TMCBLOG.com – MotoGP sepertinya Kian konsen sama Safety dan Limitasi kemampuan Mata dalam melihat segala tanda tanda Keselamatan Yang diberikan seperti Misalnya Tanda Bendera, perintah ride Through Penalty dan lain lain. Pada Sesi Jumat, Pembalap pengganti Marc Marquez – Stefan Bradl menjadi yang mencoba untk pertama Kalinya Sistem komunikasi baru yakni Komunikasi radio dimana sebuah Receiver radio diletakkan di Dalam helm, lebih tepatnya di dekat telinga Pembalap sehingga pembalap bisa menerima pesan Suara langsung dari Race Director.

Saat Percobaan pertama ini sistemnya masih satu arah dari race director ke Pembalap. Namun menurut Carlos Ezpeleta dari Dorna kedepan sistem ini bisa dikembangkan dua arah Race Director – Pembalap dan sebaliknya atau bahkan lebih luas lagi mencangkup komunikasi dua arah antara pembalap dan team.

Stefan Memberikan testimoninya : ” Hari ini dorna mendatangi saya dan mereka mau mencoba sesuatu yang berkaitan dengan komunikasi radio dengan pembalap yang berhubungan dengan Safety seperti Crash atau kemungkinan kesulitan melihat bendera dalam keadaan Membalap dengan grup besar dan kecepatan yang tinggi. Kami telah membicarakannya di komisi Safety untuk menemukan ide lain yang membuat Pembalap lebih aware. Kami mencoba sistem Radio yang pada dasarnya digunakan Oleh Pembalap Formula 1 dimana Kita bisa mendengar bagaimana Race director memberikan Kami warning jika sesuatu terjadi “

” Sistemnya bagus dan kami masih berada pada awal dari pengembangan sistem ini, namun buat saja ini adalah sebuah langkah besar dalam hal Safety. Saya memperoleh (mendengar) peringatan dan Yellow Flag. Suara yang saya dengar di telinga cukup baik, tidak berbahaya dan saya tidak merasa ter-distraksi. Dari sudut pandang ini mereka telah melakukan kerja yang bagus. namun kita harus menemukan Solusi yang lebih baik karena karena kami banyak menggerakkan kepala dibandingkan Pembalap F1. Dan juga terkadang noise berbeda beda saat tuck in berada di dalam Fairing dan saat dalam posisi lain. Untuk ini lah kita harus menemukan solusi yang lebih baik juga untuk mereduksi Noise “

Sementara itu MotoGP™ Sporting Director, Carlos Ezpeleta menjelaskan bahwa ini siasi dari pengetesan sistem ini adalah permintaan dari Para pembalap saat melakukan pertemuan Komisi Safety untuk menggunakan sistem radio lagi. Carlos menjalaskan bahwa MotoGP pernah mencoba di waktu yang lalu namun masih mengganggu, namun dengan semakin berkembangnya teknologi dorna memutuskan untuk mencoba lagi

”  . . . Ini masih merupakan Versi awal untuk mengetahui apa yang harus dikembangkan di masa depan, tentunya sistenya itu sendiri dan bentuk fisik dari sistem seperti earphone juga masih dalam bentuk prototipe awal. Untuk awal sistem ini baru digunakan dari race Director untuk mengkomunikasikan pesan pesan yang telah direkam sebelumnya seperti isyarat bendera, penalty dan sebagainya. Dan untuk kedepanjika pembalap dan team setuju kita bisa membuka ke komunikasi dari team dan Bahkan Komunikasi dua arah juga dari Pembalap ke team “

” Kami senang bisa mencobanya dengan Stefan dan Idenya pada hari selasa test Misano kami akan mencoba lagi dengan para pembalap MotoGP dengan tujuan agar sistem ini mudah mudahan bisa dipakai secepatnya di Musim ini “

” Kami Juga mencoba di Kemungkinan kemungkinan lain dengan pembalap dan teknologi yang kami miliki. Kami juga telah mencoba dengan FIM dan fihak Sirkuit mengenai ‘ Light Panel ‘ secepatnya dan ini merupakan salah satu dari opsi untuk lebih memastikan komunikasi ke Pembalap “

Hmmm Lumayan Cakep juga nih peningkatan komunikasi yangs edang diupayakan Oleh Dorna di MotoGP, Komunikasi radio satu dan dua arah, dilanjut dengan Light Panel seperti Di F1. Kalau menurutmu Gimana sob ?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

40 COMMENTS

  1. Wah, agak kurang setuju, karena udah ada dashboard message, kalo dibuat komunikasi 2 arah lewat pesan suara,yang ada pembalap jadi manja dan gak peka, PitBoard malah nantinya jadi gak kepake, dan yang jelas biaya jadi makin bengkak, nih. Waktu itu pas mulai adanya Dashboard Mesage aja, dikritik sama Bradley Smith, karena menyebabkan pembalap jadi kurang peka terhadap kondisi lintasan, dan itu emang benar, pembalap malah jadi dapet pesan tersembunyi lewat dashboard message padahal bisa aja ditulis di Pitboard semisal Map 7 atau Box. Tahu sendiri, lah, DashBoard Message waktu itu dibuat gegara kejadian di Sachsenring yang flag to flag itu, hehehe, gak perlu dijelasin lah siapa pembalapnya.

