TMCBLOG.com – Tidak seperti gelaran WSBK dan MotoGP dimana promotornya sama sehingga soal jadwal kalender sangat diusahakan untuk tidak bentrok -Kejuaraan Dunia seri balap ketahanan sepeda motor atau EWC yang saat ini di-promotori oleh Eurosport yang terkadang memang terlihat banget ego bisnisnya dan bahkan memang terlihat bagaikan dua rival bisnis yang sama-sama nggak mau ngalah.

Balap Endurance 2021 Akan Diadakan 5 Seri Termasuk Suzuka 8H

Dan akhirnya beberapa pembalap dan team kena imbas dari ketidak-singkronan kedua promotor balap ini dalam menentukan jadwal kalender balap 2021 mereka. Yes ada beberapa seri dalam kalender balap ketahanan dan Grand Prix (MotoE) yang bentrok. Karena kejuaraan MotoE itu belum dianggap sebagai kejuaraan inti dari Grand Prix balap motor, maka banyak pembalap di dalamnya yang rangkap pekerjaan juga sebagai joki di balap ketahanan.

Yang pertama adalah berita dari team MotoE LCR dimana kedua pembalap mereka yakni Nicollo Canepa dan Xavier Simeon harus melepas posisi mereka di seat MotoE LCR guna membalap di kejuaraan balap ketahanan (EWC). Sampai berita ini dirilis LCR belum menentukan siapa pembalap pengganti di team LCR MotoE ini.

Berita kedua bahkan boleh dibilang ‘lebih sedih lagi’ yakni dikarenakan jadwal kalender WEC dan MotoE 2021 bentrok, Mike Di Meglio harus meninggalkan seatnya di team Marc VDS MotoE. Lebih parahnya lagi dengan sedikit waktu untuk menemukan pengganti yang cocok untuk menggantikan sang juara dunia 125cc, Marc van der Straten dengan berat hati akhirnya memutuskan untuk mengakhiri keterlibatan Marc VDS Racing di FIM Enel MotoE Cup 2021. Jadi berkurang deh stating grid MotoE tahun ini.

BTW, menurut kami, dengan kosongnya seat MotoE mungkin bisa jadi kesempatan maju oleh Dimas Ekky Pratama ke balapan di kejuaraan balap MotoE 2021 via Marc VDS. Kan Dimas juga sudah punya banyak pengalaman tuh balapan Grand Prix. Jadi tahu banget atmosfer paddock Grand Prix sebagai modal awal? Lagi pula exposurenya kan lumayan tuu daripada Moto2 CEV yang masih pakai CBR600RR engine tahun ini (Belum Triumph). Kalau menurutmu gimana sob?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

32 COMMENTS

  1. Bukan maksud mengerdilkan vale.tapi vale bisa ikut moto E biar sejarah bisa mencatat bahwa dia satu satunya pebalap lintas generasi yv bisa juara dunia lintas era.yaitu era motogp 2 tak , 4 tak dan era motor listrik.itu adalah pencapain yg luar biasa.

    Guest
  2. “Kjuaraan Dunia Seri balap ketahanan Sepeda Motor Atau EWC saat ini di Promotori oleh Eurosport yang terkadang memang terlihat banget ego bisnisnya”

    Lho, kok d sambat kek gini? Lha klo punya jadwal sendiri ya harus di hormati, bukan di sambat macam gini? Mereka juga pasti punya hitungan sendiri di tengah pandemi mengenai ijin lintas, prokes, logistik dsb, balapanya juga 8, 12, 24 jam hal yang gak mudah.

    Lama2 kok tmc kek wartawan luar yang mengharapkan Iker di coret dari MotoGP

    Guest
    • kamu kalau menggal kalimat jangan diatas doang harus sampai bawah, Karena terkesan saya belain dorna kalo gitu wkwkwk
      ego bisnis jangan dibaca kayak arti negatif . . ego bisnis itu sesuatu yang positif yang mengartikan bahwa kedua Promotor sudah punya posisi bargaining yang bagus.
      jangan terbawa aura pedebatan ranah politik ke mari sehingga memenuhi cloud di hatimu kisanak πŸ˜€ Peace

      Administrator
      • Iya wak, kalimat “ego bisnis” itu memang terkesan negatif, karena kata ego biasa diartiin orang sini itu artinya mengutamakan kepentingan sendiri diatas kepentingan orang lain, apalagi ditambah kata bisnis πŸ˜… Tapi balik lagi ke tujuan dan niat penulisnya, toh udah dijelasin juga sama penulisnya kan.

        Guest
      • gak mungkin blog ini ada selama hampir 13 tahun kalau Nggak menerima kritikan, so Thks buat semua kritikan πŸ˜€

        Administrator
    • Harus diingat, eurosport ini pun diatur oleh francois ribeiro, secara dia terkenal bikin WTCC (atau sekarang WTCR amburadul)

      Balikin balapan WTCC yang dulu!!
      Jangan sampai EWC jadi tumbal berikutnya

      Guest
  3. siapa suruh bikin balap remote control πŸ˜† ketika ada yg lebih nyata dgn real “Real Fuel Engine” pembalap pasti akan meninggalkan balap remote control yg gak ada gengsinya πŸ˜†

    Guest
  4. Ini membuktikan kalo EWC jauh lebih bergengsi (ya iyalah) dan gaji balapan di MotoE kecil (kalo mata duitan gak mungkin ke EWC).
    MotoE harus secepatnya mengembangkan motor yang lebih ringan dengan durasi balap yang lebih panjang, lumayan seru kayak awal2 laps Moto2.

    Guest
  5. Paragraf terakhir sih bisa2 aja, asal mau bayar kursinya. Karena Motoe selama ini jadi ajang balap duit. Ada tim yg sampe mundur cuma karena pembalapnya lebih fokus di balap yg dia dibayar dan tim ga punya biaya karena donatur (rider) cabut. Mau gitu keluarin duit sendiri?

    Guest
  6. EWC ini memang cukup bergengsi sih, imho nama di meglio, Canepa, simeon ataupun foray bros bisa dibilang jadi pion utama di balapan ini, ataupun Louis Rossi
    Efek pandemi sepertinya mengakibatkan EWC juga ikutan memadatkan ronde nya juga

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.