TMCBLOG.com – Sobat seklaian hari ini 11 januari 2021, satu hari jelang perilisan secara resmi Motor Baru Astra Honda Motor yang disinyalir merupakan generasi selanjutnya dari Honda K45 series atau All new Honda CBR150R dengan berbagai keterbaruannya, di situs Samsat jakarta hadir ‘dua Kode aneh’ yang belum pernah sama sekali hadir sebelum ini Yakni Kode Honda P5E02R48L0 MTΒ  dan Honda P5E02R49L0 MT

Di situr tersebut tertera jelas bahwa Nilai Jual kendaraan bermotor (NJKB) yang menjadi dasar dari perhitungan beberapa jenis Pajak Yang berlaku pada penjualan kendaraan bermotor adalah Honda P5E02R48L0 MT Rp. 21.500.000 sementara Honda P5E02R49L0 MT senilai Rp 21.700.000 . . tmcblog memperkirakan kedua kode ini adalah dua kode dari dua jenis New Honda CBR150R yang akan dirilis resmi kemungkinan esok hari.

Kenapa tmcblog mensinyalir kedua kode tersebut merupakan Kode dari New CBR150R? Jawabannya karena kombinasi huruf dan angkanya terutama di 6 digit pertama sama dengan Kode Tipe CBR150R Current Yakni P5E02R22M1 MT. Dua Kode Honda P5E02R48L0 MTΒ  dan P5E02R49L0 MT yang hanya berbeda NJKB 200 ribu rupiah di atas Buat tmcblog diperkirakan merupakan kode dari dua diversifikasi untuk hal hal yang mungkin tidak terlalu teknisΒ  . . seperti misalnya Mungkin Livery . . . Biasannya kalau diversifikasi teknis dua varian KendaraanΒ  seperti ABS- Non ABS beda dari NJKBnya bisa lebih dari itu.

HOT : Spek USD New Honda CBR150R akan SFF BIG Piston . . Mirip ZX-25R ?

namun selain itu Jelas yang menarik adalah Secara umum Nilai NJKB kedua Kode Tipe baru ini lebih rendah dari NJKB CBR150R Current P5E02R22M1 MT dengan perbedaan lebih rendah 5 juta-an rupiah. Apakah ini akan berimbas pada Nilai OTR dimana kedua varian CBR150R MY 2021 yang akan dirilis esok akan memiliki Harga OTR yang lebih rendah ? Kayaknya Nggak, Namun begitu dipastikan secara umum Pajak tahunan ( PKB) dari CBR150R 2021 akan lebih rendah dari PKB CBR150R sebelumnya . . . wah strategi yang sama dengan Pabrikan Kompetitor ?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

67 COMMENTS

  1. Mungkin cost nya sedikit dilimpahkan ke beat atau Scoopy atau Vario yg lebih volume maker,jadi cost si CBR bisa ditekan
    Tapi tetep aja harga on the road pasti lebih mihil πŸ˜†

    Guest
  2. Gara2 Wak haji rilis artikel NJKB Yamaha, eh…langsung diikutin oleh Honda…hehehe
    Tapi, ada bagusnya juga. Hitung2, meringankan pajak tahunan kendaraan tersebut. Terutama daerah2 yg menerapkan pajak progresif.

    Guest
    • Inget kasus kartel Y dan H gak? Diluar (sales & fans) sikut sikutan, di dalem (manajemen) mereka bercumbu. Jadi jangan bingung kalo bisa barengan gini NJKB keluar. Harga metik yg harusnya 10jt sepakat dijual 15+ sama mereka πŸ˜‚

      Guest
      • Atau punya strategi gini. Dari pabrik dijual rugi. Biar pajak rendah. Tapi dealer ambil untung banyak. Otomatis biaya yang seharusnya masuk pajak bisa masuk dealer yang dikembalikan ke pabrik. Pabrik ngga jadi rugi. Dealer tetep untung besar

        Guest
      • Sekalipun ada skandal kartel atau pengaturan harga, kayaknya tingkat ketergantungan konsumen sama 2 pabrikan itu sudah terlalu tinggi sampaiΒ² orang pada ga peduli lagi sama harga motor yang operpret, toh masa pandemi gini makin sering aja liat moge matic masih plat toko berkeliaran di jalan. Heran.

        Guest
  3. Harga jual gak bakal lebih murah kalo pake USD, bakal jadi gorengan ngahaem itu USD, pasti dijadikan fitur super sama marketing mereka – dan somehow marketing ngahaem always works. Jadi jangan terlalu berharap bisa lebih murah πŸ˜‚

    Guest
  4. Strategi yg niru kompetitor krn diberitakan oleh wak haji. Klo yamaha kan dr dulu dah gtu ya, tapi bagus juga seh. Persaingan yang bagus buat konsumen.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.