    Guest
    • Tapi melihat pit board dalam kecepatan tinggi butuh mata yg jeli, belum lagi banyak pit board tim lain yg dikeluarkan pada saat bersamaan. ditambah pit board hanya bisa dilihat saat di main straight. Kalo ada kecelakaan dll ditengah race berjalan gimana? dashboard panel sepertinya lebih efektif, apalagi ditambah radio communication. pembalap bisa lebih aware.

      Guest
    • Sampeyan kok ngomongin beaya yang semakin membengkak to masbro, lha wong kita ini cuma penonton aja melalui tv gratis kok. Perkara beaya itu kan urusan masing2 team, kalau tujuannya demi safety, apa salahnya??

      Guest
    • Biaya ? Kalo system komunikasinya cuman 1 arah Antara Rider dan RD harusnya Team Gak Terbebani sih Perangkat Harus dari Dorna

      Guest
    • Kimi, dikasih arahan sama crew pit via radio.. Njawab ngenyel: “i know…i know…!!!”
      Komentator F1 nya nylethuk.
      “yes, he is Kimi. ”
      Wkwkwkwk

      Guest
    • yes yes yes yes, i’m doing all the times, you don’t have to reminds me every 10 seconds… just leave me alone, I know what to do!

      Guest
  2. Kaget gk yah,kalo pas lg kcptn diatas 200kpj tau tau ada suara radio?
    Kykny light panel lbh prefer scr posisi,pas sesuai arah pandangn pembalap dan konsentrasi msh bs lbh fokus.

    Guest
    • Noted.
      Aku setuju gan,…..

      Based on klausul awal adalah SAFETY FIRST. tentunya akan diupayakan semaksimal mungkin dan dengan meminimalkan gangguan2 (distraksi) bagi para rider.

      Aku setuju ide diatas, dengan memanfaatkan sinyal cahaya (Light Sign) karena lebih cepat direspon indera (mata) rider namun sedikit gangguan terhadap fokus rider.

      Adapun aplikasi bisa di bigboard di lintasan maupun di dashboard motor masing-masing. Dan, memanfaatkan warna cahaya untuk memaknai mapping-nya.

      ~Just a little bit an idea~

      Guest
    • Ya suaranya jangan macam suara toa yang di arahin langsung kekuping lah bro. Suaranya pasti suara radio yang soft. Buktinya bradl bilang aman tu di atas. Gak tau ya kalau balapmya sambil ngelamun atau lagi banyak yang di fikirannya

      Guest
    • Jangan gan, mending lagu gloomy sunday aja, apa lagi yang di kasih lagu ini nakagami, auto #takamikaze dh nabrakin rider kaya kemarin pas main PS
      Wkwkwkwk

      Guest
    • @dik2
      Biarin om, biar greget
      Setelah dengar lagu itu semua berubah jadi maddog
      Wkwkwkwk
      Biar lebih seru lagi tr bisa kaya permainan PS1 road rage
      Hahahaha
      Gendeng gendeng dh

      Guest
  3. Bayangin pol potong line oliviera, pol jatuh, oliviera dikabari kena penalty race director, tapi malah debat adu argumen 😂

    Guest
  4. “Valtteri, it’s James …”

    Setuju aja sih. Biar percakapan team radio sama pembalap juga bisa dijual juga kaya F1. Malah kadang seru pas tau paa yang mereka katakan dibalik helm.

    Guest
  5. Seru juga sih wak.. jadi tau feel & karakter rider saat on track gimana kalau komunikasi 2 arah udh di implement.. dengan berbagai kondisi apakah ngeyel, nurut aja or etc wkwkwwk

    Jadi gak cuma safety.. entertain nya juga dapet.. 😁

    Guest
  6. Ide yg bagus, bisa bisa beberapa tahun ke depan kita bisa denger suara team radio dari rider ke team layaknya balapan f1 nanti, tapi menurut saya sih sistem ini lebih cocok diaplikasikan di endurance, terlebih bagi team dan rider untuk berkomunikasi, jadi gk akan ada lagi pembalap yang over riding dan atau karena terlalu keasyikan jadi habis bensin di jalan

    Guest
  7. Pasangin helmet intercom macam sena sekalian. Jadi antar rider bisa saling ngobrol. Terus tayangin live di TV hahahah.
    Seru kali yak hahahah, sapa tau mbah lejen ngomong Anjaaayyyy.
    MM teriak diamputttt…
    Taro ngomong jancoookkkk…

    Guest
  8. Future motogp bakal kaya f1 nih.
    Bagus sih demi safety purposes, tapi dilain sisi mengurangi human error juga bakal mengurangi serunya (drama) dalam balapan.

    Guest
  9. Sinyal lampu menurut ku sudah cukup, atau di beberapa sudut di kasih layar besar sekalian biar keliatan karena hanya mengibarkan bendera aja kadang gk keliatan

    Guest
  10. Kok daripada dengerin suara radio gemresek di telinga yg bikin geli & berpotensi bikin kaget saat pembalap lagi fokus.. ada baiknya komunikasi via dashboard yg sudah ada dikembangkan lagi, misal ditambahkan led merah yg berkedip ketika red flag, atau kuning ketika yellow flag.. untuk suara di helm cukup sebagai notifikasi berupa nada supaya pembalap aware & segera melihat ke dashboard

    Guest
  11. Menurut saya malah bikin balapan ga sportif karena akan ada komunikasi antar rider dan team yang bisa atur strategi kalo sampe komunikasi 2 arah, biarlah balapan secara natural aja cukup lewat dasboard massage

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.