TMCBLOG.com – Hari ini 30 September 2020, Ducati Corse dengan bangga mengumumkan nama keempat pebalap resmi Ducati untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Francesco Bagnaia akan bergabung dengan tim Pabrikan Ducati bersama Jack Miller yang sudah dikonfirmasi. Sementara itu, Johann Zarco dan Jorge Martín akan mempertahankan warna Pramac Racing Team musim depan.

Francesco “Pecco” Bagnaia, Juara Dunia Moto2 2018, melakukan debut MotoGP tahun lalu dengan motor Ducati Desmosedici GP Pramac Racing Team dan tahun ini telah menunjukkan daya saing yang terus meningkat, berjuang untuk podium di beberapa GP. Pada 2021, pembalap berusia 23 tahun yang berasal dari Piedmont akan bergabung dengan rekan setimnya saat ini Jack Miller di Tim Ducati, yang berada di musim ketujuh di kelas utama.

Jack Miller, 25 tahun, pebalap Australia dari Townsville, melakukan debutnya di Kejuaraan Dunia 2011 di kelas 125 cc. Setelah memperebutkan gelar Juara Dunia Moto3 pada 2014, ia langsung naik ke MotoGP pada 2015 dengan mengikuti 93 balapan di kategori tersebut dan selama tiga musim terakhir bersama Pramac Racing Team.

Dua pebalap baru Pramac Racing Team memiliki tiga gelar Juara Dunia secara keseluruhan. Johann Zarco, pembalap Prancis berusia 30 tahun, memenangkan gelar Juara Dunia Moto2 pada 2015 dan 2016 dan tahun ini dia berkompetisi di MotoGP dengan motor Ducati dari Tim Esponsorama. Zarco sempat mengambil posisi terdepan dan tempat ketiga dalam balapan di Brno.

Bersama Zarco di tim Satelit pabrik Borgo Panigale akan ada rookie di kategori tersebut, pembalap Spanyol Jorge Martín, 22 tahun, Juara Dunia Moto3 2018 yang saat ini ada di musim Moto2 keduanya . Ducati Juga mengumumkan bahwa keempat pembalap ini akan Membalap Di 2021 dengan Spek Ducati Desmosedici yang sama Yakni GP20

Based on Ducati Ceorse info

69 COMMENTS

  1. pembibitannya jelas….dri satelit dlu… miller bagus cmn suka letoy dipertengahan akhir…beda ama mir… bagnaina kayanya suksesor dovi

    Guest
    • Bastiannini udah 95% ke avintia ducati, 5% ny lgi tinggal nungga pengumuman resmi ny sja. Yg blum jlas itu siapa team mate ny d avintia 2021. Apkh tito rabat akan tetap bertahan atau dgantikan luca marini atau mlh marco bezechi

      Guest
        • Luca hebat dengan harus buktikan Mampu juara dunia dulu… Karena suka tidak suka, kehebatan juara dunia Grand Prix adalah ketika mampu Mennguguli poin tertinggi dari lawannya
          Kalo sekarang Luca baru juara race moto2, pendapat gw sih ini… Eheh

          Guest
    • Tapi biarpun tidak di tim factory, statusnya juga rider factory, karena digaji dukiti langsung, motor dan support factory. Jadi, cuma beda tim dan warna saja

      Guest
    • Tetep aja part terbaru gak dapat diraih, request ini itu juga delay bahkan terabaikan…
      Lirik curcol Crutchlow

      Guest
      • Siapa bilang? Yang kamu ingat mungkin hanya swing arm carbon, itupun cc dapat juga walau delay. Dan bahkan kalo kamu selalu mengikuti update new blog ini, menurut cal perbedaan antara tim satelite dan factory hanya pada jumlah orang atau para insinyur yang bekerja membantunya. Dan lagi MM juga pernah memgatakan, untuk beberapa part malah cal duluan yang dapat karena cal yang duluan ingin mencobanya. Developer motor tim H itu ditangan CC. Tapi karena skil alien MM, semua kekurangan motor tertutupi. Parahnya lagi, cc sendiri tipikal alien pekerja keras untuk memahami motor. Tak pernah mengeluh. Imbasnya, pembalap lain keteteran, termasuk dani saat itu. Terbukti sekarang, saat keduanya cedera, tim H selesai sudah..

        Guest
    • Pimpinan klasemen moto3 dan moto2 usia senior semua di ajangnya… belum ada yg mirip sama jalur/path Rossi, Pedro, Marc..

      Masuk GP di usia 15-16..
      Usia 17-18 jurdun Moto3 (GP125)
      Usia 19-20 jurdun Moto2 (GP250)

      jalur/path Lorenzo dan Stoner pun belum ada..

      Guest
  2. Dengan lihat ig ducati aja udah ketebak sih ducati bakal milih dia, dari pada sarwo…
    Padahal sarwo udah pede 90% yaa sebelum nya bakal naik paktory 😁

    Guest
  3. Ducati lebih logis memasukan peco ke pabrikan yang sudah mengenal ducati lebih lama daripada zarco,

    taktiknya zarco di suruh mengenal ducati dengan baik dulu ditaruh di pramac, mengingat ini juga baru musim pertama zarco di satelit ducati, nanti kalau zarco sudah klop dengan motor ducati dan bisa menyaingi pembalap pabrikan ducati ada kemungkinan besar zarco menggeser posisi bagnaia atau miller.

    Guest
  4. Kalo Avintia ridernya Bastianini & Marini, Ducati berani juga gambling pake pembalap muda2 semua, kecuali Zarco yg udah “agak tua”..

    Guest
    • ganti nick lagi dia, kemarin semua komenya di artikel hrc-repsol udah dikarungin, sekalian sama si tukang bakso kayaknya juga diusir dari warung, udah numpang jualan di warung orang, nyampah lagi 🤣🤣🤣

      Guest
    • Kalu Qwandar adalah Devo yach bisa tidak

      Tapi lebib ke pemain lama yaitu nickname Qwerty ” sang pembakar motor H, seangkatan dengan nickname Peyek

      Guest
  5. Semoga dengan kepindahannya
    Ducati Factory tidak lagi memandang remeh pembalapnya dan tidak menjadi apatis

    Terutama petingginya ya
    Device memang penting tapi yang menentukan tetap pembalapnya

    Guest
  6. Pertanyaan,, kenapa cuma Ducati yg bisa kasih spek sama rata utk pabrikan dan satelit di MotoGP? Pabrikan lain knpa gak demikian??

    Guest
  7. Pembalap muda semua🤔🤔,ibarat pemain bola masih adaptasi dulu,belum ada garansi , kecuali pemain skill bintang macam neymar atau mbape

    Guest
  8. JM88 sudah lama dalam pantauan radar talent pool yg sudah masuk di bursa rider MotoGP. Ini orang sudah jadi incaran diam-diam oleh Checinello dan Poncharal.

    Guest
  9. sprti yg ku duga, pecco yg ambil tempat pabrikan, stelah mngeluarkan pontensi motor asal india(mahindara) yg kalah saing sma KTM dan HONDA, di lnjutkan ke moto2 dngan finis klasemen di posisi 5 di tahun prtama, tahun ke dua lngsung jemput kampium,

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.