TMCBLOG.com – Keren banget sob !! Entah ada hubungan atau tidak dengan apa yang pernah tmcblog tulis beberapa hari yang lalu tentang Potensi bahwa penetrasi sepeda motor listrik bisa lebih moncer dari pada Mobil listrik karena secara umum kapasitas dan dimensi baterainya lebih compact dan Lebih memungkinkan untuk menghadirkan Konsep yang disebut ” Swappable Batteries ” . . . Secara konsep mirip sama konsep Tukar galon air minum atau tabung gas elpiji sih

[Opini] Potensi Penetrasi Sepeda Motor Listrik bisa lebih cepat dibanding Mobil Listrik !

Hari ini ada sebuah pengumuman penting bahwa telah hadir penandataganan bersama letter of intent antara beberapa pabrikan yakni Honda Motor Co, KTM AG, Piaggio & C SpA dan Yamaha Motor Co., Ltd. untuk mendirikan Konsorsium Baterai yang Dapat Ditukar untuk Sepeda Motor dan Kendaraan Listrik Ringan.

Dalam konteks Perjanjian Iklim Paris dan transisi ke elektromobilitas, anggota pendiri Konsorsium percaya bahwa ketersediaan sistem baterai yang dapat ditukar standar akan mendorong penggunaan kendaraan listrik ringan secara luas dan berkontribusi pada manajemen siklus hidup yang lebih berkelanjutan.

Selain itu, dengan memperluas jangkauan, mempersingkat waktu pengisian, dan menurunkan biaya kendaraan dan infrastruktur, pabrikan akan mencoba menjawab kekhawatiran utama pelanggan mengenai masa depan mobilitas listrik.

Tujuan dari pembentukan Konsorsium ini adalah untuk menentukan spesifikasi teknis standar dari sistem baterai yang dapat ditukar untuk kendaraan yang termasuk dalam kategori-L; moped, sepeda motor, motor roda tiga dan quadricycles. Dengan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan yang berkepentingan dan badan standardisasi nasional, Eropa dan internasional, para anggota pendiri Konsorsium akan terlibat dalam pembuatan standar teknis internasional.

Konsorsium akan memulai kegiatannya pada Mei 2021. Keempat pendiri mendorong semua pemangku kepentingan yang tertarik untuk bergabung dalam kerja sama untuk memperkaya keahlian Konsorsium. ini . . . wahh kebayang nih bahwa ini seperti semacam sinyal awal dari sebuah akselerasi dari kehadiran Sepeda motor listrik secara masif !! . . kebayang kedepan PCX el, NMAX el, Vespa el dan Duke el akan pakai Baterai yang sama hehehe

 

Taufik of BuitenZorg

44 COMMENTS

    • A new era had just begun ?

      Salah satu alasan adanya konsorsium ini adl utk mengejar Universalitas yg ujung²nya menekan biaya. Sehingga motor2 listrik produksi massalnya bisa di jual dgn harga yg sama dgn harga motor bahan bakar minyak. Transisi dr BBM ke EV pun mulus hehe

      Guest
  1. Keren nih wak, semoga segera didukung pabrikan2 lainnya, biar penetrasi motor listrik lebih lancar ke depannya. #greenenergy #blueearth

    Guest
    • kalo uda gini harusnya enak ni.
      tu batre cukup buat 150km aja
      da gitu bagasi bisa diperluassssss jadinya enak naik motor ga nyatol kiri kana wkwkwkwk

      Guest
    • Semoga aja,dgn tujuan go green nantinya ada keringanan atau pemotongan harga, sehingga orang jg tertarik untuk berbondong beralih dr bahan bakar fosil ke listrik

      Guest
    • yoih , ngechargenya lumayan lama, nggak masalah sih kalau rela nunggu

      ini tuh sepertinya ide mereka berempat adalah agar tidak ada masalah lagi soal Charge lama karena tinggal tuker saja

      Administrator
      • prinsipnya sama kayak Isi Bensin ya wak,, tanpa menunggu lama.. karena sampe sekarang infrastruktur dan proses untuk fast charging belum memenuhi waktu yg di inginkan.. klo bisa nge cas secepat ngisi bensin sudah pasti alat Chargernya segede pabrik wkwkwkk yg fast charging tesla dan Hyundai aja lebih besar daripada POm Bensin dan memakan waktu 20-40 menit itu jg cuma dari 0 -80% krna di atas 80% tidak memungkinkan fast charging buat kesehatan baterai. satu”nya cara ya swap Battery,, itu jg yg di benak saya sejak EV muncul ke dunia.

        tapi problemnya nambah lagi wak… Tempat Pembuangan Limbah Baterai itu yg sampe skrng blom terjamin… klo rusak di buang kemana,, dan edukasi masyarakat tentang limbah baterai blom ada.. batere handphone aja di buang di tempat sampah biasa.. gmna ini baterai motor klo rusak di rumah, malah di buang di tempat sampah.. ada percikan api meledak wkwkwkk

        Guest
        • Kayaknya bakal dibangun lagi infrastruktur buat pengolahan limbah baterai, sampai teknologi baterai udah beralih dari lithium ke material lain yg lebih ramah lingkungan, graphene misalnya ?

