak Dovi,Aleix,crutclow baru situ boleh protes berbusa busa

    Guest
  7. “Ini ( Spielberg ) bukan trek yang ideal untuk Yamaha, karena kami menderita pada Top Speed. Saat kualifikasi, dengan ban baru, kami memiliki pembalap yang sangat kuat, tetapi dalam balapan itu berbeda, karena Anda kehilangan segalanya di trek lurus”
    —————-
    Kebanyakan alesan, sama” inline 4 buktinya suzuki bisa fight sama ducati sampe finish.

    Guest
    • …pembalap Italia itu merasa nyaman dengan kendali M1-nya, dan sempat fight dengan Rookie yang menjuarai race sebelumnya di Brno – Brad Binder..
      ————-
      Bukan kemajuan tapi malah kemunduran..tapi ngga apa” kalo itu membuat dia merasa terhibur wkwkkwkw..
      Harap maklum

      Guest
  8. Mau kau rusak mentalnya melalui media seperti CS27?, Munafik bener orangΒ² suka sama lu karena lu agresif, menghibur waktu lu masih bocah.

    Guest
    • Kekuatan mikropon mbah oci bikin males casey krn dia hanya ingin balapan, untung lorenzo kebal, pun dngn marc . Ane sebagai penikmat motogp pun sebenernya males kalo soal beginian, lebih menikmati balapannya bukan gosip sengketa motogp, kecuali gosif transfer pembalap,atau teknologi baru gitu baru suka

      Guest
  9. ” terlepas apakah Binder melakukannya terlalu agresif karena mungkin terlalu terlambat mengerem saat memasuki tikungan – Binder mengunakan Motor bermesin V4, Ia tidak akan bisa melakukan persis seperti apa yang diminta Rossi, Ia tidak bisa menikung dengan gaya U Shape . . Dengan mesin V4, Binder harus menggunakan Gaya Menikung V-Shape ”
    .
    .
    tuh gue copast

    Guest
    • Itu yang komen dan memberikan statement orang yang udah berkecimpung lama di motogp dan liat langsung. Dikasih penjelasan secara teknis gak paham juga, pura pura bego apa bego beneran nih ?
      Panggil temen temen ente gih, kasihan ente doang yg ini yg berbusa busa wkwk.
      Payah isi spitenk

      Guest
    • ” terlepas apakah Binder melakukannya terlalu agresif karena mungkin terlalu terlambat mengerem saat memasuki tikungan”

      ga paham orng ini.. gua bantu copas bagian ini TMC Blog yg bilang ada kemungkinan terlalu agresif & terlambat mengerem..
      ini gua perluas.. ada kemungkin karena gaya v-shape.. pas nyalip rossi dititik rem ujung / ngerem agresif istilahnya dadakan buat tarik gas ke bentuk \ dia akan bertabrakan dgn gaya U yg smooth menggelinding.. kalo rossi ga siap dgn binder yg rem dadakan didepannya.. binder menyadari itu.. kemungkinan dia lepaskan remnya agar nglebar.. masih belum paham..???

      Guest
  10. Ayolah, mengetahui istilah baru V shape Dan U shape dalam perbedaan karakteristik konfigurasi mesin bukan berarti semua berita dikaitkan dengan fakta tersebut.
    Amazed boleh,tapi jangan euforia begini jadinya

    Guest
  11. Hal biasa bagi yg sudah senior memberi peringatan yg junior

    Lihat saja ke depan yg junior2 ini nantinya jg hobby pegang mic kritik yg rokie2 tanpa melihat kelakuan dan prestasinya kayak apa dulunya…
    sebuah siklus biasa

    coba yg komen2 disini mengikuti terus sampe tua itu idola2 mudanya/alien/predator

    catet

    Guest
  12. Ini dunia hiburan bung….

    sirkus adu kecepatan dikemas dalam aturan olahraga
    disitu terlibat banyak sekali uang, modal dan kejeniusan terlibat

    harus di sounding terus menerus supaya eksis, supaya nambah konsumen, supaya duit berputar, supaya profesor, doktor, enjiner, marshal, tukang sapu bekerja di crew balap

    ibarat promo acara tv… ini loh ada kegaduhan celeb balap motor
    sah2 saja selama tidak melanggar hukum dan menimbulkan tuntutan hukum

    Guest
  13. Dgn perbedaan karakter itulah terlihat klo mesin v4 menyalip selalu lebih kasar dan ibaratnya sprti lu minggir aq mau lewat sambil sleding. Padahal v4 py kelebihan ditrek lurus utk ngejar i4. Namun pembalap yg karakter aggresive ya bakal kebawa karakter mesin v ini.

