TMCBLOG.com – Seperti yang sudah tmcblog tulis di artikel sebelumnya bahwa Di Box Honda sendiri Pabrikan RHT maupun satelit LCR , ada beberapa aero fairing baru untuk dicoba pada Hari ke-2 dan keempat pebalap terlihat memakai fairing baru selama aksi hari Kedua semalam. . . Kayak apa fairing itu ?

Yes, Jika pabrikan lain seperti ducati mencari cari space yang bisa dipasang aero wing tambahan, target Honda pada Pengetesan Aero fairing baru ini sepertinya adalah membuat desain seminimal mungkin sehingga nggak perlu hadir aero aero tambahan di tempat lain selain front Cowl . .

Yes pada foto yang dirilis Oleh MotoGP, terlihat bahwa hanya ada satu Aero winglet di fairing yang letaknya di frontcowl RCV yang digeber Takaaki Nakagami di atas. Kalo boleh berpendapat secara umum garis desainnya malah mendekati aero wing dari M1 dengan dua daerah wing atas dan bawah. . . namun jelas . . tanpa wing tambahan sama sekali di sisi side fairing . .

Update Info dari GPOne ternyata Nakagami juga mengetest satu lagi Aero fairing lain yang kali ini mirip banget seperti yang pernah  dicoba Stefan Bradl pada test Jerez privat November 2020 silam

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

25 COMMENTS

  1. Mereka sadar wak semakin banyak tambahan aero wing,maka motor makin jelek ga karuan,maka dari itu mereka mempertahankan bentuk asli motor mereka yg sudah sejak 2002 tidak banyak bentuk perubahan rcv.. bentuk mootor sekarang itu dirusak karena ulah sigigi jg..

    Guest
  2. mungkin insinyurnya masih mengusahakan estetika yg bisa jalan bareng dengan fungsi.. makin kesini motor motogp makin gak karuan tampangnya, contohnya Ducita GP21 itu..

    Guest
  3. Kl ridernya walk haji pasti semua Aero areonan minta copot karena Wak haji ini kayaknya pecinta keindahan hehehe

    Guest
  4. Klo di F1, sekilas perangkat aero seragam bentuknya. Beda mungkin tipis tdk terlalu mencolok. Klo di GP, sepertinya tiap thn selalu tebak tebakan seperti apa bentuknya, terpasang pd sisi mana, dll.
    Apakah mmg regulasi di GP yg lbh/terlalu fleksibel? Atau R&D di F1 sdh mentok shg mengerucut pd desain spt itulah yg paling tepat?

    Guest
    • Kalo di F1, istilahnya papan gambarnya lebih luas (mobil vs motor) jd banyak update aerodinamika yg gak kasat mata, kalau GP kn lebih terbatas ruangnya jd dpt langsung terlihat jelas

      Guest
    • Klo performa mesin keknya sama aja, karena terbentur regulasi selama pandemi, nah untuk lincah melibas tikungan yg perlu diperhatikan, chasis baru, dan rider baru (pol44), klo dilihat hasil tesnya lumayan gap ga sampai 1 detik dengan yg terdepan, tinggal adaptasi ridernya aja, bahkan di ig hrc gaya ridingnya pol44 dimirip2kan sama mm93 soal elbowdown dan hard breakingnya

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.