TMCBLOG.com – Seperti yang sudah tmcblog tuliskan di artikel sebelumnya berdasarkan Info dari Simon patterson bahwa Valentino Rossi disinyalir akan punya agenda Penandatanganan Kontrak dengan Petronas Yamaha SRT pada akhir pekan balap di Catalunya 2020 ini. pada Zoom Converence dengan Para Media semalam, Valentino Rossi mengatakan Langsung bahwa dia akan membalap untuk Petronas Yamaha SRT tahun depan ( 2021) , tetapi kontraknya belum ditandatangani.

“Di antara dua balapan Misano kami Menyelesaikan semuanya. Juga akhir akhir ini Situasinya sangat jelas; Saya akan balapan dengan Petronas tahun depan, Tapi kontraknya agak lama, beberapa hal harus diperbaiki dan kami tidak terburu-buru, dengan tulus, karena kita sudah sepakat.

“Menurut saya, pada akhir pekan ini saya akan menandatangani kontrak dan saya sangat senang melanjutkannya tahun depan, bersama dengan Yamaha dan Petronas. Saya melihat semakin hari semua orang menandatangani lebih awal, jauh lebih awal daripada Formula Satu.

“Kami sudah berbicara semenjak Seri Jerez dan saya setuju dengan Yamaha dan juga Petronas. Tapi karena kami baik-baik saja, kami tidak terburu-buru. Ini kontrak penting sehingga Anda harus memperbaiki beberapa hal, teknis, motor. , dan juga tim. Karena menurut saya beberapa orang akan pindah dari Petronas ke pabrik bersama Quartararo dan sebaliknya. “

Brent dan Briggs Tidak ikut

Salah satu yang ajdi bahan pembicaraan adalah berapa Crew yang Akan di bawa Oleh vale Ke garasi Petronas Yamaha. Dan Seperti yang juga telah tmcblog tuliskan di artikel sebelumnya tahun 2021 Vale akan membawa serta tiga dari Krunya yang sekarang menemani di Monster Energy Yamaha yakni Chief engineer David Munoz, telemetry operator Matteo Flamigni, dan Idalio Gavira.

Lalu bagaimana nasib Kru lain yang menemani Vale bahkan beberapa diantara mereka menemani semenjak di Honda seperti Brent Stephen dan Alex briggs? Vale berkata “Saya sangat menyesal untuk Alex dan Brent, mereka ingin mengikuti saya tetapi itu tidak mungkin, Akan menyedihkan tanpa mereka di garasi “

Tahun 2022 Ke Suzuki ?

Ada yang menarik melihat pertanyaan beberapa rekan Pemerhati MotoGP bahwa awalnya berdasarkan Info dari GPOne diperkirakan vale akan satu tahun dengan PYSRT namun kemudian Hengkang Ke Suzuki menggunakan Slot team Satelit dengan Bendera VR46. Ada dua Hal yang bisa ajdi bahan analisa . . Suudt pandang VR46 dan Suzukt Pandang Vale sendiri.

Kalau VR46 team mungkin bisa, walaupun VR46 Academy Sendiri sudah cukup Khas dengan Yamaha Jika dilihat dari Support yamaha Racing yang begitu kental ke Akademi ini seperti dari jenis jenis Motor yang ada buat latihan dan beberapa Program seperti VR46 Mastercamp . . Apalagi jika dilihat dari Sudut pandang Personal Rossi dan Bisnis Yang ia telah bangun . .

Bukan karena Soal Umur Vale, namun lebih dikarenakan ada banyak hal Bisnis yang ada di belakang layar antara Hubungan Valentino Rossi dan Yamaha. Selain tentunya Butuh effort untuk bisa adaptasi dengan mesin baru GSX-RR Jurnalis David Emmet mengatakan Opininya mengenai Hal ini  ” . . Masa depan Rossi setelah balapan terikat dengan Yamaha. Ada Nominal jutaan euro yang terlibat, yang akan dia buang dengan pergi ( Ke  Pabrikan lain ) ” . .

Satu Contoh mudah . . Bisa nggak sobat Bayangkan bahwa Dengan Pengumuman Un-Official Vale seperti di atas saja, Secara umum akan membuat heboh sistem distribusi dari Apparel VR46 yang berwarna Biru Khas Monster Energy Yamaha MotoGP Seperti yang digunana Vale pada Cover dari artikel ini . . Mereka harus mengatur kembali Strategi marketing mengenai Produk ini saat ini sampai akhir Musim dan tentunya Tahun depan dimana tentu warnannya akan Berbeda jadi Toska . .

Taufik of BUitenZorg | @tmcblog

29 COMMENTS

  1. Ke Suzuki 2022?
    Nafsu besar tenaga kurang.
    Sesudah Brivio ke Suzuki sy pikir VR46 segera angkat wearpack ke Suzuki, jaman itu cukuplah kombinasi Rossi+Burgess ke Suzuki buat membangun sebuah motor yg kompetitif,tapi entah kok gak pernah kelakon. Makin kesini VR46 makin tua, pengalaman oke tapi feeling sdh gak seperti dia muda,telat narik rem 0,0000001 detik saja peluang sdh diambil pembalap yg lebih muda :: contoh pas disalip Joan Mir di Misano 1

    Guest
  2. Benar, 1 pabrikan – 1 satelit tapi kalo slot jatah satelit pabrikan ga diambil ya dipake pabrikan lain yg mau nambah satelit
    Prinsipnya sesuai jumlah pabrikan yg ikut, klo ada 6 pabrikan ya mentok 24 pembalap start di lintasan….klo tahun depan kawasaki dan zongsen ikut brarti ada kuota 32 starter

    Cmiiw

    Guest
  3. Mungkin VR46 team ngambil jatah slot satelit suzi/aprill, tetep pake mesin M1

    Bisnis VR-Yamaha dah paten dan melibatkan duit yg gede… Mikirnya bukan bangun motor balap tapi membesarkan bisnis buat ngidupin balapan

    Guest
  4. Tim VR46 tetep pake M1 ikut jejak ducita JIKA jatah slot satelit suzi/april blom dipakai
    Atau 2022 ada pabrikan baru Bajaj atau Zongsen tapi blom punya satelit

    Guest
  5. Artikel ini jelas isinya terlalu berat buat bocil2 yg biasa komentar “sekian tahun gak jurdun”.. fans sepakbola liga tarkam mana nyampe otaknya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.