tmcblog.com – seperti kita ketahui per kemarin 12 Januari 2021 Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah memberlakukan keadaan ‘ state of emergency ‘ yang berlaku menyeluruh Maksimum sampai 1 Agustus 2021 di Semua negara Bagian Malaysia. Ini dilakukan untuk menekan jumlah kasus Covid-19. Karena Secara Total nasional Sudah melebihi 138.000 Kasus, sementara sistem dan sarana kesehatan berada pada titik Maksimum. Langkah tersebut diminta oleh Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, dan bahkan dapat mengizinkan PM untuk menangguhkan parlemen pada saat pemerintahannya melemah. Salah satunya efeknya adalah Pembatalan seluruh kegiatan termasuk Tes pra-musim MotoGP Sepang 2021 di Februari 2021

Menindak lanjuti Keadaan ini, FIM, IRTA dan Dorna Sports mengumumkan pembatalan Tes Shakedown dan Tes pra-musim MotoGP Sepang 2021 di Februari 2021 nanti. Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan Lockdown serta komplikasi yang diakibatkannya telah mengharuskan pembatalan kedua acara tersebut, yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia pada bulan Februari.

Jelas ini adalah sesuatu Force majeure yang bisa dikatakan merugikan Malaysia Khususnya PYSRT secara team. Karena Di awal tahun/ Musim 2021 ini sendiri rencanannya mereka akan punya Agenda Penting yakni memperkenalkan Line Up baru Team MotoGP Asli malaysia ini kepada Publik malaysia dimana sosok valentino Rossi ada di dalamnya

Dengan Dibatalkannya test Sepang 2021 maka tes Terdekat MotoGP ada di Tes Qatar, yang Rencanannya akan berlangsung di Losail International Circuit dari tanggal 10 hingga 12 Maret. Status Qatar Test sendiri Masih dikonfirmasi dan pembaruan seperti menghadirkan Waktu tambahan untuk Shakedown test yang juga batal di Malaysia atau perubahan perubahan lebih lanjut akan diberikan segera setelah tersedia.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

34 COMMENTS

    • sudah muak gegara Corona, semua dibatalkan,di tangguhkan mana psbb lagi lah apalah, orang meninggal sakit jantung dibilang corona, orang meninggal sakit udah tua di bilang corona, orang masuk angin habis hujan hujanan dibilang corona.

      sampe sekarang masyarakat gak tau ciri ciri yang pasti orang kena corona, banyak teman” saya yang dikatakan positif namun sampe sekarang mereka sehat wal afiat.

      apakah setiap orang yang lagi sakit sekarang dibilang corona, sampe sakit perut mau ke wc juga termasuk ?

      Guest
    • Ga usah komen sambil secara tersirat mendiskreditkan org, kenyataannya mau itu sirkuit jadi bulan ini sekalipun, GP mandalika tetep batal. Corona di Indonesia makin parah dan yg kebagian vaksin pertama cuma org2 pemerintahan sama tenaga kesehatan, baru 2022 ato mungkin 2024 seluruh rakyat dapet vaksin alias Indonesia masih lama bebas dari corona, GP mandalika taun ini kecil kemungkinan jadi. Lu mau jual seluruh warisan bapak lu buat ke Lombok, yg lu liat cuma alat berat dan pekerja konstruksi.

      Guest
  1. Tetap pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, makan enak bergizi & gerak badan serta istirahat yg cukup.
    Sipjos gandos

    Guest
  2. Gak ada 150rb udah bingung, contoh kita donk dengan test paling rendah dan kasus hampir 1 juta tertinggi diasia slow aja gak panik 😅

    Guest
    • Wakakak
      Dan yang bikin miris adalah pendapat ane ya
      Sebelum pilkada tren sempat turun dan memaksakkan untuk melakukan pilkada yang akbirnya muncul kluster baru

      Tetapi eh tetapi
      Yang dipersalahkan adalah masyarakatnya dengan dalih libur panjang
      Bansos di korupsi, sangat menyedihkan
      Banyak yang merana karena pandemi bantuan juga di korupsi

      Guest
    • Bukan tertinggi diasia bro, kita masih kalah jauh dengan negara Vrindavan, klo asia tenggara baru kita yg tertinggi🤣

      Guest
  3. Selagi kondisi belum kondusif bakal tetap ketat pengawasan,lebih² mereka(orang²dimotogp) kan datang dari luar khawatirnya membawa wabah dan nambah banyak korban lagi..

    Guest
  4. Liat angka kasus Malaysia kok kayak rookie number ya dibandingkan angka kasus disini

    Wkwkwk,miris

    Yaaa,jumlah penduduknya juga gak Apple to Apple sih

    Guest
  5. saya yakin walau sdh ada vaksin tapi tahun ini msh ga beda jauh dgn tahun kemarin

    motogp sebaiknya tetap pada jadwal seperti tahun lalu saja, ga ush terlalu meresikokan pembalap dan tim utk main di jadwal normal yg keliling kemana mana

    main di eropa dlu aja lah, org main di eropa seperti tahun lalu saja banyak crew dan pembalap yg kena covid ini lagi malah mw balap dgn jadwal normal

    Guest
  6. Barusan kemaren baca koran, Malaysia siaga sampe Agustus. Ehhh akhirnya dibatalkan juga MotoGP test. Itu perlengkapan motor dll kan udah diangkut via laut. Rugi banget itu team ngeluarin biaya besar.

    Tahun lalu saat baru awal Corona masih ada Sepang test di Malaysia sekarang test aja ga bisa. Lama banget Corona ini ilangnya, ga bia diprediksi kapan. Yang jelas orang- orang ga usah ke luar rumah kecuali ke kantor ato belanja sembako.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.