TMCBLOG.com – Dalam Presentasi New Honda CBR150R MY2021 Pria Yang memiliki Wewenang sebagai Sub Larger Project Leader CBR150R Honda Motor – Monozukiri Centre Yakni Mr Kikuo Yamazaki menjelaskan bahwa ada tiga Tujuan Pengembangan CBR150R. Salah satunya adalah Evolution of Performance yang ditandai dengan Peningkatan efensiensi dan Suara Yang lebih baik

 

Mr Kikuo Menjelaskan kepada tmcblog mengenai peningkatan efesiensi dan Suara yang lebih baik dari CBR150R 2021 bahwa ” Pada sisi Muffler , struktur Internal Muffler telah diubah dari struktur tiga ruang konvensional menjadi strktur dua ruang konvensional. Yang tidak hanya meningkatkan efesiensi Muffler, Tetapi juga menghasilkan suara Yang lebih beresonansi “

Nah ” Suara yang lebih beresonansi “ ini lah yang diterjemahkan dalam feel empiris kita bahwa suara dari New CBR150R 2021 terdengar Lebih empuk dan lebih nge-bass dibandingkan suara yang keluar dari Muffler CBR150R Generasi sebelumnya ( 2016-2020 ). Secara umum kami – tmcblog belum memperoleh gambaran Cutting dari jeroan Muffler, Namun secara bentuk Luar Mufflernya sih asli terlihat nggak jauh berbeda sob . . Namun Ya itu, berubah dari awalnya 3 Chamber menjadi hanya 2 Chamber . . .

List Part Knalpot CBR150R 2016-2020

Lalu apakah Pengguna CBR150R 2016-2020 bisa pakai Muffler ini ? Walaupun terlihat Leher knalpot antara Kedua generasi CBR150R ini terlihat ada sedikit berbeda terutama di bagian Katalitik Converter, Perkiraan tmcblog hal ini bisa dilakukan dan nggak perlu harus beli satu set full sistem Knalpot, cukup end Mufflernya saja. Bahkan Cover Mufflerpun terlihat samaΒ  . . . disinyalir Diameter leher knalpotnya sama, Jadi tinggal slip-on kan saja ke sistem Leher Knalpot CBR150R 2016-2020

List Part Knalpot CBR150R 2021

Dan Usut punya usut dari Data Official sebuah main Dealer Honda diketahui Harga End Muffler dari New CBR150R MY 2021 bahkan HET ( Harga Eceran Tertingginya ) Lebih murah dari Harga End Muffler CBR150R 2016-2020 sob

18310-K45-NL0 MUFFLER COMP : RP 850.000 ( CBR150R 2021)

18310-K45-N40 MUFFLER COMP : RP 950.000 ( CBR150R 2016-2020)

Koq Bisa Harga end Muffler baru yang lebih ngebas lebih murah 50 ribu rupiah dibandingkan Harga endΒ  Muffer lama ya ? tmcblog memperkirakan bahwa mungkin karena secara umum biaya Produksinya juga lebih rendah karena chamber di dalam Muffler yang tereduksi hanya jadi dua Ruang saja sekarang . . namun yang aman dari Regulasi Karena dapat dipastikan Sudah lolos Uji emisi dan Uji Level Suara

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

48 COMMENTS

  1. Sebenarnya berapa batas desibel kebisingan yg di ijinkan di indonesia..? Dan sharusnya kan tiap razia lantas ada alatnya standbay jd bs dibuktikan akurat..

    Guest
    • Krn jjur kl knalpot racing ditilang… trus bandingin dgn suara blaarrr motor gede orang2 kayah yg suka turing mrsa paling hebat itu kayaknya lbih berisik deh..

      Guest
      • drpd susah2 pake alat ukur dB, mending di regulasiin aja produk knalpot aftermarket alias dibuat semacam lisensi lulus uji dr pemerintah semacam SNI nya knalpot aftermarket kan enak tuh, meskipun jatuhnya harga knalpot pasti jadi lebih mahal,

        Guest
    • Aturan kebisingan knalpot ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 7 tahun 2009.

