TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui 8 Point membedakan antara dua pembalap teratas dalam Championship Fabio Quartararo dan Alex Rins Joan Mir jelang Grand prix MotoGP Le Mans 2020. Fabio sendiri sementara sudah memenangkan tiga Grand Prix jerez 1, Jerez 2 dan Catalunya, sementara Joan Mir Sama sekali belum menorehkan kemenangan di 2020 sampai Grand prix Catalunya. Melihat hal ini Ada satu pertanyaan menggelitik dari Para Jurnalis kepada Pembalap MotoGP di Press Converence pra event mengenai adakah kemungkinan Di Msuim 2020 yang agak spesial ini hadir pembalap yang menjadi Juara dunia Tanpa menjuarai satupun Seri  . .

https://web.facebook.com/watch/?v=671355806614710

Secara umum kejadian ini pernah terjadi di tahun tahun lampau pada Sosok pembalap yang kini jadi manager Marc Marquez dan Alex Marquez yakni Emilio Alzamora. ( Cek Video fb ) Alzamora pernah menjadi Juara dunia di tahun 1999 ketika masih berlaga di kelas GP125 dengan point 227 dari 16 Kali race. Yang uniknya pada Musim 1999 tersebut walaupun Emilio 11 kali naik podium namun tidak sekalipun ia menjuarai Race seri.  Capaian terbaik Alzamora hanya 5 kali runner Up race Seri kala itu.

Berkaca pada Sejarah ini pembalap pun ditanya pendapat mereka mengenai hal ini. Fabio Quartararo adalah yang pertama menganggapinya. ” Dalam tahun yang ‘ gila ‘ ini apapun bisa terjadi, jadi saya akan bilang ya ( itu bisa terjadi ).

Lalu bagaimana Joan Mir sendiri? Ia mengatakan ” Ini adalah sesuatu yang sempat saya pikirkan. Saya berharap kasus itu tidak terjadi, itulah sebabnya saya berusaha fokus untuk mencapai kemenangan pertama di Balapan lalu berfikir mengenai kejuaraan. Hal itu tetap lah memungkinkan, Namun saya berharap tidak terjadi “

Alex Rins mendapat Giliran ketiga menanggapi hal ini. Ia mengatakan ” Menurut saya, tentunya Emilio ( Alzamora ) adalah pembalap yang sangat bagus. Namun waktunya berbeda dengan saat ini. Semuanya serba dekat, khususnya tahun ini di mana pembalap seperti kami lebih sering melakukan kesalahan. Never Say never “

Johann Zarco lebih sedikit teknikal menanggapi kemungkinan ini ” Menurt saya ini soal matematika. ya itu memungkinkan. Joan Ingin meraih kemenangan, namun Jika kita memberitahunya bisa meraih gelar tanpa memenangkan Kejuaraan, menurut saya ia juga akan mengatakan Ya. Mungkin ia bisa memikirkan soal kemenangan seri tahun depan.  . . . Ini adalah matematika, ya ini memungkinkan “

Pecco bagnaia berbagi Pendapatnya ” Menurut saya sama, hal tersebut memungkinkan. Karena setelah melihat Fabio memenangkan 3 balapan sementara Joan belum dan hanya 8 Point diantara mereka, menurut saya Ya, memungkinkan “

Ya memang sudah jelas bahwa Secara umum Pemenang gelar Juara dunia MotoGP adalah pembalap dengan point tertinggi di akhir Musim tanpa peduli apakah ia pernah Juara seri atau belum. Jumlah Kemenangan seri dan Podium baru diperhatikan jika di akhir musim ada dua pembalap teratas Championship memiliki Point yang persis sama, baru deh jumlah kemenangan seri dan Podium diperhatikan. kalau menurutmu sendiri Gimana Sob ?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

47 COMMENTS

  1. Ya artinya juara dunia motogp ga peduli siapa yg menang dan kalah dan siapa yg didepan siapa yg nomor 2 yg ptg konsisten naik podiumnya,dan itu berpengaruh sama banyak faktor,team,pabrikan,mesin,dll.makanya ada juara konstraktor dll.

    Guest
  2. Gak masalah. Dunia memang sedang membutuhkan role model yang baik, bahwa menjadi juara membutuhkan kesabaran, komitmen, dan konsistensi. Tim sepak bola Yunani jadi juara piala eropa bisa jadi contoh bahwa gak ada yang mustahil.

