TMCBLOG.com – Honda RC213V merupakan salah satu Motor paling sulit ditaklukan, terlebih lagi Jika RCV tersebut punya basis desain berdasarkan gaya Balap Marc Marquez karena memang secara umum ialah yang terkuat selama kurun waktu 5-8 tahun terakhir. Pembalap juara dunia sekaliber Jorge Lorenzo yang lama bersama Yamaha dan Hanya dua tahun menggunakan Ducati boleh dibilang butuh waktu sangat panjang untuk adaptif . . .Lalu Gimana nih Pol Espargro?

Pol Espargaro Juga pertama kali menjejakkan kakinya di kelas Primer tahun 2014 mengunakan Motor Inline 4 Yamaha M1 . . tiga tahun ia bersama Yamaha di team tech3 sebelum akhirnnya menghabiskan 4 tahun terakhir menjadi salah satu dari pembalap Pionir di tahun tahun pertama Project KTM MotoGP semenjak 2017 sampai 2020. Yap 4 tahun terakhir Pol Espargaro bersama KTM RC16 yang menggunakan Mesin V4 yang ( terlepas dari sasis ala Trellis ) memang desas desusnya menggunakan inspirasi awal dari RCV.

mengenai Pol espargaro, BOS LCR Honda, Luccio Cecchinello berbagi Opini Via GPOne mengenai potensi adaptasi dari Pol Espargaro di tahun pertama bersama RHT “Pol adalah pebalap yang sangat kuat, tapi dia perlu mendapatkan pengalaman dengan Honda. Alex sedang berkembang, sulit untuk menjawabnya. Saya katakan Alex bisa kuat di awal tahun, dan mungkin menjelang akhir tahun Pol bisa menjadi lawan yang tidak nyaman.

Menurut Saya dia tidak akan menjalani seperti Lorenzo. Pol berasal dari KTM, motor yang sangat mirip dengan konfigurasi Honda yakni Sulit untuk dikendarai, dengan mesin yang tidak smooth. Bagi saya dia tidak akan sesulit Lorenzo dalam beradaptasi dengan Honda. Lorenzo mengendarai dengan cara yang berbeda. Honda dan KTM perlu dikendarai dengan lebih banyak tenaga, Pol memiliki keuntungan karena dia sudah terbiasa dengan itu. “

Untuk info Interview Lebih panjang GPOne dengan Pimpinan LCR Honda ini bisa sobat baca lanjutanya, cukup menarik dan cukup banyak tema Interview yang dijawab Oleh Luccio. Oh ya, MotoGP akan memulai Test Pra Musim 2021 pada Hari Jumat 5 Maret dengan sebuah shakedown test yang dilakukan seluruh test Rider Official pabrikan dan pembalap Reguler Aprilia.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

30 COMMENTS

  1. Hmm… karakteristik mesin V4 yang memang lebih liar, dan wheelbase lebih panjang memang membutuhkan gaya berkendara yang lebih memaksa motor untuk berbelok

    Guest
      • Yes v4 emang dituntut sedikit ambil resiko untuk jinakinnya,salah aja pelintir gas bisa highside… rossi aja bilang terlalu berbahaya meniru stoner…

        Guest
    • Paduka butuh waktu… 3x kemenangan dengan Ducati itu bukti sebenarnya dia bisa beradaptasi…

      Tapi apa daya undangan pelesiran keliling dunia memang sulit untuk ditolak kisanak…

      Guest
      • Ducati sebelum Lorenzo masuk udah mulai besahabat , sasis udah baru . Kecuali saat masih dipake rosi , masih sasis lama yang bikin liar.

        Guest
        • Jaman si mbah itu uda di ubah dari monokok ke perimeter sasis, begitupun pengapian dari screamer menjadi bigbang, semua masih atas masukan dan permintaan si mbah, ducati terliar ya jaman stoner kebelakang, liat aja cara belok motor nya, cmmiw

          Guest
    • Nah itu…setuju, tapi prakteknya itu sulit dan sangat sulit! Kenapa perlu team macam LCR, Mvds di hodna…karena kalo sudah di RHT…minimal podium targetnya!

      Guest
    • Bonus Kepuasannya terasa berlimpah, saat seseorang mampu juara dunia diatas motor yang sulit. Kebanggaannya dan level Skill yang dimiliki dah pasti beda dengan motor yang mudah dibawa .

      Guest
  2. Mungkin udah sering jajak pendapat juga dgn Danilo pedrosa tentang impresinya dgn rcv,makanya pol langsung mengiyakan aja saat ditawari rht

    Guest
  3. Antara ia dan tidak,,alex udah wanti² pol nunggang rcv,yg katanya itu motor menipu pengendaranya…walau sama v4 pasti ada perbedaan lah v4rcv ama v4ktm,yg jelas dari sasis dan suspensi aja udah beda bngt,. Diliat aja ntar 6 maaret gimana impresi pol atas rcv…

    Guest
  4. bukan sesumbar, tapi karena ini bukan rival yang berbahaya macam lorenzo, jadi gak perlu diserang secara psikologis atau sampai kasi jurus blockpass 😂

    paling dia mikir, biarin aja, ini “cuma” pol espargaro

    Guest
  5. Menurut saya malah lebih kuat Am daripada pole , jadi ya gak bisa berharap lebih sih untuk tahun pertama pole di Rht dan itu wajar .

    Guest
  6. Itu masih terhitung sesumbar!,selama masih ada keoptimisan buat penunggang sayap sama dengan masih termasuk sesumbar,harus pesimis dll

    Cuma pembalap garpu yg boleh optimis,bahkan mengklaim juara dunia sejak hari pertama shake down test itu sudah terhitung wajar

    Guest
    • di pekan terakhir bulan Maret kayanya.

      Losail sejauh ini sih ‘must go on!’
      dikutip dari laman MotoGP

      Guest
  7. Iya mungkin juga ya.. karena KTM sedikit banyak belakangan ini ada karakter honda melalui dp26. Let see the results

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.