      Dalam aturan tersebut dijelaskan, bahwa tingkatan kebisingan untuk motor kapasitas 80cc hingga 175cc adalah maksimal 83 dB dan di atas 175cc maksimal 80 dB. (dB=Decibel / satuan keras suara). Sumber dari kompas

      Guest
      • ini sebenarnya ngukur DB nya itu dimana juga? ditempelin di ujung knalpot? apa di tabung exhaust? apa ada jaraknya?

        terus di RPM berapa? gas poll? kayanya 80db gas pol motor standard juga ga ada yang lewat kali ya kalau di gas ditempat

        Guest
    • Iseng tadi search harga alat pengukur desibel gak nyampe 1jt kok tapi keknya tiap ada tilangan gak ada yg pake alat beginian satupun, mungkin kuping lebih akurat dibanding db meter 🀣

      Guest
      • @dik2, selain kuping, kayanya lebih menggunakan feeling deh.
        Kalo lagi feeling pengen menilang, kena ya kena aja, alasan nya apa, ntar aja. πŸ˜†

        Guest
        • Wkwkwk, bener juga, mood lagi pengen nilang langsung manggil kawannya “kuy nilang.. gasskeun” 🀣

          Guest
    • Harusnya memang perlu ada alat buat ngukur
      Bukan pake telinga, lagian tiap cc desibelnya juga beda ?

      Mungkin perlu aparat yang paham mesin dan gearhead kali biar gak asal tangkep

      Guest
      • Apa karena gak ada aturan langsung dari pusat kalau ada tilangan mesti bawa db meter, tapi who knows, padahal biar gak merugikan masyarakat juga, mereka beli knalpot racing pake duit mereka 😁

        Guest
      • Mungkin istilah kata bukan cuma masyarakat yg di edukasi, tapi aparat di lapangan pun harus menerima edukasi tentang aturan db ini, makannya kenapa pabrikan knalpot sekarang ramai* pake db killer di paket penjualannya biar knalpot bisa dipakai harian juga.. cmiiw

        Guest
    • Alat ukurnya bukan dB meter, tapi perut plokis yg bersangkutan. Kalo doi lagi laper atau cicilan blm bayar ya hayuk kita tilang aja 🀭

      Guest
    • Serba salah sih, mau tegakin hukum tapi tanpa bukti data empiris, akhirnya gini! Blunder.

      Knalpot bising memang menggangu, terlebih yang asal berisik macam dandang wajan, tapi penegakkan hukum juga musti dijalankan dengan alat bantu, bukan asas penglihatan (tidak standar) berarti tilangtilang/hukum.

      Guest
  2. Ini salah satu bukti down spec yg dipromosiin seolah lebih baik. 3 chamber kemahalan dan ga gitu guna, oke kita kurangin jadi 2 chamber lumayan cost produksi lebih murah, selebihnya tinggal bagian marketing yg olah kata buat promosinya.

    Guest
    • Di mana-mana kalo knalpot pabrikan quality up, hasilnya lebih silent ya bang πŸ˜‚
      Mirip kasus regulasi euro, jadi makin banyak catalytic converter nya, makin ngeden, tenaga tercekek.

      Btw rantainya tambah merdu apa tidak ya? 🀭🀭🀭

      Guest
    • yak ketauan satu lagi spec down nya selain sok belakang yg gak bisa disetel, suara knalpot ngebass ini pasti juga hasil survey ke pemegang saham, supaya mereke dapat yang terbaik (cuan) dari konsumen πŸ˜€

      Guest
  3. Mana rekaman suara nya wak.
    Knalpot yg baru tdk menaikkan hp, tp lbh efisien ke konsumsi bhn bakar? Teori bgmn wak?

    Guest
  4. Yha gabut banget yang sampe ganti knalpot 🀣 kecuali abis kecelakaan yg harus ganti knalpot

    Itu juga kita sepakat, mending beli knalpot aftermarket kan ? Hehehe

    Guest
  5. keren knalpot standarnya bisa terhindar dari tilang. pabrikan lain sayangnya masih ketilang kalau pake knalpot standar

    Guest
  6. Spec-down?
    Bisa jadi… Soale NJKB-nya turun..
    Benang merahnya di nilai NJKB.
    Wajib diwaspadai utk semua motor yg harga NJKB nya jauh di bawah harga end-user.. IMO.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.