TMCBLOG.com – Terlihat banget, Baik di MotoGP, atau di WorldSBK, Ducati seperti mencoba melakukan hal yang baru Yakni mulai menata kembali lineup pembalap mereka dan memasukkan Unsur Pembalap Muda jauh lebih intens dari tahun tahun sebelumnya di kedua Ajang balap ini untuk Tahun mendatang. Pada gelaran terakhir WorldSBK 2021 yang akan dilangsungkan di Portugal akhir pekan ini Aruba.it Racing – Tim DucatiĀ  mengumumkan bahwa pebalap Italia Michael Ruben Rinaldi – akan bergabung bersama pembalap asal Inggris Scott Redding – di musim WorldSBK 2021 dengan Team resmi ( Factory ) Aruba.it dengan Ducati Panigale V4 R.

Dengan ini dapat dipastikan Chaz Davies yang terlah bersama tim ini sejak 2014 akan tersingkir. Michael Ruben Rinaldi lahir di Rimini pada tanggal 21 Desember 1995 dan mulai balapan dengan minimoto ketika ia berusia 7 tahun, memenangkan kejuaraan Italia pada tahun 2006.

Setelah memenangkan Kejuaraan Produksi Olahraga Italia pada tahun 2011, pada tahun 2014 ia menghadapi pengalaman internasional pertamanya di Kejuaraan European Superstock 600, yang ditutup sebagai runner-up pada tahun 2015. Pada tahun 2016 Rinaldi mengendarai Ducati Panigale R dari Aruba.it Racing – tim Junior di kejuaraan SuperStock 1000 FIM, finis keenam dan kemudian menaklukkan gelar Juara Eropa di akhir musim berikutnya.

Bersama tim Aruba.it Racing – Junior, Michael Ruben Rinaldi juga melakukan debut WorldSBK di musim 2018, hanya balapan di putaran Eropa dan kemudian berkompetisi di semua acara Kejuaraan 2019 bersama Tim Balap Barni. Di musim 2020, Rinaldi meraih kesuksesan pertamanya di WorldSBK dengan Panigale V4 R dari tim Go Eleven pada Race-1 di Aragon, putaran yang membuatnya finis di podium juga di Superpole Race (P3) dan Race-2 ( P2).

Luigi Dall ‘Igna (Manajer Umum Ducati Corse) memberkan tanggapannya : “Kami senang menyambut Michael Ruben Rinaldi ke tim resmi. Tahun ini Michael telah menunjukkan daya saing yang hebat, dimahkotai oleh kemenangan Aragon, dan selalu berjuang untuk posisi teratas. Kami percaya bahwa sudah waktunya baginya untuk bergabung di tim resmi. Tim dan kami yakin dia memiliki masa depan cerah di depannya.

Saya ingin berterima kasih kepada Chaz, yang telah menjadi duta besar untuk merek kami selama tujuh tahun terakhir dan telah mencapai beberapa hasil yang sangat penting bersama kami: 27 kemenangan ditambah 59 lainnya naik podium dan tiga tempat kedua berturut-turut di kejuaraan dunia. Kami akan berusaha menutup dengan cara terbaik petualangan kami bersama di balapan akhir pekan depan di Estoril “.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

14 COMMENTS

  1. Kalimat pertama artikel menunjukkan bahwa, dana Ducati taun depan sangat terbatas akibat pandemi 2020. Andalan mereka kan cuma jualan motor sementara orang Eropa yg mana konsumennya boro2 mikir motor, kerja dirumah aja ketar ketir sama email menakutkan dari perusahaan. Beda sama Honda dan Yamaha, kalo jualan motornya seret kan selain jualan kampas rem dan ban dalem masih bisa jualan oli murahan yg dibranding oli khusus pabrikan dan harus diganti tiap 2000 km. Uang masih ngalir terus.

    Guest
  2. Padahal Renaldi 2019 gak mentereng prestasinya, klasmen akhir diluar 10 besar rasanya,CMIIW. Tahun ini (mungkin) dapetin part langsung dari ducati corse, sekalian uji layak gak untuk promosi seat tandem Redding, ternyata mampu buktikan podium dan naik factory 2021

    Guest
  3. Untuk ukuran rider Ducati, gaya balap Rinaldi cukup rapi. Agresif tapi rapi. Entah gimana cara penggambarannya versi kaca mata saya. Mudahnya: dia bisa juara.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.