TMCBLOG.com – Secara umum Marc Marquez seperti terpisah dari rutinitas yang menuntut fisiknya semenjak Juli 2020 dan operasi ke-3nya membuat waktu recovery berjalan lebih lama dari apa yang diperkirakan. Kemarin, juara dunia F1 Lewis Hamilton Sharing Storynya yang menyatakan bahwa pasca absen beberapa waktu saja karena Covid-19 membuatnya harus kehilangan 4 kg berat badannya dan kehilangan banyak sekali otot.

Balik lagi ke Kevin Schwantz, kepada Motogp.com, pembalap legenda yang pensiun di pertengahan musim 1995 itu menjelaskan: “Ketika saya masih aktif dan tidak bisa berada diatas motor ketika semua orang sedang membalap, saya selalu merasa bahwa saya membutuhkan waktu tiga kali lebih lama untuk menemukan kecepatan. Jika saya harus mengambil cuti sebulan, akan butuh waktu lama untuk kembali normal secara fisik dan mental. Semakin banyak Marc Marquez tidak berkendara, semakin sulit jadinya.”

Lalu Schwantz berbicara dari pengalamannya sendiri: “Tiba-tiba Anda lima detik lebih lambat karena kepala Anda tidak terbiasa dengan apa pun yang bergerak lebih cepat dari 300 km/jam. Itu butuh waktu. Tidak akan mudah sampai dia bisa melakukan cukup lap untuk terbiasa dengan motornya lagi”.

Namun begitu, ada sedikit optimisme dari Schwants melihat spesialnya fisik Marc Marquez “Jika ada orang yang bisa kembali, itu mungkin Marc Marquez. Tetapi sekarang ini adalah cedera besar pertamanya dan periode terlama sejak masa kanak-kanaknya dimana ia tidak bisa mengendarai sepeda motor.” BTW sampai hari ini belum ada lagi informasi mengenai update Marc Marquez pasca operasi ke-tiga. Penampilannya di Honda Racing Thanks Day secara virtual adalah rekaman yang diambil sebelumnya.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

26 COMMENTS

    • Kita lihat seperti apa nanti.
      Namun mereka orang2 yg spesial secara mental fisik maupun metode.
      Walau sudah hancur tp tetap bisa mencari bentuk yg baru,kita yakin marc tidak akan seperti semula namun melihat honda yg ternyata bisa dikelola dengan berbagai macam teknik yg sudah diperlihatkan alex sepertinya marc dan honda akan memiliki bentuk lagi.
      Ingat 2022 mereka punya tujuan juara dunia lagi.

      Guest
    • stoner terus,,,jaman jayanya aja klo udh kesalip gak bisa ngejar lagi kok,,dan salalu gitu,,,juara cuma 2x aja dianggap keren bgt

      Guest
      • @junojack
        ya karena orangnya moody, bukan passionnya dan cuma gegara nurutin bokap aja buat balap, plus belakangan punya handicap kesehatan…
        padahal semua orang tau bagaimana talent seorang stoner kalo di atas motor…

        satu lagi sih, jurdun di atas motor yg katanya “celeng” + langsung juara di motor 800 cc yg gak pernah juara di 4 musim sebelumnya (era 800 cc cuma digelar 5 musim) itu bakal terus jadi benchmark dan pembanding buat rider2 lain…

        Guest
        • ia juara 800 cc cuma skali doaang krena saat itu ducati paling siap,,taun dpn n seterusnya mendem,,pindah ke honda jg nambah 2 jurdun aja,,gilaan marquez lah rookie langsunh jurdun

          Guest
    • @junojack, karena stomer dianggap sangat special karena talemta murninya, alias bisa langsung kencang dan mudah beradaptasi walau sudah lama tidak pegang motor. Dia juga dianggap special karena bisa juara dunia dimusim pertama bersama ducati, dan bisa juara dunia dimusim pertama bersama honda.

      Sekedar wawasan, prestasi stoner di ducati itu bukan kaleng-kaleng karena bisa juara di era dominasi rossidin, pedroza, dan paduka hohe. Prestasinya juga melorot karena dikebiri oleh regulasi satu merk ban yang mengharuskan semua tim menggunakan ban merk BS. Karena melihat stoner terlalu mendominasi dengan ban D

      Era 800cc, sebenarnya adalah ide tim H demi pembalap specialnya pada saat itu yaitu pedroza.

      pencapaiannya juga terus melorot di tim H karena didera karena cedera dan sakit. Walau begitu, dia masih bisa sapu bersih podium satu setengah musim, dimusim terakhirnya di tim H.

      Jangan menilai kehebatan pembalap dari record juara dunianya. Liat dulu situasi dan kondisi dari pembalap, sebelum membandingkan prestasi pembalap.

      Guest
      • @omsandz : mau koreksi om, stoner waktu rookie udh di satelit honda dlu,baru pindah ke ducati dan balik ke team pabrikan honda..

        Guest
  1. Ooh berarti Marquez yg turun 5kg itu yg turun massa ototnya,kalo lemaknya mungkin tetap terjaga(kalo makannya jg dijaga)

    Guest
  2. “BTW sampai hari ini belum ada lagi informasi mengenai update Marc Marquez pasca operasi ke-tiga”. H2C (Harap-Harap Cemas).

    Guest
    • Ya betul moo…ada yg di sembunyikan…namun ingat pepatah orang tuwa….
      Air tak riak bisa mengkaramkan

      Hahahahaha

      Guest
    • Klo liat dr track record hrc sih emang ini tim g banyak koar2, klo ada masalah pun mereka diem2 aja n berusaha solve the problem without bacot

      Liat tuh waktu awal2 ecu magnetik pirelli, wkwkwk

      Guest
  3. Yang jadi pertanyaan loh kang, kok bisa ya para atlet sembuh hanya dalam satu minggu?
    Saya mah penasaran.. Salah satu temen saya aja yang saudaranya positif hampir sebulan di rumah sakit (maaf) meninggal dunia..
    Saya penasaran euy.. Hehe

    Guest
  4. solusinya:
    fokus penyembuhan dulu

    buat HRC: buat ide gila dengan memasukkan Danii “Torpedo” Kvyat gantikan sementara Marc. hahahaha. terlalu gila melebihi Muke Gile si tukang bakso sekarang nyambi Cilok juga

    Guest
  5. Gara2 kontrak 4 tahun..saat marc cedera parah..sponsor “gelo” maksain mm terus balapan..Kalo cuma terkilir sih maklum..ini patah tulang ..sehebat2nya marc..ia tetep manusia biasa yg butuh waktu bwt nyambung tulang protol…sekarang yg rugi 22nya…gws marc..#gaadalogarame#

    Guest
  6. Kemungkinan terburuk kondisi marq,setelah operasi dalam 3 bulan pertama tulang tidak bisa menyambung…alhasil bulan Juni,pengumuman pensiun

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.