TMCBLOG.com – Potensi Perpisahan Andrea Dovizioso dengan pabrikan Ducati Sudah diperkirakan Semenjak Pertengahan 2019, begitu Direktur ducati Corse Gigi Dall’Igna yang masih berbahagia dengan Gelar Juara Manufaktur Pertamanya bersama Ducati ketika Berbicara kepada Paolo Scalerra dari GPOne. ” Berangsur-angsur hubungan ( Dovi – Ducati ) memburuk, saya percaya bahwa keputusan sebenarnya dibuat pada pertengahan 2019 dalam pertemuan yang diadakan di sini di kantor saya dan pada akhirnya saya yakin bahwa tidak satu pun dari kami yang ingin melanjutkan kontrak.

Semuanya bisa berubah, tapi dari pertemuan itu jelas sulit bagi kami untuk menemukan cara bagi duo Dovizioso-Ducati untuk melanjutkan. Banyak hal terjadi dan kami mendapati diri kami memiliki tim yang berbeda untuk masa depan. “  Mengenai Sulitnya Kedua Fihak menemukan titik temu, Dall’Igna Bilang gini  . .   ” sulit untuk melanjutkan cerita (ketika) tidak mencapai tujuan yang kami semua inginkan seperti yang diinginkan fans Ducati, yaitu memenangkan Juara dunia pembalap “

Ducati Sendiri di bawah kepemimpinannya pada MotoGP 2021 nanti Boleh dibilang akan merupakan Squad Young Guns dengan Hadirnya 3 Pembalap Rookie ( Martin, Bastianini , Marini ) disamping 3 Pembalap Petahana Lainnya ( Miller, Bagnaia, Zarco ) mengenai Strategi Young Guns ini, Dall’Igna Berkata  . .

” Sejujurnya, saya senang dengan dua pembalap yang kami pilih untuk ( Team Factory)  tahun 2021. Jack memiliki penyelesaian yang mengesankan pada dua balapan yang luar biasa. Di Valencia dia bisa menang, di Portimao tepat di tempat ke-2 di belakang Oliveira. Jack tahun ini hanya melakukan dua DNF yang bukan salahnya tapi milik Ducati. Pertama rusak mesin, di lain waktu motornya menyedot Tear-Off.

Di Le Mans dia bisa menang atau finis kedua, di Misano saya tidak tahu di mana dia bisa finis, tapi yang pasti dua angka nol itu bukan salahnya. Pecco melakukan bagian awal dan tengah dari musim yang luar biasa. Di Misano 1 dia luar biasa dan di Misano 2 saat dia memimpin, dia membuat perbedaan. Kejadian Slide di sana … anggap saja itu kesalahan. Saya pikir bersama mereka berdua kami akan mendapatkan kepuasan yang luar biasa di tahun 2021 “

Lalu Mengenai Strategi menggunakan Tiga Pembalap Rookie 2021, Dall’Igna menjawab  “Saya percaya bahwa kami telah mencapai akhir dari sebuah siklus dimana kami harus memulai lagi dengan sesuatu yang lebih segar. Kami telah memonopoli satu generasi talenta. Benar, kami ingin berinvestasi banyak pada pembalap muda, kami juga telah dibantu oleh tim satelit yang dalam beberapa tahun terakhir telah berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan bakat pebalap yang kemudian menjadi pebalap resmi Ducati. Adalah memungkinkan untuk membawa mereka (Miller – Bagnaia ) ke tim pabrikan, dan sekarang saya berharap mendapatkan kepuasan dengan mereka “.

Gigi Dall’Igna Pun menceritakan Bagaimana Ia bekerja Saat memilih pembalap pembalap Muda Masuk ke Squad Ducati dan membandingkan dengan Era saat ia menangani Aprilia. “Hal Ini lebih mudah ketika saya bertanggung jawab pada kelas 125 dan 250 di Aprilia, karena saat itu saya memiliki telemetri di tangan dan saya berinteraksi langsung dengan pembalap Di Box.

Sekarang lebih rumit, saya tidak memiliki telemetri yang jelas. Namun, saya mendapatkan banyak bantuan dari orang lain yang memiliki Kapabilitas menemukan pembalap yang menjanjikan. Mereka memiliki kapabilitas untuk mengidentifikasi bakat. Yang saya maksud adalah Tardozzi dan Ciabatti, yang ( keduanya ) memiliki peran penting dalam menentukan tim tempat kita akan balapan. Memilih pembalap adalah fase paling rumit dalam mengelola tim. Anda tidak pernah yakin apa yang Anda pilih sampai Anda membawanya, itu salah satu operasi yang paling rumit dan sulit untuk dilakukan “

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

 

24 COMMENTS

    • nunggu analisa dari Wak Haji adakah pembalap yg mungkin masih di CEV atw balap kadet lainya yg sudah masuk radar HRC (dan repsol tentunya)? tapi dari kebiasan HRC kalo masih ada sang Alpha di squad, mereka tidak fokus di juniornya! hehehe….

      Guest
  1. ducati butuh pembalap konsisten mendulang point macem mir… atau pembalap anomali macem VR (liar saat spt di h),MM,JL,CS27

    Guest
  2. Dovi udah ga balap lagi nih di MotoGP. Gw cuma penasaran siapa pembalap Aprilia dan Sag team. Beritanya ga mendunia. Sag team yg beritain cuma media Indonesia dan Aprilia sampe sekarang ga ad lagi berita terbaru siapa ridernya.

    Guest
  3. yakin si miller cuma dnf di misano & lemans doang? terus yg ndlosor di jerez 2 itu bukan dnf namanya? 😂

    kl untuk si zong lebih baek hengkang dari motogp selamanya aja daripada come back nanti zong gelar lagi dari jaman dia rookie thn 2008.

    Guest
  4. Management ala mafioso ya susah, liat aja diantara anak2 muda itu gak semuanya langsung kompetitip dan disitu bakal keliatan tabiat asli perlakuan ducati ke pembalapnya.

    Begitu jg miller & bagnaia, kalo sampe akhir 2021 gak kompetitip ya siap2 di nyinyirin sm petinggi2nya. Pedesssssss

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.