    Guest
  14. Jadi mikir, bisa jadi ini subjektivitas legend motogp yg sudah kemakan umur…tau lah, usia gak akan bohong. Adrenalin menurun, lebih sering waswas, banyak perhitungan. Jdi, manuver2 yg di usia mudanya berasa “normal” dan biasa saja, di kala senja usia jadi berasa berbahaya dan bikin jantung copot. Tapi sisi positifnya dpet wejangan mbah legend, pembalap muda jdi lebih aware ke safety pas race. Sisi negatifnya, mental pembalap muda yg gak kuat kritikan mbah legend bisa drop

    Guest
  15. Orang tua nasehati anak muda itu bagus,

    Tapi bilang, kalu nyalip jgn sperti saya muda, ngak bagus, jangan ditiru.

    Jadi anak mudanya ngak bantah : ” ah bapak dulu muda juga gitu.”

    Guest
  16. Wkwkwk jangan sampe si binder malah panas nih, kalo panas terus diajakin duel dog fight seru juga kayanya. Bisa makin kepanasan nanti si mbah

    Guest
    • klo Marquez mah mlah lbih ganas di trek klo di giniin πŸ˜… .. Binder jg klo bisa g usah dengerin ap katanya .. race direction pasti jg g nganggep omongan si mbah

      Guest
      • Justru seru kalo liat binder lebih ganas ditrek setelah kejadian ini dan dia berhasil mainin si mbah. Citra si mbak jago di mikropon saja makin kuat nantinya wkwk.
        Makanya penasaran nih liat reaksi binder hehe

        Guest
  17. Mungkin itu demi efisiensi, mas. Minimalisasi nge rem, gak ngikutin tikungannya, dan pastinya ambil rute tercepat, kayak ikutin arahan Waze maps. Saya curiga binder merangkap ojol πŸ˜‚

    Guest
  18. binder ga ada akhlak ya, nyalip mbah2 ga pake sopan santun… ehh, kok si mbah baper πŸ˜‚ mending nyruput kopi & ngemil ubi goreng aja mbah oci sambil liatin anak muda balapan

    Guest
  19. apa yg kita coba diskusikan disini semua hanyalah pendapat amatiran berdasarkan amatan mata kepala saja…

    pendapat kita hanyalah sebuah omong kosong di depan pembalap krna kita tidak menjalani dan mengalami apa yg mereka rasakan

    apa yg terlihat di tv ya begitulah tampilannya tapi pembalap paling tau apa yg dia lihat dan alami

    Guest
  20. Mungkin mbah pengennya klo ada yg nyalip dia kudu bilang nuwun sewu mbah…. πŸ™‡β€β™‚οΈ

    Guest
  21. kenapa Haters Rossi pada muncul SeWot gitu cara pandangnya

    yg jadi pertanyaan agresif karena binder gak bisa belok pakai karakter dr mesin v

    itu bagus buat Binder dikasih masukan Rossi biar gak nyusuruk ke gravel…

    Guest
  22. dasar kalian lakban!

    aku hanya diam saja mengamati…..

    mudah2an binder kalo sudah agak matang masuk repsol, menggusur para spanyola…

    Guest
  23. Sebelum artikel ini terbit.

    Terlebih dahulu pengunjung diberi wawasan (walaupun pakai artikelnya matt oxley, maaf kalau salah eja.) oleh mimin tentang karakter menikung kedua konfigurasi mesin.

    Berkat artikel itu makin banyak pengunjung memahami bahwa memang seperti itulah manuver menekuk motor ditikungan saat balapan yg disesuaikan dengan konfigurasi mesin.

    Lalu munculah artikel ini yg tanpa menyalahkan siapapun dan membenarkan siapapun karna memang seperti itulah balapan muklti merek, multi konvigurasi, multitalenta.

    Tetapi artikel sebelumnya sudah memberikan jawaban bahwa tidak ada yg salah ketika agresif dalam balapan. dan jika ada yg protes maka seperti berkata seperti ini “Hei bro.. lu sedang cari apa? kenapa harus berkata seperti itu???”

    Guest
  24. Sudah saarnya mbah Oci pegang microphone dan nyanyi lagu “Aku mundur alon-alon mergo aku wedi tibo amung nunggu nasib bejo”

    Guest
  25. ” kami memiliki pembalap yang sangat kuat, tetapi dalam balapan itu berbeda, karena Anda kehilangan segalanya di trek lurus, β€œ……….

    Waduh mumet ya… Kalau top speed kalah..

    Guest
  26. waduh2, kok kaya di jalan raya ya. balap kudu ada sopan santun pas overtake
    di sirkuit kayanya masi normal cara overtake begitu.

    berapa kali juga dirinya sendiri masuk maksa sampai melebar juga pernah kan. bahkan potong kompas ga ada penalti

    Guest
  27. Umur klo udah tua, nyali jd ciut. Akhirnya smua rider di kritisi.
    Balap renang aja kong, racing line’nya gak bakal diambil org lain.
    Drpd sana sini di kritisi, mending pensiun aja duduk manis lihat race motogp. 🀣🀣🀣

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.