    Guest
  3. Kalu kejuaran team sih kayanya normal normal saja.

    Tapi kalu kejuaraan perorangan rada gimana gitu

    Hayden pernah podium 1 walu cuma 2. Kali

    Guest
    • 2 kemenangan yg dramatis, yg pertama gara2 pembalap lain belum terlalu mengenal Laguna Seca jadi bisa ngacir😁 dan yg satunya agak beruntung gr2 Colin edward crash di chicane Last lap Assen

      Guest
  4. Hahaha kalo iya bener terjadi juara tetaplah juara apapun jalannya…never say never!!
    Tapi duduknya besok di pojokan ya…hahahahaha

    Guest
  5. Gimanapun rider selalu pingin juara 1 race…dengan banyaknya rider yg juara race di musim ini, saya kok yakin cepat/lambat Mir akan memenangi race paling tidak sekali. Utk championship saya menjagokan Mir drpd FQ20

    Guest
  6. Secara hitungan matematika, nakagami juga masih bisa jadi jurdun. Secara hingga detik ini cuma dia yang konsisten finish di zona poin. Bisa bikin triple rekor malah.
    – jurdun tanpa juara seri.
    – pabrikan yang mengantarkan pebalap jadi jurdun, tapi nol podium.
    – tim satelit yang mengantarkan pebalapnya jadi jurdun, tapi nol podium.

    Semangat FBH !!!
    Never say never.

    Guest
  7. Kemungkinan itu (jurdun tanpa juara seri) bisa hadir d 2 klas, moto3 dan motogp. Bhkan Di moto3 ada ai ogura yg tidak pernah juara seri tapi memimpin poin championship. Di motogp ada joan mir

    Guest
  8. Makanya fabio harus tahu dan belajar dengan ini. Cukup perhatikan posisi 2,3. Tempel mereka, meski mampu melesat (hemat ban seperti mir) lalu 5 lap akhir keluarkan semua kemampuan. Jgn grasa grusu berakibat dlosor. Tapi nasib juga kyk MM ato Dovi yg ke keleding zarco kemarin.

    Guest
  9. Ada kemungkinan MM93 akan ikut balap motoGP 2020 mulai seri Aragon….
    Itu berarti peluang untuk juara seri makin berat, karena sudah ada MM93.

    Sama dengan kejadian dulu saat 4 allien motoGP (VR46, Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Stoner) saling bersaing dan berbagi gelar juara seri ataupun juara dunia kelas motoGP.
    Saat MM93 ikut balapan, gelar juara dunia motoGP makin susah didapatkan oleh para allien motoGP sebelumnya.

    Guest
  10. Kalo kelas MotoGP mungkin bisa aja “lebih parah” dari alm. Nicky Hayden yang cuma menang 2x (1x kalo Colin Edwards gak nyungsep di tikungan akhir Assen dan mbah Rossi juara dunianya karena poinnya bisa sama).
    Never say never.

    Guest
  11. Untuk menghindari juara dunia tanpa menang seri maka selisih poin podium 1,2 dan 3 selisihnya harus dibikin membengkak, misal podium 1 dan 2 selisih 10 poin

    Guest
  12. umpama terjadi, lebih “bagus” daripada capaian alm NH di 2006 yang sangat dipengaruhi faktor luck, daya juang Mir layak diapresiasi

    Guest
  13. Untuk menghindari kemungkinan Mr. Konsisten medioker juara dunia, maka angka / point balapan ada baiknya untuk di revisi.

    Pendapat saya point balap sbb :
    – Podium 1 = 30 point
    – Podium 2 = 22 point (selisih 8)
    – Podium 3 = 16 point (selisih 6)

    Perubahan hanya pada posisi juara race dan runner up, sedangkan posisi 3, 4, 5 dst tetap sama.

    Saat musim balap motoGP 2020, pembalap yg konsisten finish posisi 4 atau 5 pointnya bisa memimpin/ bersaing pada klasemen perebutan juara dunia.

    Guest
  14. Mesin V bukan kuntji mbing. Ingat RC ORI pake mesin V tapi jarang kesorot kamera. Dulu RSUDGP pake mesin V potongan dari V8 ga pernah kesorot kamera kecuali crash, baru sekarang ini berubah ke V4 90° rada lumayan sampe sempet p1 di fp1. Ingat si dokter pernah pake mesin V4nya tim merah merah malah babak belur.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.