          Guest
  2. Ntar perang teknologi irit2an konsumsi batere dong, Wak…

    Siapa yg lebih jauh mileage-nya per satu buah baterai…?

    Guest
  3. Konsepnya mirip gogoro gitu ya, briliant
    Kenapa gk sekalian aja kerjasama dengan gogoro yang secara infrastruktur udah siap?

    Guest
    • Mungkin karena gogoro hanya pemain lokal di Taiwan makanya penetrasinya lambat.
      Dengan adanya kerjasama brand besar Honda, Yamaha, Piaggio, KTM perkembangan motor listrik mungkin akan lebih cepat dan menarik brand lainnya macam Kawasaki, Suzuki, Ducati, dsb untuk bergabung.

      Guest
  4. kalau nomenclature baterai standar yg kecil kan ada AA, AAA, C, D, dll.
    kalau baterai standar buat motor mungkin ukurannya X, Y, Z kali ya

    Guest
  5. Kalo model swap batere gitu yg batere motornya masih baru apa ga rugi ya? Dituker batere yg agak lawas, meskipun kualitasnya masih bagus. Atau apesnya dapet batere ganti yg udah soak.
    Disini produsen atau outlet batere atau bagaimanapun sistem swap nya nanti haruslah memperhatikan kualitas batere yg dikelolanya.

    Atau nanti beli motor tanpa baterenya ya wak? Baternya beli sendiri di outlet terdekat. Kayak beli kompor gas, tapi tabung gasnya beli terpisah.. wkwkwk

    Guest
  6. Penasaran gimana rasanya naik motor listrik.. apa bener² halus tanpa getaran gitu ya ? Kecuali getaran dari jalan ? Diluar p. Jawa masih jarang soalnya..

    Guest
  7. Ketika pabrikan besar jepang n eropa sdh ” niat ” jualan EV maka era molis akan benar2 terjadi… selama ini pabrikan jepang HYSK sepeeti gak niat jualan EV.. lha maklumlah.. kenapa harus jualan barang baru yg bs jadi racun bisnis, lha jualan barang lama aja laku keras koq…

    Guest
    • bukan masalah karena laku,, tpi karena kebijakan Pemerintah,, semua itu karena kebijakan bro,… alasan kenapa di China sudah banyak EV mobil dan Motor karena sudah ada peraturan dan UU nya buat EV.. makanya perkembangan EV disana pesat… di INdonesia kan belum se jor joran China, Masalah PAJAK hybrid DAN mOBIL lISTRIK aja baru tahun Kemarin,, tpi UU pendukungnya blom berjalan. klo Regulasi , infrastruktur dan semuanya siap, sudah pasti Pabrikan bakal mau jualan.

      Guest
    • Kebijakan emisi macam Euro yg semakin ketat kayaknya juga membuat pabrikan berpikir dua kali untuk untuk terus membuat sepeda motor dengan mesin bakar konvensional.
      Dari pada produksi kendaraan baru yg ujung ujungnya akan discontinue karena aturan emisi, lebih baik investasi membuat kendaraan baru yg bebas emisi sekalian.

      Guest
  8. seperti LPG beli tabungnya aja masalah kwalitas bateray dan perawatan urusan pabrikan yg bikin,biaya perawatan dan kwh di bebankan sekalaigus waktu swab bateray

    Guest
  9. Wah, di indo bisa kreatif. Batre bisa aja dibuat KW.. Terus ditukar ke yang asli.
    Tapi produsen udah mikirin ini. Pakai chip tiap batre, jadi ketauan asli Atau tidak. Yang KW ditolak di mesin swap.

    Guest
  10. Tinggal tunggu invasi pln “swasta”. Untuk bangun infrastruktur pengisian dll.

    Secara umum. Bos “Mafia” minyak dpt langsung berkongsi dgn perusahaan listrik swasta untuk bahan bakar pembangkit listrik mereka.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.