TMCBLOG.com – Selama ini cerita dibalik tidak kunjung sembuhnya cedera Marc Marquez adalah berasal dari kejadian Comeback-nya pasca patah tulang Humerus, dimana sudah sangat tersebar oleh khalayak bahwa indikasi pertama rusaknya pelat penstabil adalah ketika Marc mencoba membuka pintu/jendela rumahnya yang besar. Namun kepada GPOne, manager gaek Carlo Pernat mengatakan bahwa ada indikasi Honda (HRC) sedang mencari tahu lebih dalam mengenai apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

β€œHonda sedang menyelidiki kredibilitas Marquez, bukan (menyelidiki) keputusan dokter. Izinkan saya menjelaskan: mereka sedang menyelidiki kebenaran ‘episode jendela’ itu, karena masalahnya tidak akan datang dari sana. Saya pikir Marc naik motor dan Honda tidak mengetahuinya,” jelas Pernat. Waini dia… Walaupun mungkin terlihat sepertinya terlambat karena pada faktanya Marc tetap saja absen lama dan apapun kebenaran yang dihasilkan nanti tidak akan mengubah kondisi saat ini. Namun jika sinyalemen kisah yang diceritakan Marc soal jendela tidak benar maka ini imbasnya bisa merembet ke sisi finansial.

Yes seperti yang kita ketahui, selama ini mata dunia tertuju pada keputusan dokter yang seakan mengijinkan Marc untuk turun track di tengah kondisi recovery penyembuhan yang masih sangat muda. Jika benar dokter bersalah (Dr. Mir dan kawan-kawan) maka seterusnya akan hadir sinyalemen perang klaim asuransi antara beberapa pihak yang bisa berujung ke meja pengadilan.

Selain bicara mengenai Marc, Pernat juga bicara mengenai Aprilia. Seperti yang kita ketahui Aprilia MotoGP baru akan mengumumkan secara official siapa diantara Bradley Smith dan Lorenzo Savadori yang akan bertandem dengan Aleix Espargaro di Aprilia RS-GP 2021. Dan menurut Pernat, Bradly Smith disebut sebut menolak opsi sebagai test rider.

β€œRumor, tapi dapat dipercaya yang menyatakan bahwa Bradley Smith menolak kontrak sebagai test rider. Menurut saya, sampai saat ini Lorenzo Savadori lah yang akan menjadi pembalap kedua dan mereka (Aprilia) harus mencari test rider lain. Siapa? Jika saya harus memberi opini, saya akan mengatakan Alex De Angelis, dia akan menjadi orang yang tepat. Pada titik ini, saya juga akan mengambil Max Biaggi.”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

64 COMMENTS

    • Setahun sebelumnya waktu marc cedera tulang selangka, team hrc sampe ngirim teknisi ke rumah marc utk mempretelin semua motor di garasinya supaya MM gak coba2 naik motor selama cedera, pastinya krn hrc udah ngerti gimana MM lah.

      Nah utk kasus humerus sekarang kenapa hrc gak melakukan hal yg sama ?
      Kemungkinan krn hrc gak akan nyangka kalau MM bakal nekad naek motor dg kondisi cedera yg terbilang parah tsb.

      Guest
        • kalo gua berpikir terbalik, bisa jadi MM93 mencoba batas limit kekuatannya utk melihat dirinya menahan sakit dan mencoba membuktikan kepada semua orang bahwa saat itu dia baik2 saja dan siap tarung…
          ada yg “mungkin” lupa dituliskan bahwa MM93 anak bandel yg gak mau dibilang lemah…
          jadi kemungkinan dia coba2 jajal naik motor tanpa sepengetahuan orang lain ( kalo keluarganya mungkin tau)….
          daaannn.. apes tak dapat ditolak, hingga akhirnya lahirlah kejadian cerita “jendela pemusnah asa”…

          Guest
  1. kalau marc bohong. nguap dah uang kontrak 4 tahun dan auto pengsiun. bisa di denda dan penjara. 42 dan 36 pasti sedih karena 93 adalah incaran lawan mereka di aspal….

    Guest
  2. kalo aku jadi marq mending jujur saja
    jendela hanyalah kambing hitam .
    serang balik saja hrc … karena memaksa turun race pasca operasi pertama … dan akhirnya marq mau gak mau latihan penguatan pada lengan yg akhirnya malah ambrol … πŸ˜‚

    Guest
  3. Seru nih klu bener hrc mulai cari2 kesalahan marc. UUD sih pasti, karena hrc pasti gabakal mau rugi kontrak pembalap super mahal yang gabisa membalap. Klu terbukti bisa jadi bakal ada potong gaji, sesultan sultannya pabrikan tetep aja ada itung2annya 🀭.
    Next kira2 kubu marc bakal baper gak nih.

