TMCBLOG.com – Per-kemarin sempat hadir beberapa info mengenai resiko dan Potensi pembatalan gelaran MotoGP Finale Portimao Portugal setelah health Secretary Of State Portugal , Diogo Serras Lopez mengatakan ” Evolusi pandemi berarti bahwa semua tindakan, peristiwa, dan segala sesuatu yang akan terjadi di masa depan terus dievaluasi. Dan keputusan terbaik akan dibuat berdasarkan evolusi pandemi dan apa yang terjadi selama beberapa hari mendatang. “

Ternyata Pernyataan ini ada hubungannya dengan gelaran Formula 1 di mana terlihat ada semacam ketidak-mampuan dari peyelenggara untuk membuat Penonton bisa tetap memperhatikan protokol Kesehatan Khusus Masa Pandemi seperti sekarang ini. Perdana Menteri Portugal, Antonio Lopez mengacu pada gelaran Grand Prix Formula 1, yang berlangsung akhir pekan lalu di sirkuit yang sama dimana ada beberapa gambar yang dipublikasikan mengenai konsentrasi orang-orang di tribun tanpa jarak atau Masker.

Namun Ternyata MotoGP tetap akan dilaksanakan Di Portimao sesuai jadwal 20-22 November 2020 sob. Setelah Rapat Luar Bisa Dewan menteri, PM Antonio Lopez mengatakan “Sudah dikomunikasikan kepada promotor (dorna) bahwa Grand Prix Sepedamotor tidak akan memiliki penonton, karena telah terungkap ketidakmampuan untuk menyelenggarakan acara dengan publik. Kami tidak bisa mengambil risiko lagi, dan oleh karena itu, hal tersebut ( hadirnya Penonton) tidak diizinkan.”

Selain gegara beberapa kasus penonton yang tidak mengacuhkan Protokol Kesehatan, Awalnya MotoGP beresiko dibatalkan setelah apa yang terjadi dengan Formula 1 Portugal dimana Empat belas kasus positif virus Corona terdaftar di antara tim setelah GP Portugal. . . namun jelas MotoGP beda dengan F1, dengan Promotor yang juga berbeda . .

Seperti yang sempat tmcblog tulis beberapa waktu Yang lalu seluruh pembalap, Tim harus siap dengan apapun yang mungkin terjadi dalam 3 seri balapan ke depan. Tidak membuat kesalahan, Fokus dan tentunya benar benar Full Gas, karena tidak ada yang tahu benar apakah MotoGP 2020 akan berakhir sesuai rencana Manusia, ada Sang Maha Kuasa yang memiliki sebaik baiknya rencana.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

27 COMMENTS

  1. Jadi kurang greget moto gp 2020 ini.
    Mungkin bisa dikatakan Europe champion bukan World champion.karena cuma juara di sirkuit eropa saja.

    Guest
    • Kurang objektif kalau dikatakan seperti itu
      Juara tetaplah juara mau dibilang tidak pernah menang kan bisa dilihat dari konsistensinya mendulang poin dari 20 pembalap bisa bersaing dan mendapatkan poin itu catatan penting

      Kalau dibilang krn tidak ada Marc jd gak seru buktinya makin beragam yang menang dan peta kekuatan merata

      Kalau dibilang Europe Champion krn memang di sirkuit lain tidak memungkinkan di selemggarakan
      Yah intinya Juara tetaplah Juara

      Guest
      • Setuju.
        Jadikan skema perhitungan poin championship ini punya arti. Jangan secara subjektif menilai European trek saja, atau penilaian apapun itu.

        Guest
    • TS komen sesuai omongannya Stoner kemaren (klo yg belum baca artikelnya), sedangkan yg nanggapi sesuai omongannya Mir.. It is okay sih..

      Guest
    • Gak usah benua lain yang jauh jauh, F1 aja ada event di turki, abu dabi, sama bahrain. Dorna kurang ‘ngoyo’ buat balapan diluar eropa

      Guest
  2. mending gak usah penonton dulu memang,
    saat vaksin sudah jadi aja belum tentu efektif menghalau virusnya,apalagi masa masa sekarang

    sekarang berkumpul banyak orang jadi hal yg taboo,
    bahkan kalo lihat film dan ada adegan orang banyak berkumpul kadang otomatis nyeletuk “gak takut kena corona apa ya!”,padahal mah udah lama dibikinnya 😂😂

    Guest
  3. Kirain gara gara saluran got copot wkwkwk
    Btw baru tau disamping kreb ada saluran got begitu, kalo ada pembalap apes terus nginjek tutupnya kira kira kejeblos kagak yak 😅

    Guest
  4. Kenapa feeling gw balapan di Potugal batal ya. Liat nanti deh batal ato ga.

    Kalo ampe Joan yang jurdun bejo banget. Waktu perdana tahun lalu masih adaptasi, ehhh tahun berikutnya jurdun. Cuma gw ga nyangka sama nih anak berani ternyata orangnya. Biasanya sebagai junior masih sungkan sama senior. Kaya dia balasin komentar Stoner.

    Guest
  5. Tak kirain Mandalika bakal mirip Portimao atau Philips island, karena lokasi ada di pantai berbukit, tapi setelah dipikir mungkin pertimbangannya karena ini open street circuit makanya dibikin flat dengan pertimbangan kalo dibikin naik turun akan high cost maintenance karena jalan menjadi mudah bergelombang karena keseharian terlalu banyak dipake gas rem, apalagi kalo sering lewat dump truk 😁😀 sayang ya..

    Guest
  6. ini sirkuit menarik sih jika quartararo bisa finis di depan mir dan alex Marquez / seluruh pembalap yg sama sama belum pd nyicip,fix hebat bgt adaptasinya
    tapi seumpama finis di belakang duo suzuki,alex Marquez,dan morbideli berarti “shock adl kunci” bener adanya,emang salut sama bro qwandar sang zero logic

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.