TMCBLOG.com – Jonathan Rea Start dari posisi pertama pada 20 lap race 1 WSBK Catalunya 2020 diikuti Toprak Razgatlioglu dan Alvaro Bautista di Row Terdepan. Rea langung melesat di lap pertama diikuti redding dan Rinaldi sementara Bautista dan Toprak agak tercecer sampai posisi 6 – 7 di awal lap.

Rinaldi Overtake Redding di lap kedua sementara Rea hampir setengah detik di depan keduanya. Rea membangun jarak sampai 0,8 detik di depan Rinaldi di Lap ke 5. Lap ke 8 Rea kembali mengengbangkan jarak menjadi 1,2 detik di depan Rinaldi. Bautista Naik ke posisi empat setelah Overtake Van der mark. Jonas Folger masuk ke posisi 12 setelah start dari posisi paling akhir di awal race.

Lap 9, Bautista 1,7 detik di belakang Rinaldi yang turun ke posisi 3 setelah dilewati redding. Memasuki paruh kedua lap di lap 12, Rea memimpin 1,9 detik di depan Redding. Lap 15 Bautista stuggle ia sempat di lewati Oleh Davies dan Vander Mark. Kemungkinan Ban Pirelli Spec SC ( Soft Compound) ya mulai berkurang performanya.

Lap 16 Rea masih memimpin race dengan jarak 1,4 detik di depan Redding. lap 17 Davies di Posisi 4 mulai mendekat ke Rinaldi dengan jarak 0,6 detik. Lap 19  rea masih 1,5 detik memimpin di depan redding. Dovies naik ke posisi tiga sementara rinaldi turun ke posisi lima

Dan setelah 20 lap hadir Jonathan Rea sebagai Juara race 1 WSBK Catalunya 2020 diikuti Redding dan Davies. Vander Mark Jadi Yamaha tercepat di race ini dengan Posisi 4 smeentara lvaro bautista membawa CBR1000RR-R SP finish Posisi 5.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

30 COMMENTS

  1. Scott Emulsion udah ketolong motor masih kalah aje. Pegimana kalo Kawasaki beneran keluarin ZX10RR versi replika ZXRR

    Guest
    • [email protected] ya kayak r1 turunan m1 dari spesialisasi mesinnya dan nurut di tikungan, terus kayak v4r yang mesin dan sasisnya udah 11-12 sama yg di gp,, kalau zx10rr replica zxrr ya minimal dari tenaga mesin yang akan dinaikkan.

      Sedikit heran dengan honda tau ada rider spesialis v4 lulusan motogp kenapa gak keluarin tuh superbike v4 nya sekalian mumpung ada yang bisa ngemaksimalin. Harusnya macam honda itu gak usah ngepeduliin yang namanya motor user friendly, tinggal cari aja rider yang karakter keras dan cepat dijamin gak ada yang bisa ngejar tuh kayak marc dan rcv nya di gp.

      Guest
      • Honda kalo sampe bikin superbike V4, bakal dicontek pabrikan rival2nya. Itu problemnya. Makanya mereka cari jalam termudah, bikin superbike inline mainstream dan update seadanya, biar orang divisi racing alias HRC yg pusing racik itu motor. Yg penting dapur utama mereka tersimpan rapat. Karena klo Honda sampe bikin V4, mustahil ga ada teknologi ato rancang bangun RC213V yg ditemplokin kesana.

        Guest
        • @Ganti Cangkir
          mungkin bisa aja jeroannya banyak samain dengan mesin RRR saat ini. tinggal rancang Krul As, Noken dll sesuain dengan mesin V4 pada umumnya (misal RSV4). paling chassis yang identik dengan RCV atau nyontek sebelah pake Truss Frame biar pemilik 150cc bangga. mungkin loh ya. hehehe

          Guest
    • Replika itu yang dimirip miripin, mulai dari desain rancang bagun mesin, sasis bahkan tagline yang disrempetin, ada pula pembalap yang dijadikan iklan dari dicomot dari kejuaraan papan atas, ,tapi kalo replika harusnya minimal 50 %performanya memdekati yang direplika, tapi ko kalah mulu ya sama yang non replika 🤭🤭🤭

      Guest
  2. Dagelan ya,kalo bisa kencang buat semua rider ngapain bikin motor Marquez sentris,sekali cedera tamat,boro2 juara,masuk 10 aj susah😭🤣🤣🤣🤣🤣 kayak Barca, Messi bisa jadi owner,
    pelatih,pemain,manajemen,

    Guest
    • Di era MotoGP, Honda bisa juara dunia dengan 4 pembalap berbeda, sedangkan Yamaha cuma 2 orang, bahkan Ducati baru 1 orang…
      Jadi lebih baik mana???

      Guest
    • Rea udah diikat kontrak lagi bro sama kawasaki..rea jg udah mutusin pensiun di kawasaki. Susah klo udah nyaman mah 😊

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.