    Guest
    • “klu bener”
      itu masalahnya
      harus nunggu respon / jawaban dr hrc itu sendiri sebagai bukti benar-tidaknya komentar si Pernat,
      pasti akan ada media yg bakal terus “mengejar” untuk mencari tau kebenarannya
      gpone misalnya

      Guest
  4. Mungkin HRC mengira ini karena MM naik motor diam diam drmh atau ini akibat MM ngegym berat dan turun di jerez 2. Ya yg namanya MM digaji besar dan absen lama semusim bahkan bisa musim 2021 kena imbas kan sponsor jg merasa dirugikan. Nah back to finansial

    Guest
  5. Hasil terawangan penat :

    Marc di larang kemana2 pasca gagal ikut race ke 2 akibat pembengkakan bekas operasinya, dia di kurung di dalam kamarnya atas perintah HRC gak boleh kemana-mana…kebiasaan atlit gak bisa diem pengen olah raga, nah Marc lihat cendela yg lumayan besar jadilah buat alat olah raganya..buka.. tutup..buka..tutup…gitu terus berulang-ulang πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  6. Gak kebayabg gimana rasanya
    Mksa turun di race Jerez 2 dengan kondisi br seminggu pasca operasi

    Ane yg br aja patah lengan bawah ngrasain gimana pasang pen dan operasi aja buat genggam kgak berani
    Aplagi yg patah tepat di bagian atas lengan buat nhan otot
    Hmm semoga lekas krmbali dan selesai permasalahannya

    Guest
  7. SETELAH INI..apakah gaung “pindah pabrikan masih laku?”… terlihat pabrikan (fans) mana yg hanya melihat jalan pintas?!

    Guest
  8. Wkwkwk kemarin banyak berita gembar gembor dovi ke hodna, padahal hodna diem diem aja. Malah dovi dan managernya yg kebakaran jenggot.
    Sekarang ada lagi berita gini dan sumbernya penat.
    Mending nanyain ke dia, iannone gimana itu ? Masa managernya anteng anteng aja sama pembalap sendiri yg kena kasus wkwk

    Guest
  9. ini bukan soal pabriknya Sultan, soalnya yg jadi sultan itu Sponsor (Repsol), saat Marq cidera Repsol terlihat sesekali dibarisan belakang jd yang ditekan oleh Sponsor adalah HRC, klo HRC tak segera cari solusi Repsol bisa saja hengkang ke Suzuki yang selalu disorot kamera dibarisan depan. kmrn aja dah hampir hengkang ditambah lagi ga balap-balap pembalapnya.

    Guest
  10. di Motogp itu yang jadi Sultan bukan PABRIK MOTORNYA, yg jadi Sultan itu Sponsornya krn dia yang bayarin. kasus MM93 itu yang gerah sponsornya (Repsol) karena Repsol hanya disorot kamera sesekali saja dibarisan belakang, sedangkan yg sering disorot kamera sepanjar gelaran motogp adalah Geng Biru (Suzuki). piye ora mumet Sponsor.

    Guest
  11. di Motogp itu yang jadi Sultan bukan PABRIK MOTORNYA, yg jadi Sultan itu Sponsornya krn dia yang bayarin. kasus MM93 itu yang gerah sponsornya (Repsol) karena Repsol hanya disorot kamera sesekali saja dibarisan belakang, sedangkan yg sering disorot kamera sepanjar gelaran motogp adalah Geng Biru (Suzuki).

    Guest
  12. Yang terbukti SULTAN adalah SUZUKI, tanpa sponsor utama mereka bisa ikut balap Motogp, yg lain tanpa Rep*sol, Monter Energi, Flexbox, Gresini, Pramac dll mungkin blm tentu mampu balapan di Motogp, yg tanpa seponsor mampu membalap dan Juara adalah Suzuki.

    Guest
  13. Semuanya tampak normal, kemudian muncul nama Max Biaggi…
    Dengan segala hormat, menurut sy dia sudah terlalu tua untuk dimasukkan ke dalam kandidat test rider.
    Motor di grid motogp saat ini sudah pasti sangat-sangat jauh lebih kompleks dibanding eranya. Walaupun selama ini dia megang tim balap sekalipun bukan berarti tubuhnya ikutan. Umur ga bohong.

    Guest
  14. wkwkwk tuh kan hrc fokusnya lagi ke marc, bukan ke pengangguran yg lagi kepingin come back dapet kursi di hrc. tapi dari kemaren pihaknya si pengangguran kegeeran terus di kira hrc lagi ngelirik mereka πŸ˜‚

    Guest
  15. Cuma penasaran sampe skr blm ada video yg menunjukan hati2 Marq bisa di digerakan atau minimal gerakan yg mengarah kemajuan pada tangan kanannya. HRC bersiap apda kondisi terburuk nih

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.